NovelToon NovelToon
MAMAKU RATU MAFIA

MAMAKU RATU MAFIA

Status: tamat
Genre:Mafia / Single Mom / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:125.7k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Alya adalah Ratu mafia yang memimpin sebuah organisasi Order Tabir Hitam dengan nama First Order.

Tapi sayangnya ia mencintai pria kantor biasa saat ia sering menjelajahi tempat yang akan menjadi misinya.

Dan saat itulah ia memutuskan untuk keluar dari dunia hitam dan membuang mahkotanya ke dalam lumpur demi bisa menjalani hidup bahagia bersama sang suami.

Sayangnya pernikahan itu tidak berlangsung lama, mertua tidak menyukainya, dan suaminya menikah dengan manager di tempat kerjanya.

Pembalasan di mulai, Alya kembali mengambil mahkotanya dan menjadi Ratu Mafia kembali dan membawa putri kecilnya menjadi orang ternama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5

Alya melangkah keluar dari pintu belakang restoran La Luna karena jam segini waktunya Alisya pulang sekolah.

Karena Alya mengambil shift pagi hingga siang hari, kini saatnya ia menjalankan tugas utamanya sebagai seorang ibu: menjemput putri kecilnya yang bersekolah di TK Bintang Kecil.

Setibanya di depan gerbang TK, suasana tampak ramai oleh para orang tua murid yang sedang menunggu anak-anak mereka keluar.

Alya berdiri sedikit agak jauh dari kerumunan untuk melihat putri kecilnya keluar dari kelas.

Teng... teng... teng...

Lonceng sekolah berbunyi. Pintu-pintu kelas terbuka, dan puluhan anak kecil berlarian keluar dengan tawa ceria.

"Mama!"

Suara mungil yang sangat familier itu mengudara. Seorang anak perempuan dengan kuncir dua dan tas ransel merah bergambar kelinci berlari kencang menuju arahnya.

Senyum hangat mengembang di wajah Alya. Seketika itu juga, Ia berlutut, merentangkan kedua tangannya lebar-lebar.

Greb!

Alisya menghambur ke dalam pelukan Alya. Pelukan hangat itu adalah satu-satunya alasan Alya masih bertahan untuk tetap berada di jalan yang benar.

"Alisya..." Alya mencium pipi gembil putrinya dengan penuh kasih sayang. "Anak Pintar Ibu. Bagaimana sekolahnya hari ini, Nak?"

Alisya melepaskan pelukannya, lalu menatap Alya dengan mata bulatnya yang berbinar-binar. "Seru banget, Ma! Tadi Alisya belajar mewarnai rumah dan bunga! Kata Bu Guru, gambar Alisya paling bagus!"

"Wah, ya ampun... cantiknya anak Mama," puji Alya lembut sambil merapikan poni Sera yang berantakan. "Mama bangga banget sama Alisya."

Namun, mata jeli anak kecil itu tiba-tiba tertuju pada tangan Alya yang terbalut plester di balik lengan jaketnya.

"Mama... tangan Mama kenapa?" tanya Alisya polos. Jemari kecilnya menyentuh lembut plester di tangan Alya. "Mama sakit ya?"

 "Oh, ini? Tidak apa-apa, Sayang. Tadi waktu Mama kerja, Mama kurang hati-hati kena ujung piring. Tapi cuma tergores sedikit kok, Nggak sakit sama sekali."

"Beneran Nggak sakit?" Alisya memiringkan kepalanya, lalu mendekatkan bibirnya ke tangan Alya. Muach! "Alisya tiup dan cium biar sembuh ya, Ma! Biar sakitnya hilang!"

Alya terkekeh pelan, hatinya terenyuh. bagaimana mungkin anak sepolos dan sebaik ini akan masuk ke dunianya?

 Ia memeluk Alisya sekali lagi. "Terima kasih, Sayang..." bisik Alya dalam hati.

"Nah, sekarang karena Alisya anak pintar dan sudah doain Ibu..." Alya berdiri sambil menggandeng tangan kecil Alisya, "Alisya mau makan apa hari ini? Ibu masak makanan kesukaan Alisya di rumah ya?"

