Menikah bukan berarti kehadiran orang ketiga tidak ada. Kisah ini bermula dari bangku kuliah, Sherly mahasiswi kedokteran tingkat akhir jatuh cinta kepada seniornya yang sudah menjalani koas dokter Timo. Sherly tidak mengetahui sahabatnya Leni memiliki perasaan yang sama dengannya. Bagaimana kisah cinta segi tiga ini???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bulan Madu
Noah dan Natalia menikmati hadiah pemberian orangtua dengan baik. Mereka sore ini berenang, dengan menggunakan bikini dan Naoh hanya celana renang mereka menimati air laut yang belum terkontaminasi. Snorkling menikmati terumbu karang yang indah - indah dan ketika sora hari menjelang mereka menikmati suasana hangat matahari terbenam.
Sementara itu di Vila sebelah Bara masih terus memantau mereka. Dan hal itu di lihat oleh Noah. Noah semakin menujukan kemesraannya kepada Natalia. Noah mulai mengerti ternyata Bara sedang mengambil vidio mereka. Namun Noah tidak ambil pusing.
"Sayang, sepertinya saudara sepupumu itu memantau kita. Siapa namanya?"
"Bara,...."
"Benar dia saudara sepupumu???"
"Oma dan opa bilang bahwa mama dan papa ku itu sama - sama anak tunggal?"
"Sepertinya ada yang nyuruh deh???"
Malam hari ketika istrinya sudah tidur, Noah menghubungi Yusuf Christian perwira polisi yang sudah seperti kakak baginya. Dia menceritakan semua yang dia alami bersama istrinya.
Yusuf yang ada di rumah mami dan papinya langsung menuju kamar Andara Christian. Dia tahu bahwa ini ulah adenya.
"Ara stop melakukan itu."
"Stop apa abang?"
"Jangan pura - pura bodoh Ara, mas tahu kamu yang menyuruh orang menjadi saudara sepupu Natalia dan sekarang dia sedang memantau Noah dan Natalia. CUKUP ARA!!! "
"Kenapa abang menuduh."
"Abang tidak menuduh, abang tahu semua rencana kamu Ara. Berhenti."
"Ada apa ini Ara, Yusuf???"
"Mami terlalu manjain Ara, lihat itu tidak dewasa."
"Di nasehati pelan - pelan bang."
"Ara masih mencintai Noah mami. Naoh harus jadi milik Ara." Jefry yang melihat itu hanya mengeleng kepala dan memberi kode buat Grace istrinya menyelesaikan. Yusuf dan Jefry keluar dari kamar Ara.
Ara sekarang adalah CEO perusahaan papinya di Jakarta CH company yang bergerak di bidang realestat dan properti. Sebagai CEO, Ara bisa saja menyewa orang untuk menjalankan misinya.
"Ara sayang, Ara itu cantik dan pintar banyak orang suka sama Ara, namun hati Ara di kunci. Buka hatinya. Jangan ganggu Noah lagi.
"Ara, sayangnya sama Noah mami."
" Noah sayang sama Ara, namun versi berbeda. Cinta itu tidak selamanya bisa memiliki. Manusia menjalankan namun jodoh itu sudah di atur Tuhan." Ara memeluk maminya. Grace bahagia meskipun dia berpisah dengan papanya Yusuf dan Andara, hubungan keluarga mereka sangat baik, Jefry suaminya sekarang juga pengertian, dialah yang membuat eratnya hubungan Grace dengan mantan keluarga suaminya.
Noah dan Natalia sudah kembali ke Jakarta, mereka tinggal bersama mami dan papi mereka, karena Nora tidak mau mas dan mbanya jauh darinya. Akhirnya Natalia menyetujui tunggal bersama dirumah keluarga besar.
Mereka semua sedang berkumpul dirumah, malam hari makan bersama, koment seperti ini sangat dibutuhkan apalagi kesibukan mama, papa, anak dan anak mantu ini tinggi. Sherly setempat kerja dengan Noah dan Natalia, sedangkan Timo berbeda. Mereka menikamti makan malam bersama.
"Makan malam saat inu, semuanya buatan mba Natalia." Noah tersenyum kepada istrinya, dia tahu istrinya ini pintar masak.
"Semoga masakan Lia cocok di lidah oma, mami, papi dan adek."
"Pasti cocok sayang."
