NovelToon NovelToon
Jodoh Dadakan

Jodoh Dadakan

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Terpaksa Menikahi Suami Cacat / CEO / Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Yuliati

Jodoh dadakan .....


Andira harus menerima jodoh yang diberikan oleh kedua orang tua angkat nya dengan terpaksa karena alasan kedua orang tua nya yang meminta balasan untuk kehidupan yang baik yang selama ini diberikan oleh kedua orang tua angkat nya, sehingga dengan terpaksa andira menerima nya.


Mereka menjalani pernikahan dengan status saja tanpa ada cinta karena si pria juga menikahi andira dengan terpaksa ,sampai suatu hari pria yang merupakan cinta pertama andira datang . Begitu juga dengan pria itu, kekasih nya yang lama pergi kembali lagi .


Akan kah pernikahan mereka berjalan dengan lancar atau berakhir dengan perceraian? yuk disimak .....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari pertama

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁

Andira menatap pagar tinggi didepan nya, dia tak menyangka kalau dia akan tinggal di rumah yang begitu besar seperti ini . Rumah keluarga Prasetyo yang seperti istana menurut nya, dia memperhatikan halaman luas dan ada kolam renang juga disana.

"Bagaimana sayang ? Kamu suka ?" tanya nyonya Prasetyo dengan merangkul bahu Andira ,Andira pun menangguk dengan antusias

"Kita ke kamar kamu ya ,kamu pasti capek " ucap nyonya Prasetyo lagi ,dia masih merangkul bahu Andira dan berjalan menuju kamar yang memang sudah dia siapkan lebih dulu

Andira menatap tak percaya dengan apa yang ada didepan nya ,kamar yang berwarna pink dan luas. Ada kamar mandi didalam nya, tempat tidur nya juga besar. Ada rak buku, meja belajar dan televisi yang besar . Ada juga komputer di atas meja belajar nya, Andira benar benar merasa senang .

"Kamu suka warna nya ? Kalau ngak suka, besok kita cari wallpaper kesukaan kamu. Jangan menahan semua nya sendiri Dira, sekarang kamu anak mama dan papa . Katakan apa yang kamu ingin kan, mama dan papa pasti akan kasih kalau kami sanggup " ucap nyonya Prasetyo dan Andira pun mengangguk saja

"Kamu bisa istirahat, kamar nenek ada di sebelah kamar kamu ini . Di sebelah juga ada kamar mandi ,nanti nenek juga akan di temani oleh salah satu pelayan biar ada yang bantu nenek buat ke kamar mandi kalau malam " jelas nyonya Prasetyo dan Andira kembali mengangguk sambil tersenyum

Setelah menjelaskan semua nya ,nyonya Prasetyo pun kembali ke kamar nya yang tak jauh dari kamar Andira tapi dia mengantarkan nenek nya Andira lebih dulu sebelum ke kamar nya . Di lorong itu ada lima ruangan, tiga kamar dan dua untuk ruangan baca dan ruangan santai .

Andira memperhatikan sekeliling nya, dia tersenyum lebar saat mengetahui kalau semua nya nyata dan benar terjadi dalam hidup nya. Dia akan menjadikan semua nya tetap menjadi milik nya selama nya, dia akan menjadi anak yang baik seperti yang di katakan oleh nenek nya.

Ucapan nenek nya sudah di tanam kan nya di dalam kepala dan hati nya, dia hanya perlu bersikap baik dan menuruti semua apa yang dikatakan kedua orang tua angkat nya agar tetap menjadi anak yang di harapkan mereka .

Andira tidur dengan nyenyak karena tempat nya yang empuk dan nyaman ,udara nya juga dingin karena ac yang terpasang di kamar nya begitu sejuk dan membuat nya cepat terlelap hingga pagi tiba .

Andira membuka mata nya pukul lima pagi ,karena sudah terbiasa bangun pagi sehingga pada jam segini dirinya sudah bangun dengan sendiri nya. Tubuh nya sudah seperti alarm yang bangun tepat waktu seperti biasa nya ,dia menatap sekeliling nya lagi dan tersenyum.

"Ternyata semua nya nyata ,aku pikir mimpi " gumam Andira dan dia pun bangkit dari tempat tidur nya kemudian membereskan nya sendiri lalu menuju kamar mandi untuk mandi.

Kedua mata Andira membulat sempurna saat melihat keadaan kamar mandi nya yang begitu besar, dia benar benar tak percaya. Kamar mandi nya sudah sebesar kamar di kontrakan mama nya Tiwi, dia mencoba beberapa tombol yang ada di sana . Ada air hangat dan ada air dingin, tinggal menyesuaikan nya saja.

