NovelToon NovelToon
Mirasih

Mirasih

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Horor / Tumbal
Popularitas:65.6k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Cepat tutup pintu dan jendela, jangan sampai terbuka!"

Semua warga yang ada di desa Bondowoso tidak ada yang pernah berani keluar bila sudah Maghrib datang, mereka hanya berdiam diri dalam rumah sampai nanti pagi menyapa.

Dulu desa ini tidak seperti itu, namun sejak beberapa bulan terakhir maka mereka mendapat teror yang begitu mengerikan sekali, semua ini akibat kematian dari seorang gadis bernama Mirasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21. Percakapan

Desa Bondowoso semakin sepi saja setiap malam karena mereka semua tidak ada yang berani keluar dari rumah, semua terdiam tanpa adanya lingkaran yang mereka tidak mau mengalami nasib buruk seperti para warga yang telah meninggal dunia, entah kabar itu benar atau tidak namun yang jelas mereka memang tidak ingin keluar dari dalam rumah setiap malam.

Bahkan ketika hari sudah sore maka mereka segera mengunci pintu serta jendela agar tidak menemui nasib buruk, terasa begitu mencekam dan mengerikan sekali namun mau bagaimana lagi karena keadaan itu memang sedang terjadi di desa mereka sehingga tidak bisa mengatasi hal tersebut seorang diri di sini.

Pak RT sudah mengatakan bahwa sebenarnya mereka membutuhkan bantuan dari seseorang yang mengerti tentang hal gaib, namun sampai saat ini belum ada pergerakan untuk mencari orang tersebut sehingga rasa bingung itu akan semakin menjadi saja di dalam diri, belum lagi nanti para warga ada yang percaya dan ada juga yang tidak mempercayai akan hal itu.

Sebagian memang percaya bahwa Mirasih telah menjadi arwah gentayangan namun sebagian lagi mengatakan bisa saja itu bukan arwah Mirasih yang telah membuat ulah, sebagian mereka mengatakan bahwa itu adalah pembunuh yang sama seperti pembunuh Mirasih juga sehingga mereka tidak boleh menuduh gadis itu sembarangan.

Jadi memang masih menjadi perdebatan yang begitu sengit di antara mereka semua, tanpa ada kejelasan yang pasti namun ini akan berakhir entah sampai kapan karena Pak Lurah juga belum bisa memutuskan, iya belum yakin apakah memang ini ulah dari arwah Mirasih atau memang ada orang lain yang ingin membuat ulah.

Kematian Mirasih saja masih belum dapat di pastikan itu akibat ulah dari siapa, kasus kematian gadis itu hanya menemukan jalan buntu semata tanpa ada yang mengetahui siapa yang sudah memperkosa dia dan membunuh Mirasih dengan cara begitu kejam, bahkan mungkin manusia biasa tidak akan pernah tega untuk melakukan hal seperti itu.

Glodaaaak.

"Kau dengar itu, Mas?" Arifin tidur di rumah Hamdan dan dia memang mendengar sesuatu yang berisik.

"Paling kucing, ada kucing di belakang sana soalnya jadi mungkin saja dia sedang mengejar tikus." jawab Hamdan.

"Biar aku cek saja terlebih dahulu kalau begitu." Arifin segera bangkit untuk melihat keadaan yang di dapur.

Hamdan hanya mengangguk perlahan namun dia juga masih kepikiran dengan tragedi yang ada di desa mereka sekarang, sungguh pikiran ini tidak bisa tenang Karena sejujurnya dia juga mulai merasa takut bahwa mungkin Mirasih memang menjadi arwah gentayangan untuk membalas dendam kepada semua orang yang ada di desa Bondowoso ini.

Terlebih lagi Narti mengatakan bahwa dia yang akan membangkitkan arwah Mirasih agar gadis itu bisa balas dendam kepada semua orang yang sudah menyakiti mereka, yang membuat hati terasa menyayat adalah sampai saat ini mereka masih belum mengetahui siapa yang sudah membunuh Mirasih ini, semua masih buntu tanpa ada kejelasan sama sekali.

"Jarwo sampai saat ini juga sama sekali tidak ada kabar, bila dia memang tidak bersalah lalu Kenapa menghilang begitu saja?" Hamdan berkata sendirian.

"Aku sebenarnya juga sudah curiga dengan dia namun sampai saat ini kita tidak akan pernah bisa melawan mereka." Arifin sudah kembali karena tadi memang suara kucing.

"Bukan aku mau menuduh sembarangan tapi saat itu memang Mirasih pergi dengan Jarwo." lirih Hamdan.

"Jarwo dari keluarga kaya sehingga kita tidak mungkin bisa melawan mereka, dengan kekuatan uang yang mereka miliki maka bisa membungkam mulut polisi." ujar Arifin.

"Kita orang yang tidak punya maka hanya bisa diam dan pasrah menerima kenyataan." Hamdan berkata dengan sangat sedih.

Memang mereka hanya bisa pasrah menerima kenyataan sambil menahan rasa sedih di dalam hati ini, andai saja Dia memiliki uang banyak maka pasti akan menyuruh para polisi menyelidiki kasus ini sampai selesai dan pembunuh itu harus segera tertangkap, entah hidup atau mati tapi yang jelas mereka harus bisa menangkap pelaku yang telah membunuh anak mereka.

