Indira, gadis muda keturunan Tionghoa dan Indonesia. dia sudah dari kecil ikut dengan sang ibu, karena ayahnya sudah meninggal
Indira, melanjutkan perusahaan otomotif milik sang Ayah, tapi saat dia akan kembali ke Indonesia. dia mengalami kecelakaan pesawat...
Penasaran dengan cerita nya Yuk ikuti terus Cerita ini. akan banyak menguras tenaga dan emosi, siapkan kata-kata yang indah saat Indira Gandhi masuk ketubuh perempuan muda yang ditinggal oleh orang tua nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Thirty-five
Semua orang tambah terkejut. saat mendengar ucapan Xiao Xie
"Kau melakukan eksperimen?" tanya Xiao Lin
"Iya jie jie... ini Hacilnya, pintaltan Atu?" ucap Xiao Xie. mata Xiao Lin memejam sesaat dan kembali terbuka saat kucing gemuk itu mendekatinya, kepala nya menggesekkan ke tubuh Xiao Lin
MEONG
Xiao Lin menepuk kucing itu dengan lembut, dia meminta Paman To Long menurunkan Xiao Xie dari atas sana, dan berusaha menahan kesal pada sang adik
"Apa kau bisa membuat dia kecil seperti sediakala?" tanya Xiao Lin
"Itu anu... Atu tidat bica membuat dia tecil lagi jie jie" ucap Xiao Xie sambil menunduk
"Jadi dia akan besar seperti ini?" tanya Xiao Nam. dan Xiao Xie pun mengangguk
"Hais... putriku yang malang, tidak apa-apa, ayah mendukung mu nak" ucap Kaisar Zhao. mata Xiao Lin memutar, dia belum selesai dengan urusan nya tadi
"Jangan dengarkan ayahmu itu Xie'er... dia itu sesat" jawab Xiao Lin. kedua mata Kaisar Zhao mendelik saat mendengar ucapan Xiao Lin
Kucing lucu dan imut itu masih terus menggesek-gesek kepalanya ke tubuh Xiao Lin. Xiao Lin pun mengelus nya
"Kembali lah ke tubuh kecil mu Sisi" ucap Xiao Lin. dan cahaya hijau itu menyelimuti tubuh Sisi, dan tubuh nya yang besar berubah menjadi kecil. Xiao Xie melongo melihat jie jie nya hanya tinggal berucap dan kucing itu berubah ke semula
"Jie jie tenapa Cici jadi tecil lagi? butan nya lebih bait becal cepelti tadi" ucap Xiao Xie sia-sia dia membuat ramuan pembesar
"Dia masih bisa besar saat kamu meminta nya besar, tapi biarkan tubuh nya mengecil karena itu menguras tenaga di dalam tubuh nya Xie'er" jawab Xiao Lin. semua pun mengangguk mengerti
"Kembali ke kediaman kalian saat ini, Ayah aku mau berbicara dengan mu" ucap Xiao Lin sambil menatap sang ayah. Kaisar Zhao yang merasakan perasaan yang tidak enak pun langsung menghilang dari sana.
"Ya..... Ayah aku belum memberikan mu pelajaran" teriak Xiao Lin. semua orang meringis mendengar teriakkan kencang Xiao Lin
"Ck dasar lelaki tua menyebalkan.... dia tahu saja aku ingin memberikan tinjauan manis untuk nya" gumam Xiao Lin
...----------------...
Pernikahan Kaisar Zhao dan Permaisuri Lu pun membuat para tamu undangan kemaren terkejut, mereka bertanya-tanya dan Selir ketiga Kaisar Ling pun menyelinap masuk ke kamar Kaisar Zhao yang sedang duduk manis
"Yang Mulia Kaisar Zhao...." suaranya mendayung dengan nada yang di buat-buat. Kaisar Zhao yang dari tadi memejamkan matanya pun langsung melotot
"Apa yang kau lakukan di kediaman Zhen....." teriak Kaisar Zhao. Selir itu melongok-longok pinggulnya, mungkin kalau Xiao Xie melihat itu akan berkata
"Bibi tenapa jalan mu cepelti bebet yang mau beltelul" tapi sayang Xiao Xie tidak ada
"Hamba hanya ingin menyapa Yang Mulia, hamba juga ingin mempertanyakan tentang kabar pernikahan anda besok Yang Mulia.... apa itu benar?" ucap nya sambil tersenyum dan berjalan mendekati Kaisar Zhao
"Mau kabar itu benar atau tidak itu bukan urusan mu, pergi sebelum aku menebas leher mu itu" ucap Kaisar Zhao dengan nada dingin
SREK
Selir itu merobek pakaian yang dia kenakan dan tubuhnya yang seksi dan hot itu terpampang jelas di hadapan Kaisar Zhao
"Hamba bisa memuaskan hasrat Anda dengan lebih baik, kaisar Ling pun tergila-gila dengan tubuh hamba... hamba siap membuat yang mulia meracu kenikmatan" ucap nya dengan nada seksi. wajah Kaisar Zhao semakin datar dan dingin, kejadian seperti ini sudah sering dia dapat. tanpa basa-basi lagi Kaisar Zhao pun memanggil paman To Long dalam telepati nya
"Long... bawa sepuluh lelaki yang sakit" ucap nya sambil menahan amarahnya dalam hati nya
"Oya... kau yakin bisa membuat seorang Kaisar Zhao ini puas? apa kau sanggup dengan keperkasaan Zhen" ucap Kaisar Zhao sambil mengulur waktu
Moci yang melihat itu pun menahan tawanya, dia tahu karakter ayah dari tuan nya itu. tak lama paman To Long pun tiba dan sepuluh lelaki itu dia taruh di kediaman kosong
"Waw.... pantas yang mulia diam saja, ternyata ada pemandangan yang membuat para lelaki bernafas lega" ucap paman To Long. kedatangan nya itu yang tiba-tiba muncul membuat Selir Ling berteriak dan menutup bagian dada dan bawahnya
"Ba bagaimana anda bisa datang begitu saja?" tanya gugup Selir Ling.
"Hahaha.... kamu tanya? kamu bertanya-tanya" ucapnya sambil tertawa mengejek. Kaisar Zhao memberikan kode pada paman To Long. dan membuat Paman To Long pun berhenti tertawa dan segera menarik Selir Ling
Paman To Long pun langsung membawa selir Ling ketempat para lelaki yang dia bawa dan tubuh Selir Ling terlempar kedalam kamar yang di tempati kesepuluh lelaki
"Selamat menikmati hadiah dari ku Ja*ang
TBC