NovelToon NovelToon
Bunga Yang Menyembuhkan

Bunga Yang Menyembuhkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Penyesalan Suami / Selingkuh / Janda / Duda
Popularitas:25.8k
Nilai: 5
Nama Author: Aida

'Betapa kejamnya dunia pada seorang wanita yang belum bergelar ibu.'

Zahra sudah menikah dengan Aditya selama tiga tahun. Namun masih belum dipercaya memiliki seorang anak.

Meskipun belum juga hamil, tapi Zahra bersyukur Aditya dan keluarganya tidak mempermasalahkan hal itu. Zahra merasa hidupnya sempurna dikelilingi oleh orang-orang yang menyayanginya.

Tapi takdir berkata lain, suatu hari ia mengetahui bahwa Aditya akan menikah dengan Nadia, teman masa kecil Aditya karena Nadia hamil.

Rasa marah dan kecewa melebur jadi satu dalam hati Zahra. Ia mulai mempertanyakan keadilan dunia.

Mampukah Zahra mengobati hatinya dan menata lagi hidupnya atau ia tetap menggenggam cinta yang menyakitkan tersebut ?

..
Hay readers kesayangan Author, Author kembali lagi nih dengan tema berbeda dari novel sebelumnya. Terus kasih dukungan buat Author ya. Silahkan dikoreksi jika ada salah.

Mohon bacanya tidak di skip-skip ya. Makasih 🙏🫶🤩

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sudah ikhlas. Benar-benar ikhlas

Zahra pergi ke dokter dengan diantar oleh Zafirah dan Mama Febi. Mama Febi ikut masuk ke dalam agar bisa bicara dengan dokter.

Sebetulnya Zahra tidak yakin untuk memeriksakan dirinya. Tapi dengan paksaan dan bujukan Mama Febi akhirnya ia menurut demi kebaikannya sendiri.

Dokter menjelaskan jika Zahra di diagnosa mengalami endometriosis yakni kondisi medis yang terjadi ketika jaringan yang mirip dengan lapisan dalam rahim tumbuh di luar rahim.

Endometriosis bukanlah penyakit menular, bukan juga kanker, tapi kondisi kronis yang dapat menyebabkan gejala-gejala seperti nyeri pelvis, nyeri saat berhubungan seksual, dan kesulitan hamil.

Jadi, endometriosis bukanlah penyakit yang mematikan, tapi kondisi yang perlu diatasi dengan pengobatan yang tepat.

Kini Zahra mengetahui mengapa selama tiga tahun pernikahan dengan Aditya ia belum hamil juga. Dan masalahnya memang benar ada padanya.

Ia meneteskan air mata. Mengapa tidak dari dulu saja memeriksakan dirinya sendiri. Mungkin jika ia periksa akan lebih awal ditangani dan kini ia sudah memiliki seorang anak.

Namun di sisi hatinya yang lain ia bersyukur belum memiliki anak dengan Aditya. Setidaknya anaknya tidak perlu merasakan perpisahan orang tuanya.

Setelah mendengar penjelasan dokter untuk melakukan pengobatan selanjutnya, mereka keluar dari ruangan menghampiri Zafirah yang menunggu di kursi tunggu sambil bermain ponsel.

"Bagaimana ?" tanya Zafirah ingin tau.

"Zahra tidak apa-apa kok. Hanya sedikit masalah yang menyumbat saluran tuba falopi nya. Tapi dengan pengobatan yang tepat bisa sembuh," jelas Mama Febi dan Zafirah mengangguk lega.

"Kamu tidak mau periksa juga ?" tanya Zahra setelah meminum air.

"Tidak. Aku merasa baik-baik saja. Aku dulu tidak hamil karena si kadal itu tidak mengizinkan ku hamil," jelas Zafirah dan diangguki saja oleh Zahra dan Mama Febi.

"Ayo kita ke mall. Mama mau beli sesuatu," kata Mama Febi tidak sabar.

"Ayo.." balas Zafirah semangat.

..

Mama Febi, Zahra dan Zafirah bersama-sama mengelilingi satu demi satu toko untuk mencari apa yang mereka inginkan.

Zahra dan Mama Febi membeli tas yang sama sedangkan Zafirah membeli pakaian rajut kesukaan nya.

Di depan sebuah toko perlengkapan bayi, Zahra melihat ada Aditya dan Nadia bersama. Keduanya membelakangi Zahra dan hanya Zahra yang bisa melihat mereka.