"Alisya mau telur gulung sama sup wortel, Ma!" seru Alisya riang, melompat-lompat kecil sambil menggandeng tangan ibunya.

"Pilihan yang bagus. Ayo kita jalan sekarang," sahut Alya lembut.

Baru saja Alya hendak melangkah menuntun Alisya menyusuri trotoar depan sekolah, sebuah mobil sedan putih mewah berhenti tepat di dekat gerbang.

Pintu mobil terbuka, dan sesosok pria berpenampilan rapi keluar bersama seorang wanita bergaun elegan.

Pria itu adalah Andi, antan suami Alya, bersama kekasih barunya, Ranti. Mereka datang untuk menjemput Raya, anak dari Ranti.

"Mama, itu Papa..." kata Alisya pelan, langkah kencangnya mendadak terhenti. Wajah mungilnya yang tadinya riang berubah redup seketika.

Saat itu Andi sama sekali tidak melihat ke arah Alisya. Matanya hanya tertuju pada Raya yang berlari keluar dari gerbang sekolah.

Andi merentangkan kedua tangannya lebar-lebar, menyambut anak tirinya itu dengan senyuman paling hangat, lalu mengangkatnya ke udara sambil tertawa lepas.

Ranti berdiri di samping mereka, mengelus kepala Raya dengan penuh kasih sayang. Mereka bertiga terlihat persis seperti sebuah keluarga yang utuh dan bahagia.

Alisya mendongak, matanya yang bulat mulai berkaca-kaca menatap pemandangan itu dari kejauhan.

"Mama... Alisya boleh samperin Papa nggak?" tanya Alisya penuh harap.

Jemari kecilnya meremas ujung baju Alya, matanya tak lepas memandangi Andi yang sedang memeluk erat Raya. "Alisya kangen sama Papa..."

1
Inisial M
next...di tunggu kelanjutannya...
Alra
anjay mafia
Maria Mariati
hehhhh bodoh masa quen macua anak nya ga di jaga malah jagain bodyguard labil itu 😁😁😁😁, kan kan di bawa pergi
Maria Mariati
kira kira di apain si bapak tua yakk
Maria Mariati
helleh anak siapa ituuuu, siap2 papa nya bangkrut😁😁😁
Maria Lina
msk vk ada 1 pyn sih thor jodoh klo kn mau nengok romantis nya hade
less22: besok lah, masih jauh perjalanannya🤣
total 1 replies
Maria Lina
msk vk ada 1 pyn sih thor jodoh klo kn mau nengok romantis nya hadeh
Maria Mariati
meskipun sakit hati dia tetep bapak nya anak kamu alya, ga mau bantu langusng liwat orang aja, mungkin itu bisa jdi jalan mereka bertobat di kemudian hari, kasihan amat yakk
Les Tary
Emang ga ada adab Julian waktu sekarat ditolong Alya eh malah ngacam lwt anaknya
Maria Mariati
iyuuuuu 1 queen mafia 3 jendral perang wouuuu
Maria Lina
klo blh tau siapa jodoh nya alya ya thor ksh. ocoran donk thor ya
less22: masih lama🤣🤣
total 1 replies
Maria Mariati
yang satu menjaga keselamatan bukan untuk. cari perhatian, yang satu terlihat jelas hanya untuk cari perhatian
Queen AL
masa meninggalkan dunia mafianya hartanya juga habis... gak ada gitu tabungannya. gak masuk akal banget
Les Tary
ed dah setelah jadi gembel baru inget Alya sama anaknya
Les Tary
lanjut thor
Les Tary
keren Alya😍😍
Ambu Rinddiany Thea
udahlah andi mening cari tambang aja buat gantung diri d poon toge
Ambu Rinddiany Thea
s julian mah nyari mati , orang mah nyari aman dia mah malah nyari mati , mampus aja kou lah Julian ga guna juga sekalian ma s Andi
Les Tary
dimana kesombonganmu Andi
Les Tary
Julian kyknya ga ada etikat baik pdhl pernah ditolong Alya pas saat sekarat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!