NovelToon NovelToon
Chef Kirana Dan Jendral Berhati Dingin

Chef Kirana Dan Jendral Berhati Dingin

Status: tamat
Genre:Transmigrasi / Fantasi / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:12.9k
Nilai: 5
Nama Author: tanty rahayu bahari

Kirana, Executive Chef bintang lima di Jakarta, mati konyol karena ledakan gas. Sialnya, dia malah terbangun di tubuh Putri Tantri—tokoh antagonis dalam novel sejarah yang baru saja meracuni adik angkat suaminya!
​Di hadapannya, Jenderal Arga sang "Iblis Perang Utara" sudah menghunus pedang, siap memenggal kepalanya.
​Tak mau mati dua kali, Kirana mengajukan penawaran gila: "Jangan bunuh aku dulu! Izinkan aku masak makanan terakhir!"
​Bermodalkan bawang merah, kecap manis buatan sendiri, dan teknik masak modern, Kirana bertekad mengubah takdir kematiannya. Siapa sangka, masakan lezatnya tak hanya menyelamatkan lehernya, tapi juga menyembuhkan maag kronis sang Jenderal dan mengguncang lidah satu kerajaan?
​Tapi hati-hati, Kirana! Musuhmu bukan cuma panci gosong, tapi juga pelakor bermuka dua dan intrik politik yang mematikan. Sanggupkah Kirana bertahan hidup di zaman kuno tanpa rice cooker dan kulkas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tanty rahayu bahari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Season 2 BAB 10: PERSIAPAN SANG RATU

Aroma keluak yang pekat dan sengatan andaliman menyambut Arga saat pintu baja bungker bawah tanah di Menteng itu terbuka. Jas mahalnya terkoyak di bagian bahu, noda darah—milik musuh-musuhnya—mengering di kemeja putihnya, dan rambutnya basah oleh gerimis Jakarta. Namun, postur tubuhnya tegak sempurna. Tidak ada sisa kelemahan pria modern berpenyakit lambung; yang berdiri di ambang pintu itu adalah Jenderal Besar Majapahit yang baru saja pulang dari medan perang.

"Arga!"

Kirana berlari melintasi dapur stainless steel itu. Dia tidak peduli dengan noda debu atau darah di tubuh pria itu. Kirana menabrakkan dirinya ke dada Arga, melingkarkan lengannya erat-erat ke leher sang Jenderal.

Arga menangkap tubuh Kirana dengan mudah, mengangkatnya sedikit dari lantai, dan membenamkan wajahnya ke ceruk leher wanita itu. Dia menghirup aroma rempah, sabun vanila, dan keringat Kirana—kombinasi yang lebih menenangkan dari obat penenang mana pun di dunia.

"Aku pulang, Tantri... maksudku, Kirana," bisik Arga serak, suaranya bergetar oleh beban lima ratus tahun kerinduan yang akhirnya menemukan muaranya.

Kirana mundur sedikit untuk menangkup wajah Arga. Ibu jarinya mengusap rahang pria itu yang tegas. "Kau berdarah. Mana yang sakit? Apakah perutmu—"

Arga menggeleng pelan, tersenyum miring. Senyum yang sangat langka dan mematikan. "Tidak ada yang sakit. Iga sapi dan bumbu hitammu... masakanmu mengalir di nadiku seperti sihir, Sayang. Tongkat listrik mereka bahkan terasa seperti gigitan semut setelah aku mencium aroma masakanmu."

Panji, yang berdiri dengan sopan di sudut ruangan dekat meja prep, berdeham pelan untuk mengingatkan keberadaannya. "Syukurlah Anda selamat, Tuan Arga. Namun, energi magis itu menghabiskan banyak kalori fisik Anda. Anda harus memakan wujud aslinya sekarang."

Kirana segera menarik Arga menuju meja makan kecil di sudut dapur. Di sana, semangkuk besar Iga Sapi Sumpah Raja Duri mengepulkan uap panas. Kuahnya hitam pekat, kaya akan kolagen dari tulang yang direbus dengan tekanan tinggi, memancarkan kilau minyak kelapa murni yang menggugah selera.

Arga duduk dan Kirana menyodorkan sendok. Suapan pertama menyentuh lidah Arga, dan matanya seketika terpejam. Rasa gurih daging sapi wagyu yang meleleh seketika di mulut, dipadukan dengan earthy dari keluak dan letupan kebas dari andaliman, menciptakan ledakan rasa yang menghangatkan perut hingga ke ujung jari kakinya. Ini bukan sekadar makanan; ini adalah jangkar yang mengikat jiwanya kembali ke tubuh ini secara utuh.

Saat Arga makan dengan lahap, Kirana dan Panji menyusun strategi.

"Laras menyewa aula utama Museum Nasional," lapor Panji sambil menggelar sebuah tablet digital berisi denah acara. "Malam ini adalah Gala Dinner Asosiasi Kolektor dan Sejarawan Asia. Media nasional dan internasional akan hadir. Laras, melalui yayasan keluarganya, akan mengumumkan penemuan 'Artefak Kuliner Majapahit'."

