NovelToon NovelToon
PERNIKAHAN DI SMA

PERNIKAHAN DI SMA

Status: tamat
Genre:Romantis / Badboy / Patahhati / Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Snma

Baru naik kelas 12, sudah di nikahkan? Alana dan Barra terpaksa menikah, karena permintaan terakhir sang Ayah, sebelum Ayah Alana pergi untuk selamanya. Namun, kisah cinta mereka tidak semulus jalan tol dan tidak seindah Romeo and Juliet. Kepribadian keduanya bertolak belakang. Akankah pernikahan mereka bertahan Lama? Yuk simak Kisah Alana dan Barra.



*Kalau Ayah gak minta aku nikah sama kamu, mana mungkin aku mau! Itu semua karena keterpaksaan! — Alana Valerie.


*Awas aja ya lo berani macem macemin gue! Gue bakal minta pertanggung jawaban lo Alana! — Barra Ardana Abiputra.



*AKU SAYANG BANGET SAMA KAMUUUUU — *****

Bestie tolong maklum ya jika banyak typo yang betebaran 🥰👌🏻


HAPPY READING & HAPPY KIYOWO BESTIE 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Snma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAP 35 : HUKUMAN

Vallen menyeringai, seperti ada satu ide jahat yang timbul dalam kepalanya. Ini bisa jadi boomerang bagi Alana, Vallen bisa memanfaatkan informasi ini untuk menjatuhkan Alana dan merebut kembali Barra darinya.

"Lo liat aja, Al. Gue bakal pastiin, seluruh orang di sekolah bakal jauhin lo dan pasti gak akan ada yang mau deket deket sama lo lagi. Gue pastiin lo bakal jadi upik abu selanjutnya!" Gumam Vallen, ia merasa kebahagian yang sesungguhnya menantinya di depan.

Vallen tidak tahu, bahwa wali Alana adalah Damar. Zea pun sengaja tidak memberitahu perihal itu pada Vallen. Kedua gadis itu mempunyai ide jahat di kepalanya dan tujuan mereka sama.

Semenjak kehadiran Alana dalam keluarga Adiputra, dirinya merasa tersisihkan. Pasalnya dulu ia sangat di sayang oleh Oma dan Opa, Zea adalah cucu wanita kesayangan mereka.

Namun saat di pertemuan rutin kemarin, Zea bahkan tidak di ajak berbincang ria oleh Opa dan Oma nya. Mereka hanya sibuk berbicara dengan Alana dan sibuk memuji muji gadis itu. Zea merasa benar benar tidak di anggap oleh mereka.

"Lo inget kan apa yang gue kasih tahu tadi?" Tanya Zea. Vallen hanya menjawab dengan anggukkan, lalu Zea pamit dan pergi meninggalkan cafe itu.

...📍📍📍📍📍📍📍📍📍...

Pagi pagi sekali gadis bersurai panjang itu sudah berada di lapangan dengan sapu lidi di tangannya. Nafas Alana sudah terendah engah, karena ia sudah menyapu lapangan Volly dan basket tadi. Sekarang giliran lapangan upacara yang cukup luas.

Waktu masih menunjukan 05:45 masih terlalu pagi untuk berkeringat. Alana sengaja pergi dari rumah pagi sekali, bahkan Barra dan Kyra pun tadi masih tidur.

Alana sampai di sekolah pukul 05:00, karena gadis itu ingin menyelesaikan hukumannya sebelum para murid mulai berdatangan.

Hari ini pun Alana harus mengikuti rapat untuk membahas pekan olahraga nanti bersama osis. Alana merasa jadi orang penting sekarang, ia sangat sibuk benar benar sibuk.

"Gila! Sekarang seorang Alana Valerie, benar benar orang penting. Pergi pagi pulang malem bukan sore lagi. Hahahaha nikmati aja ya, sekarang hidup kamu sudah tidak semudah dan selancar dulu, Al. " Ujar Alana menenangkan dirinya seraya menepuk nepuk dada.

Alana tersenyum lalu meraih sapunya kembali dan ia sekarang akan berpindah ke lapang upacara yang ada di depan sana. Alana sangat semangat menjalani hukumannya ini, karena ia rasa kalau di laksanakan dengan terpaksa cape nya akan sangat terasa. Maka dari itu ia melakukan hukuman ini dengan senang hati, hitung hitung meringkan pekerjaan Pak Ujang (tugas kebersihan sekolah).

