NovelToon NovelToon
TRANSMIGRASI JADI IBU TIRI JAHAT

TRANSMIGRASI JADI IBU TIRI JAHAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Duda / Mengubah Takdir
Popularitas:10.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nurul Senggrong

Viona tidak menyangka jika dirinya akan ber transmigrasi menjadi seorang ibu tiri jahat pada tahun sembilan puluhan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Senggrong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PERUBAHAN

Vina segera membawa Bian yang baru saja sadar berlari ke rumah. Bian yang sebenarnya belum sadar sepenuhnya agak kaget melihatnya di gendong oleh Vina.

Perlahan ia mengingat saat dirinya tercebur kedalam sungai dan akhirnya tenggelam.

"Apa dia yang sudah menolongku?" tanyanya dalam hati. Tanpa sadar ia menatap Vina dengan intens dari gendongan VIna.

"Tunggu sebentar...sebentar lagi Kita sampai ke rumah," kata Vina saat menyadari tatapannya. Bian langsung menunduk tanpa menjawabnya. Namun Vina tak mempermasalahkannya.

Kakek Darma masih berada di belakang. Beliau berjalan bersama Kakek dan Nenek si kembar.

Ibu si kembar bernama Lily. Dia merupakan anak ke dua dari pasangan Pak Ujang dan Bu Nurma.

Anak pertamanya bernama Ali. Ia sudah menikah dan memiliki dua orang anak lelaki. Pasangan itu masih tinggal bersama Pak Ujang dan Bu Nurma.

Sedangkan untuk Lily , nyawanya sudah tidak tertolong sejak melahirkan kedua buah hatinya bersama Jaka.

Setibanya di rumah, Vina segera membuka pintu dan membawa Bian masuk ke dalam kamarnya. Ia meletakkan Bian diatas ranjang.

"Bajunya di lepas dulu ya," kata Vina dengan lembut.

"Kamu mau apa?" tanya Bian dengan panik. Bahkan tubuhnya mengkerut tanpa sadar. Sepertinya ia masih trauma dengannya.

"Tenanglah. Aku cuma mau melepas pakaianmu yang basah. Kalau tidak nanti Kamu bisa demam," kata Vina menjelaskan dengan hati-hati.

"Kenapa Kamu menolongku?" tanyanya dengan waspada.

"Tanyanya nanti saja. Sekarang yang penting ganti baju dulu," ujar Vina dengan lembut.

"Aku tidak memiliki baju ganti."

"kalau begitu pakai selimut saja dulu. Nanti diar Aku ambilkan dirumah."

"Aku mau pulang."

"Nanti saja."

"Aku mau_"

"Mau menurut apa tidak?!" tanya Vina dengan tegas. Bian pun kembali takut padanya. kemudian menganggukan kepalanya dengan patuh.

"Bagus. Ayo tante bantu."

"Aku bisa sendiri. Kamu keluar saja," tolak Bian.

"Aku tidak akan melihat."

"Tidak mau."

Melihat keteguhan hati Bian, Ia pun tidak memaksanya, ia membalikkan tubuh kebelakang agar Bian bisa melepas baju yang dipakainya.

Vina tak menyangka jika anak yang baru berumur empat tahun bisa bertingkah seperti ini. Sepertinya ia dipaksa dewasa oleh keadaan.

"Sudah selesai," kata Bian dengan lirih. Saat ia berbalik, Bian sudah berbaring diatas ranjang sambil bergulung dengan selimut. Vina tersenyum kecil melihatnya.

"Sekarang Tante akan ganti pakaian dulu. Kamu tunggu disini ya," kata Vina dengan lembut. Bian menganggukkan kepalanya.

Vina segera mengambil baju ganti dari dalam lemari dan keluar dari kamar. Tak lupa juga Ia membawa baju Bian yang basah untuk dibawah ke kamar mandi.

Bian melihat semua tindakanya dengan bingung.

"Apa dia memang sudah berubah?" gumamnya dalam hati. Sampai Vina keluar dari kamar, Bian masih asyik dalam lamunannya.

Setelah Vina berganti baju, Kakek beserta yang lainnya pun tiba. Kakek meminta sepasang suami istri itu untuk membawa Adin masuk ke dalam rumah.

"Masuklah...tidak usah sungkan," kata Kakek Darma dengan ramah.

"Terima kasih Paman," ucap Pak Ujang tak kalah ramah.

"Aku kebelakang dulu," kata Kakek Darma sambil berjalan terus.

Pak Ujang dan Bu Nurma duduk secara berdampingan dengan Adin yang ada di gendongan Bu Nurma.

"Kok Kita kerumah tante galak?" tanya Adin dengan lirih.

"Kita ganti baju disini dulu ya?" ucap Bu Nurma dengan lembut.

"Tidak mau! Nanti Tante galak marahin Adin lagi."

"Tidak akan. Bahkan tadi Tante galak yang bantuin Bang Bian," jawab Bu Nurma dengan lembut.

Bu Nurma memang terkenal dengan kebaikan dan kelembutan hatinya. Dan sifatnya ini menurun pada Ibu si kembar. Itulah yang membuat Jaka sangat Cinta padanya. Bahkan setelah hampir lima tahun kematiannya, Jaka masih belum bisa move on.

Pernikahan Jaka dengan Vina pun atas persetujannya. Ia tidak tega melihat kondisi Jaka dan kedua cucunya. Ia berharap Vina bisa menggantikan tugas Lily sebagai ibu yang baik. Namun ternyata semua tidak sesuai dengan ekspetasinya.

