NovelToon NovelToon
My Immortal

My Immortal

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Misteri / TimeTravel / Identitas Tersembunyi / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:261.3k
Nilai: 5
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

Meninggal karena di jebak oleh musuh bebuyutannya membuat Kebo Iwa merasa menyesal seumur hidupnya karena telah meninggalkan cinta sejatinya demi wanita yang akhirnya membunuh dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Siapa kau sebenarnya???

"Kau!" seru Utsman tak percaya melihat pemuda di sampingnya.

Iwa hanya tersenyum menatap Utsman.

"Aku jatuh dari lantai lima karena seseorang sengaja mendorong kursi rodaku agar aku mati. Tapi sayangnya Tuhan masih memberikan aku umur panjang hingga aku bisa selamat dari maut. Meskipun anak buah lelaki itu mencoba membuatku ke sebuah kampung terpencil di daerah Jawa timur. Aku masih bisa hidup meskipun ia berusaha menguburku di sebuah sumur tua di tengah hutan. Dan anehnya lagi, setelah melihat ku masih hidup lelaki itu berusaha membunuh aku lagi. Tapi sayangnya dia bunuh diri saat polisi sedang menyelidiki kasusnya," papar Iwa membuat semua orang tercengang di buatnya.

"Jadi kau benar-benar Rey, kau masih hidup tuan Muda!" seru Utsman tak percaya

"Jika ada mayat yang ditemukan terbakar, itu jelas bukanlah aku, karena kalian lihat sendiri aku masih hidup sampai sekarang. Untuk membuktikannya kita bisa menggali mayat itu dan melakukan tes DNA agar kalian percaya!" imbuhnya membuat Bisma benar-benar mati kutu dibuatnya

"Hoh, omong kosong apa ini, sudah jelas hasil autopsi dokter menyatakan jika itu adalah benar mayat Adrian, jadi siapa kau sebenarnya?. Apa kau sengaja datang untuk mengadu domba keluarga kami!" seru Bisma berang

"Tidak mungkin akan mengadu domba keluarga ku sendiri Paman, justru aku kembali untuk menyelamatkan keluarga ku dari seorang serakah," jawab Iwa tersenyum sinis

"Stop!" seru Amy menengahi keduanya

"Aku tidak tahu pasti kejadiannya, tapi yang jelas aku setuju dengan Rey. Kita harus melakukan tes DNA untuk mengetahui apa benar mayat yang ayah kubur itu benar-benar Rey, atau bukan," imbuh Amy

"Aku setuju," sahut Utsman

"Baiklah aku setuju, tapi jika terbukti kau bukan Rey, maka bersiaplah untuk mendekam di penjara anak muda," ancam Bisma

"Tentu saja, aku akan menantikan hal itu," sahut Kebo Iwa kemudian meninggalkan kediaman Bisma

"Rey, tunggu!" seru Amy menyusulnya

Iwa segera menghentikan langkahnya mendengar suara Amy.

"Apapun yang terjadi padamu, aku percaya kalau kau adalah Rey. Orang lain boleh tak percaya jika kau adalah Adrian, tapi aku percaya kau adalah Rey ku. Tatapan matamu tak pernah berubah saat melihat ku, itulah yang membuat aku yakin kalau kau adalah Adrian. Tentang ayahku, aku minta maaf dan aku yakin dia hanya salah faham saja," tutur gadis itu

"Tidak apa Dinda, aku senang kau masih mempercayai ku seperti dulu." jawab Iwa

"Kau ini bicara apa sih," tukas Amy tersipu

"Tuan muda, mari kita pulang," ujar Utsman menghampiri keduanya.

"Kalau begitu aku pulang dulu, jaga dirimu baik-baik Dinda," ucap Iwa berpamitan

"Ikan hiu makan nangka, tentu saja Kanda," jawab Amy sambil terkekeh

Entah kenapa rasanya aku begitu bahagia melihat sosok dirimu lagi Dinda Prameswari. Meskipun aku tahu dia bukanlah dirimu, tapi entah kenapa jantungku terus berdegup kencang saat menatapnya.

"Bagaimana anda bisa selamat dari kebakaran itu Tuan?" tanya Utsman membuyarkan lamunan Iwa

"Kebakaran?" tanya Iwa membulatkan matanya

"Iya, hari itu terjadi kebakaran di rumah sakit dan kami menemukan sesosok mayat di ruangan anda yang kami kira adalah Tuan muda," jawab Utsman

"Itu bukan aku, sudah ku bilang aku jatuh dari atas gedung rumah sakit karena seseorang sengaja mendorong kursi roda ku. Setelah itu aku tidak ingat apa-apa lagi dan ketika aku sadar aku sudah berada di sebuah sumur tua di tengah hutan," tutur Iwa

"Apa kau tahu siapa yang mendorong mu Tuan?" tanya Utsman lagi

"Tentu saja aku tahu siapa yang membuat ku seperti ini," ucap Iwa dengan sorot mata nanar

"Bagaimana jika kita ke rumah sakit dulu untuk memeriksa kondisi anda Tuan?" tanya Utsman

"Tidak perlu, aku hanya perlu istirahat saja untuk memulihkan kondisi tubuh ku,"

"Baik Tuan," jawab Utsman mempercepat laju kendaraannya.

*Ciit!!

Lelaki itu menghentikan mobilnya tepat di Wastu Ares.

Utsman segera bergegas membukakan pintu mobilnya.

"Silakan Tuan," ujarnya mempersilakan Iwa memasuki istana megah itu.

