NovelToon NovelToon
Wanita Arogan Terjebak Dalam Dunia Novel

Wanita Arogan Terjebak Dalam Dunia Novel

Status: tamat
Genre:CEO / Transmigrasi ke Dalam Novel / Romansa / Dendam Kesumat / Chicklit / Tamat
Popularitas:224.6k
Nilai: 4.7
Nama Author: R.angela

Percayakah kamu adanya kesempatan kedua?

Seolah semesta ingin menghukum sekaligus memberikan kesempatan kedua bagi Senja, gadis Arogan yang selalu bersikap sesuka hatinya, entah bagaimana saat membuka mata setelah dibunuh oleh kekasih dan asistennya, Senja berada dalam dunia novel yang dia tulis sendiri.

Lantas, bagaimana kisah Senja di dunia Novel?

Siapkan imajinasi liar Anda, berpetualang dengan Airin Senja!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.angela, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sepenggal Pesan

Melalui instingnya, Senja berangkat ke rumah sakit tempat dia menyelesaikan koasnya. Di dalam novelnya, dia memang menuliskan rumah sakit milik keluarganya menjadi latar tempat Dinda kuliah.

Senja tidak pernah mau datang lagi ke rumah sakit itu, karena pasti akan mengingatkannya kepada kedua orang tuanya. Dia mempercayakan Omnya untuk mengelola rumah sakit itu.

Tiba di rumah sakit, dia disambut oleh kedua teman yang memang menjadi figuran dalam novelnya.

"Akhirnya lo datang juga, Din. Kita udah pada nungguin," sambut Risna dan Tina berbarengan.

Senja yang tidak biasa berbaur dan juga bersosialisasi dengan orang lain membuatnya hanya terdiam tanpa membalas sapaan dari Rina dan Tina. Alhasil melihat senja yang hanya diam saja membuat mereka berdua sedikit menatap aneh ke arah Senja.

" Lo kenapa sih, Din? kok kayak linglung gitu. Lo dimarahin lagi di rumah?" tanya Rina penasaran. Biasanya sahabatnya itu pasti ceria setiap bertemu dengan mereka karena hanya saat bersama Risna dan Tina, Dinda merasa bahagia.

Dinda yang ada di dalam novel Senja adalah seorang gadis yang tidak dianggap. Hidupnya begitu menyedihkan dan kedua orang tuanya hanya menyayangi kakaknya yang dianggap lebih pintar dan lebih sempurna.

Dinda yang memiliki otak pas-pasan dipaksa oleh ayahnya untuk masuk fakultas kedokteran tanpa bisa menolak dan hanya dapat mengikuti kemauan orang tuanya itu.

Tidak ada satu kata pun yang diucapkannya sejak tadi, justru dia berlalu begitu saja menuju taman di rumah sakit itu. Kedua sahabatnya itu menatap aneh ke arah Dinda, mereka saling beradu pandang. Tina yang menanyakan pendapat Rina, tidak tahu harus berkata apa hanya mengangkat bahunya.

Senja duduk di salah satu bangku yang ada di taman rumah sakit. Tidak ada yang dia lakukan selain duduk dan menatap lurus jauh ke depan, pikirannya bingung. Dia sendiri tidak tahu berada di mana, tapi seolah dia meyakini kalau dia benar-benar masuk ke dalam novel yang dia buat sendiri.

Tapi semua itu diluar nalar. Apa mungkin ada kejadian seperti itu di dunia modern seperti saat ini? Atau ini hanya dalam mimpi dan nanti saat dia terbangun, dia akan kembali ke dunia nyata? Entahlah, dia tidak tahu apa yang harus dilakukan saat ini.

Tapi kalau dipikir lagi, dia merasakan sesuatu hal yang berbeda. Kehidupannya yang dulu begitu dingin kosong dan kesepian. Semua orang begitu ketakutan kepadanya, tidak ada yang mau menyapanya. Kalau pun ada yang mau bekerja dengannya, hanya demi uang dan bayaran yang tinggi, tanpa ada satupun yang tulus mau bersahabat dengan Senja.

Tapi di dunia ini, ada Tina dan Rina yang tampak tulus mau berteman dengannya. Entah apa yang saat itu dipikirkannya ketika menulis dua tokoh itu di dalam novelnya. Saat itu Senja yang merasa kesepian menghadirkan kedua tokoh itu yang bersahabat dengan Dinda yang sering dia tindas.

Tiba-tiba saja angin kencang bertiup dan daun yang ada di sekitarnya tampak terbang. Hanya sekitar 5 menit kejadian itu berlalu dan secarik kertas terlempar, terbawa angin dan hinggap ke bawah kakinya.

Senja sama sekali tidak berminat untuk melihat apa isinya. Namun, kata hatinya justru menuntunnya untuk memungut kertas itu dan membaca tulisan yang ada di dalamnya.

Bola mata Senja membulat, dia membaca kata perkata yang ada di dalam kertas itu seolah kata-kata itu ditunjukkan untuk menjawab kebingungannya saat ini.