...📍📍📍📍📍📍📍📍📍...

"Ehh ehh liat tuh artikel di Web sekolah, parah sii yang nyebarin, apalagi orang yang ada di dalam artikel itu lebih parah." Salah satu siswa sibuk sana sini menyarankan agar teman temannya melihat artikel yang baru saja di post.

"WAW! Ternyata di kelas kita ada upik guys, hahahaha" Teriak seorang siswi.

Alana, Zidny, Viona dan Anggi mengerutkan kedua alisnya, mereka penasaran apa sebenarnya yang sedang teman temannya bahas. Upik abu? Apakah akan ada Pembully an lagi?

Begitu pun dengan Barra dan Elang, mereka pun langsung membuka ponsel nya dan membuka Web sekolah. Keduanya tercengang akan artikel baru itu, keduanya kompak menoleh pada Alana.

Saat Elang akan berlari menghampiri Alana, namun Barra sudah mendahuluinya menghampiri Alana yang baru saja mengeluarkan ponsel dari tasnya. "Al! Ayo ikut gue sekarang. Hp lo, sini biar gue yang pegang." Barra langsung menarik tangan Alana dan membawanya keluar kelas.

Seluruh anak anak di kelasnya bahkan murid di luar kelas pun menyeringai pada Alana. Dan menatap Alana dengan rendah dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Alana bingung melihat Barra yang panik seperti ini, ia makin penasaran apa isi artikel itu. Zidny, Viona dan Anggi pun terkejut saat melihat artikel itu. Ketiganya tidak percaya akan berita yang tersebar luar di seluruh murid SMA Alexandria.

"Gila! Pasti ini beritanya hoax! Gue yakin." Pekik Zidny. Viona dan Anggi tidak berkata apa apa, mereka hanya diam dan menunggu Alana yang menjelaskan fakta atau fitnah terkait berita ini.

Seseorang membuat artikel, bahwa Alana berasal dari keluarga kalangan bawah dan Ayahnya hanya seorang buruh. Bahkan Alana di fitnah, bahwa ia meminta di nikahkan dengan anak sulung dari keluarga konglomerat untuk menguras semua harta anak sulung itu dan menolak di beri pesangon.

Entah siapa yang membuat artikel tersebut yang pasti Barra tidak akan tinggal diam dan akan mencari si pembuat artikel itu.

"Barra! Lepasin tangan aku sakit tahu." Alana meringis kesakitan, lagi lagi pemuda itu mencengkramnya dengan tidak berperasaan.

"Ohh sorry" Barra melepaskan tangan Alana. "Cepet sekarang lo ikut gue ke rooftoop, jangan banyak tanya cukup ikutin gue."

"Jelasin dulu ada apa sebenarnya? Emang isi artikel itu apa? Sampe bikin kamu panik gitu. Pasti itu tentang mantan kamu ya... Atau tentang aib kamu? Hahha"

"Jangan sotoy kalo jadi cewek. Ayok ikutin gue aja, hurry up And keep your mouth shut!" Barra melangkah kakinya meninggalkan Alana yang terdiam di tempat nya.

CK, Alana berdecak kesal lalu berjalan mengikuti Barra dengan terpaksa. Saat sampai rooftoop Barra malah memandang langit dengan bertumpu pada pagar pembatas.

" Barra, mana hp aku. Cepet siniin, aku penasaran sama isi artikel itu." Barra membalikkan badannya dan menghela nafas pelan.

Barra mengeluarkan ponsel miliknya dan membuka kembali artikel yang tadi membuatnya geram. "Tapi nanti kalo lo udah baca artikel itu, lo harus dengerin apa kata gue dan turutin apa perintah gue."

Alana menerka nerka dan ucapan Barra tadi malah membuatnya semakin penasaran. "Emang apa sih isinya, jangan buat aku penasaran deh, Bar."

"Iya... Bakal gue kasih liat, tapi nanti lo harus dengerin dan turutin perkataan gue. DEAL?" Barra mengulurkan tangannya pada Alana sebelum memperlihatkan artikel itu.

"Oke DEAL!" Alana menjabat tangan Barra.

Lalu Barra memberikan ponsel nya pada Alana, kemudian pemuda itu lebih memilih membalikkan badan dan menatap langit kembali, di banding harus melihat ekspresi kecewa Alana.

