NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang Dengan Kakak Ipar

Cinta Terlarang Dengan Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Konflik etika / Cinta Terlarang / Saling selingkuh / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 5
Nama Author: Red_Purple

Liora tak pernah menyangka jika pertemuannya dengan Marvin akan membawanya pada sesuatu yang menggila. Marvin, pria itu begitu menginginkannya meskipun tahu jika Liora adalah adik iparnya.

‎Tidak adanya cinta dari suaminya membuat Liora bisa dengan mudah menerima perlakuan hangat dari kakak iparnya. Bukan hanya cinta yang Marvin berikan, tapi juga kepuasan diatas ranjang.

"Adikku tidak mencintaimu, jadi biar aku saja yang mencintaimu, Liora." ~ Marvin Leonardo.


📍Membaca novel ini mampu meningkatkan imun dan menggoyahkan iman 😁 bukan area bocil, bijak-bijaklah dalam membaca 🫣


Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Red_Purple, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 ~ CTDKI

"Audrey...!"

Suara keras seseorang memanggil, membuat langkah Liora dan Audrey terhenti ditengah-tengah pusat perbelanjaan. Sengaja Tuan Arthur meminta putrinya untuk mengajak Liora keluar jalan-jalan supaya suasana hati menantunya itu sedikit terhibur.

"Loh, kak Casandra." lirih Audrey saat melihat siapa yang datang menghampiri mereka.

"Kamu kenal?" Tanya Liora bingung, menatap wanita yang baru saja menurunkan kacamata hitam dari wajahnya.

"E-- Dia..." Audrey nampak bingung untuk menjawab, tidak mungkin dia jujur jika Casandra ini adalah mantan kekasih kakaknya, Haikal.

"Casandra." Casandra mengulurkan tangannya cepat yang segera disambut dengan ragu-ragu oleh Liora.

"Liora." keduanya saling menurunkan tangan. "Kamu temannya Audrey?" tanyanya kemudian pada wanita berpenampilan seksi didepannya.

"Ah, bisa iya bisa juga bukan." jawab Casandra dengan sudut bibir terangkat sebelah.

"Maksudnya?" Liora bertanya dengan kening berkerut, bingung.

"Ah, sudah, Kak." Audrey lebih dulu memotong sebelum Casandra menjawab dengan jujur. "Ayo kita lanjutin aja belanjanya. Kak Casandra, kami duluan ya," pamitnya.

"Tunggu calon adik ipar."

Suara Casandra yang memanggil dengan sebutan calon adik ipar membuat Liora yang baru saja membalikkan badan membeku. Siapa wanita ini sebenarnya? Apakah kenalannya Haikal, atau mungkin kenalannya Marvin.

"Aku belum memperkenalkan diri lebih jauh, jadi jangan buru-buru pergi, Liora." terang Casandra, bersorak puas dalam hati saat melihat Liora kembali membalikkan badan dengan wajah bingungnya.

Casandra melangkah maju, menjulurkan kepalanya dan berbisik ditelinga Liora. "Aku Casandra, kekasih sekaligus teman ranjang suamimu. Haikal Leonardo."

Satu tangan Liora yang sedang memegang tali tas tergenggam kuat, bukan karena terkejut atas apa yang dikatakan oleh Casandra, melainkan wanita itu sudah berani terang-terangan mengakui hubungannya dengan suaminya didepannya.

"Kak, kami buru-buru, kami duluan ya!"

Audrey yang melihat perubahan wajah kakak iparnya setelah Casandra membisikan sesuatu pun segera menarik tangan Liora dan membawanya pergi dari sana. Menimbulkan senyuman puas diwajah Casandra saat melihat kepergian keduanya. Akhir-akhir ini Haikal sangat sulit untuk dihubungi dan terkesan sedang menjauhinya, itulah sebabnya dia dengan sengaja menunjukkan dirinya dihadapan Liora.

❄️

❄️

❄️

Setelah mendapatkan telepon dari Audrey, Haikal langsung mengunjungi apartemen Casandra untuk membuat perhitungan sekaligus mengakhiri hubungannya dengan wanita itu. Perubahan sikap Liora yang diceritakan adiknya membuat Haikal yakin jika Casandra sudah mengatakan sesuatu pada istrinya.

"Sayang." Casandra langsung memeluk tubuh Haikal begitu melihat pria itu datang. "Kamu kemana saja, aku merindukanmu."

