NovelToon NovelToon
Janda Bersegel

Janda Bersegel

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:13.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sri Rusmiati

Kisah ini adalah perjalanan hidup Mia yang disebut sebagai anak haram. Liku dan kerasnya kehidupan, mampu membawanya menjadi wanita yang kuat. Dua kali menikah, dua kali pula menjadi janda. Status janda yang disandang dalam usia remaja semakin membuatnya dicaci dan dihina.

Kegagalannya dalam pernikahan, membuatnya tak punya mimpi untuk bahagia dalam sebuah ikatan pernikahan. Baginya, menikah itu hanya ajang untuk mengabdikan dirinya pada seorang suami dengan imbalan uang.

Akankah Mia menemukan pria yang benar-benar bisa membuatnya merasakan cinta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Rusmiati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ada yang salah dengan statusku?

Tuan Ferdinan duduk termenung di kursinya. Menyandarkan tubuhnya dan menengadahkan kepalanya. Memejamkan matanya dan berpikir keras kalau apa yang sudah dilakukannya pada Mia memang sangat keterlaluan. Tapi Tuan Ferdinan tidak menyangka kalau Mia bisa menyelesaikan semua tugas itu dengan sempurna.

Ah, hatinya tidak tenang. Tuan Ferdinan merasa berdosa atas apa yang sudah dilakukannya. Tuan Ferdinan segera bergegas ke ruangan Mia untuk meminta maaf atas apa yang sudah dilakukannya.

"Mia," sapa Tuan Ferdinan.

"Iya Tuan," jawab Mia dengan suara lemas dan wajah yang sangat pucat.

"Kamu sakit?" tanya Tuan Ferdinan.

"Tidak, Tuan." Mia hanya tersenyum. Matanya sudah berkunang-kunang melihat Tuan Ferdinan.

"Mia, maafkan aku kare--" belum selesai Tuan Ferdinan menelepon, Mia sudah ambruk pingsan.

"Mia, bangun Mia." Tuan Ferdinan mengguncang tubuh Mia.

"Papi, apa yang papi lakukan pada Mia?" teriak Danu yang tiba-tiba masuk dan melihat Tuan Ferdinan sedang mengguncang tubuh Mia.

"Danu, kamu jangan salah paham. Papi tidak melakukan apapun pada Mia," ucap Tuan Ferdinan mencoba menjelaskan.

"Cukup Pi. Aku cukup sabar melihat semua perlakuan papi pada Mia. Aku tahu Papi tidak menyukai Mia karena aku menyebutnya sebagai calon istriku. Kalau Papi tidak suka, katakan padaku. Aku akan menjauhkan Mia dari hidupku agar dia terbebas dari siksaan Papi yang keterlaluan," ucap Danu.

"Cukup Danu. Sekarang bukan waktunya untuk berdebat. Ayo bawa Mia ke rumah sakit," ucap Tuan Ferdinan.

Ah bemar! Mia sedang pingsan. Butuh pertolongan secepatnya. Danu segera menggendong Mia untuk dibawa ke rumah sakit.

"Mia, bangun. Mia ini aku, Danu." Danu menepuk pelan pipi Mia.

"Danu, kau fokus menyetir. Perhatikan jalanmu!" ucap Tuan Ferdinan.

"Kenapa? Papi takut mati? Sedangkan Papi hampir membuat Mia mati karena ulah Papi," gerutu Danu.

Tuan Ferdinan diam. Kesal memang saat anak satu-satunya menuduhnya begitu kejam. Tapi di satu sisi Tuan Ferdinan memang mengakui apa yang diucapkan oleh Danu. Memang Tuan Ferdinan yang menyebabkan Mia pingsan. Tapi Tuan Ferdinan tidak menyangka kalau Mia akan melakukan semua perintahnya. Padahal Tuan Ferdinan ingin Mia menyerah dan ia bisa memarahi Mia sepuasnya.

Ketika sudah sampai di Rumah Sakit, Danu segera membawa Mia ke ruang IGD. Dengan cemas Danu menunggu dokter yang sedang memeriksa Mia. Saat dokter keluar, Danu segera memburunya.

"Bagaimana Dok?" tanya Danu.

"Dia baik-baik saja. Hanya kelelahan dan butuh istirahat saja," ucap dokter.

"Baik Dok. Terima kasih," ucap Danu segera menemui Mia.

"Mia, apa yang kau rasakan?" tanya Danu.

"Pusing dan lemas, Tuan Muda." Mia mencoba tersenyum saat menatap Danu.