Zahra menatap lama pada dua orang yang sedang memilih box bayi. Ia mencoba memastikan apa hatinya sudah benar-benar tidak merasakan sakit melihat kedekatan mereka.

"Sedang apa kamu ?" tanya Zafirah. Lalu ia mengikuti arah pandangan Zahra.

"Sedang memastikan sesuatu," balas Zahra tersenyum.

"Kamu cemburu ?" tanya Zafirah setelah mengetahui apa yang Zahra perhatikan.

Zahra menggeleng sambil tersenyum pada Zafirah. "Tidak, Fi. Entah kenapa sekarang aku benar-benar ikhlas. Aku tidak menyalahkan apapun dan siapapun," balas Zahra.

"Ya, Alhamdulillah. Aku ikut senang. Kamu bisa melakukan apapun tanpa terbayang masa lalu," kata Zafirah tersenyum kecil seolah ia menertawakan dirinya sendiri.

Zahra merasa apa yang Zafirah katakan berasal dari hatinya. "Lalu, kapan kamu bisa memaafkan diri kamu sendiri ?" tanya Zahra memeluk Zafirah dari samping. Mereka saling berpandangan kemudian Zafirah mengangkat bahunya. "Mungkin suatu hari nanti,"

Zafirah tau apa maksud Zahra. Ia bertanya kapan Zafirah akan mengenakan kerudungnya kembali. Menjadi cantik versi dirinya yang dulu.

Ketiganya pergi dari tempat itu untuk melanjutkan berbelanja. Setelah Zahra pergi, Aditya menoleh ke sekelilingnya. Ia merasa jika Zahra berada di sekitar sana. Namun ia tidak melihat apa-apa.

Aditya sengaja mengajak Nadia untuk membeli box bayi sebagai bentuk permintaan maafnya yang sempat mengabaikan Nadia. Dan dengan ini pulalah luluh juga hati Nadia. Ia merasa sedikit demi sedikit Aditya akan membuka hati untuknya.

..

"Aku dengar dari mama katanya Abang mau menikah ya ?" tanya Rayan duduk di sebelah Zafran dengan rokoknya yang mengepulkan asap.

Zafran yang duduk di depan kolam renang menjaga Brian dan Elio yang sedang berenang tiba-tiba terkejut dengan kehadiran Rayan. Pasalnya ia sedang tertawa sendiri sembari memainkan ponselnya.

"Kamu, mengagetkan saja" kata Zafran menyamarkan rasa malunya.

Rayan mencibir. Pasti Zafran sedang berkirim pesan dengan calon istrinya. Begitu pikirnya.

"Gimana ? kapan nikahnya ?" ulang Rayan.

"Ah mama ngarang itu. Sebenarnya mama itu nyindir kamu. Sukanya pacaran doang tidak pernah ada niatan serius," kini giliran Zafran yang mencibir Rayan.

Rayan tertawa mendengar ucapan Zafran. Sama sekali tidak sakit hati sebab yang diucapkannya benar. Ia masih sangat senang berpetualang di alam bebas dan dunia percintaan. Kata menikah sangat jauh dari wish list nya.

"Kalau ada yang bisa menaklukkan ku dan bisa membuat aku jatuh cinta, aku pasti menikah" ucapan Rayan santai. Ia mematikan rokoknya yang sisa setengah.

Zafran hanya tersenyum menanggapi ucapan Rayan tersebut. Mereka memang hanya saudara tiri. Namun mereka sudah bersama dalam waktu yang lama hingga menumbuhkan rasa saling sayang diantara keduanya. Termasuk dengan adik kandung Zafran yang merupakan kakak tiri Rayan juga.

"Bang, ceritakan siapa perempuan yang dimaksud mama itu ? apa dia cantik ? mama bilang Elio suka dengan dia. Bahkan Elio menyebutnya seperti almarhumah Kak Aisha," tanya Rayan sungguh ingin tau.

"Dia karyawan di kantor. Belum lama. Tapi dia belum bisa disebut calon karena dia belum memberikan jawaban," jelas Zafran.

"Kenapa ? apa Abang kurang tampan ? atau kurang kaya ?" canda Rayan disertai tawa.

"Enak saja. Aku ini sangat tampan dan kaya. Siapa perempuan yang tidak ingin bersama ku. Tapi masih ada sesuatu yang harus diselesaikan nya. Dan aku menghormati keputusannya. Aku akan menunggu dia siap," kata Zafran sembari membayangkan wajah Zahra yang tersenyum.

