NovelToon NovelToon
Closer To Me

Closer To Me

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu 0325

Menceritakan seorang wanita agen mata-mata bertransmigrasi ketubuh seorang Putri kerajaan dalam novel yang dia baca.

Semenjak kematiannya ditangan musuh, wanita itu masuk ketubuh barunya menjadi seorang putri yang tertindas. Setelah dirinya masuk ketubuh putri yang sering tertindas itu, dia berusaha merubah alur cerita dan mencegah satu kejadian dimana dia meninggal mengenaskan ditangan wanita licik.

Terus simak dan mampir jika kalian berminat membaca cerita ini, maaf kalau ada kalimat atau cerita yang sama karena ini murni ide dan khayalan saya sendiri.

Terimakasih banyak yang bersedia mampir dan singgah sebentar 🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu 0325, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 32.

Hembusan angin sejenak menjadi terhenti berhembus, keheningan mulai membuat ketiga wanita yang sedang berada ditaman terdiam tanpa suara.

Nyaris saling terkejut dan bingung terpancar diwajah mereka dalam beberapa saat.

"Kondisi tubuhmu belum sepenuhnya pulih, kenapa buru-buru untuk keluar kediaman. Sebaiknya urungkan niatmu untuk pergi hari ini."ujar Ibu menatap putrinya dengan ekspresi khawatir takut terjadi sesuatu pada putrinya

"Selama seminggu ini aku terus berada dikamar setelah menyelesaikan hukuman, aku sangat ingin keluar untuk mencari udara segar. Lagipula tubuhku sudah baik-baik saja dan luka ini pun tidak sakit lagi."ucap Victoria membujuk ibunya dengan nada rendah mengadu karena terlalu lama bosan

Mendengar putrinya bicara, ibu terdiam sejenak dan memahami maksut putrinya. Memang sejak dihukum putrinya dilarang keluar kamarnya. Dan hari ini dimana putrinya terbebas dari hukuman tersebut.

Akan tetapi kondisi putrinya juga patut diperhatikan, ibu tidak menginginkan putrinya terluka diluar sana. Sedangkan penjahat yang berniat ingin menyakiti putrinya belum tertangkap.

"Ibu tetap tidak akan mengizinkanmu, ibu tidak ingin kamu terluka lagi oleh penjahat yang telah menyakitimu jika kamu keluar kediaman. Karena penjahat itu belum tertangkap dan ibu merasa khawatir jika kamu keluar."ujar Ibu tetap menolak dan menasehati apa yang mungkin bisa saja terjadi

Ketika mendengar ucapan ibunya yang masih mengkhawatirkan keselamatannya. Victoria masih terdiam, tetapi tanpa ibunya sadari dia telah mampu menjaga dirinya sendiri dari bahaya.

"Ayolah ibu, izinkan aku pergi keluar. Kalau perlu sebentar saja, untuk menghilangkan rasa bosanku lagipula setelah menjelang matahari terbenam aku pasti pulang."bujuk Victoria mengenggam lengan ibunya memohon dan berusaha mendapatkan izin keluar kediaman

"Tidak boleh, ibu tidak akan mengizinkanmu keluar!."tolak ibu dengan tegas meskipun dia sangat tahu kalau putrinya tidak pernah bisa berdiam diri dikediaman

Victoria memanyungkan bibirnya cemberut, dan marah pada ibunya. Dengan kesal Victoria melepas tangannya dengan perlahan dari lengan ibunya, lalu sambil menunjukkan raut wajah kecewa dan lesu terpancar diwajahnya dengan berat hati memilih mengalah.

"Baiklah, Victoria patuh saja!."jawab Victoria dengan nada rendah kecewa dan mengalah dengan larangan ibunya

Saat melihat raut wajah kecewa terlihat diwajah putrinya, ibu sejenak merasa bersalah didalam hatinya. Akan tetapi tindakan yang dia lakukan juga termasuk untuk melindungi putrinya dari bahaya.

Dengan lembut ibu mengusap lengan putrinya, menunjukkan rasa kasih sayang seorang ibu terhadap putri kandungnya.