"Cukup! Jangan panggil aku Tuan Muda. Ini bukan di kantor. Panggil aku Danu saja. Aku sangat tidak nyaman dengan panggilan itu," ucap Danu kesal.

Mia diam, tak tahu harus menjawab apa. Sedangkan di luar, Tuan Ferdinan mengamati kondisi Mia. Mia melihat keberadaan Tuan Ferdinan di luar kamarnya.

"Tuan Besar?" ucap Mia.

Danu melihat ke arah Tuan Ferdinan. Malas rasanya jika harus bertemu dan berbincang dengan Tuan Ferdinan. Namun karena Mia meminta Tuan Ferdinan masuk, dengan sangat terpaksa Danu memanggil Papinya untuk masuk.

"Mia, bagaimana keadaanmu?" tanya Tuan Ferdinan.

"Aku baik-baik saja, Tuan." jawab Mia.

"Jangan bohong Mia. Katakan yang sejujurnya, biarkan orang yang bersalah harus bertanggung jawab," ucap Danu.

"Tuan Muda, tidak boleh begitu. Anda beruntung masih memiliki seorang ayah. Sedangkan saya?" ucap Mia.

Danu diam saat mendengar ucapan Mia. Ah, hampir saja Danu lupa bagaimana rasa beruntung memiliki Tuan Ferdinan. Sikap ayahnya akhir-akhir ini membuat Danu merasa tertekan. Hingga yang ada di kepalanya, Tuan Ferdinan adalah diktator. Lebih mengatur arah hidupnya. Tidak pernah mengajak berbicara antara ayah dan anak. Setiap kali pembicaraannya selalu saja bagaikan atasan dengan bawahan.

Ya, Danu memang selalu menganggap Tuan Ferdinan adalah seorang diktator. Selalu saja tak pernah ada pilihan atau pendapat. Danu hanya memiliki perintah dari ayahnya yang harus dilakukan. Tidak sekalipun Tuan Ferdinan meminta pendapat anaknya.

Tapi hanya dengan ucapan Mia, kenapa Danu merasa kalau hatinya sangat gelisah? Danu merasa samgat bersalah. Ternyata, apa yang Danu rasakan juga dirasakan oleh ayahnya. Tuan Ferdinan merasa kalau Danu memang tidak beruntung memilikinya sebagai seorang ayah. Sikap Danu akhir-akhir ini membuat Tuan Ferdinan merasa kesepian.

Sikap keduanya yang saling dingin, membuat Danu dan Tuan. Ferdinan merasa kalau ucapan Mia benar-benar menampar mereka. Danu dan Tuan Ferdinan saling menatap.

"Tuan, jujur saja. Sejak kecil saya tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ayah. Saya selalu iri pada orang yang memiliki ayah dan menyayangi anaknya," ucap Mia.

Kemudian Mia melanjutkan cerita masa lalunya yang kelam. Sebutan anak haram melekat pada dirinya. Dan lebih menyakitkan, sebutan itu keluar dari mulut ayahnya sendiri. Itulah kenapa Mia tidak pernah mengeluh. Mia lebih sering tersiksa dan tersakiti ketika bersama Pak Baskoro. Hingga setiap penindasan dari Tuan Ferdianan tidak berarti apa-apa bagi Mia.

Simpati dan empati dari Tuan Ferdinan seketika muncul, saat melihat bulir bening yang membuat aliran sungai pada kedua pipi wanita yang tengah di infus itu. Tuan Ferdinan bahkan mulai membuka hatinya untuk menerima Mia sebagai calon menantunya. Sikap sopan dan pekerja keras Mia membuat benteng pertahanan Tuan Ferdian hancur. Namun semua simpatinya sirna saat Mia menceritakan mengenai Haji Hamid.

"Jadi kau janda?" ucap Tuan Ferdinan dan Danu bersamaan.

Mia menatap keduanya bergantian. Sedih rasanya melihat mereka menganggap statusnya sangat hina.

"Memangnya status janda itu menjijikkan?" tanya Mia dengan raut sedih.

Tuan Ferdinan yang merasa kecewa segera meninggalkan Mia tanpa pamit. Hal itu membuat tangis Mia semakin menjadi. Namun Danu masih di sana. Menemani Mia yang sedang sangat sedih. Sebenarnya Danu juga terkejut dengan pengakuan Mia. Namun baginya janda atau gadis, tak jadi masalah. Karena bagi Danu, Mia adalah wanita polos yang akan bisa menerima kekurangannya.

