Reneesha Yeshe kirina al basten, adalah gadis cantik bermata hitam dan memiliki sifat dingin sedikit kejam, namun setelah kembali dari kematian, ia memutuskan kalau di kehidupan kedua ini, dirinya akan melakukan yang lebih extrem dari sebelumnya.
mon maap kalo cringe,
tapi minimal baca 12 bab.
di awal awal emang boring, tapi tolong tetap baca sampai bab terbaru ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nayla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 5
"plak"
Raut wajah terkejut terpampang jelas di wajah vanesha.
ia baru saja ditampar oleh Renee.
di tampar oleh Renee?
"kenapa nampar aku? ucap nya polos sambil memegangi pipinya yang memerah.
Renee hanya menatap datar vanesha.
alasannya menampar anak itu..
~beberapa menit yang lalu~
" Rey kamu turun dulu aja, kakak mau ambil powerbank kakak ketinggalan" ucap Renee tepat di pertengahan tangga, menyuruh Rey untuk turun ke ruang makan terlebih dulu.
"aku bawa 2 kok kak" balas Rey sambil menggoyang kan tas nya.
"kok banyak?
" aku bawa 4 ponsel"
Renee hanya bisa geleng geleng kepala dengan kelakuan adiknya ini.
"Udah turun dulu aja sana"
"ok" Rey mengangguk, pemuda itu lalu turun lebih dulu untuk sarapan.
se perginya Rey, Renee kembali naik ke atas,
namun bukanya kembali ke kamar nya, ia malah berjalan menuju kamar vanesha yang berada tepat di sebelah kamar Rey.
setelah sampai tepat di depan pintu kamar vanesha, ia mencondongkan tubuh guna mendengarkan apa yang ada di dalam sana.
"nanti aja aku baru masuk ke sini semalam"
"kalo gak sekarang gak bisa!
terdengar vanesha sedang berbincang dengan seseorang di telepon, Renee mendengarkan dengan seksama untuk mengetahui apa rencana pertama vanesha.
" tapi, ngeracunin sheila sekarang terlalu beresiko!
"aku belum genap satu hari datang, ngasih racun ke makanan itu gak mungkin!
Renee membelalakkan mata terkejut, vanesha bahkan datang sebelum tanggal ulang tahunnya dan sekarang mau ngeracunin mommy nya?, kejadian itu seharusnya baru terjadi 2 tahun lagi..
"tok tok tok"
vanesha terkejut, tiba tiba saja ada yang mengetuk pintu kamarnya saat ia sedang menelepon.
ia langsung buru buru mematikan ponsel nya dan menyembunyikan nya di bawah bantal, ia lalu segera berlari menuju pintu.
"ceklek"
"kenapa kak? tanya nya saat mendapati kalau Renee lah yang mengetuk pintu kamarnya.
" flashback off"
"gue pringatin lo buat jangan macem macem.
ucap Renee dingin sambil menunjuk ke arah vanesha.
" maksudnya? tanya vanesha berpura-pura tidak tahu sambil berkeringat dingin.
Renee tak menggubris, ia lalu pergi meninggalkan vanesha yang masih diam mematung.
" cih"
"berlagu banget lo, tunggu aja tanggal main nya bocah". Vanesha menatap kepergian Renee dengan ekspresi datar dengan memar di pipi nya yang mulai memudar.
....
" kok lama kak? tanya Rey saat melihat Renee berjalan menghampiri nya.
"kakak lupa di mana powerbank kakak. ucap Renee beralasan sambil mengaruk kepala nya.
mereka berdua lalu berangkat sekolah dengan menggunakan mobil masing-masing.
~ di sekolah ~
" selamat pagi anak anak" ucap pak guru.
"pagi"
"Hari ini kita kedatangan murid baru lagi"
ucapan pak guru berhasil membuat seisi kelas menjadi ricuh.
"murid baru lagi?
" perasaan dari kemaren kemaren murid baru mulu yang muncul"
"duta murid baru ini sekolah"
"intinya murid baru, mama udah lah"
"hahaha"
"murid nya cewek cowok pak? tanya seorang siswa.
" cewek"
seketika suasana kelas berubah menjadi panas.
"ayo masuk nak".
murid baru itu pun kemudian memasuki kelas, dan berdiri tepat di samping pak guru.
rambut coklat alami nya yang terkena cahaya matahari terlihat seperti bersinar, hal itu membuat visualnya terlihat seperti seorang peri cantik dengan sayap malaikat,dengan seragam sekolah berwarna hitam pekat dan blazer putih, membuat perpaduan di antara keduanya sangat cocok dan membuat vanesha terlihat sangat cantik.
"hai semua nya"
"nama aku vanesha,, vanesha Pricilla al basten, ini hari pertama aku masuk sekolah,, semoga kita bisa berteman baik ya".
" al basten?
" denger gak,dia dari al basten loh
" masa sih dia dari basten?
" pasti adik nya Renee ya?
" Ren"
Floana yang mendengar bisikan para murid langsung membalikkan badan memanggil Renee.
"apa?
" katanya anak baru itu basten, dia adik lo ya?
"anak baru?
" dia cuma pengemis yang numpang ama keluarga gua.
"anjayy
" gua juga mau dong jadi pengemis keluarga lo, biar bisa nikah ama casava" ucap floana menaik turunkan dagu nya.
"lo se ngebet itu ya ama casava?
"lo gak tau aja, visual casava itu kayak dewa lo tau gak, dewa" balas floana menekankan kata dewa di ucapan nya.
Renee memutar bola mata malas, kakaknya memang tampan,, tapi visual nya kalah sama yang namanya dewa.
"pulang sekolah ini lo ikut gua ke rumah,nanti Malam casava pulang. ucap Renee mengajak floana untuk menginap.
" beneran?
"beneran Ren?
" beneran?
'iya.
"mimpi apa gua semalam, biasanya lo gak mau ngajak gue ke rumah lo. ucap floana kegirangan lalu memeluk Renee.
Renee hanya memasang ekspresi datar,memangnya teman nya ini pernah meminta pada nya untuk di ajak kerumah nya?.