Cantika Putri, gadis cantik yang tinggal di pedesaan. dan harus berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Cantika baru mengetahui kalau dirinya bukan anak kandung dari orang tua yang selama ini merawatnya. Dan dia bertekad akan mencari keluarga kandungnya..
Apakah Cantika bisa bertemu keluarga Kandungnya?? Dan apakah dia di terima baik oleh keluarga kandungnya itu??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nina1708, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Balapan Motor
Happy Reading
❤❤❤❤❤❤
" Loh kalian kok cuma berdua?? Mana Tika? " Tanya Boyke.
" Masih di jalan, tadi kami dari rumah langsung ke sini kalau Tika di jemput sama Hanna. " Jawab Gea.
" Mungkin bentar lagi juga datang. " Ujar Maira.
" Itu motor yang bakalan di pake Tika?! " Tanya Gea.
" Hmmm... Udah gue service. " Jawab Boyke.
Brrmm... Brrmm.. Brrmm..
Tak lama datang lah beberapa rombongan motor yang di kendarai oleh Romi dan kawan-kawan nya.
" Loh mereka juga ikut balapan ya?? " Tanya Gea terkejut.
" Iya... Mereka mau ikut karena hadiah nya seratus juta. " Jawab Boyke.
" Wahhh gimana ini?? Jangan sampai mereka lihat gue sama Maira. " Ucap Gea.
" Iya bener, bisa ketahuan kalau Tika suka balap motor. " Sambung Maira.
" Nih... Kalian gak usah khawatir.. Gue udah bawa ini buat tutupi identitas kalian juga Tika dan Hanna. " Ujar Boyke.
" Lo emang teman yang pengertian.. Thanks ya. " Ujar Maira menerima dua masker yang di pegang boy.
Maira dan Gea pun memakai masker itu sebelum Romi dan teman-teman nya melihat mereka berdua.
Romi menghentikan motor nya, di belakang Romi ada Paramita yang duduk dan memeluk Romi.
" Turun. " Ucap Romi.
Paramita pun turun, dia membuka helm nya begitu juga dengan Romi.
" Si Mita ikut ke sini juga?! " Gumam Gea.
" Iya... Dia di sekolah sok alim banget... Nyata nya di luar ya kayak gitu... Ngintilin si Romi. " Ujar Maira.
" Gue heran ama si Romi deh, dia terus-terusan ngejar Tika... Tapi Si Mita di ladenin juga... " Ucap Gea.
" Biarin aja lah, yoh si Tika kan besok udah pindah sekolah.. Dia gak bakalan di ganggu lagi sama si biawak itu. " Ucap Maira.
" Iya lo bener.. " Jawab Gea mengangguk.
Tak lama Hanna dan Cantika datang, mereka memakai helm pull face, jadi tak ada yang bisa mengenali mereka berdua.
Kedatangan mereka berdua menjadi pusat perhatian orang yang ada di situ.
Hanna menghentikan motor nya tepat di depan Boyke dan kedua teman nya, Maira dan Gea.
" Jangan di buka.. " Ucap Gea menahan Cantika saat membuka helm nya.
" Kenapa? " Tanya Cantika heran.
" Di belakang lo ada Romi dan Mita... Lo mau mereka tahu kalau lo suka balapan motor? " Bisik Gea ke telinganya Cantika.
" Hmm.. " Jawab Cantika yang tak jadi membuka helm. " Boy, mana properti buat balap gue? " Tanya Cantika.
" Ini... Udah gue suapin. " Jawab Boyke memberikan apa yang di minta Cantika.
" Oke.. Thanks. " Ucap Cantika menerima.
" Gue ganti baju dulu. " Ucap Cantika. " Ayo Hanna. " Ajak Cantika menarik Hanna.
Cantika pergi menuju ke toilet umum untuk mengganti pakaian nya. Sementara Hanna hanya diam saja menjaga di depan toilet. Hanna membuka helm dan memakai masker agar tak di kenali oleh siapapun.
" Udah ayo. " Ajak Cantika setelah selesai memakai pakaian untuk balap nya.
" Pakai helm lo, nanti ada yang lihat. " Ucap Hanna.
" Bentar gue pakai ini dulu. " Ucap Cantika yang memakai masker lalu helm. " Yuk. " Ajak Cantika jalan lebih dulu, Hanna pun mengikuti nya.
' Huffttt ini balapan motor terakhir gue... Kalau di kota kayak nya gue gak bakalan bisa balapan lagi... Tapi gak apa apa sih... Gue harus menang agar dapat uang seratus juta buat biaya hidup di kota sama ibu. ' Batin Cantika.