"Coba aku lihat fotonya," pinta Rayan.

Permintaan Rayan di tolak oleh Zafran. Zafran berkata jika itu rahasia dan ia tidak mau Rayan menikung nya sebab bisa jadi Rayan juga ikut jatuh cinta pada Zahra.

Pernyataan Zafran di sambut Rayan dengan tawa yang keras. Ada-ada saja pikiran buruk abangnya itu. Tidak tau saja Zafran jika Rayan sudah sering bertemu perempuan cantik, seksi dan menggoda. Bahkan dengan sengaja menawarkan tubuhnya pada Rayan namun dengan tegas Rayan menolaknya.

Rayan akui jika ia memang brengsek karena menjalin hubungan dengan lebih dari satu wanita. Namun ia berani bersumpah tidak pernah melakukan hal lebih dari ciuman dan sentuhan. Itu adalah janjinya pada sang papa. Karena jika ia salah meletakkan benih pada tempat yang tidak seharusnya maka bisa jadi itu akan mencoreng nama baik keluarga.

"Elio, ayo kita pergi ke rumah Tante Zahra. Dia punya sesuatu untuk kamu" panggil Zafran pada Elio.

Bukan hanya Elio yang mendekat, Brian pun ikut datang. "Abang, aku ikut ya.." pintanya dan disetujui oleh Zafran.

Kedua bocah itu segera membersihkan dirinya dan bersiap. Elio sangat senang menceritakan tentang Zahra pada para penghuni rumah.

"Bang, aku juga ikut ya.." pinta Rayan dengan menaiki turunkan alisnya yang membuat Zafran sebal.

"Kamu tidak diajak," tolak Zafran.

"Ayolah, Bang. Siapa tau dia punya adik dan aku bisa berkenalan dengan adiknya," kata Rayan tidak menyerah.

"Dia memang punya adik. Tapi sangat galak," kata Zafran. Kemudian entah mengapa ia berpikir bagaimana seandainya jika Zafirah dan Rayan saling mengenal. Kira-kira siapa diantara mereka yang lebih dominan.

1
Fitri Sosianingsih
masih bersambung kah? atau tamat ? lanjut thor
Gustinur Arofah
💪💪💪💪💪💪💪
Gustinur Arofah
ada apa masa apa ada🤣🤣🤣🤣
Gustinur Arofah
aku suka cerita mu thor semangat💪💪💪💪💪
Gustinur Arofah
rayan thor bkn zahran
Gustinur Arofah
tidak nyaman mungkin maksudnya
Gustinur Arofah
tuh kan malah aku yg typo
Gustinur Arofah
tayang bkn zahran
Gustinur Arofah
sdh kopi, vote, like, dan bunga tetep semangat ya thor😚😚😚
yuqana
gitu donk jadi perempuan yg kuat, 🥰🥰🥰🥰
astr.id_est 🌻
kapok sofi, zafirah ko di lawan
ms. S
zafirah ini jalan dulu, mikir nanti apalagi dia pernah dipenjara jadi ga masalah. rasanya cocok dgn Rayan yg modelnya kayak gitu, butuh ceweknya yg strong dan tahan banting
Gustinur Arofah
𝚊𝚕𝚞𝚛𝚗𝚢𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚛𝚊𝚑 𝚘𝚝𝚑𝚘𝚛 𝚊𝚓𝚊 𝚢𝚐 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚖𝚊𝚜𝚞𝚔 𝚊𝚔𝚊𝚕
ms. S
lanjut cerita menarik
astr.id_est 🌻
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
astr.id_est 🌻
intinya penyesalan.. udah trima ajaaa, nadia anak mu cacat
astr.id_est 🌻
apa nya yg beda dari bayi nya.. iihhh ngeri nya
Lee Mbaa Young
pelakor ttp pelakor, semoga habis ini sulit hamil biar ttp punya anak itu saja.

karma tak Semanis kurma rasakno.
Lee Mbaa Young
Ya itu karma kalian, berbuat zina dpt anak haram cacat pula.
naudzubillah min dalik. mau seneng diatas derita wanita lain oh tidak bisa.
kalian mulai dng zina kn ya rasakno.
Gustinur Arofah
mau kasian tp kesel
gk kasian juga kesel
harus gmna akuuuuuu😌🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!