Kisah cinta Xavier dan Aruna yang harus melewati banyak hal dalam rumah tangga mereka. Xavier adalah tipe suami posesif. sedangkan Aruna adalah istri cuek. sehingga beda sifat mereka kadang membuat mereka berselisih dan berseteru.
Namun hal itu tak membuat cinta keduanya luntur dan menghilang begitu saja. Malah hal itu membuat mereka menjadi semakin saling mencintai.
namun di balik kebahagiaan mereka ternyata ada orang yang ingin memisahkan keduanya. mampukan mereka melewati badai besar dalam rumah tangganya? dan siapakah orang itu....ikuti terus kisah cinta mereka berdua
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Xavier-Aruna 5
'Bagaimana dengan suprice dari mami? Kamu pasti sangat suka kan? Pokoknya malam ini nikmati malam kalian di sana. Jangan sampai kemu menyia-nyiakan waktumu! Kamu harus bisa menaklukkan Lady Runa yang selama ini sulit di dapatkan! Dia sekarang milikmu, Xavier!' pesan dari Mami Violet membaut Xavier menggelengkan kepalanya pelan. Maminya itu mengerti saja dengan keinginan anaknya. Mami memang wanita terbaik, walau selalu adu mulut dengannya, tapi mereka selalu kompak dalam hal-hal tertentu.
"Siap laksanakan. Doakan singa betinaku nggak menggigit nanti," jawab Xavier kemudian menyimpan ponselnya saat mendengar pintu kamar mandi di buka.
Matanya menunggu lama Aruna keluar dari dalam sana. istrinya tampak malu-malu atau mungkin enggan keluar dari dalam sana karena mengenakan pakaian tidur yang sangat terbuka di sana sini.
",Sayang ..." panggil Xavier saat Aruna tak kunjung keluar dari dalam sana. Akhirnya Xavier berjalan mendekat ke arah istrinya memastikan jika Aruna baik-baik saja.
"Ada apa sayang? Apa kamu baik-baik saja?" tanya Xavier saat melihat istrinya hanya diam saja sambil kedua tangannya menutupi bahunya. Xavier tahu betul dan sadar yang menjadi ketakutan istrinya. Dia tahu jika hampir di seluruh tubuh istrinya ada banyak bekas lu-ka yang di sebabkan oleh ayah bajingan ya sendiri yang menyiksa anaknya. Xavier mencintai Aruna bukan karena fisiknya, melainkan kerena hatinya. Hal itu bukanlah masalah bagi Xavier.
Tangan Xavier perlahan menurunkan kedua tangan Aruna yang menutupi bahunya. Di sana di salah satu bahunya ada luka bekas tem-bakan. Di sebelahnya ada bekas lu-ka Senjata ta-jam. Dan di tangannya ada bekas cam-bukan hasil karya Bima, di punggung pasti jauh lebih banyak lagi.
"aku mencintai kamu bukan karena fisik yang kamu miliki, sayang melainkan hatimu. aku mencintai kamu karena hatimu, jika aku memilih mencintai fisik wanita, pastinya sudah banyak wanita cantik yang aku pacari dan nik-mati tubuhnya dengan gampang. Karena kebanyakan dari mereka hanya menginginkan uang dan kemewahan sehingga rela memberikan segalanya. Termasuk yang paling berharga dari dirinya," ujar Xavier sambil menarik dagu Runa perlahan.
Tatapan mata keduanya beradu, kali ini Xavier melihat Aruna yang berbeda. Aruna yang rapuh dan tak percaya dengan dirinya sendiri. Sisi wanita sejatinya keluar, merasa minder di depan suaminya. Mungkin ini salah satu alasan Aruna membentengi dirinya. Dia takut jika Xavier setelahnya akan berpaling karena ameraaa jijik dengan banyaknya bekas lu-ka yang ada di seluruh tubuhnya. Bekas yang seharusnya bisa hilang dengan berbagai treatment. Tapi Aruna tak melakukannya. Karena di setiap bekas lu-ka itu akan membuatnya semakin kuat dan yakin dengan langkah yang akan diambil setelahnya. Seperti sebelumnya dia begitu yakin dengan menyerang dan mem-bu-nuh ayah yang sudah membuat ibunya meninggal.
cup
Cup
Xavier mencium bibir peach alami milik Aruna, kali ini jauh lebih lembut di banding semalam. Sehingga Aruna harus mengepalkan tangannya di bawah sana karena menahan diri dengan perasan yang saat ini dia rasakan.
"Jangan lagi menutupinya dariku, aku justru bangga dengan semua yang sudah kamu lewati, sayang. Kamu adalah wanita yang kuat dan bisa bertahan sampai sejauh ini dengan kedua kakimu sendiri. Jangan merasa kecil karena kamu memiliki banyak bekas kenangan di tubuhmu. Aku akan selalu Adan dan mencintaimu," jawab Xavier.
"Tapi aku belum bisa melakukannya. Aku belum percaya sepenuhnya padamu," jawab Aruna tegas.
"Aku tahu, dan aku akan selalu menunggu sampai kamu siap dan percaya sepenuhnya padaku. Aku mencintaimu dan aku akan menunggu sampai saatnya tiba nanti kita saling mencintai," jawab Xavier.
"Semoga saja dalam perjalanannya kamu tak lelah dan tak berpaling. Tapi jika dalam perjalanan ini kamu menemukan wanita lain yang kamu cintai selain aku, katakan saja. Aku akan melepaskan kamu tanpa drama. Agar kamu bisa hidup bahagia," jawab Aruna tak main-main.
"Setiap perjalanan hidup dan berumah tangga akan ada masa dimana kita akan di uji dengan berbagai hal. Dan salah satunya adalah orang ketiga yang akan menganggu hubungan kita. Aku sering melihat banyak pelakor yang menganggu ruang tangga mami papi. Dan semuanya di damprat oleh Mami. Sehingga mereka tak ad lagi yang berani mendekati Papi," jawab Xavier.
"Lain hal kalau pria memberi kesempatan kepada wanita lain untuk mendekat. Artinya dia sudah tak menganggap istrinya berharga," jawab Aruna sambil berjalan ke dekat ranjang dan membersihkan kelopak bungan mawar yang bertebaran di sana.
"Kita lihat saja nanti, sayang. Yang pasti aku hanya ingin kamu tetap berada di sampingku, menjadi istriku satu-satunya. yang pertama dan terakhir, tak ada yang lain selain kamu," jawab Xavier membantu Aruna membersihkan kelopak mawar.
"Astaga, sayang sekali akhirnya kelopak bunga ini sia-sia berada di atas ranjang ini. Lagian Mami mikir rencana ketinggian!" celoteh Xavier yang tak marah dengan penolakan tegas dari istrinya.
Dia tahu betul dengan sifat Aruna. Semua yang di lewati istrinya tak mudah. Wajar jika dia masih belum percaya kepada dirinya. Artinya dia harus berusaha lebih keras lagi untuk membuat Runa percaya padanya. Menggantungkan dan mengandalkan dirinya suatu hari nanti. Bersama-sama membina rumah tangga dan keluarga kecilnya. Hal yang sangat di idamkan oleh Xavier bersama dengan Aruna.
rexa kau jd kekesed na Renata ternyata
awas az s danar berulah n mulai culas n tamak harta
ini mah harus baca ulang dari awal
thanks teh 💪