Ada juga bak besar ,Andira membuka pakaian nya dan mengisi bak besar itu dengan air hangat kemudian dia menyiram dengan botol sabun yang ada diatas rak dekat sana . Mencium beberapa aroma sabun, Andira bisa membaca kalau botol itu memang sabun cair buat rendaman.

Setelah nya Andira pun berendam beberapa menit ,kemudian dia membersihkan tubuh nya di bawah shower menggunakan air hangat. Tubuh nya terasa segar dan wangi ,Andira mengeringkan tubuh nya dan mengambil pakaian yang ada di dalam tas nya .

Pakaian sederhana yang menurut nya paling bagus,kemudian dia keluar dengan perlahan . Berjalan menuju dapur, dia sudah tau dimana dapur dan disana sudah ada beberapa pelayan yang sibuk dengan pekerjaan mereka masing masing hingga salah satu dari mereka mengetahui kedatangan Andira disana .

"Eh....nona Andira,anda butuh sesuatu ? Biar saya ambilkan, silahkan nona tunggu di meja makan saja " ucap salah satu pelayan dan Andira tersenyum sambil berjalan mendekati mereka

"Ada yang bisa saya bantu bik? Saya bisa kok bantu bantu sedikit ,saya juga bisa belajar " jawab Andira ,dia memang berniat membantu di dapur untuk membuat sarapan.

Selama setahun ini, Andira yang sering membuatkan sarapan untuk nenek nya karena jika pagi hari tubuh nenek nya sering kaku dan tegang sehingga tak bisa bergerak dengan leluasa . Andira lah yang membuat sarapan ala kadar nya, kini dia juga akan membantu disini .

"Maaf nona ,mulai sekarang nona serahkan semua nya sama kami . Anda tinggal mengatakan ingin apa dan di buatkan apa ? kami akan melayani anda dengan baik " jelas pelayan tersebut dan Andira baru akan menjawab nya tapi tiba tiba nyonya Prasetyo sudah berdiri dibelakang nya dengan senyuman yang lebar

"Andira .....disini Kamu anak nya mama dan papa, bukan pembantu. Kamu hanya perlu belajar dengan baik ,untuk urusan rumah dan makanan . Kamu tinggal minta pada mereka saja ,jangan mengotori tangan mu dengan pekerjaan " ucap Nyonya Prasetyo dan Andira hanya mengangguk

Nyonya Prasetyo menggandeng tangan kecil andira menuju meja makan, kemudian mereka duduk disana sambil menunggu makanan di hidangkan. Andira merasa canggung, dia duduk di samping nyonya Prasetyo dengan tubuh yang tegang

"Setelah sarapan, kita akan memeriksa kan penyakit nenek kamu ke rumah sakit . Akan di periksa secara menyeluruh agar tau apa saja yang harus dilakukan untuk pengobatan nya ,kamu ikut ya " ucap nyonya Prasetyo dan Andira pun mengangguk

"Kemudian kita pergi ke mall ,mama mau membelikan kamu dan nenek mu pakaian yang cantik. Mama ingin kamu memakai pakaian yang layak sayang, ini sudah lusuh dan jelek " ucap nyonya Prasetyo sambil menatap pakaian yang di kenakan oleh Andira

"Mama sudah pesan beberapa pakaian untuk kamu ,mungkin sebentar lagi akan sampai. Kamu ganti ya ,pakaian kamu yang lama nanti di buang atau di kasih sama orang lain saja yang membutuhkan. Kamu jangan marah ya " ucap nyonya Prasetyo ,dia ngak mau Andira kecil tersinggung dengan ucapan nya.

"Iya ma ,ngak apa apa kok " jawab Andira dengan wajah tersenyum, dia tau hal ini akan terjadi mengingat ucapan nenek nya dan dia harus menuruti apa yang diinginkan oleh kedua orang tua angkat nya .

Bersambung

Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘

1
Hanima
lanjuttt
Ilfa Yarni
km ga tau andira gatel itu ank Hadinata yg akan dijodohkan sama km
Hanima
lanjuttt Dira
Hanima
lanjuttt
Hanima
kerennn
Hanima
👍👍
Siti Sarifah
makin penasaran dengan lanjutannya
semangat author 💪💪💪
Hanima
oo mama mertua dan menantu 🤭
Hanima
lanjuttt
Ilfa Yarni
aku rasa andira dijodohkan dgn anknya hadinata
Hanima
lanjut Diraaaa
Ilfa Yarni
aku jg penasaran dgn siapa andira menikah nanti
Hanima
lanjut thorrr
Siti Sarifah
makin penasaran...ikut deg degan juga
semangat author 💪💪💪
Hanima
lanjut Thorrr
Hanima
semoga anak nya saja ya Thorrr 🤭
Hanima
oo tua ya Thorrr
Hanima
lanjutt kk
Hanima
lanjut Dira
Hanima
oo begituuhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!