Kisah seorang anak perempuan yang selalu mendapatkan ketidakadilan dari sang ibu. gadis itu sering di bandingkan dengan saudara saudara nya sendiri. karena tuntutan ibunya, Lusiana harus terjun menjadi wanita malam, di sebuah club ternama di kota.
bagaimana car gadis itu bertahan dari keras nya dunia. apakah gadis itu mampu bahagia, atau malah sebaliknya?? ikuti kisah Lusiana sekarang juga!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrinw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab.31
"Pak tua itu, aku akan menegur nya nanti. Sudah tak perlu merasa terganggu nak, jangan merasa takut dengan nya, biar nenek yang hadapi!" ucap ria dengan wajah lembut nya.
Lusi sedikit terharu dengan perlakuan nenek nya Ken. bahkan wanita itu tak membedakan nya sedikit pun. Dia merasa begitu nyaman, saat di rangkul oleh nenek nya Ken saat ini. sudah lama sekali tak pernah merasakan kehangatan seperti ini.
Ken hanya diam melihat perlakuan nenek nya, yang begitu tulus menyambut istri kontrak nya itu. bahkan dia tak pernah melihat senyum ketulusan dari sang nenek.
"Bagaimana rasanya nak?" tanya ria kepada mantu nya itu.
"Sangat enak nenek, ini sungguh luar biasa." ucap lusi yang berkata jujur. Masakan nenek nya Ken, benar benar sangat enak sekali.
"Nah, bagus bagus. Ayo ambil yang banyak, nenek sangat suka, bila di makan dengan banyak."
Lusi makan dengan lahap, begitu juga dengan Ken, yang duduk tenang dan menikmati masakan nenek nya itu.
Saat ini Lusi duduk di taman berdua dengan nenek nya Ken. Sedangkan Ken ada urusan penting yang harus dia lakukan.
"Oh ya, nenek sudah mendengar sedikit banyak tentang keluarga mu nak, Ken sudah memberitahukan kepada nenek. Apakah benar mereka bukan orang tua kandung mu?" tanya ria yang merasa iba dengan kehidupan Lusi saat ini. gadis itu, harus berjuang sendiri, demi mencari nafkah keluarga yang bukan darah daging nya. Diperlakukan tidak baik, dan hanya dijadikan sapi perah saja. Nenek Ken merasa emosi melihat keluarga nya Lusi.
"Benar nenek, Mereka bukan keluarga kandung ku. Tapi bagiamana pun, Mereka telah merawat ku, hingga sebesar ini."
"Grep.... Ria memeluk Lusi dengan penuh kehangatan. baginya Lusi itu sudah dianggap seperti cucu nya sendiri. Apalagi wanita itu cukup sopan, dan tak seperti wanita yang ingin di jadikan mantu oleh mantan suami nya itu. mengingat perlakuan Albert, membuat nenek ria merasa sedikit kesal dengan pak tua itu.
"Ken itu sudah sejak lama selalu menuruti kemauan kakek nya itu, bahkan dari kecil saja dia sudah dididik dengan begitu keras oleh Albert. Dia menjadi sosok yang berbeda sejak di didik oleh Albert. Orang tua Ken memilih tinggal di luar negri dan hanya mementingkan bisnis nya saja. sekali kali saja dia melihat putra nya itu." ucap ria yang menceritakan kehidupan Ken saat ini.
"Nenek, dimana mama nya tuan Ken?" tanya Lusi yang begitu penasaran.
"Kenapa harus memanggil nya tuan, panggil dia yang Romantis sedikit. Dasar anak muda. apakah dia terlalu kaku buat mu sayang?" Raya ria yang terkekeh kecil melihat wajah Lusi yang tampak memerah
"Aku masih belum terbiasa nenek." ucap lusi yang berkata jujur.
"Tak apa apa, pelan pelan saja mengenal cucu ku itu. Dia memang orang yang dingin. Jadi kau harus sedikit bersabar menghadapi nya. Soal mami nya, Ken itu sudah lama tak dekat dengan ibu nya itu. Alasan nya ya karena ibu nya sibuk dengan pekerjaan nya sendiri. Mereka orang tua yang hanya mementingkan kepentingan pribadi dibandingkan kepentingan anak anak nya sendiri. Itulah sebab nya, kenan menjadi keras dan tak mudah di sentuh oleh orang lain!" ucap ria yang tau betul watak cucu nya seperti apa. Tapi selama ada nenek, maka Ken tak akan pernah kehilangan kasih sayang sedikit pun, nenek akan mendukung semua yang dilakuan oleh nya."
Beruntung sekali kenan memiliki nenek seperti ria. wanita tua itu, benar benar membuat Lusi benar benar merasakan ketulusan dan kasih sayang yang tulus.
Apa mgkin Lusi putri konglomerat yg di culik waktu bayi..