Kirana melipat lengannya di dada, matanya memicing. "Artefak apa yang dia maksud? Buku Biru dan Kotak Perak ada pada kita."

"Laras memiliki salinan lontar palsu yang ia klaim ditemukan di reruntuhan keraton," jelas Panji. "Berdasarkan info dari informan saya, dia akan mempresentasikan resep-resep kuno—yang sebenarnya adalah menu andalan Kedai Majapahit milik Anda, Nyonya Kirana. Dia akan mengklaim bahwa Andalah yang mencuri warisan keluarganya, mematenkan resep itu atas nama perusahaannya, dan menghancurkan bisnis Anda secara hukum besok pagi."

Arga meletakkan sendoknya. Mangkuk di depannya sudah bersih tak bersisa. Dia meraih serbet kain, menyeka mulutnya dengan gerakan elegan yang sangat kontras dengan aura membunuhnya.

"Laras sepertinya lupa," suara Arga sangat rendah, memancarkan dominasi mutlak. "Bahwa sejarah ditulis oleh pemenang. Dan dia tidak pernah memenangkan peperangan apa pun melawanku."

Arga menatap Kirana. Di masa lalu, dia sering melarang Kirana ikut campur dalam urusan politik kerajaan demi melindunginya. Hal itu justru membuat Laras leluasa menebar fitnah. Arga tidak akan mengulangi kesalahan bodoh itu.

"Kirana, kau adalah Executive Chef. Dapur adalah wilayahmu, tapi malam ini, panggung itu akan menjadi dapurmu," kata Arga, matanya berkilat bangga. "Kita tidak akan bersembunyi. Kita akan datang ke sana sebagai tamu kehormatan."

Senyum miring yang identik dengan Arga kini terbentuk di bibir Kirana. "Aku butuh oven, pisauku, dan akses ke dapur catering di museum itu. Laras ingin bermain-main dengan sejarah masakanku? Aku akan memberinya hidangan penutup yang tidak akan pernah ia lupakan."

Panji tersenyum puas. "Saya akan mengurus akses dapur museum, Nyonya. Dan Tuan Arga, saya telah menyiapkan pakaian yang sesuai untuk kalian berdua di lantai atas. Jika kita akan berperang, kita harus terlihat seperti penguasa."

...****************...

...Bersambung.... Terima kasih telah membaca📖 Jangan lupa bantu like komen dan share❣️...

...****************...

1
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ
yeaayyy ngumpul semua 🥳🥳
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺
🙂
ms. S
mantap up lagi ya kak👍👍
ms. S
keren...
SeekarYaSeekar
akhirnya update juga kak
Calisa
seru
Calisa
kok aku bingung ya?
arga itu kakak iparnya Panji? terus Kirana siapanya panji sih? 😅
Calisa
emang arga istrinya berapa? Laras bukannya adik angkat?
Calisa
ayo kiranaaa.. hajaarrr
Calisa
diancam kayak gini siapa yg nggak takut 🤣
ms. S
novel dgn bab sedikit tapi cerita ga kaleng2. tuntas dan jelas. cerita jendral dan chef dan masa lalu. good job Thor.
Nunung Elasari
recommended, ceritanya bagus.......
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
Ada kelegaan yang menyumbat rongga dada,
Kasih di mana tak dapat bersatu di masa itu ,kembali bereinkarnasi menemui cinta abadi nya.
☠ SULLY𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆 ༄⃞⃟⚡🍒⃞⃟🦅
cinta Arga membawa nya ke masa depan
tak berjodoh di masa lalu
berjodoh di masa depan
☠ SULLY𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆 ༄⃞⃟⚡🍒⃞⃟🦅
tdk bisa kah takdir di rubah kembali
Tantri akan bahagia bersma jenderal dan putra nya
☠ SULLY𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆 ༄⃞⃟⚡🍒⃞⃟🦅
seluruh istana pasti berduka atas hilangnya Tantri yang istimewa
☠ SULLY𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆 ༄⃞⃟⚡🍒⃞⃟🦅
waduhh , kisah masa lalu bisa kacau kembali ini
kalau Tantri kembali ke masa depan
apa tantrii sebenarnya yg telah meninggal
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandiniandana☆⃝𝗧ꋬꋊ
huhuhu.. /Sob/ bagaimana kelanjutannya ini thor? semoga happy ending..
☠ SULLY𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆 ༄⃞⃟⚡🍒⃞⃟🦅
taktik gerilyaa apalagi tantri
🍒⃞⃟🦅 𝐀⃝🥀 B3NassIR🪡
pengorbanan seorang ibu tidak akan pernah sia2, ....
siapa tahu "SUARA" itu akan tersentuh oleh ketulusan cinta kalian.
Hingga nanti semua akan berakhir bahagia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!