NovelToon NovelToon
Ilove 100 Kg

Ilove 100 Kg

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Karir / Persahabatan / Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Cewek Gendut
Popularitas:64
Nilai: 5
Nama Author: bidadari

- Berawal dari benci -

Akhh!
"Lo, kalau jalan pakai mata! "
"Maaf, kak "
"Ck, cewek gendut kaya lo mending pergi deh dari sini! "
" Baik ka! "
"Gendut amat sih! "


- berakhir di pelaminan -

"Apa nikah sama dia?, what! "
" Dewa bangun! "
" Akh, mama dewa ngga bisa nikah sama dia! "
" Harus bisa! "



- love 100 kg -

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bidadari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 5 permintaan maaf

"Dengan, keluarga atas nama pasien Dewa? " Tanya dokter bernama adrian kala. Pintu UGD terbuka hana di tuntun oleh Agatha langsung, mendekati pintu UGD, " Saya, mama nya dok bagaimana dengan. Anak saya? "Suaranya begitu parau sekali, tatapan lelah di campur kekhawatiran.

Dokter tersebut, tersenyum mendengar " Alhamdulillah pasien. Sangat kuat dan tidak perlu di khawatir kan, hanya luka kecil saja dan saya akan mengasih resep untuk menghilangkan nyeri di kaki pasien. Ibu bisa ambil resepnya di resepsionis nanti, " Ujar dokter adrian. Semuanya langsung mengucapkan alhamdulillah serempak, "baik dok terimakasih banyak" Cakap Hana dengan suara penuh haru,

"Sama-sama, pasien bisa di pindahkan ke ruangan VIP seperti yang bu hana. Pesan tadi "ujar dokter adrian segera berlalu, diiringi kedua perawat.

Hana, mengucapkan terimakasih ke Allah lalu ia memandang ke alex sedang irsyad tadi pamit ke toilet tapi sampai saat ini, belum kembali juga. " Oh ya, lex katanya dewa nabrak wanita tadi? Terus gimana wanita itu lex? "Tanya hana dengan suara khawatir

" Tante, tenang saja semua udah ilona urus. Katanya wanita itu tidak luka apa-apa mungkin sekarang. Udah kemas-kemas mau pergi dari sini " Jelas alex membuat hana menghela napas lega, mendengar kabar tersebut.

" Alhamdulillah, kalau begitu ilona tolong tunggu dewa. Di sini ya sembari tunggu irsyad sama Bunga kembali, "pinta hana lalu menoleh ke arah, Agatha dan alex " Kalian, tolong antar tante ke ruang rawat wanita. Yang sudah di tabrak sama dewa " Lanjut hana langsung diangguki oleh. Agatha dan alex mereka menyusuri setiap koridor rumah sakit, Hingga ke ruangan tulip yaitu ruangan dimana aura di rawat.

Tokk.. Tokk.. Tokk

"Masuk! " Rianti segera menjawab, ia menoleh ke arah. Pintu yang terbuka menampilkan sosok wanita paruh baya dengan, pakaian casual nya. " Permisi ibu" Sapa wanita tersebut

"Masuk bu! " Rianti mempersilakan, hana masuk ia tersenyum kala melihat rianti " Perkenalkam. Nama saya hana saya mamanya dewa, yang menabrak anak ibu. Saya minta maaf sekali atas prilaku anak saya, kepada anak ibu" Cakap Hana penuh penyesalan membuat, rianti tersenyum ramah

"Tidak apa-apa, bu lagian anak saya tidak apa-apa ya kan aura? " Hana menoleh ke arah. Wanita berbobot besar tersebut yang tersenyum ke arahnya, "ya tante, aku tidak apa-apa kok. Kalau bukan karena anak tante banting stang ke kanan, mungkin aku sudah di ruangan operasi! " Cakap Aura dengan sebuah senyuman ramah " Tante benar-benar minta maaf ya nak, nama kamu siapa? "Tanya hana

" Aura tante! "

"Aura, nama yang cantik! " Puji wanita tersebut membuat aura tersenyum malu, "kalian, tenang saja saya sudah membayar administrasi nya. Sekali lagi saya minta maaf! Atas kejadian yang menimpa putri ibu" Ungkap hana membuat rianti menggelengkan kepala nya. "Tidak usah repot-repot bu, membayarkan rumah sakit anak saya! " Sahut rianti menolak halus

"Anggap, saja permintaan maaf saya bu.. Saya permisi aura tante permisi ya! " Pamit wanita tersebut "terimakasih banyak, bu"

"Sama-sama, saya sekali lagi minta maaf! "

"Sudah bu, lupakan! "

"Tante pamit ya aura! "

"Ya tante"

Semilir angin, di malam hari membelai wajah cantik gadis berambut di kuncir kuda. Ia menghela napas panjang bayangan yang selalu ia lupakan, selalu menyita pikirannya gadis itu tidak terasa mengalirkan rintikan air mata nya.

Bunga terdiam, mengigit bibirnya kala melihat ruangan UGD mengingatkannya pada trauma nya dahulu, sebuah jaket menutupi dinginnya tubuh nya. Bunga menoleh ke samping mendapati irsyad yang berdiri di samping nya, ia mengulas sebuah senyuman hangat,

"Ngapain, bengong disini udah malem nanti masuk angin! " Kata irsyad menaruh tangannya. Di dada alisnya berkerut melihat wanita tersebut, terdiam bunga melepas jaket kulit yang menyelimuti badannya tersebut, lalu memberikan ke irsyad, " makasih bang, tapi gue ngga apa-apa kok!. Gue pake jaket! " Sahut bunga mengembalikan jaket tersebut ke kaka kelasnya,

Irsyad, menatap tangan bunga yang terulur dengan jaket miliknya. Ia menatap dalam manik tersebut lalu mengambil nya, "lo, kenapa tiba-tiba ke atap rumah sakit? " Tanya irsyad tangannya menenteng jaket kulitnya. "Cari udara segar! " Sahut bunga tersenyum lembut seraya, maju dan duduk di tembok yang menjadi pembatas di atap rumah sakit tersebut. Angin menyambutnya helaian surainya, berterbangan ia mengayun kaki nya yang jenjang dengan lembut.

"Lo, ngga usah se khawatir itu! Dewa kuat kok jangan cemas! " Ujar irsyad menenangkan "gue tahu, dia kuat! " Singkat bunga tersenyum lembut,

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!