seorang lelaki dingin, kejam, memiliki aura yang begitu menyeramkan dan di takuti seantero sekolah tiba- tiba manja dan begitu posesif dengan seorang gadis bahkan ia bisa menangis karenanya ? ya dia , Kelvin William Smith lelaki yang berusia 18 tahun yang masih menginjak kelas 3 SMA namun di usia yang terbilang muda iya sudah menjadi CEO Smith namun semuanya berubah semenjak kedatangan arabella Adhitama di hidup Kelvin
°°°
"aku gak pernah lepasin kamu sayang!"ucap Kelvin dengan suara seraknya,,
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fyzah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 5
"Kevin sudah Kembali"kata ucap seorang gadis yang bernama Keysha begitu masuk kelasnya.
"Lo taunya dari mana"ucap Rex pada Keysha
"tadi gue lihat di parkiran, Kevin semakin tampan saja."balas Keysha segera duduk di bangkunya.
"ckk gue yakin si Keysha salah liat. mana mungkin Kevin sudah kembali sedangkan dia sedang sibuk-sibuknya "gumam Rex yang dapat di dengar oleh gio dan Oscar.
"ekhem. siapkan Ducati dan 2 m nya.ucap gio dengan senyum miring. gio yakin dia yang memenangkan taruhan ini.
"trus kemana Kevin? kok gak masuk kelas."tanya Oscar
"entahlah. gue rasa dia ada di ruangannya. ucap Rex berdiri dengan memaksud ingin membuktikan Kevin benar-benar sudah kembali apa belum. baru beranjak dari kursi guru sudah masuk
"mau kemana kamu Rex" tanya sang guru.
"ah gak kemana-mana Bu cuma berdiri aja heheh"balasnya dan kembali duduk mungkin nanti waktu istirahat ia akan menemui Kevin.
Kevin yang merupakan anak pemilik sekolah tentu memiliki ruangan pribadi di sekolah itu semua perintah dirinya kepada sang Deddy. ah jika Rex yang kalah taruhan ia tak rela memberikan Ducati kesayangannya ke gio begitupun dengan Oscar yang tak rela dirinya kalah
°°°°°
begitu istirahat tiba para murid berhamburan dan keluar kelas menuju kantin. untuk mengisi perut yang sudah manggil-manggil.
"ara gue kebelet, lo duluan aja ke kantin nya Lo ngikutin anak-anak pasti ke kantin kok, gue duluan udah kebelet nih."ucap Agatha dengan tergesa-gesa dan pergi ke kantin.
Ara pun keluar dari kelas dan berjalan sendiri menuju ke kantin dengan mengikuti orang-orang
di lain sisi, Oscar, gio dan Rex sedang menaiki lift untuk menuju ke lantai lima dimana ruangan Kevin berada, baru sampai di lantai lima, mareka melihat Kevin baru saja keluar dari dalam ruangan,
"Kevin! kapan lo sampai?" tanya Oscar dengan menghampiri Kevin,
" kemarin malam"balas Kevin dengan datarnya
"wahh! CEO kita ini semakin tampan benar kata Keysha,"ucap Rex dengan merangkul Kevin
Kevin segera menghampaskan tangan Rex yang berada di pundaknya ini dan berjalan menuju ke lift karena tujuannya adalah saat ini kantin.
"wahh, gue pemenangnya."ucap gio dengan menaik turunkan alisnya tidak lupa dengan senyuman mengejek, setelah itu ia menyusul Kevin masuk ke dalam lift.
"sial!"batin Rex dan Oscar secara bersamaan.
kini Ara telah sampai di kantin. ternyata tidak sepenuh ia bayangkan. ia mengedarkan pandangan ke seluruh kantin, kantin ini benar-benar besar dan mewah,
Pandangan Ara terhenti di ujung kantin yang terdapat ruangan ia lihat meja, sofa, kulkas minuman ia bisa melihat karena ruangan itu terdapat kaca besar
Karena penasaran ia berjalan membuka pintu ternyata tidak di kunci ia memasuki kepalanya dan mengedarkan pandangannya setiap sudut
"Gak ada yang spesial" ucap Ara karena hanya meja, sofa dan kulkas minuman
Ia pun segera menutup pintu lalu ia berbalik
Brugh
"Ini siapa sih kok keras kaya batu"keluh ara
menabrak dada Kevin ia melihat ke atas
deg
"Mareka siapa sih? Dan kenapa sumua orang kantin lihatin gue?"batin Ara dengan kaget.
Bagaimana tidak kaget di depannya ada empat lelaki apalagi tatapannya sangat mengintimidasi
Ia melihat nama tag laki-laki tepat yang berada di depannya.
"Kevin" ia tatap laki-laki yang bernama Kevin
"AWAS"ucap Ara dengan lantangnya dan menipiskan tubuh Kevin agar tidak menghalangi jalannya
Seluruh kantin di buat kaget dengan ucapan Ara yang berani itu apakah ia tidak mengenali Kevin bahkan di luar sana banyak yang mengenali Kevin.