Ia memang kecewa dan marah pada Vina . Tapi melihat Vina berani bertaruh nyawa untuk menyelamatkan si kembar, Beliau masih memiliki sedikit harapan.

"Benarkah?" tanya Adin dengan tatapan tidak percaya.

"Benar. Sekarang Bang Bian masih ada di dalam bersama Tante Vina."

"Tante galak tidak akan memukul bang Bian Kan?" tanya Adin dengan gugup. Khawatir jika Vina memukul kakak kandungnya.

"Kenapa Tante harus memukul Abangmu," kata Vina yang baru saja datang. Tatapannya terlihat lembut saat berhadapan dengan Adin.

"Ayo ganti baju dulu bersama Tante," ajak Vina sambil mengulurkan tangannya. Ia baru saja mencari baju yang sesuai dengan tubuh Adin. ternyata di dalam lemarinya masih ada baju lamanya saat masih seusia Adin.

"Tidak mau!" tolak Adin tanpa pikir panjang.

"Kalau begitu ibu saja yang menggantikan bajunya," kata Vina dengan sopan pada Bu Nurma. Ia tidak ingin memaksa Adin untuk berganti baju dengannya. Pasti anak itu sama keras kepalanya dengan Abian.

"Baik."

"Mari Saya antar ke kamar," lanjut Vina sambil berdiri. Tadi Dia jongkok dihadapan Adin.

Vina membawa Bu Nurma kedalam kamarnya. Saat melihat Bian berbaring di atas ranjang. Adin langsung heboh memanggilnya.

"Abang! Tante galak tidak memukulmu kan?" tanya Adin dengan suara yang keras.

"Ha ?" Vina langsung terbengong mendengar teriakannya. Namun tidak berkata-kata. Terserah deh mereka mau bicara apa. Yang penting keduanya baik-baik saja . Semoga saja kejadian tadi tidak membuat mereka trauma terhadap sungai.

Vina memberikan baju yang sudah dipersiapakan untuk Adin pada Bu Nurma. Setelah itu ia meminta izin ke dapur untuk membuatkan teh hangat buat si kembar.

Saat tiba di dapur, Vina melihat Kakek Darma sudah menyalakan api dan mengisi panci dengan air. Vina meminta Kakek Darma untuk ke depan dan menemani Pak Ujang yang masih ada di ruang tamu. Untuk urusan dapur biar ia yang melakukannya.

Vina tidak hanya membuatkan teh hangat untuk si kembar, tetapi juga dua gelas kopi pahit buat Bu Nurma dan Pak Ujang. Kakek Darma yang memintanya sebelum kembali ke ruang tamu. Beliau juga meminta satu gelas untuk diminum sendiri.

Sambil menunggu air mendidih ia menyiapkan pisang ke atas piring sebagai cemilan. Kebetulan ada pisang barlin matang yang Kakek Darma ambil dari ladang pribadinya.

Setelah air mendidih , Ia langsung menuangkan pada gelas-gelas yang sudah ia persiapkan sebelumnya. Setelah semuanya beres langsung ia bawa ke depan. Dua gelas ia bawa kekamarnya terlebih dahulu . Setelah itu sisanya ia bawa semuanya ke ruang tamu.

"Silahkan," kata Vina dengan sopan.

"Terima kasih," sambut Pak Ujang dengan agak terkejut oleh sikap Vina.

Vina tidak berdiam di ruang tamu. Setelah mengembalikan nampan ke dapur, ia segera masuk ke dalam kamarnya kembali.

1
Wanita Aries
wahh ganti cover.

cie jaka ngambek gk di sapa😁
Ida Kurniasari
lanjut lah thorr
Wahyuningsih
upnya jgn lma2 lah thor
Wanita Aries
makin seru nih thor
Lili Inggrid
lanjut
Wanita Aries
makin bahagia vina dan jaka
Musdalifa Ifa
rajin up Thor, ceritanya seru dan menarik 👍 jadi tak cukup rasanya klo cuma up 1🤭🙏
Wulan Sari: betul itu say,...Thor ayo up selanjutnya semangat 💪👍 trimakasih salam
total 1 replies
Wanita Aries
asek cinta jaka bersemi buat vina
Nixc~
gercep😘🤧🤧
Wulan Sari
semoga bisa berkumpul jadi keluarga yang bahagia❤️
Wulan Sari
ceritanya bagus banget bisa buat contoh untuk kehidupan semoga nanti Keluarga ini akhirnya bisa bahagia dan akhir cerita ini happy end ya Thor semangat 💪 salam sukses selalu ya cip 👍 trimakasih 🙂❤️🙏
Sulati Cus
kan ada sambel bajak udah pasti keknya orang Malang🤔
Wanita Aries
lanjut thor
Sulati Cus
hbs tuh nongol tiwul sm gatot jd pgn pulkam😔
Sulati Cus
othor orang jatim ya kok tau jemblem
Nurul Senggrong: iya kak🥰🥰🥰
total 1 replies
Nixc~
lanjut thor~~~~~💃🏻💃🏻💃🏻💃🏻
semangat nulis bab nya😘😘❤️❤️❤️
Wanita Aries
aw aw jaka mulai ada hati nihh ma vina yg baru.
Wanita Aries
jangan pisah jaka
Dewiendahsetiowati
gimana reaksi Nadin kalau tau Bian dapat mainan yang dibuat oleh Vina,tambah cemberut aja anaknya 🤣
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
😅Terpesona yaaa.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!