Kedua tangannya menyentuh pundak Casandra, mendorongnya kuat hingga pelukan wanita itu terlepas. "Apa yang kamu katakan pada Liora? Bukankah sudah kukatakan untuk tidak menemuinya!" bentaknya.

Casandra menatap jengah, melipatkan kedua tangannya diatas perut. "Salahmu sendiri terus mengabaikanku. Sudah saatnya juga wanita itu tahu tentang hubungan kita, aku lelah terus menjalani hubungan sembunyi-sembunyi seperti ini."

"Harusnya aku yang ada diposisi wanita itu, menjadi istrimu dan menjadi Nyonya muda keluarga Leonardo. Semua ini gara-gara ayahmu yang menentang hubungan kita!" Casandra menurunkan tangannya, mengepalkannya dengan kuat saat mengingat apa yang sudah Tuan Arthur lakukan padanya.

Beberapa kali dia pernah berkunjung ke kediaman keluarga Leonardo, namun sambutan Tuan Arthur tak pernah hangat padanya. Dan dipesta malam itu, Tuan Arthur bahkan mempermalukannya didepan semua orang dengan menunjukkan foto-foto dirinya yang ada di klub malam, bahkan pria tua itu mengatakan jika wanita seperti dirinya tidak pantas menjadi menantu keluarga Leonardo.

"Cukup Casandra, kedatanganku kemari hanya ingin mengatakan sesuatu. Jika aku ingin mengakhiri hubungan kita." ucap Haikal dengan suara pelan namun tegas.

Casandra tercengang dan menggeleng cepat, "Tidak! Setelah aku berkorban begitu banyak, sekarang kamu ingin mengakhiri hubungan kita, hah?! Aku tidak mau!" bentaknya dengan mata berkaca-kaca.

"Aku sudah menikah." ucap Haikal. "Dan sekarang rumah tanggaku sedang diambang kehancuran. Aku tidak mau bercerai dari Liora, karena aku sadar jika aku sudah mulai mencintai---"

Plakkkk...

Casandra menatap tajam dengan napas yang memburu hebat, matanya memerah menahan amarah.

"Cinta kamu bilang?" ulangnya pelan kemudian berdecak sinis.

"Dulu denganku pun kamu selalu bilang cinta. Sekarang, setelah aku mengorbankan segalanya kamu bilang ingin mengakhiri? Tidak, Haikal." kepalanya menggeleng pelan. "Sampai kapanpun aku tidak mau hubungan kita berakhir!"

"Terserah," Haikal nampak acuh. "Mau tidak mau aku akan tetap mengakhiri hubungan kita. Jadi jangan pernah menghubungi atau menemui aku lagi, paham?!"

Haikal membalikkan badannya dan membuka pintu apartemen itu kembali, melangkahkan kakinya pergi tanpa menunggu jawaban dari Casandra. Tangisan dan teriakan Casandra yang memanggil namanya bahkan dia abaikan, kali ini dia benar-benar ingin menyudahi hubungannya dengan Casandra demi Liora.

❄️

❄️

❄️

Mobil yang membawa Haikal dan Liora datang dan memasuki halaman rumah mewah Nyonya Eliza. Seorang supir pribadi yang mengantar turun lebih dulu dan membantu membukakan pintu mobil untuk keduanya.

Dengan memakai kemeja berwarna biru muda yang digulung bagian tangannya sampai kesiku, Marvin sudah berdiri di teras rumah bersama sang ibu untuk menyambut kedatangan mereka. Tatapannya langsung bertemu dengan mata Liora begitu wanita itu turun dari mobil. Haikal yang menyadari interaksi keduanya pun langsung menggenggam tangan Liora dan membawa langkahnya mendekat.

"Selamat datang, Haikal, Liora... Ibu senang kalian akhirnya mau datang memenuhi undangan makan malam yang sudah Ibu siapkan." sambut Nyonya Eliza dengan senyuman ramah.

"Ini pertama kalinya saya bertemu dengan Ibu, jadi tidak mungkin kami mengabaikan undangan makan malam bersama dengan Ibu." jawab Liora seramah mungkin.

Nyonya Eliza tersenyum, dia sebenarnya cukup kagum dengan sikap Liora. Caranya bersikap dan bertutur kata, tidak menunjukkan jika wanita itu dibesarkan di panti asuhan. Liora memiliki aura yang memikat dan sikap tegasnya menunjukkan seperti wanita berkelas.

"Jangan terlalu formal padaku Liora. Kamu adalah menantu keluarga Leonardo, jadi anggaplah Ibu ini seperti ibu kamu sendiri." ucap Nyonya Eliza.

