NovelToon NovelToon
Benih Rahasia Sang Dokter

Benih Rahasia Sang Dokter

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand / Anak Genius / Dokter Genius
Popularitas:358.2k
Nilai: 5
Nama Author: lala_syalala

Follow IG @Lala_Syalala13

Ashela Safira, seorang gadis yang membanting tulang demi melunasi utang ayahnya, terpaksa merelakan kesucian yang ia jaga selama ini direnggut oleh pria asing.

Merasa harga dirinya telah hancur, ia memilih melarikan diri dan menghilang setelah malam panjang itu. Namun, di tengah pelariannya, Ashela justru mendapati dirinya hamil.

Sementara itu, Elvano Gavian Narendra, seorang dokter berhati dingin, terbangun dan mendapati gadis yang bersamanya telah pergi.

Rasa sesal seketika menghantamnya saat melihat bercak merah di atas ranjang, yaitu sebuah tanda bahwa ia telah menodai seorang gadis asing yang bahkan tidak ia ketahui identitasnya.

Bagaimana kelanjutannya???
YUKKKK GAS BACAAAA!!!

IG @LALA_SYALALA13
YT @NOVELLALAAA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lala_syalala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Replika Sempurna

Mama Zoya merasa Elvano sengaja menghindarinya demi pasien-pasien hibah yang menurutnya tidak lebih penting daripada masa depan keluarga Narendra.

"Liat saja, Elvano. Mama tidak akan membiarkanmu bersembunyi di balik jas dokter itu selamanya," gumam Mama Zoya sambil berjalan menuju lift khusus direksi.

Namun, langkahnya terhenti saat ia melewati area tunggu lobi. Matanya yang tajam menangkap sebuah pemandangan yang membuatnya terpaku seketika.

Di dekat pilar besar, duduk seorang bocah laki-laki kecil di atas kursi roda. Bocah itu sedang asyik mengajak bicara boneka beruangnya, tertawa kecil hingga menampakkan lesung pipit yang dalam.

Mama Zoya merasa seperti tersambar petir di siang bolong. Ia melepaskan kacamata hitamnya dengan tangan yang tiba-tiba gemetar. Ia melangkah mendekat, seolah-olah ditarik oleh kekuatan magnet yang tak kasat mata.

"Tidak mungkin..." bisiknya pada diri sendiri.

Ia menatap wajah bocah itu dari jarak tiga meter. Struktur dahi itu, bentuk hidung yang tegas namun mungil, dan cara mata bocah itu berbinar saat tersenyum yaitu semuanya adalah replika sempurna dari foto-foto masa kecil Elvano yang tersimpan rapi di album pribadinya.

Kerinduan seorang ibu yang pernah membesarkan Elvano seketika bangkit. Ia merasa seperti melihat hantu dari masa lalu yang tiba-tiba datang ke masa sekarang.

Leo, yang merasa ada seseorang yang memperhatikannya, mendongak. Ia melihat seorang wanita cantik yang tampak sangat kaya berdiri menatapnya dengan pandangan yang aneh yaitu ada campuran antara terkejut dan haru.

"Halo, Nenek cantik." sapa Leo polos. Suaranya yang renyah memecah keheningan di antara mereka.

Dada Mama Zoya berdenyut hebat mendengar panggilan itu. Nenek? ulangnya dengan suara parau. Ia berlutut di depan kursi roda Leo, mengabaikan debu yang mungkin menempel di rok mahalnya.

"Halo Kak, kamu tampan sekali." ucap Mama Zoya begitu lembut.

Leo tersenyum lebar, menampakkan lesung pipit yang semakin membuat Mama Zoya yakin bahwa ini bukan sekadar kemiripan biasa.

"nenek juga cantik sekali." tanya bocah itu dengan polosnya.

Mama Zoya hampir saja mengulurkan tangan untuk menyentuh pipi lembut itu, namun ia ragu. Logikanya mencoba menepis apa yang dilihat matanya. Elvano tidak pernah menikah, Elvano tidak memiliki hubungan dengan siapapun selama empat tahun terakhir. Lalu, dari mana datangnya bocah yang merupakan salinan putranya ini?

"Mata kamu... persis sekali dengan anak Nenek." ucap Mama Zoya lirih. Ia menatap lekat-lekat ke dalam iris mata Leo yang hitam pekat. Ada kedalaman dan ketenangan di sana yang sangat khas milik garis keturunan Narendra.

"Anak Nenek dokter ya? Dokter baik yang kasih Leo boneka ini?" tanya Leo sambil menunjukkan beruangnya.

Mama Zoya tertegun. Dokter? Boneka? Apakah Elvano mengenal bocah ini? Sebelum ia sempat bertanya lebih jauh, perhatiannya teralih oleh suara keributan kecil di pintu masuk lobi yaitu beberapa perawat berlari membawa tandu darurat.

"Sayang, kamu di sini sama siapa?" tanya Mama Zoya cepat, hatinya mendesak ingin tahu siapa orang tua bocah ini.

"Sama Mama. Mama lagi di sana," Leo menunjuk ke arah kerumunan di meja administrasi yang cukup jauh dan padat.

Mama Zoya mencoba berdiri dan menyipitkan mata, mencari sosok yang dimaksud Leo. Namun, di tengah keramaian antrean pagi itu, ia hanya melihat punggung orang-orang yang mengantre. Tidak ada satu pun yang tampak menonjol.

Tiba-tiba, ponsel di tas Mama Zoya berdering keras. Itu dari suaminya, Papa Elvano.

^^^Mama Zoya: [Halo? Ya, aku sudah di rumah sakit. Aku akan segera ke ruangan Elvano. Sabar sedikit!] ucapnya dengan nada terburu-buru.^^^

Ia kembali menoleh ke arah Leo, ingin bertanya lebih banyak, namun seorang petugas keamanan rumah sakit mendekat.

