NovelToon NovelToon
My Little Actress

My Little Actress

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan Kilat / CEO / Selingkuh / Cinta setelah menikah / Aliansi Pernikahan / Nikah Kontrak
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: Tiara Pratiwi

Kemungkinan ada narasi adegan nyerempet 21th+
Pembaca mohon lebih bijak dalam memilih bacaan yang sesuai usia! Cerita cuma fiksi jgn terlalu baper

Setelah mengetahui perselingkuhan tunangannya dengan saudara tirinya, Beatrice justru dipertemukan dengan Alexander, seorang CEO ganteng, kaya, dingin yang sangat menyayangi dan memanjakannya. Awalnya Alex hanya penasaran terhadap Beatrice, pasalnya penyakit alerginya terhadap wanita sama sekali tidak kambuh saat bersentuhan dengan Beatrice. Sahabat sekaligus dokter pribadinya, Harris menyuruhnya terus bersentuhan dengan Beatrice sebagai upaya terapi untuk kesembuhan alergi yang diderita Alex. Namun lama-lama sikap posesif dan cemburuan Alex terhadap Beatrice semakin menjadi, membuatnya sadar bahwa dia telah jatuh hati pada Beatrice. Alex ingin pernikahan kontrak mereka menjadi pernikahan sungguhan. Akankah hati Beatrice terbuka untuk Alex?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiara Pratiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5 Alergi Kumat

"Oh, kau," desis Alex, nadanya jelas menunjukkan kekecewaan.

Harris, yang juga terkejut melihat Alex membuka pintu secepat kilat masih hanya mengenakan sehelai handuk di pinggangnya, terdiam sejenak.

"Reaksi macam apa ini? Sepertinya kau kecewa melihatku," ujar Harris, mengangkat sebelah alisnya.

"Ha..." Alex tidak repot-repot menjawab. Ia hanya berbalik dan berjalan masuk lagi ke kamar, membiarkan pintu yang berat itu tetap terbuka lebar.

Harris mengernyit, merasa aneh dengan sikap Alex yang tak biasa. Ia pun ikut masuk, menutup pintu di belakangnya dengan sekali dorongan.

"Jadi... di mana wanita itu?" Harris langsung menanyakan inti kedatangannya, matanya menyapu kamar suite yang berantakan, mencari jejak wanita yang dimaksud.

Alex hanya diam, berjalan menuju meja samping tempat tidur dan mengambil botol air mineral.

"Jangan bilang… wanita itu kabur?" Harris bertanya lagi, kali ini dengan nada yang lebih tidak percaya.

Alex masih diam, meneguk airnya.

"Serius? Wanita itu kabur setelah tidur denganmu? Kenapa? Apa yang terjadi? Apa karena teknikmu… buruk…? Mengecewakan…? Atau..." Harris menggantungkan kata-katanya, berniat menggoda.

Tiba-tiba, botol air di tangan Alex diremas hingga penyok. Tatapan Alex yang dingin dan mematikan kini tertuju padanya. "Aku pasti akan menemukannya. Dia sudah menjadi milikku, dia tidak akan bisa kabur," ucap Alex penuh penekanan, ada nada posesif yang mengerikan dalam suaranya.

Harris tertawa kecil. Karena ia sudah terlanjur datang jauh-jauh sampai ke hotel, Harris memutuskan sekalian memeriksa kondisi tubuh Alex.

Harris mulai memeriksa kondisi kulit di sekujur tubuh Alex, terutama di area yang biasanya bereaksi terhadap alergi. Ia melihat tidak ada tanda-tanda ruam, bengkak, atau gejala lainnya. Namun, ia menemukan bekas cakaran di punggung dan dada Alex, selain itu juga bekas gigitan samar di bahunya.

Harris masih merasa sangat tidak percaya Alex bisa bersentuhan sedekat ini dengan seorang wanita. Ia harus membuktikannya.