'Apa yang sedang kau hadapi saat ini adalah kebalikan dari kehidupanmu yang sebenarnya. Jika kau ingin lulus dalam tes kehidupan ini, maka selesaikan dan lakukan yang terbaik agar kau bisa keluar dari dimensi yang berbeda ini. Suatu saat, ketika kau sudah melewati semuanya sesuai dengan yang dikehendaki semesta, maka pintu untuk kembali ke duniamu akan terbuka dan kau bisa kembali pulang.'

Mata senja mengamati kertas itu, dia menoleh melihat ke sekeliling untuk memastikan siapa yang mengirim surat itu kepadanya, tidak ada siapapun.

Senja mengamati kertas yang berwarna kuning dan lusuh itu, bukan bagian dari rangkaian cerita atau kertas sebuah novel. Tulisan dalam kertas itu benar-benar tulisan tangan seseorang yang entah apa maksudnya.

Senja ingin membuang kertas itu, tapi seolah mendapat arahan dalam hatinya, Senja justru melipatnya dan memasukkan ke dalam satu celananya. Petunjuk itu jelas mengatakan bahwa kehidupannya di dalam novel ini sangat berbeda dengan di dunia nyata.

Kalau dunia nyata Senja memiliki segalanya dan juga menjadi primadona, artinya di sini dia akan menjadi orang yang teraniaya tersiksa serta tidak dianggap, yang paling parah mungkin saja dia adalah seorang gadis yang bodoh!

Lantas apakah dia mampu menjalankan peran sebagai Dinda? Samar-samar Senja mengingat alur cerita dalam novelnya, dia memang menuliskan Dinda sebagai seorang gadis yang lemah dan hidupnya begitu menyedihkan. Bahkan untuk memuaskan hasratnya yang ingin menjatuhkan karakter Dinda dalam novelnya, Senja dengan sengaja membuat karakter itu menjadi gadis bodoh yang banyak dicibir orang.

Senyum menghirup napas dengan berat sebelum meninggalkan kursi itu. Dia melangkah masuk kembali ke rumah sakit.

Tidak ada jalan keluar, mungkin benar apa yang tertulis di dalam kertas itu dia harus menjalani kehidupan seperti yang dituliskan dalam novel. Namun, satu hal yang menguntungkan dan mungkin juga menjadi berkah dari semesta, walaupun dia berubah menjadi karakter Dinda yang hidupnya mengenaskan dan sering ditindas tapi dia memiliki pengetahuan Senja dalam dunia nyata.

Dia pintar dan itu akan menolong Senja untuk bisa bertahan dalam dunia novel ini.

Senja menyadari, mungkin ini hukuman baginya karena sudah memperlakukan Dinda selama ini dengan begitu kejam sehingga dia dihukum untuk masuk ke dalam novel dan berubah menjadi karakter Dinda.

"Din, lo dicari sama dokter Husna, katanya kamu diminta untuk membersihkan luka pasien yang baru masuk," ucap Tina yang datang menyongsongnya di depan pintu

Senja kembali mengamati Tina, gadis bertubuh besar itu tampak begitu khawatir begitu peduli padanya.

"Kenapa wajahmu begitu tegang?" tanya Senja menatap wajah Tina.

"Lo nanya kenapa? Lo gak ingat sama sekali? Dia kan benci banget sama lo, Din. Gue yakin dia nyari lo untuk membersihkan luka pasien yang baru masuk itu cuma mau mempermalukan lo, karena dia tahu lo pasti nggak bisa melakukan hal itu. Ingat nggak waktu kemarin, lo nyari nadi pasien dan gagal? Dia ngatain lo, mempermalukan lo di depan orang-orang," ucap Tina yang benar-benar khawatir akan nasib Dinda.

Tapi Senja tidak khawatir, selama ini tidak ada yang berani menindasnya. Dia ingin melihat seperti apa dokter Husna itu, mengapa begitu sombong? Apa dia adalah dokter terbaik di rumah sakit ini?

"Jangan takut, ayo kita temui saja. Aku mau lihat, apa yang dia inginkan dariku!" ujar Senja berjalan lebih dulu.

1
Nana Niez
jdinmales kan kl kyk gini,, ngapain pake di tolak tinggal ikuti alurnya kan,, ruwet emang nih
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
klo bergnti peran harusnya panggil dengan nama yg di perankan...jadinya bingung nanti di panggil senja di panggil dinda lagi jadi bingung
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
agak bingung kadang dinda kadang senja iki piye to
Irmha febyollah
tokoh ny terlalu berlebihan. bagus juga si di hianati biar mampus
Nur Lela
luar biasa
Hikam Sairi
baca
Liana Simon
ceritamu menarik thor
Itoh
kdg masihh bingunggg
Ni Ketut Patmiari
ceritanya bagus... cm bingung pas di dunia novel namanya kbalik2
Ni Ketut Patmiari
bukan nya Husna dipecat ya?
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Mita Karya Wati
Kecewa
Mita Karya Wati
saya suka sekali alur cerita nya,agak beda🙏🙏😊
Agnes Orindo
bagussss
Rika_Faris
koq langsung percaya aja senja nya... bukannya apa yg ada di dunia novel kebalikan dr dunia nyata.... bisa jadi temannya2 itu jahat
Purwanto Purwanto
luar biasa
Susilo Wati
Luar biasa
Susilo Wati
Lah,,,,,
Susilo Wati
Luar biasa
Sari
bagus walau halu hehehe
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!