"Mia, jangan bersedih. Tak ada yang salah dengan statusmu. Kamu wanita baik dan cerdas. Jangan hiraukan papi ya! Ada aku di sini. Kamu tidak sendirian!" ucap Danu.

Mia menatap ke arah Danu. Masih ada pria tulus seperti Danu di dunia ini? Mungkin Danu bisa menjadi pengganti Haji Hamid yang bisa menerima setiap kekurangan Mia.

"Terima kasih," ucap Mia.

"Aku yang seharusnya berterima kasih karena kamu sudah menyelamatkan nyawaku saat pertama kita bertemu. Kamu juga membuatku menjadi lebih semangat setelah bertemu denganmu. Intinya kamu sangat berarti untukku. Kau mengerti?" ucap Danu.

"Iya," jawab Mia dengan singkat.

Iya? Hanya iya? Tak ada tanggapan lain? Danu menggelengkan kepala. Mia adalah seorang janda, tapi tidak merespon sama sekali saat Danu mencoba bersikap romantis padanya.

Dingin sekali wanita ini. Bagaikan kulkas. Manusia langka, aneh.

Danu terus menggerutu dalam hatinya tentang sikap Mia yang terlalu dingin. Tapi tentang statusnya, Danu menjadi penasaran. Apa sebenarnya alasan Mia menjadi janda? Apakah wanita ini diceraikan karena sikapnya yang terlalu polos? Ah dari pada menerka-nerka, Danu memilih untuk menanyakan langsung pada Mia. Wanita polos seperti Mia pasti akan dengan mudah menceritakan semuanya.

"Mia, apakah aku boleh bertanya padamu?" tanya Danu.

"Boleh. Tuan bebas bertanya apapun padaku. Asal jangan pinjam uang ya! Hee," ucap Mia.

Danu menyeringai, masih bisa dia becanda di saat seperti ini?

"Jawab jujur. Apa alasanmu bercerai dengan mantan suamimu?" tanya Danu.

Mia merasa tersambar petir. Haruskah semua orang tahu tentang alasan perceraiannya? Tidak mungkin Mia memberi tahu setiap orang tentang aib Haji Hamid. Bagaimanapun, Haji Hamid pernah menjadi suaminya. Tidak mungkin Mia mengumbar aib mantan suaminya.

"Kenapa? Kau keberatan?" tanya Danu saat melihat Mia hanya diam tak menjawab pertanyaannya.

"Itu masalah pribadiku. Aku tidak mau setiap orang tahu keburukanku di masa lalu. Aku ingin hidup di masa sekarang," ucap Mia.

Tak apa, Mia mengalah. Biarkan semua orang menganggap kalau perceraiannya dengan Haji Hamid adalah kesalahannya. Nanti, jika Mia menemukan suami yang tepat, Mia baru akan menceritakan semuanya. Mia tidak akan menutupi apapun cerita masa lalunya pada suaminya.

###############

Tap Like dan vote seikhlasnya kakak...

Hatur nuhuuun...

1
Rahma Waty
kkwwkwkwkwkwk
Rahma Waty
ckckck dipaksa lagi
Rahma Waty
mantul. mantap betul
Rahma Waty
jauhkan ibu mia dr suami tak tau diri
Rahma Waty
aku kasih like ya thor
Rahma Waty
hahahaah
Rahma Waty
semoga yg belok dpt hidayah
Rahma Waty
kasian lagi
Rahma Waty
kasian
Yunia Spm
komen ah....

Gokil author nya 😂
IndraAsya
👣👣👣 jejak💪💪💪🥰🥰🥰
Nurcahyono Sajum
hayo lanjut terus
Rahmawati Wati
ya knpa pak hjinya gay ada rsa gmna gitu
Nana Be
lumayan
Saida Tondrang
Kecewa
Deoky Oky
lanjut
Sely Ina
klo Mia tau ketemu Danu kaget dia bisa jantungan 😂
Sely Ina
wah ketemu nih sama nyonya nataly ...ada jodoh ni ma Danu ,semoga Danu dah sembuh bisa pya anak nikah ma Sindi dan bhgia semua deh
Sely Ina
tuan felik ...apa BP Mia yah ,
Sely Ina
sukur deh nyonya Natalya sudah sadar semoga Danu sembuh dan nikah bisa pya cucu ,jadi kasian liatnya ,semoga Danu sembuh yah tar jadi besanan deh anak Danu sama Dion ...🤭😂😂😂🌹❤️❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!