NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Zaman Dinasti Hanbei

Transmigrasi Ke Zaman Dinasti Hanbei

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi Wanita / Reinkarnasi
Popularitas:16.3k
Nilai: 5
Nama Author: Twis G

Hujan turun tanpa jeda malam itu, di kamar kos sempit berbau lembab, Dian terbaring sendirian, tidak ada keluarga yang menemani Dia hidup sebatang karang, hanya terdengar suara tetesan air dari atap bocor, nafasnya semakin berat. Perutnya kosong sejak kemarin Dian belum makan apapun, Dian sudah terbiasa menahan lapar, sejak kecil Dia hidup tanpa orang tua bekerja serabutan berpindah-pindah tempat tinggal. Menahan hinaan, rasa dingin sendirian, seakan dunia tidak pernah memberinya pilihan.

Namun malam ini terasa berbeda, tubuhnya terlalu lemah untuk bangkit, pandangannya mulai kabur, Dia menatap langit-langit atap yang bocor dan tersenyum tipis, "Apa memang hidupku cuma sampai disini..?"

Malam itu hujan turun semakin deras, angin menyusup dari celah jendela membawa hawa dingin yang menusuk tulang.

Nantikan kelanjutan cerita yaa🌹🌹

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Twis G, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 5

Keesokan paginya, sebelum matahari benar-benar terbit, Yin Yin sudah bangun. Langit masih kelabu pucat, dan embun beku tipis menyelimuti tanah. Dia melilitkan kain tebal ke lehernya, lalu menoleh pada Yin Chen yang juga sudah duduk sambil mengusap mata.

"Ayo," bisiknya pelan. "Kita liat bibit gandum musim dingin."

Yin Chen langsung terjaga sepenuhnya, mereka berdua mengenakan sepatu kain yang sudah menipis, lalu keluar lewat pintu belakang agar tidak membangunkan ibu mereka.

Udara di tepi sungai jauh lebih dingin, sungai kecil di sisi Desa Shanyin belum sepenuhnya mencair, di beberapa bagian, es masih membeku tipis memantulkan cahaya pagi.

Di sana, sebidang tanah sempit dekat aliran air tertutup jerami yang mereka tanam bibit beberapa minggu lalu, bibit gandum musim dingin sudah mulai tunas, gandum dingin yang ditanam diam-diam sebelum salju pertama turun.

Yin Yin berlutut dan perlahan menyingkirkan jerami, tanahnya masih lembab beberapa helai hijau pucat, tipis dan rapuh, mencuat dari tanah.

Yin Chen yang melihat itu, tersenyum senang. "Kak... sudah bertunas ya?"

Yin Yin mengangguk, jantungnya berdebar pelan, "Iya, syukurlah sudah bertunas"

DING!

Panel sistem muncul di sudut penglihatannya

[Deteksi tanaman, gandum musim dingin]

[Tingkat kelangsungan hidup, 70%]

[Akar berkembang baik]

[saran sistem sebaiknya tambahkan lapisan jerami tipis saat malam hari]

Yin Yin tersenyum lebar, sudah tujuh puluh persen itu jauh lebih tinggi dari yang Dia perkirakan.

"Kalau kita rawat baik-baik, saat musim semi datang, mereka akan tumbuh lebih cepat dari ladang lain."

Yin Chen ikut berlutut dan membantu menutup kembali sebagian bibit dengan hati-hati, "Kalau ini berhasil, kita tidak perlu menyerahkan cadangan gandum di rumah, kan?"

"Tidak," jawab Yin Yin tegas, "Kita akan simpan ini untuk bayar pajak nanti."

Dia berdiri dan memandang aliran sungai, air yang mengalir akan menjaga tanah tetap lembab lebih lama dibanding ladang utama desa, itulah alasan Dia memilih tempat ini tanahnya sedikit lebih hangat dan terlindung dari angin utara oleh tebing kecil.

Tiba-tiba sistem berbunyi lagi.

DING!