"Terima kasih ya, anak perempuan papi sudah mau memasak buat kami semua."
"Sama - sama papi." Tak berselang lama si kecil Nora yang sudah tidak kecil lagi karena sudah lulus sekolah menengah atas dan sementara mengurus buat kuliah.
"Enak mba, adek suka. Mba ajarin adek ya. Biar bisa jadi kesukaan mertua."
"Apa ada yang papi lewati??? Anak manja papi??? Rahasia mungkin???"
"Ngak ada papi." Nora masih menyembunyikan hubungannya dengan AKP Yusuf Christian. Semenjak Sekolah menengah atas, Yusuf sering antar dan jemput Nora kalau ke sekolah, keluarga tidak curiga karena Yusuf sudah seperti abang buat Noah dan Nora. Selisih sepuluhan tahun tidak membuat cinta Nora berkurang. Perjuangan Yusuf untuk meyakinkan Nora yang manja ini juga sangat berat.
"Papi merasa perhatian salah satu cintanya papi berkurang deh???"
"Yang jelas bukan mami kan???"
"Sudah tentu, kamu itu cinta matiku." Timo langsung mencium bibir istrinya didepan orangtua, anak dan menantu.
"Ihhhhh... Malu lah sudah tua."
"Tua kan umur, tetapi cinta harus tetap bersemi dong. Benarkan mami???"
"Tentu sayang." Sherly kembali membalas mencium suaminya. Noah dan Natalia hanya senyum - senyum melihat kemesraan orangtua mereka. Noah tahu, bahwa papinya lagi mengoda adeknya.
"Oma, marah papi tuh genit." Semua tertawa melihat tingkah Nora.
"Belum mau jujur sama papi. Sedih deh."
"Papi.... Jangan begitu, adek sedih."
"Terus......"
"Iya ade jujur. Ade pacaran sama abang???" Semua tersenyum. "Kok tersenyum sih."
"Sudah tahu lagi adek."
"Mas tahu dari??"
"Kamu tahu, hari ini abangmu juga sedang disidang sama papi Jef dan mami Ge."
"Sudah tiga tahun, kami pacaran."
"Kasihan abang, pacaran kok sama adek bayi."
"Mas... Jangan godain adek."
"Marahin mba. Kapok mas. Godain adek trus."
"Sudah ayo kita nikmati masakan enak mba Lia. Ini pengucapan syukur atas kejujuran anak manja papi."
Nora langsung berdiri dan memeluk papinya, dicium berkali - kali.
"Maafkan adek semua, ngak jujur sama oma, papi, mami, mas dan mba. Tetapi hubungan kita baik - baik kok."
"Ngak mengapa. Papi senang karena sudah ada juga orang baik yang jaga anak kesayangan keluarga ini." Timo mencium pipi anak gadisnya.
"Bang, papi, mami, mas sudah tahu."
"Bagus dong, biar abang ngak perlu akting kalau mau ketemu sayang abang."
" Ihhhhhhhh dasar. Aku kan masih mau tetap jadi anak manja mereka."
"Emang abang ngak manjain kamu?"
"Iya juga sih. Abang manjai. " Yusuf yang berada di kamar mesnya hanya tersenyum. Dia memang sangat mencintai Nora, tidak bisa di pungkiri, bahwa kharisma Nora sangat mempengaruhi kehidupan Yusuf. Perwira tampan ini, benar - benar menjaga hatinya buat si kecil Nora Daniela Johanes. Perempuan kecil yang sudah tumbuh menjadi orang dewasa. Hobi Nora membuat Dia dekat dengan Yusuf. Noah yang suka bermain olah raga voli, dilirik club bayangkari ketika melihatnya bermain di oekan olah raga pelajar. Gadis dengan tinggi badan seratus delapan puluh sembilan sentimeter ini menarik perhatian pelatih dan manager club itu.
Sudah dua tahun lebih Nora bergabung dengan club voli itu disinilah benih sayang sebagai adik berubah menjadi cinta dari sosok Yusuf perwira polisi itu. Mami dan papinya tidak melarang Nora berkarir lewat hobinya. Namun mami dan papinya mau pendidikan yang terhormat.
Lulus sekolah dia sudah mendaftar kuliah dan mengambil kedokteran juga, namun dia lebih memilih menjadi dokter anastesi.