NovelToon NovelToon
Teluh ( Pelet Mati )

Teluh ( Pelet Mati )

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Balas Dendam
Popularitas:17k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

Katanya sakit hati seseorang itu adalah ketika dia diam dan pergi tanpa banyak bicara. Itu yang di lakukan Anjas, dia sakit hati pada istrinya yang selingkuh, tapi bukan pergi untuk menata hati yang hancur, dia justru pergi ke dukun untuk membalas sakit hati.
"Saya ingin dia mati Mbah"
"Ada penyiksaan yang lebih mematikan dari kematian"
"Apa itu Mbah?"
"Rasa cinta yang tak berbalas"
"Bagaimana saya melakukannya?"
"Teluh... Pelet mati"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Saling mengetahui

‎Saat Aisyah terbangun, dia tiba tiba sudah berada di rumah sakit dengan Anjas sedang menggenggam tangannya karena khawatir. Anjas yang semalam pulang dari kantor malah melihat Aisyah tertidur begitu pulas tanpa bisa di bangunkan, dia segera membawa Aisyah ke rumah sakit karena menurut Rizwan Aisyah mengalami guna guna saat di sekolah.

‎"Mas, ko aku ada di rumah sakit?" tanya Aisyah karena dia di infus dan ruangan itu sangat dia kenali karena hanya ada di rumah sakit.

‎"Kamu tidak bisa di bangunkan sejak semalam, aku khawatir jadi aku bawa kamu ke sini" jawab Anjas merasa lega karena Aisyah sudah sadar

‎"Aku mimpi mengobrol dengan seseorang, padahal tidak lama hanya sekitar setengah jam, ko tiba tiba sudah terang begini" ucap Aisyah mengusap pipi Anjas karena Anjas terlihat khawatir.

‎"Mungkin kamu di bawa seseorang dalam alam bawah sadar kamu" ucap Anjas

‎"Mungkin saja, Adisti mana mas?" tanya Aisyah

‎"Adisti dengan Juno dan Yuna, kamu malah menanyakan Adisti, aku loh yang khawatir semalaman di sini" keluh Anjas

‎"Maaf ya sayang, aku hanya khawatir Adisti menangis, kamu jangan khawatir aku baik baik saja, kamu pasti tidak tidur ya?" tanya Aisyah dan Anjas mengangguk

‎"Sekarang mas istirahat ya, nanti sore kita pulang mampir ke makam kak Triana, mas mau ke sana kan dengan Adisti" ucap Aisyah

‎"Tapi kamu masih belum pulih"

‎"Aku baik baik saja mas, hanya perlu makan, suapi dan kita makan berdua aku mau makan nasi Padang" jawab Aisyah membuat Anjas terkekeh.

‎"Dua porsi memangnya kamu kuat makan itu?" tanya Anjas

‎"Kuat, kan aku makan untuk empat orang" jawab Aisyah tertawa

‎"Astagfirullah, istriku jadi rakus" gumam Anjas menciumi wajah Aisyah karena gemas.

‎Anjas meminta Jaka untuk memesan nasi Padang di kantin rumah sakit, dia juga menyodorkan air yang sudah di siapkan Rizwan sebelum Rizwan pulang tadi pagi untuk memberi tahu kalau kondisi Aisyah sudah membaik pada keluarga yang lain. Anjas juga memandikan Aisyah bahkan menggantikan pakaiannya tanpa canggung sama sekali karena mereka memang sudah terbiasa seperti itu dari sejak Aisyah menyerahkan dirinya pada Anjas sepenuhnya.

‎"Sudah cantik nyonya Anjas ini, aku jadi semakin mencintaimu" ungkap Anjas kembali memeluk Aisyah

"Aku juga mencintai mas Anjas yang tampan ini, aku semakin cinta" balas Aisyah mengecup bibir Anjas

"Jangan menggodaku, nanti aku mau kamu yang repot" ucap Anjas

"Kan sudah tadi di kamar mandi" jawab Aisyah terkekeh semakin membuat Anjas terkejut karena sekarang istrinya itu sudah berani menggodanya secara terang terangan.

‎Tak lama nasi yang di pesan Anjas sudah tiba, mereka mulai makan dan benar saja, Aisyah makan dengan lahap bahkan Anjas sampai menambah satu porsi lagi karena mereka membeli tiga porsi nasi Padang.

‎"Alhamdulillah, mas apa aku juga di periksa kandungan?" tanya Aisyah

‎"Sudah, dokter Wilona bilang bayi kita baik baik saja" jawab Anjas yang sudah selesai makan.

‎"Mas..."

‎"Ya"

‎"Aku... bertemu Mbah Suro saat tertidur lama kemarin" ungkap Aisyah

‎ Anjas yang sedang membereskan bekas makan mereka langsung berhenti, jantungnya berdetak kencang karena Anjas takut Aisyah tahu siapa dirinya yang sebenarnya, bahkan Anjas tak berani menatap Aisyah yang sekarang sedang menunggu Anjas bicara.

‎"Mas... kamu tahu kan aku punya khodam sejak aku bayi, nenek Martini dan kamu juga di jaga oleh Mbah Suro, apa kamu tahu siapa mereka?" tanya Aisyah

‎"Aku hanya tahu kalau nenek Martini adalah penghuni alam Kinasih, dan Mbah Suro adalah murid dari ratu Kinasih" jawab Anjas memilih jujur.

‎"Mas tahu kalau Mbah Suro sudah meninggal?" tanya Aisyah dan Anjas mengangguk.

