Update hari Senin, Rabu & Jumat pukul 15.00 WIB.
Sebagai satu - satunya laki - laki keturunan keluarga White,Samuel akan di nobatkan sebagai Duke yang baru.Sebenarnya Samuel tidak menginginkan gelar itu ,tetapi keadaan memaksanya.
Claudia ,putri bangsawan desa ,memutuskan pergi ke sana untuk menemani Samuel dengan alasan untuk belajar tata krama.Ternyata keluarga White dan bangsawan lainnya meremehkan Claudia.
Dengan dalih demi kebaikan Samuel ,Dino memaksa Claudia untuk mengingkari janjinya untuk selalu mendampingi Samuel.
Bagaimana kisah mereka selanjutnya ? Ikuti saja di karya terbaru ku
Jangan lupa kalau kalian suka Like ,Favorit ,Rate dan Komentar positif ya so Vote.Makasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Violetta Slyterin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 35.
Sonya memegangi gaun indahnya dengan gugup saat Ia menemui seorang wanita paruh baya yang membawakannya seorang bayi laki-laki yang baru lahir untuk di tukar dengan bayi perempuan yang baru saja di lahirkannya.
" Tolong kamu rawat putri ku dengan sebaik -baik nya seperti Aku yang akan merawat cucumu ini dengan baik dan penuh kasih sayang." Kata Sonya yang diam-diam memberikan setempel bunga persik di punggung bayi perempuannya supaya di kala anaknya dewasa ,ia bisa berjumpa kembali dengan anaknya itu.
" Iya, Tuan Putri Sonya.Anda tak perlu cemas dan berat melepaskan Tuan Muda kepada kami karena kami pasti akan menjaga tuan muda dengan baik dan penuh kasih sayang juga." Kata wanita paruh baya itu dengan sungguh hati kepada Sonya.
"Sonya..Sudah waktunya kita pulang sebelum Ray menyadari kamu tidak ada di rumahnya dengan bayi yang kamu lahirkan itu." Kata Miya dengan nada mendesak kepada Sonya.
" Ya.." Jawab Sonya dengan merasa berat sekali Ia harus melepaskan putrinya kepada orang lain dan membawa pulang putra orang lain sebagai putra pertamanya dengan Ray.
Di Kediaman Duke Fillan, Ray dengan penuh rasa sukacita menanti anaknya terlahir dari rahimnya Sonya yang terdengar menjerit kesakitan di dalam kamar dengan bantuan tim medis yang terbaik di Kerajaan Lovenia yang di datangkan oleh Samuel kepada mereka untuk membantu proses kelahiran anak pertama Sonya dan Ray.
" Hoah..! Hoah...!"
" Dengar..! Dengarlah,Ray bayi mu sudah lahir..! " Seru Samuel dengan suara riang sambil memeluk Ray dengan sukacita.
" Iya....Sam..Aku sudah menjadi seorang Ayahhh sekaranggg..!" Seru Ray dengan suara gembira.
"Aku mau lihat bayi pertama mu itu..Ray.." Kata Clau yang dengan suara riang sekali berjalan lebih cepat daripada Ray untuk masuk ke kamar tidur Ray dan Sonya.
Di dalam kamar itu berbaringlah Sonya yang saat itu tampak pucat dan lelah namun Sonya tetaplah memberikan senyuman yang paling terindahnya untuk Ray sembari Sonya memberikan asi nya yang pertama untuk bayi itu.
" Wahh..Mirip dengan mu Ray..Tampannya bayi itu yang benar-benar setampan Ayahnya..." Puji Clau.
" Ekhemm.....!" Samuel berdeham mendengar Clau memuji Ray tampan.
" Hehehe kau juga tampan ,Sam."Kata Clau yang sadar kalau Samuel cemburu mendengar Claudia memuji Ray tampan.Ia segera masuk ke pelukan Samuel dengan sikap jinak-jinak merpati yang amat manis sekali sampai Samuel tersenyum - senyum simpul kepadanya.
"Hahaha..Kak Sam selalu saja ingin dirinyalah yang paling tampan bagi Clau..!" Kata Sonya nada menggoda Samuel yang memerah karena malu.
" Sudahlah,jangan kamu menggoda Kakakmu lagi, Sonya.Sekarang kamu sudah dewasa dan menjadi seorang Ibu..!Itu berarti kamu harus bisa lebih baik dalam menyikapi hidup mu yang baru dengan kehadiran Ray sebagai suamimu dan bayi mu ini sebagai putramu yang manis ini." Kata Samuel memberikan wejangan kepada Sonya.