Saat itu, seorang pelayan wanita setengah baya mengetuk pintu dan meminta izin untuk merapikan kamar.

"Tunggu!" Harris mendapat ide. "Alex, kita harus mengujinya."

Harris meminta Alex mencoba menyentuh pelayan itu sedikit, hanya sebagai uji coba.

Alex ragu sejenak, tetapi ia juga ingin tahu kebenaran dari keajaiban semalam. Ia menghampiri pelayan itu dengan sikap yang sopan dan meminta. "Maaf, Nyonya. Bisakah Anda menjabat tangan saya sebentar?"

Pelayan wanita itu, terintimidasi oleh suasana kamar suite yang mewah dan dua pria yang salah satunya hanya mengenakan handuk, mengangguk canggung dan mengulurkan tangannya.

Baru bersentuhan ujung jari saja, kulit tangan Alex langsung bereaksi. Dalam hitungan detik, tangan Alex mulai membengkak dan muncul ruam-ruam kemerahan yang cepat menyebar hingga ke lengan bawahnya. Rasa gatal dan panas langsung terasa menyiksa.

Pelayan itu terkesiap, ketakutan mengira dia melakukan kesalahan fatal pada tamu di kamar suite yang pastinya bukan orang sembarangan.

Harris segera bertindak. Ia mengeluarkan jarum suntik dari tas yang ia bawa dan menyuntikkan obat anti-alergi ke lengan Alex. "Sial! Kau masih alergi!"

Harris lalu mengusir pelayan itu dengan sopan namun tegas, memberikan tip besar dan memintanya membersihkan kamar itu nanti saja setelah Alex check out.

Ketika pintu tertutup, Alex dan Harris saling pandang. Mereka berdua menyadari fakta yang bahwa alergi Alex terhadap wanita ternyata belum sembuh.

Sementara itu di luar, pelayan wanita tadi berpikir, "Sayang sekali, dua pria tampan itu gay. Pasti banyak wanita patah hati saat mengetahuinya"

Kembali ke dalam kamar, Alex sudah merasa lebih baik setelah disuntik dan terduduk di sofa.

"Lalu bagaimana dengan semalam? Kenapa wanita itu bisa menyentuhmu tanpa efek apa pun?", tanya Harris.

Alex hanya mengangkat kedua bahunya.

Setelah merasa lebih baik, Alex segera memakai pakaiannya, jas mahal yang menutupi bekas luka di punggungnya, bersiap pergi ke kantor. Wajahnya kembali ke ekspresi dingin dan dominan seperti biasanya. Begitu pun Harris, yang kini harus bergegas kembali ke rumah sakit.

1
Danella Juanitha
maaf yah sebelumnya karena ini ada miripnya di aplikasi sebelah dan itu sepertinya aku baca sekitar 2 atau 3 tahun lalu, aku bukan mau bilang otornya gimana, aku cuma mengatakan bahwa cerita ini hampir mirip seperti yg pernah aku baca di aplikasi sebelah, maaf yah otor jgn tersinggung 🙏🙏🙏
Danella Juanitha: iya otor ceritanya kurang lebih sama walaupun ada bedanya walaupun beberapa tapi lebih banyak samanya sih menurutku sejauh ini, maaf yah otor bukan mau meruntuhkan mental atau bagaimana, aku gak maksud apa tapi siapa tau selanjutnya akan lain atau otor memang pernah nulis cerita di aplikasi sebelah f***o, soalnya aku tuh tim suka baca tapi jarang tau penulis nya🤭🤭🤣
total 2 replies
Tiara Pratiwi
lupa ngasih keterangan foto terakhir ya, yg rambut agak keriting Colton, yg rambut klimis Alex
jgn lupa subscribe, like, komen, kasih rating dan gift, gift yg free jg gpp nonton iklan aja bentar 🤣
Tiara Pratiwi
Jangan lupa subscribe, like, komen, dan share ya 😍🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!