...****************...

"Heh kau sejak tadi minum terus." tegur Alif pada Jarwo.

"Ah aku perlu melepaskan beban yang ada di dalam pikiran ini." Jarwo kembali menenggak alkohol itu.

"Beban itu tidak akan mungkin bisa hilang karena dia bercampur dengan rasa bersalah." Alif berkata dengan lantang.

Jarwo terdiam dengan pandangan lurus ketika dia mendengar ucapan Alif barusan, mungkin saja benar bahwa beban yang ada di dalam pikiran dia bukan hanya beban biasa tapi juga bercampur dengan rasa bersalah karena dia telah melakukan sesuatu yang begitu kejam, namun dia tidak bisa untuk mengakui hal itu.

"Tapi aku agak ragu dengan dirimu ini, sebab ku lihat kemarin kau juga sudah membawa wanita." Alif melirik Jarwo yang terdiam.

"Ya apa itu ada masalah?" Jarwo malah bertanya demikian.

"Jadi selama ini dia memang tidak pernah ada di dalam hatimu? lalu kenapa kamu mendekati dia." Alif bertanya dengan nada bingung.

"Cantik, walau dia miskin dan kadang membuat aku malu namun setidaknya Dia memiliki paras yang begitu cantik dan tubuh yang sangat menggoda." Jarwo tertawa kencang.

"Gila!" Alif sendiri tidak percaya dengan tingkah sang sahabat yang begitu buruk.

"Ah sudah lah, kau tidak usah munafik seperti itu karena kita sebagai pria jelas melihat wanita dengan cara yang sama." Jarwo tertawa kencang kembali.

"Kau dan aku jelas berbeda karena aku tidak pernah melakukan hal buruk seperti dirimu itu." Alif tidak mau bila di samakan dengan Jarwo.

"Aku lihat kau sangat kesal sekali, apa sampai saat ini kau masih mencintai Mirasih?" Jarwo bertanya serius kepada Alif.

Alif yang di tanya demikian tentu saja dia menjadi terdiam, sebab jujur saja Dia memang mencintai Mirasih sejak dulu hingga sampai saat ini namun cinta pemuda ini ditolak karena Mirasih justru terpikat kepada Jarwo yang lebih memiliki segala nya bila di bandingkan dengan dia.

"Maka nya kita itu hidup harus menjadi orang kaya agar bisa melakukan apa saja yang kita sukai." Jarwo tersenyum sinis.

"Kaya tidak menjamin bahagia, apa saat ini kau merasa sangat bahagia?" Alif bertanya balik kepada Jarwo.

"Tentu saja aku bahagia, apa saja yang aku mau bisa aku dapatkan dengan sangat mudah." Jarwo menjawab dengan enteng.

Bila saja tidak ingat bahwa Jarwo ini masih saudara dia maka Alif pasti akan menghajar Jarwo dengan sangat brutal, sudah sejak dulu dia memang mencintai Mirasih namun Jarwo datang begitu saja dan menawarkan cinta kepada gadis itu sehingga Mirasih yang bisa di katakan matre langsung menerima.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komen kalian ya.

1
Mala Mala
lihat mereka jd kangen kopsah and the gank🤭
FiaNasa
mana ada Arya naksir si Kinan kalian ini ada²saj lah,,cinta Arya udah metok Sama Fatma gak ada yg bisa gantiin
FiaNasa
tamatlah sudah alkisah fitri
Betri Betmawati
pasti terlibat ni si Sabeni ini atas kmtian Mirasih
anak nya slah masih ja di bela
Eli Rahma
lanjuutt
Ayu Putri
hei sarbeni tunggu lah kau didatengin setan itu,coba masih bisa ngomong bgtu gak
Raffaza Direzky87
begaya pank sok bisa dan sok kuat, akhirnya tumbang seketika
Raffaza Direzky87
mbah rejo kan sdh tua, sekalian mengantar nyawa...
Ela Jutek
ikut andil pasti itu si Sarben
Alissia
jangan Mirasih di bunuh siapa ya kok jadi misteri🤔🤔
Ani_Sudrajat
Jangan² Mirasih di bunuh sama Sarbeni.
vania larasati
lanjut kak
Tri Lestari
niat hati MW memangil arwah lah ini Mbah Rejo malah jadi arwah
Alissia
kepo banget Maharani dan Nilam🤣🤣
Betri Betmawati
itu lh td sok2an sekarang gmn coba meninggal kan di tangan iblis itu,
kasihan bgt
Mifta Afandi
jangan sampai member mbak purnama ada yang musnah lho kak GK rela aq
mifta
tggu dlu ya ikanny masih di bli di pasar🤣🤣🤣
ismi🌹🌹
typo thor dukun tua apa hukum tua😄😄😄. kan nyawamu melayang mbah rejo jumawa sih ingin lebih mentereng dari purnama
nur
mlah minta ikan tu iblis😔
Betri Betmawati
Mbah Rejo bawa panci untuk mengusir setan,panci siapa yg dia colong itu?
nanti pas setan datang mau di ajak nya masak kali ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!