NovelToon NovelToon
Shen Luo : Murid Dua Dewa

Shen Luo : Murid Dua Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Mengubah Takdir / Fantasi
Popularitas:7.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nugraha

Ini menceritakan kisah seorang pemuda yang memiliki sembilan Akar Spiritual, yang dianggap sebagai sampah oleh dunia kultivasi. Namun, tanpa sengaja, ia justru dibimbing oleh dua sosok legendaris yang telah berdiri di puncak dunia kultivasi.

Membawa dua cincin warisan tersegel yang menyimpan kekayaan dari dua sekte besar, Shen Luo memulai perjalanannya di dunia kultivasi.

Di tengah perjalanan, ia harus terseret ke dalam perselisihan masa lalu kedua gurunya, berhadapan dengan seorang Iblis Suci yang mematikan, serta terikat dalam perjodohan dengan seorang Putri Es yang telah mencintai pria lain.

Dengan sembilan Akar Spiritual yang dianggap sebagai kelemahan, Shen Luo harus bertahan hidup dan mengungkap rahasia kekuatannya, hingga suatu hari segel kedua cincin warisan itu terbuka dan takdirnya mulai berubah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nugraha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5: Bantuan dari Puncak Es

Kabar tentang pemuda berjubah abu-abu yang menghancurkan Ma Feng, keponakan Tetua Sekte Angin Kencang, segera menyebar ke seluruh Kota Gerbang Besi.

Di kota yang berada di bawah kekuasaan sekte lokal, hampir tidak ada yang berani menentang mereka secara terang-terangan. Namun bagi Shen Luo, tindakannya bukan untuk mencari nama ataupun pujian. Jika ada yang menindas orang lemah di hadapannya, ia akan menghentikannya. Sesederhana itu.

Setelah meninggalkan kedai, Shen Luo melanjutkan perjalanan menuju Gerbang Utara. Tujuannya adalah Sekte Bintang Jatuh.

Namun sebelum ia tiba di gerbang kota, suasana di jalan utama perlahan berubah. Para pejalan kaki mulai menyingkir ke pinggir, sementara para pedagang buru-buru menutup toko. Dalam waktu singkat, jalan yang sebelumnya ramai berubah menjadi sunyi.

Shen Luo berhenti sekitar lima puluh tombak dari Gerbang Utara.

Di hadapannya telah berdiri lebih dari lima puluh kultivator berjubah biru dari Sekte Angin Kencang. Senjata mereka terhunus, sementara di tengah barisan berdiri seorang pria paruh baya dengan bekas luka di pipi kirinya.

Dialah Tetua Ma, paman Ma Feng.

Aura yang keluar dari tubuhnya jauh lebih kuat daripada para murid di belakangnya.

Pembentukan Fondasi Tahap Awal.

Tetua Ma menatap Shen Luo dengan tatapan dingin.

"Jadi kau pemuda yang berani melukai keponakanku?"

Shen Luo tetap tenang.

"Keponakanmu hendak memotong tangan seorang tua hanya karena setetes teh. Aku hanya memberinya pelajaran."

"Pelajaran?"

Tetua Ma tertawa dingin. Qi di sekeliling tubuhnya mulai bergolak.

"Di Kota Gerbang Besi, Sekte Angin Kencang adalah hukum. Keponakanku boleh melakukan apa pun yang dia inginkan."

Ia perlahan mengangkat pedangnya.

"Karena kau telah melukai darah dagingku, aku akan membuatmu menyesal masih hidup."

Begitu suaranya jatuh, lebih dari lima puluh murid di belakangnya serentak mengangkat senjata. Niat membunuh segera memenuhi jalan.

Shen Luo menyentuh gagang pedang kayunya. Sembilan Akar Spiritual di dalam Dantian mulai bergetar, sementara Qi Suci dan Qi Darah Iblis mengalir perlahan melalui tubuhnya.

Jika terpaksa, ia bisa mengerahkan seluruh kekuatan Sembilan Akar Spiritual. Mungkin meridiannya akan terluka akibatnya, tetapi ia tidak takut.

Namun sebelum pertempuran dimulai, hawa dingin tiba-tiba turun dari langit.

Dalam sekejap, suhu di sekitar mereka jatuh drastis. Embun membeku di atas batu, lalu lapisan es perlahan menjalar ke sepanjang jalan. Tak lama kemudian, salju mulai turun dari langit yang sebelumnya cerah.

Pusaran angin di sekitar pedang Tetua Ma menghilang tanpa suara.

Wajahnya langsung berubah.

Para murid Sekte Angin Kencang pun mulai gemetar.

Dari balik awan putih, sebuah kereta terbang perlahan turun ke arah mereka. Kereta itu terbuat dari kristal es dan ditarik oleh dua ekor bangau putih raksasa. Setiap kepakan sayapnya membawa serpihan salju yang berputar di udara.

Pintu kereta terbuka.

Seorang wanita muda berjubah putih melangkah keluar dengan cadar tipis menutupi sebagian wajahnya. Rambutnya berkilau seperti salju, sementara sepasang mata birunya memancarkan hawa dingin yang menusuk.

Saat kakinya menginjak kehampaan, lapisan es langsung terbentuk di bawahnya, menjadi tangga yang membawanya turun perlahan.