[Sub misi terdeteksi]

[Tingkatkan kualitas gandum musim dingin]

Syarat:

*Tambahkan abu kayu (1 kali)

*Siram dengan air sungai pada siang hari (3 hari berturut)

Hadiah:

*+10% hasil panen

*1 Poin pengalaman sistem

Yin Yin hampir tertawa senang, "Sistem ini benar-benar tidak bisa diam," bisiknya dalam hati.

"Ada apa kak?" tanya Yin Chen penasaran.

"Tidak apa-apa, untuk bibit gandum ini, kita perlu menambah abu kayu."

Yin Chen mengangguk semangat, "Aku bisa minta pada Paman Luo, kemarin aku liat dia memotong banyak kayu."

Yin Yin menoleh padanya dengan bangga, "Bagus, berarti abu kayu sudah siap."

Saat mereka hendak kembali, langkah Yin Yin terhenti, ada jejak kaki di tanah yang setengah mencair, terlihat bekas sepatu orang dewasa, tapi itu bukan jejak sepatu mereka. Jejak itu berhenti tidak jauh dari hamparan jerami.

Yin Chen langsung merapat ke kakaknya, "Kak.. Ini bukan jejak kaki kita"

"Iyaa, perasaan kita baru datang hari ini untuk liat bibit gandum". Ucap Yin Yin berjongkok dan menyentuh tanah, bekasnya masih cukup baru, mungkin ini jejak semalam atau sebelum mereka datang kesini.

Panel sistem bergetar pelan.

DING!

[Peringatan, area tanaman terdeteksi oleh pihak lain]

[Saran sistem, tingkatkan pelindungan pada tanaman gandum]

Melihat panel sistem itu, jantung Yin Yin berdegup lebih kencang, seseorang telah datang atau setidaknya seseorang lewat untuk melihat tanaman gandum ini.

Dia berdiri perlahan, menatap ke arah hutan kecil di seberang sungai, angin pagi bertiup pelan, membuat ranting-ranting bergoyang.

"Kita harus buat pagar kecil," katanya akhirnya. "Dan perangkap sederhana."

Yin Chen terkejut, "Perangkap? Untuk siapa?"

"Untuk siapa pun yang mencoba menginjak atau mencuri tanaman gandum kita."

Suara Yin Yin tidak lagi terdengar seperti gadis berusia sepuluh tahun, ada ketegasan di dalamnya.

Jika mereka gagal menjaga bibit ini, bukan hanya pajak yang gagal dibayar, misi sistem juga gagal dan mungkin kesempatan mereka untuk mengubah nasib keluarga akan hilang.

Yin Yin menggenggam tangan Yin Chen, "Ini rahasia kita berdua, ayah dan ibu jangan tau dulu".

Yin Chen mengangguk serius.

Saat mereka berjalan pulang, matahari mulai muncul di balik perbukitan, cahayanya memantul di permukaan sungai yang setengah beku. Di belakang mereka, tunas-tunas hijau kecil berdiri rapuh namun teguh melawan sisa musim dingin. Di balik pepohonan tanpa Yin Yin dan Yin Chen sadari, ada sepasang mata memperhatikan hamparan jerami itu dengan tatapan penuh keserakahan.

Bersambung....

1
Ai
semangat yin yin
@Mita🥰
lanjut seru banget 😍😍
Ai
crazy Up donk thor
@Mita🥰
bagus ceritanya thor 🥰🥰
Ai
aku suka cerita spt ini ada kehangatan dlm keluarga wlaupun tdk hidup bergelimang harta tp ttp bahagia😍
Twis G
siap, sebentar 2 bab yaa
Dewiendahsetiowati
panen besar
Dewiendahsetiowati
hadir thor,ini MC nya gak ada jari emas kah
DISTYA ANGGRA MELANI
🆙 Doble dnk kak
Ani Ashari
bagus bngt,fiks lanjut Thor jangan berhenti di tengah jalan
yani nys nys
njut thoor.. kereeen...👏👏💪💪
Twis G: siap ditunggu ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!