"Ibu mengerti kamu ingin pergi keluar, tapi tunggu situasi kediaman dalam keadaan aman. Maka ibu akan mengizinkanmu pergi kemana pun yang kamu mau dan ibu tidak akan melarangmu."ucap ibu dengan lembut menasehati putrinya untuk mengerti keputusannya kali ini

Arah tatapan Victoria terangkat saat ibu terlihat sangat mengkhawatirkannya jika dia nekat keluar. Kemudian Victoria menjadi luluh dan menurut saja, meski sebenarnya terlintas ide bagus sedang dia pikirkan sekarang.

"Baik, Victoria tidak akan keluar setelah situasi kediaman aman!."jawab Victoria menganggukkan kepalanya mengerti

"Kalau begitu Victoria kembali kekamar lagi untuk istirahat ibu."lanjut Victoria

"Baiklah, pergilah istirahat dan jangan lupa nanti malam datanglah keruang makan untuk makan bersama ibu!."ujar ibu mengangguk mengizinkan putrinya pergi dan memberitahu bahwa mereka akan makan malam bersama

"Baik ibu, kalau begitu Victoria pamit."jawab Victoria kemudian melesat pergi menuju kearah tempat kamarnya

Ketika Victoria masih berjalan menuju kamarnya, dia menolehkan wajahnya kebelakang memastikan bahwa tidak ada yang mengawasinya.

Langkah Victoria langsung berputar arah dan pergi kesudut tembok besar yang tingginya setengah meter itu, setelah dia melihat sewaktu berkeliling tadi.

Victoria kembali menatap kesekitar dengan tatapan serius setelah memastikan situasi aman terkendali tanpa pengawasan. Dengan gerakkan gesit dan lincah Victoria memanjat tembok tersebut dengan tangan kosong.

Dengan bantuan kedua tangan dan kakinya, akhirnya Victoria berhasil keluar dengan mudah tanpa menimbulkan suara atau kecurigaan sama sekali.

Sambil menepuk kedua tangannya yang sedikit kotor, Victoria tersenyum puas karena berhasil keluar dari kediaman. Meskipun ibunya melarangnya keluar dia tetap akan keluar tanpa diketahui.

Bukankah dikehidupan sebelumnya dia adalah seorang agen mata-mata, melakukan seperti ini sudah hal biasa baginya.

Kemudian Victoria dengan girang berjalan bebas kemana pun dia pergi tanpa memperdulikan sekitar. Dengan pakaian yang tidak begitu mewah dan mencolok orang pasti tidak akan mengira dia adalah putri Victoria dari kerajaan Langit.

Ketika Victoria melangkah dan mulai masuk kepasar kerajaan yang kebetulan masih buka, Victoria tak henti-hentinya tersenyum senang ketika dia bisa melihat kehidupan dijaman kerajaan seperti ini.

Ini seperti mimpi dia bisa merasakan suasana yang begitu harmonis dan tenang tanpa kendaraan yang mampu mengakibatkan polusi udara, apalagi gedung pencakar langit.

Melihat semua keindahan yang langka ini, sama sekali tidak boleh dilewatkan sedikitpun olehnya. Sambil melihat-lihat beberapa kedai yang masih buka, ekspresi wajah gembira Victoria terus terpancar diwajahnya ketika melihat barang-barang unik dan bagus didepan matanya.

Akan tetapi pada saat dia sedang berdiri didepan satu kedai kecil yang sedang menjual asesoris wanita.

Tiba-tiba seorang tak dikenal menyenggol bahunya dengan keras, membuat tubuh Victoria terhuyung nyaris terjatuh disamping namun dengan sigap Victoria menahan tubuhnya sambil berpegangan didekat kedai tersebut.

"HEI..., KALAU JALAN PAKAI MATA DASAR MENYEBALKAN!."teriak Victoria dengan lantang kearah pria yang berlari melewatinya

Ketika Victoria berteriak kesal, karena kelakuan pria itu. Bahkan sambil memarahi orang itu, tidak lama Victoria juga melihat ada lima pria bersenjata sedang mengejar pria itu.

Arah tatapan semua orang pun ikut memperhatikan keributan yang sedang terjadi, termasuk Victoria sendiri.

"Kenapa orang itu sampai dikejar oleh lima pria bersenjata?."gumam Victoria dengan nada bingung menatap kearah dimana orang yang menyenggolnya pergi menjauh

1
Fajar Fathur rizky
semangat thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!