Tekanan mengerikan kemudian menyelimuti seluruh jalan.

Pembentukan Fondasi Tahap Puncak!

Tetua Ma dan para murid Sekte Angin Kencang seketika kehilangan kekuatan di kaki mereka.

Bruk!

Mereka berlutut hampir bersamaan. Beberapa bahkan merasakan tulang lutut mereka retak akibat tekanan yang begitu berat.

Namun tidak seorang pun berani mengeluh.

Tubuh Tetua Ma gemetar hebat.

"B-Bidadari Mu Qingxue..."

Wanita itu adalah Mu Qingxue, Bidadari Peringkat Ketiga Benua Langit Misterius sekaligus salah satu jenius paling menonjol dari Sekte Bintang Jatuh.

Mu Qingxue sama sekali tidak memedulikan mereka. Tatapannya hanya tertuju pada jalan di depannya.

"Jalan ini terlalu berisik."

Suaranya lembut, tetapi hawa dingin yang terkandung di dalamnya membuat wajah Tetua Ma semakin pucat.

"Apakah kalian hendak menghalangi perjalanan Sekte Bintang Jatuh?"

"Tidak!"

Tetua Ma segera menundukkan kepala.

"Kami tidak berani!"

Ia buru-buru memberi isyarat kepada para muridnya.

"Menjauh!"

Barisan yang sebelumnya memenuhi jalan langsung bubar. Mereka bergegas menuju gang-gang kecil tanpa berani menoleh sedikit pun.

Setelah jalan kembali kosong, Mu Qingxue berbalik dan memasuki kereta. Dua bangau putih mengepakkan sayapnya, lalu kereta kristal itu melesat menuju Gerbang Utara dan menghilang di balik cakrawala.

Sepanjang kejadian itu, Mu Qingxue bahkan tidak pernah menoleh kepada Shen Luo. Bagi wanita tersebut, pemuda berjubah abu-abu dengan pakaian tambalan itu hanyalah orang asing yang kebetulan berada di jalan.

Shen Luo tetap berdiri di tempatnya.

Perlahan, tangannya meninggalkan gagang pedang.

Sembilan Akar Spiritual di dalam tubuhnya kembali tenang. Namun tatapannya masih mengikuti arah kereta kristal yang telah menghilang.

Bukan kecantikan Mu Qingxue yang menarik perhatiannya.

Melainkan hawa dingin yang mengelilingi tubuh wanita itu.

Ada sesuatu yang terasa sangat familiar.

Niat Pedang.

Shen Luo dapat merasakan bahwa Qi es yang mengelilingi Mu Qingxue memiliki jejak yang sama dengan Niat Pedang yang diajarkan Kakek Putih kepadanya.

Tatapannya menjadi serius.

"Mungkin dia berasal dari Sekte Bintang Jatuh..."

Senyum tipis muncul di wajahnya.

Jika seorang murid muda dari sekte itu sudah mencapai Pembentukan Fondasi Tahap Puncak, maka warisan dan sumber daya Sekte Bintang Jatuh pasti jauh melampaui bayangannya.

Keputusannya untuk pergi ke sana memang tepat.

Shen Luo membetulkan kantung kain di bahunya sebelum melangkah melewati Gerbang Utara.

Perlahan, Kota Gerbang Besi tertinggal di belakang.

Di hadapannya terbentang jalan panjang menuju jantung Aliran Lurus.

Dan di ujung perjalanan itu berdiri Sekte Bintang Jatuh, tempat yang kelak akan menjadi panggung bagi Shen Luo

1
Aman Wijaya
jooooz kotos kotos pooolll lanjut terus Thor
Aman Wijaya
gaaas njeduk Thor lanjut terus
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Aman Wijaya
markotop top top lanjut terus Thor
jhoni
lanjut smpai tuntas thor
Armoire
Bagus sampai chapter 35
Moga2 MC nya ga kegatelan ma cewek2, dan ga punya banyak bini /Facepalm//Facepalm/
Armoire
1 vote meluncur lah /Drool//Drool/
Armoire
Qi darah iblis Jiji napa ga dilawan pake Qi darah iblis kakek hitam ja ??? /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Aman Wijaya
gaaas pooolll Thor lanjut terus
Aman Wijaya
mantab Shen Luo lanjutkan aksimu
Aman Wijaya
lanjut terus Thor semangat
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor ............
Neng Surya
jangan ada percintaan atau asmara thor... klo udah knl cinta ujungnya" ga fokus...kan MC nya jadi serba salah... oke thor jauhi yg namanya wanita ga seru jadinya klo sudah ada wadon😄😄😄😄
Neng Surya: ditunggu slalu cerita" nya
total 2 replies
Aman Wijaya
jooooz jooooz gandos lanjut terus Thor
Aman Wijaya
gaaas terus Thor semangat semangat
Aman Wijaya
lanjut terus
Aman Wijaya
harta rampasan kok tidak diambil Thor
Adi Rbg
bagus alur ceritanya tidak berbelit-belit
Adi Rbg
bagus alur ceritanya tidak berbelit-belit!
Aman Wijaya
ditunggu updatenya Thor tambah 💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!