"Ayo kita masuk, diluar sangat dingin," ajaknya kemudian.

Marvin dan Haikal saling melayangkan tatapan tajam tanpa saling menyapa, menciptakan ketegangan diantara keduanya. Sebuah mobil lain datang, membuat langkah mereka terhenti tepat di depan pintu dan memutar tubuhnya kembali untuk melihat siapa yang datang.

Seorang supir turun dan membukakan pintu belakang mobil. Sepasang kaki kecil turun dari dalam mobil tersebut dengan senyuman yang mengembang di wajahnya saat melihat keberadaan Marvin disana, kedua matanya berbinar bahagia.

"Papa...!"

❄️

❄️

❄️

Bersambung....

1
Marina Tarigan
Elisa biadap yg membakar pasti dpt kzrma karena mereka tfk punya siapa2
Marina Tarigan
loira hamil muda .asa tak ada istrihat jln 2 apa tdk takut keguguran ya
Marina Tarigan
hambar sekarang pernikahanmu ya itu upah yg serakah
Marina Tarigan
jijik mau muntah kayak anjing
Marina Tarigan
jgn kauhina liora butet kamu utu perlu berobat ke RS jiwa Marvin itu suami liora kamu tdk apanya pun tdk tahu malu ceburkan dirimu ke laut sana supaya. adem Liora tdk mudah kamu tindad
Marina Tarigan
swmua mati kutu tak bucara Marbin bicara tdgas tdk mempan reaksi siapapun casandra kesepiam ya Haikal sdh jijik pdmu wanita gatal
Marina Tarigan
apalagi
Marina Tarigan
kata si Lisa Sabrina orang orang baik dan berpendidikan tapinyatanya. jalang seperti. monyet gatal ya ambil cokan cabe setan godokkan ke lobang gatalmu itu keparat
Marina Tarigan
lagi ada jebakan Marvin hati2 maunya kamu antar Kiara sm Liora saja
Marina Tarigan
hebat deh marn ada juga ulat ingin dekat kalau Haikal candra tdk bisa tinggal diam Marvin tdk mau mundur yg sakit kepala. Maria. Elisa dan tuan Arthur
Marina Tarigan
liora kamu sdh terlampau jauh disakiti mereka menurut kita bercerai dgn haikal dan pergi jauh tinggalkan semuanya sm Haikalpun kamu akan tersiksa karena Casandra txk tinggal diam pergi tinggalkan semua diam2
Marina Tarigan
anakmu itu yg tdk sanggup berpisah dgn liora ibu jgn terla.pau percaya kamu sangat keterlaluan menghina Liora Marvin dan Haikal tdk usah sm anakmu itu dua2nya walaupun dia janda akan ada jodohnya yg terbaik yg ditentukan takdirnya
Marina Tarigan
perang Iran Irak perang saudara yg menegangkan baru tahu rasa ayah Arthur sakit kepala deh semoga lumpuh nya terus sembuh karena kagetnya
Marina Tarigan
apa salah bodat kamu tinggalkan istrimu di hotel sepi balik menjumpai pacarmu sehari sampai larut sendirian jgn egois dong kamu pikir lioa anak yatim piatu bisa kamu buat seenak jidatmu sdh 6 bln lebih kalian menikah kamu abaikan terus malahan kamu tampar keras dia bertanya kemana kamu jgn egois dong tanpa kamu bisa liora hidup di panti tahu
Marina Tarigan
rmh tgga amburadul bawa liora ke Australia Marvin
Marina Tarigan
sdh dibawa kabur bos mknya jgn amburadul selama pernokahanmu tak pernah kamu seperti suami sungguhan tak perduli sm liora kamu sdh ditikung Marvin yg mencintai Lora
Marina Tarigan
bahaya akan menantang rmh tggamu nanti
Marina Tarigan
kalau betul haikal sdh diluar jalur baiklah Marvin dekati Liora tapi tolong jgn buat liora jd p elapiasan dan melecehkan kan kasihan ia yatim piatu
Marina Tarigan
beraryi Marven sdh tahu kelakuan Haikal dan ibunya memperlakuan liora sepeperti babu dirmh
Marina Tarigan
sebaiknya tinggalkan rmh itu Liora pulang ke panti saja di rmh itu bahaya pake otakmu jgn bodoh iparmu sdh kewat batas bila terjadi apa2 pasti kamu yg disalahkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!