"Maaf, Nyonya Zoya, ada mobil yang menghalangi jalan di depan. Sopir Nyonya meminta Anda segera naik atau mobil harus dipindahkan." ucap petugas keamanan tersebut.

"Sebentar!" bentak Mama Zoya. Namun saat ia kembali menunduk ke arah kursi roda, seorang perawat muda sudah berada di sana, bersiap mendorong Leo.

"Ayo Leo, kita ke depan ya, Mamanya sudah menunggu di pintu keluar lobi." ucap perawat itu tanpa menyadari kehadiran Mama Zoya yang sedang terpaku.

"Tunggu! Anak itu..." seru Mama Zoya.

Namun, perawat itu bergerak cepat, mendorong kursi roda Leo menuju pintu keluar sisi utara yang berbeda arah dengan posisi Mama Zoya berdiri.

"Aduh, aku lupa tanya siapa nama anak itu!" seru mama Zoya baru teringat, karena beliau terlalu terkejut dengan wajah Leo hingga lupa untuk menanyakan nama anak itu.

Di tengah hiruk-pikuk pengunjung yang baru masuk, sosok kecil berbaju biru itu dengan cepat menghilang di balik kerumunan dan pintu kaca otomatis yang tertutup.

Mama Zoya berdiri mematung di tengah lobi. Jantungnya masih berdegup tidak keruan. Ia merasa separuh jiwanya baru saja pergi bersama bocah asing itu.

Pikirannya melayang-layang. Siapa dia? Mengapa dia bisa begitu mirip dengan Elvano? Apakah ini hanya kebetulan medis yang gila, atau ada sesuatu yang Elvano sembunyikan darinya?

Ia mencoba mengejar ke arah pintu keluar utara, namun langkahnya terhalang oleh rombongan kursi roda lain yang baru masuk.

Saat ia sampai di teras luar, ambulans dan mobil-mobil taksi sudah silih berganti mengisi jalur penjemputan. Sosok Leo sudah tidak terlihat lagi.

"Nyonya, mari. Tuan sudah menunggu di telepon," sang sopir mendekat dan membukakan pintu mobil.

Mama Zoya masuk ke dalam mobil dengan perasaan hampa. Sepanjang perjalanan menuju ruang kerja Elvano di lantai atas, bayangan wajah Leo terus menghantuinya. Ia tidak tahu nama bocah itu, ia tidak tahu dari mana asalnya, ia hanya tahu bahwa hatinya berteriak bahwa anak itu memiliki kaitan dengan keluarganya.

"Elvano... apa yang sebenarnya kau lakukan di belakang Mama?" bisiknya pelan, matanya menatap kosong ke arah jendela.

Sementara itu, di sisi lain rumah sakit, Ashela baru saja menaikkan Leo ke dalam taksi online yang akan membawa mereka ke sebuah kontrakan kecil di daerah pinggiran yang sudah ia pesan sebelumnya. Ia sama sekali tidak menyadari bahwa beberapa menit yang lalu, takdir baru saja mempertemukan putranya dengan wanita yang paling ia takuti setelah Elvano.

Ashela menarik napas panjang saat taksi mulai bergerak meninggalkan gedung Narendra Hospital. Ia merasa lega bisa keluar dari sana, tanpa tahu bahwa jejak kehadiran Leo telah menanamkan benih kecurigaan yang amat besar di hati Mama Zoya. Sebuah benih yang dalam beberapa minggu ke depan yang mungkin akan tumbuh menjadi badai yang siap membongkar rahasia yang telah ia jaga dengan seluruh nyawanya.

.

.

Cerita Belum Selesai.....

1
Aida Hafied
semoga di part selanjutnya Alesha mengganti panggilan k suaminya dg panggilan sayang😍
Aida Hafied
thor,,, bisa GK sih panggilannya asha k suaminya di ganti, jangan panggil Vano..
irma hidayat
lanjut thor up nya
Deliz Diaz Dla FM B
Semangat ya
Wardi's
mumet klo d RS bahas medis d rumah bahas medis.. berasa kerja 24jam😁😅
Dini Anggraini
Baru elvano ini suami kaya raya, jenius, pintar punya kuasa tapi di hadapan istrinya takut sekali. 👍👍🥰🥰🥰
Ariany Sudjana
bunuh saja pelacur murahan yang ga tahu diri seperti Valerie ini 🤣🤣
Deliz Diaz Dla FM B
Semangat ya
Lusi Hariyani
dasar pelakor dgn alasan teman lama
erviana erastus
selalu ada wanita murahan 🤣 why? laki2 bnyk say jgn jd plakor
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
veleria redam posesif mu klo nasib mu tidak mau sama dgn serangga yang lain
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
mantap vano jgn kasih kelonggaran sedikit pun sam serangga🤣
irma hidayat
suami idaman bangen vano👍
fatmawati (pipit)
elvano udah mulai posesif ya🤭🤭🤭🤭🤭
nunggu kabar kehamilan ashela
Deliz Diaz Dla FM B
Semangat ya
erviana erastus
yg komen adekx alvaro siapa ya 🤣 jelas2 plakor
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
lanjut thor, bagus ashela, aq suka, brantasss sampe ke akarnya veleria, apalagi klo datang elvano bela istri nya 🫶
irma hidayat
good ashela tindak tegas pelakor si songong biar tidak menggatal terus
fatmawati (pipit)
waduh gantung ini udah seru loooo
tadi namanya Valerie adiwangsa bukannya ini masih saudara sama mayka????
didouble 😍😍😍😍
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
waduh harus di beri racun ini klo ada serangga ashela
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!