Bima Arka Pradipta , anak dari keluarga sederhana di pinggiran Manado. Keras kepala, tidak banyak bicara di luar lapangan tapi meledak-ledak di dalam lapangan. Hamstring putus , pensiun umur 34 tahun. Dikenal karena tendangan bebas melengkungnya dan loyalitasnya sama tim. Dari anak kampung yang main bola pakai kaki ayam -> ditolak akademi karena dianggap terlalu emosional -> bangkit setelah cedera parah di musim hujan -> jadi kapten yang mengangkat tim degradasi jadi juara.
"Bukan tentang seberapa keras kau terjatuh, tapi seberapa lama kau tetap berdiri di tengah hujan."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SelToon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 25 Bima Bawa Sambal Dabu" Ke Glasgow & Bikin 1 Tim Menangis Kepedasan
Januari 2034. Glasgow. -5 derajat.
Bima balik dari libur Tuminting. Kopernya bukan isi sepatu bola. Isinya 5 toples sambal dabu - dabu bikinan Ibu , 3 bungkus ikan roa asap , dan 2 botol saguer ? Tidak boleh , dilarang bandara. Jadi cuma bawa sambal dan roa.
Di ruang ganti Celtic Park , teman - teman satu tim Bima sudah menunggu. Ada Mc Gregor , kapten Skotlandia. Ada Maeda , orang Jepang. Dan ada Idah , orang Irlandia.
Mereka melihat Bima membuka koper. Dia keluarin 1 toples.
"What's this , Bima ? Kimchi ?" tanya Maeda.
Bima menjawab pakai bahasa Inggris Tuminting campur Manado "Not kimchi , bro. This is dabu - dabu. From my village. Very spicy. Like free kick in minute 90."
Pelatih Brendan Rodgers datang. "Bima , you bring haggis from Indonesia ?"
Bima tertawa. "Better than haggis , Coach."
Jam makan siang di kantin Celtic. Bima taruh satu toples sambal dabu - dabu di tengah meja. Semua pemain mencoba.
Aturan main : Satu sendok nasi , satu sendok sambal dabu - dabu , harus habis.
Maeda pertama. Orang Jepang , biasa makan wasabi. Dia bilang "Easy."
Satu suap. Muka merah. Berkeringat. Minum air 2 gelas. "KARAI! KARAI! Very spicy!"
Mc Gregor kedua. Orang Skotlandia , biasa makan tidak pedas. Satu suap. Batuk. Menangis. Beneran menangis , air mata keluar.
"Jesus Christ , Bima! My tongue on fire!"
Idah ketiga. Orang Irlandia , paling besar badan. Dia makan 2 sendok sekaligus karena sombong.
5 detik diam. Lalu berteriak "AHHHH! WATER! WATER!"
Satu kantin tertawa. Semua pemain Celtic nangis kepedasan gara - gara sambal dabu - dabu dari Tuminting.
Video direkam Maeda , upload ke TikTok Celtic "Bima's revenge - Dabu-Dabu Challenge"
Viral. 8 juta views dalam sehari. Komentar "Where is Tuminting ?"
Brendan Rodgers yang pelatih , tidak ikut challenge. Dia cuma melihat dan berkata ke Bima
"Bima , next home game , if you score , you can celebrate with your fishing boat , okay ? I allow."
Bima kaget. "Really , Coach ?"
"Yes. But bring me that sambal for my wife. She likes spicy."
Minggu itu , pertandingan Celtic vs Rangers. Derby Old Firm. Laga paling panas di Skotlandia.
Di menit ke 88 , skor 1-1. Bima dapat bola di tengah lapangan. Dari jarak 28 meter. Posisi sama seperti dulu dia gol di Sawangan pakai sepatu no 39 kebesaran.
Bima tidak pakai Pisang Raja. Dia pakai tendangan keras. Tendangan nelayan. Tendangan marah karena Bapak hampir tenggelam dulu.
GOL. Skor 2-1.
Stadion meledak. Bima berlari ke pinggir lapangan. Bukan selebrasi angkat tangan seperti Marko Simic. Bima selebrasi jadi nelayan : pura - pura tarik jaring. Tarik jaring besar dari laut.
Komentator Skotlandia bingung "What is he doing ? Fishing ?"
Komentator Indonesia yang nonton di vidio berteriak "ITU SELEBRASI TARIK JARING! SELEBRASI ASLI TUMINTING!"
Setelah pertandingan , di ruang ganti , semua pemain peluk Bima. Mc Gregor yang masih kepedasan dabu - dabu kemarin , peluk paling kencang.
Di hpnya Bima ada 200 notifikasi pesan.
Yudi Tank : "GOL TARIK JARING! Aku lihat di hp nokia! 12 anak Tikala berteriak sampai tetangga marah!"
Joshua : "Itu Pisang Raja rasa dabu - dabu , Bima!"
Farrel : "Bro , selebrasi lu anjir , bule bingung semua wkwk"
Marko Simic : "Brother! You fish the goal! Hvar proud! Tuminting proud!"
Ibu : Video call Ibu , di belakang ada Bapak pakai kemeja nelayan Kroasia dari Simic.
Bima video call Ibu di ruang ganti Celtic yang bau keringat dan bau dabu - dabu.
"Bima , Ibu lihat golnya. Tarik jaringnya kuat sekali. Seperti Bapak dulu tarik jaring di Sinar Bima."
Bima menangis di ruang ganti. Ketiga kalinya dalam dua minggu. Kali ini tidak ditutup - tutupi. Teman - teman satu tim melihat. Maeda rekam lagi.
Judul TikTok kedua : "Bima crying after fishing goal - He misses his boat"
Viral lagi. 15 juta views.
Malamnya , Bima tulis di buku diary kecil yang selalu dia bawa dari Tuminting sejak umur 12 tahun. Buku yang sama yang dulu dia tulis "Saya mau jadi pemain Persija."
Sekarang dia tulis di Glasgow , pada jam 11 malam, -5 derajat, habis gol derby:
GOL HARI INI BUKAN UNTUK CELTIC. BUKAN UNTUK TIMNAS. UNTUK 12 ANAK TIKALA YANG LARI PAGI JAM 5 PAGI PAKAI KAKI AYAM. UNTUK JOSHUA YANG PAKAI KRUK. UNTUK YUDI YANG JADI PELATIH. UNTUK FARREL YANG MUNTAH 5 KALI. UNTUK SIMIC YANG JATUH DI LUMPUR. UNTUK BAPAK yang PAKAI KEMEJA KROASIA. UNTUK IBU YANG BIKIN DABU - DABU 5 TOPLES.
TENDANGAN TADI 28 METER. SAMA SEPERTI DULU DI SAWANGAN. TAPI BEDANYA , DULU SAYA TENDANG KARENA MARAH. SEKARANG SAYA TENDANG KARENA RINDU.
Dia tutup buku. Di luar jendela Glasgow , salju turun. Di dalam hati Bima , bau ikan Tuminting masih ada. Tidak hilang.
#####################################
Cukup sampai di sini dulu ya , besok lanjut lagi. Semoga suka , jangan lupa berikan saran , like , dan hadiahnya
Happy reading