‎"Mungkin..... aku juga akan meninggal kalau ilmuku sudah aku turunkan pada muridku Aisyah, makanya aku sedang menguatkan diriku untuk pergi dan memastikan kamu juga anak anak hidup dengan berkecukupan" jawab Anjas tak bisa menahan air matanya.

‎"Tidak mas, aku bisa menghilangkan ilmu itu dengan ritual yang sudah aku pelajari, tapi Mbah Suro bilang untuk saat ini ilmu itu masih kamu perlukan" jawab Aisyah membuat Anjas terkejut.

‎"Maksud kamu... aku tidak perlu mencari murid?" tanya Anjas dan Aisyah mengangguk.

‎"Benarkah Aisyah? aku tidak akan mati?" tanya Anjas penuh harap

‎"Hidup mati kita itu di tangan Tuhan mas, dan aku ingin kamu hidup lama denganku, dengan anak anak kita bahkan cucu Kita nanti" jawab Aisyah membuat Anjas terharu.

‎ Anjas memeluk Aisyah dengan begitu erat karena dia bahagia Suro sudah menemukan caranya supaya ilmu itu bisa berhenti di satu orang, karena Anjas sendiri bisa merasakan efek dari ilmu pelet mati begitu berbahaya, bahkan Triana adalah korban pertamanya.

"Tapi mas, aku takut kamu malah menduakan aku karena kamu pasti akan jadi pusat perhatian semua perempuan" ungkap Aisyah

"Tidak akan Aisyah, hanya kamu yang tidak terpengaruh ilmu ini dan aku sangat bersyukur karena kamu juga bisa aku dapatkan" jawab Anjas

"Aku tidak mungkin selingkuh, tidak akan" ucap Anjas tegas.

"Pegang kata kata kamu mas, karena Mbah Suro bilang, masalah dalam kehidupan kamu akan semakin bertambah banyak" ucap Aisyah

"Pasti Ais, aku akan selalu ingat kalian" jawab Anjas

Mereka langsung pulang, pukul tiga sore karena Adisti sudah di antarkan oleh Rizwan, ke empat orang itu menuju ke makam Triana untuk mendo'akan Triana sekaligus menunjukkan pada Adisti makam ibunya yang dulu di katakan Anjas terlalu jauh dan sekarang Anjas mengatakan kalau makamnya sudah di pindahkan supaya Adisti bisa ke sana kapanpun.

"Apa mama bahagia di sana pa?" tanya ada Adisti

"Kalau Adisti mendo'akan dia supaya bahagia dengan mengirimkan alfatihah, mungkin dia akan bahagia" jawab Anjas

"Apa mama punya keluarga?" tanya Adisti yang dulu tak bisa menanyakan apapun pada Anjas yang selalu menolak membahas tentang Triana.

Anjas tidak langsung menjawab, dia berpikir sejenak dan menatap Aisyah karena dia khawatir Adisti nanti akan di hasut Hengki, jadi Anjas akan memilih untuk jujur.

"Mama Adis sebenarnya sudah menikah dengan orang lain, kami berpisah dulu dan mama Adis punya seorang anak laki laki yang masih bayi" jawab Anjas membuat Adisti menunduk.

Mama yang ada di pikiran Adisti adalah mama yang setia pada Anjas sampai dia meninggal, tapi ternyata apa yang di pikirkan Adisti salah, ibunya punya keluarga lain bahkan tidak pernah menemuinya sekalipun setelah bercerai dengan Anjas.

"Jangan marah, mama Adis tetaplah mama Adis, Adis harus mendo'akan almarhumah supaya kuburnya terang" bujuk Aisyah dan Adisti mengangguk.

1
Nurr Tika
udah cari yg lain jun cewek masih banyak
neni nuraeni
weeeh seruuuu
Nurr Tika
lanjut thor
Nurr Tika
ah ternyata yuna wanita gampangan, terimakasih thor udah up
Nurr Tika
berati yuna ga setia dong
Nurr Tika
tiap hari up dong thor
Ridwan01: Iya kak, kemarin keganggu sama acara habis lebaran 🙏, aku sudah up dua bab hari ini 👍
total 1 replies
Nurr Tika
itu ulah sofyan dan hengki, mereka balas dendam ke anjas
Ridwan01: benar sekali kak 👍
total 1 replies
yuyun Rahayu
ikut menyimak thooor😁
Ridwan01: terima kasih sudah mampir 🙏☺️
total 1 replies
Nurr Tika
serumit itu ya
Ridwan01: benar benar rumit kak
total 1 replies
Boru Nasution
wah bagus banget kak ini
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Nurr Tika
seneng kalo ada sahara
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
😄😄 aduuh Sahara kocak kali kamu seruuu lnjuut
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
😂😂😂 seruu deh kalau ada kamu Sahara... 😂😂😂
neni nuraeni: sma" kak😁
total 2 replies
Siti Afsoh
mksh autor sahara dh kembali😍😍
Ridwan01: sama sama kak terima kasih kembali 🙏☺️
total 1 replies
Nurr Tika
sahara gemes 😄
Ridwan01: cubit kak 🙏🤭
total 1 replies
Nurr Tika
semakin seru
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
iih senangnya deh Sahara kmbli hehehe....
neni nuraeni: iya dong karena shara senang jadi kita yg bacanya juga ikut senang thor 😁😁😁
total 2 replies
Nurr Tika
siapa yang kirim santet ke juno
Ridwan01: Kunto kak 🙏
total 1 replies
Nurr Tika
met hari raya idul fitri mohin maaf lahir batin thor, 💪 trus
Ridwan01: Sama sama kak, mohon maaf lahir dan batin juga🙏☺️
total 1 replies
Nurr Tika
lanjut thor
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!