Ternyata bocah ini adalah keturunan bangsawan rupanya, pantas saja iblis itu ingin membunuhnya,

"Kamar anda sudah siap Tuan," tukas Utsman menghampirinya.

"Terimakasih, kalau bisa tolong persiapkan makan siang untukku, aku lapar,"

"Baik Tuan, tolong tunggu sebentar, aku akan segera mempersiapkannya,"

"Baiklah," jawab Kebo Iwa kemudian merebahkan tubuhnya di ranjangnya.

"Nyaman sekali, apakah kehidupan di jaman ini memang menyenangkan," Kebo Iwa kemudian segera bangun dan membuka pakaiannya,

"Sepertinya aku perlu membentuk otot-otot tubuh bocah ini," ucapannya sembari menatap lekat tubuhnya di depan cermin.

"Tapi kenapa di sini dingin sekali," Iwa buru-buru mengambil bajunya dan segera memakainya.

*Tok, tok, tok!

"Tuan makan siang anda sudah siap," ucap Utsman menyambanginya

Iwa segera keluar dan menuju ruang makan.

"Kenapa kau tidak mencurigai aku seperti pamanku, kau begitu mudah mempercayai aku. Bagaimana jika aku ini bukan Tuan mu, aku bisa saja seorang penjahat yang menyamar menjadi Adrian untuk mengambil alih semua harta miliknya. Apa kau tidak takut padaku paman?" ucap Iwa membuat Utsman tertawa

"Kenapa kau malah tertawa, apa aku ini lucu?" tanya pemuda itu menatap lekat Utsman

"Maaf Tuan, anda memang sangat berbeda dengan sosok Tuan Muda, meskipun wajah kalian tidak ada bedanya. Aku sudah melayani keluarga ini dari mulai anda masih bayi dan aku menyaksikan bagaimana anda tumbuh dan berkembang dari hari ke hari. Jadi aku tahu betul jika kau memang benar-benar Tuan Muda Adrian," jawab lelaki itu

"Terimakasih sudah mempercayai ku Paman," jawab Iwa tersenyum simpul padanya

"Sama-sama Tuan,"

"Panggil saja aku Rey, seperti yang lainnya. Entah kenapa aku begitu risih saat kau memanggilku dengan sebutan Tuan Muda," tandas Iwa

"Baiklah Rey,"

Iwa segera menyantap makanan yang ada di meja dengan lahapnya, hingga tak sadar ia menghabiskan semuaya tanpa sisa. Karuan saja Utsman tidak percaya melihat Adrian yang selalu pilih-pilih makanan, tiba-tiba menjadi sosok yang rakus.

"Apa selama berada di kampung kamu kekurangan makanan Tuan maksud ku Rey?" tanya Utsman mencoba menghalau kecurigaan.

"Tentu saja tidak, Om Arman begitu baik padaku, jadi aku tidak pernah kelaparan selama berada di rumahnya. Kau pasti bingung kenapa aku begitu rakus sehingga menghabiskan banyak makanan?" tanya Kebo Iwa

"Ah...tidak," jawab Utsman terbata

"Itu karena aku ingin menjadi lebih kuat, aku lelah selalu ditindas dan diremehkan hanya karena aku begitu lemah. Aku tidak manjadi sampah lagi, aku ingin menjadi kuat agar aku bisa membalas dendam kepada orang-orang yang membuat ku terluka," tukas Kebo Iwa mengeratkan tangannya

Entah kenapa aku berbicara seperti itu, rasanya aku bisa merasakan betapa pedih kehidupan bocah ini. Aku bisa merasakan kepedihannya seolah kami memiliki ikatan batin yang kuat. Aku bahkan bisa melihat semua yang ia alami melalui mimpi ku, sebenarnya siapa kah bocah ini kenapa aku bisa terperangkap dalam tubuhnya???

1
Fachruddin Hutasuhut Hutasuhut
Enamratustahun yg lalu udah ada tes D N A ah gak ah ceritanya gak menarik sory ku skip ajaya
Rangga Bhrama
ga nyambung juga..masa org sakti yg katanya kebal sgla macam senjata kecuali pusaka masa lalu kok takut kena tembak hadeeh dan juga bisa terluka .author bnguun dong dari mimpinya..kalo ky gni SMA melecehkan sjrah kebo Iwa yg terkenal sakti itu
Rahman Hartomo
cerita kok bikin pusing kpla novel sampah
Alfin
Luar biasa
Edy Sulaiman
off dulu thor baca ini cerita,makin ksini hambar...
Edy Sulaiman
berbelit thor critanya tmbh ruwet...
Edy Sulaiman
thor buat mc nya agak sakti dan tk trkalahkan..
Edy Sulaiman
gmna nasib bik kartika nya thor..
Edy Sulaiman
boleh juga lu thor...
Edy Sulaiman
koq gini thor !". .alurnya?...ssh ditebk.
Edy Sulaiman
agak ruwet nich. thor bisa aj nih bikin crita.
Edy Sulaiman
no cmnt ah..
Edy Sulaiman
tunggu bisma saatny akn tiba...
Edy Sulaiman
kebo kalu yu selamat balas dong,si bisma..
Edy Sulaiman
hajar rey si Ami nya besok dia akan pergi jauh...hhh
Edy Sulaiman
jangan lupa kebo hajar tuh ank Bisma...hhh
Edy Sulaiman
seru juga nich,mulai menarik critanya...
Edy Sulaiman
asyik juga spt nya...
siti mahmudah
Dulu pernah baca buku dongeng dari Bali, Kbo Iwa porsi makannya sangat besar. Disini pun sama porsi makannya.
Edy Sulaiman
baca dulu ah siapa tau asyik...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!