" Iya, Kak Sam..Terimakasih atas nasehat kamu yang sangat bijak untuk bekal ku di masa depan untuk selalu ingat segala nasehat dan bimbingan mu terhadapku sejak aku kecil." Jawab Sonya yang menangis dengan penuh rasa haru dan juga bersalah karena menipu Kakaknya dengan bayi laki-laki yang bukan darah dari anggota Keluarga White.
"Hmm, Ray..Apakah kamu sudah pikirkan sebuah nama untuk putramu itu?" Tanya Clau tersenyum kepada Sonya yang menidurkan bayi di tempat tidur di samping kiri Sonya berbaring kepada Ray.
" Sudah,yaitu Brandon Fillan." Jawab Ray sambil mengecup lembut dahi bayinya.
Lalu Samuel dan Clau pergi meninggalkan mereka untuk mereka bisa saling menumpahkan perasaan bahagia mereka satu sama lainnya sebagai suatu anggota kecil di keluarga baru mereka.
" Hai..Rose..Kamu sedang apa di taman seorang diri?" Tanya Clau kepada Rosalie pada saat Clau dan Samuel melewati taman dan mereka berdua tidak sengaja melihat adiknya Clau sedang duduk seorang diri taman.
" Aku tidak sedang apa -apa kok,Clau.Maafkan aku jika Aku mengganggu kalian yang ingin bersantai di taman." Jawab Rosalie yang berjalan menjauhi Clau dan Samuel dengan cepat dan sikapnya itu amat mengherankan hati Claudia dan Samuel.
" Eh,kenapa dengan Adik mu itu sepertinya dia ada masalah?" Tanya Samuel mengedikkan dagunya ke arah perginya Rosalie kepada Claudia dengan rasa ingin tahu.
" Entahlah..Kata Ayah, semenjak dirinya akan di lamar oleh Raja Philip.Ia sudah banyak merenung seorang diri selama berjam-jam sampai Ayah dan Ibu mencemaskan dirinya yang menyebabkan Aku di minta datang untuk mengunjunginya oleh Ayah dan Ibu." Jawab Claudia yang duduk di bangku taman sambil memetik sekuntum bunga mawar merah yang kemudian di selipkan di telinga kanan nya.
" Cantik sekali.." Puji Samuel.
" Ah..Apa, Sam? " Tanya Clau tersenyum manis di hadapan Samuel yang mendekatinya.
"Kamu sangat cantik sekali,Clau..Aku semakin mencintaimu dengan pesona kecantikanmu yang semakin hari semakin mempesonaku yang tiada pernah berhenti memuji keindahan alami yang kau miliki yang semuanya adalah milik ku kini seorang Samuel White saja.Aku sungguh bahagia sekali memiliki dirimu,Clau." Jawab Samuel dengan nada yang begitu lembut sekali kepada Claudia yang melingkarkan kedua lengannya di pinggang kecil dan kekar Samuel.
" Terimakasih atas cinta mu padaku,Sam.Aku pun sangat mencintai mu yang begitu manis budi dan mengerti diriku jauh dari aku mengerti diriku yang sangat banyak kekurangan dan kelemahan yang membuat ku merasa diriku kurang pantas untuk di cintai olehmu." Kata Clau yang memendamkan diri di pelukan Samuel yang membelai lembut rambut panjangnya yang sangat indah dan wangi bunga mawar dan stroberi liar.
"Jangan pernah mengatakan dirimu sebagai gadis yang kurang pantas untuk ku cintai,Clau.Kamu itu seorang gadis yang paling istimewa bagi ku yang tak kan bisa tergantikan dengan apapun jua di dunia ini,"Kata Samuel memendamkan wajahnya di rambut panjang Clau yang lebat.
Hari yang telah lama di nanti-nantikan oleh Raja Philip akhirnya tiba jua yang membuat Raja Philip tidak sabar diri untuk bertemu dengan Rosalie Fillan yang akan di boyong oleh pihaknya dari desa kenangan tanpa batas ke istananya.
"Aku sudah mempersiapkan istana untuk Rosalie tinggal setelah gadis itu menikah denganku dan menjadi istri serta Ratu ku di Kerajaan Lovenia yang amat megah dan damai.." Kata Raja Philip di balkon kamarnya sendiri dengan perasaan hatinya yang sedang berbunga -bunga asmara kepada diri nya sendiri.
Rosalie sendiri merasakan perasaan yang amat kacau baginya karena Ia seumur hidup tak pernah tahu apa itu cinta dan tak pernah memahami arti pernikahan yang datang begitu saja kepadanya dengan secepat ini di dalam hidupnya.
Bersambung..!!