" Lo udah siap? " Tanya Boyke saat Cantika sudah ada di depan nya.
" Hmm. " Jawab Cantika dengan deheman.
" Ini motor lo... Udah gue service." Ujar Boyke.
" Makasih. " Ucap Cantika. " Oh ya, ini balapan terakhir gue.. Besok gue mau pindah ke kota. " Ucap Cantika.
" Hah!?? Pindah? Kenapa? " Tanya Boyke terkejut.
" Karena ibu dapat kerja di kota, dan gue harus ikut... Dan sekolah gue udah di urus di sana. " Jawab Cantika.
" Hufftt... Gue gak bisa nahan lo... Tapi lo tenang saja.. Di sana ada abang gue, dia juga suka ngurus balapan kayak gini... Nanti gue kasih nomor dia sama lo, da nomor lo nanti gue kasih ke dia. " Ucap Boyke.
" Serius? " Tanya Cantika.
" Iya jika suatu saat lo pengen balapan lo kontek aja abang gue, nama nya bang Chris. " Sahut Boyke.
" Oke. " Jawab Cantika senang.
Semua peserta sudah hadir dan sudah bersiap di tempat nya masing masing. Romi menatap Cantika yang ada di samping nya. Dia merasa tak asing dengan Cantika, dan dia terus menatap intens ke arah Cantika.
' Postur tubuh nya kayak gue kenal... Tapi gak mungkin dia kan? ' Batin Romi.
Cantika hanya melirik sekilas Romi lalu kembali menatap ke arah depan.
Di depan ada seorang gadis dengan membawa sebuah bendera dan berdiri di tengah-tengah para pembalap.
" Oke siap semua??? " Tanya pemandu balap dengan berteriak.
" Siap!! " Jawab mereka serempak.
" Siap-siap..... " Teriak gadis itu mengangkat bendera ke atas.
Brrmmm... Brrmm... Brrmmm..
Mereka semua mulai menyalakan mesin motor dan menggas motor nya bersiap.
" SATU.... DUA.. TIGA.... GO!!!! " Teriak gadis itu dengan mengayunkan bendera ke depan.
Brrmmm... Brrrmmm... Brrrmmm..
Semua pembalap menancap gas motor nya, mereka melaju kan motor dengan kecepatan sangat tinggi.
Cantika melaju kan motor nya melewati para pembalap kain, kini posisi dia sejajar dengan Romi.
' Gila siapa dia?? Kenapa dia sangat hebat sekali... Gue gak boleh kalah, gue harus menang... ' Batin Romi berambisi.
Romi menarik gas motor nya lebih kencang, dia melewati Cantika.
' Dasar bodoh, lo kencengin kecepatan motor lo pas tikungan.. Pasti lo bakal jatuh pas belok. ' Batin Cantika.
Nguueeennggg....
BRAK..
Dan benar saja, Romi terjatuh karena tak bisa mengendalikan laju motor nya.
' Tuh bener dugaan gue. ' Batin Cantika saat melewati Romi yang tergeletak begitu saja.
Cantika melirik ke arah Romi, lalu dia melambaikan tangan seperti dadah pada Romi. Itu adalah isyarat dengan bilang "Selamat tinggal.. "
Cantika menarik gas motor nya dan melaju dengan kecepatan sangat tinggi meninggalkan Romi.
" Arrghhh... Sial!! " Kesal Romi.
Romi lalu bangun dan segera menghampiri motor nya yang rusak parah.
" Lo gak apa-apa? " Tanya Diki.
" Gue gak apa-apa.. Hanya saja motor gue rusak parah. " Jawab Romi.
" Berarti lo kalah dong. " Ucap Seno.
" Hmm.. " Jawab Romi kesal.
Tak lama para pembalap lain melaju melewati Romi, mereka semua tersenyum puas melihat Romi ternyata kalah.
Cantika memimpin balapan, dia juara utama balap motor. Dia yang pertama melewati garis finish lalu di susul yang lain nya.
" Yeaaayy... Lady emang hebat... " Sorak Maira.
" Gue yakin Dia pasti juara. " Ujar Gea.
" Lo selalu hebat Lady... Sayang nya lo bakalan pindah. " Ucap Hanna.
" Lo jangan sedih, Hanna. " Ucap Gea. " Kita bisa menyusul ke kota.. Kita pindah juga, tapi jangan bilang dia.. " Lanjut Gea.
" Setuju. " Sahut Hanna dan Maira.
Boyke hanya terkekeh melihat ketiga teman nya itu. Mereka memang selalu kompak, dan sangat menyenangkan bisa berteman bersama mereka terutama Cantika.
******
Happy Reading Guys. 🤗🥰