Namun setelah beberapa saat Barra menatap langit, ia heran mengapa suara Alana tidak terdengar kembali. Apa gadis itu menangis dalam diam? Atau pingsan? Karena saking terkejutnya.

Barra membalikkan badannya lagi untuk menghadap Alana. Namun ia sedikit aneh melihat mimik wajah gadis itu yang biasa aja. Alana tidak terlihat sedih, kecewa atau menangis, Alana benar benar santai sama seperti sebelumnya.

"Kok lo biasa aja sih, Al? Lo gak kaget atau kenapa gitu?" Tanya Barra terheran heran.

"Kok kamu nanya gitu sih? Artikel ini bener kok, aku anak seorang buruh. Terus apa masalah nya? Kamu aneh, cuma artikel tentang fakta diri aku, kamu sampe panik kek gini." Ujar Alana polos.

"Masa lo lupa sih sama culture sekolah ini? Lo polos apa bego sih, Al?" Tanya Barra terheran heran, lalu dirinya mendekat pada Alana.

Barra benar benar tidak habis pikir pada Alana, pasalnya Barra dan Kyra pernah mengatakan culture kejam yang ada di SMA Alexandria ini. Bahwa para murid di sekolah ini sangat memandang status dan kasta.

jika ada murid dari kalangan bawah, Mereka pastikan murid itu akan keluar dengan sendirinya dalam waktu sebentar dan dengan keadaan yang tidak baik baik saja.

"Gak sopan bilang aku bego!" dengkus Alana.

"Tapi kamu baca bagian ini coba. Aku gak terima ya... Masa aku di katain mau ngambil harta kamu sih. Aku kan anak baik gak mungkin aku matre, Ish. Siapa sih yang buat artikel ini, ngarang banget deh. Kenapa gak tanya tanya aku dulu sebelum bikin artikel ini coba." Ujar Alana dengan intonasi yang kesal.

Lagi lagi Barra menghela nafas pelan namun kali ini di sertai dengan senyuman tipis yang di paksakan. Lalu pemuda itu memeluk Alana, karena kepolosan dan kebegoan istri mungilnya ini berhasil membuat Barra gemas. Pemuda itu Tidak habis pikir bagaimana jalan pemikiran Alana sekarang.

Lo bener bener cewek yang baik, Al. Batin Barra

Apa gadis itu tidak melihat reaksi murid murid lain saat membaca artikel itu? Mereka seakan merendahkan dirinya dan menatap Alana seolah olah mereka sudah menemukan mainan baru yang lebih menarik.

1
Safii huluah
Buruk
nana supriyatna
Luar biasa
Nova Pongsinaran
bagussss
Qaisaa Nazarudin
Kenapa harus nyalahin orang lain,Kalo loe sendiri yg bikin kesalahan..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk emang cocok kalian berdua...
Qaisaa Nazarudin
Nah gak sabaran aku nunggu reaksi guru BK dan juga Oliv,gimana ya..🤣🤣😜😜
Qaisaa Nazarudin
Nah MAMPOS lo.Kepsek ogeb..
Qaisaa Nazarudin
Sepupu kamu lah Barra siapa lagi,Si Zahra itu kan iri dgn Alana..
Qaisaa Nazarudin
Elang lebih pengertian daripada Barra,Kenapa bulan Elang aja yg jadi suami Alana,Aku lebih suka Elang dari Barra..
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah ternyata Barra menganggap serius pernikahannya..
Qaisaa Nazarudin
Jangan sampai Barra balikan sama Vallen,Ingat Barra sekarang udah ada Alana..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata Vallen yg selingkuh,Biasanya penyelingkuh yg sok merasa tersakiti..Setelah itu jadi PELAKOR,Masih Untung kalo Barra nya gak peduli,Biasanya cowok udah di sakitin dan di khianatin pasti dgn mudah memaafkan dengan alasan belom bisa move on..Bulshit..
Qaisaa Nazarudin
Innalilahhi Wainnailahirojiun..Ya tuhan aku udah gak bisa ngomong apa lagi,Semoga Alana tabah dan ikhlas..Dan jangan sampai Barra menyakiti dan menyia2 kan Alana setelah ini ya Thor,Awas aja Barra..
Qaisaa Nazarudin
Oh adek nya Barra yg nabrak ayahnya Alana sampai tewas..😡😡
Qaisaa Nazarudin
Ya Allah..dalam sekejapan Alana udah jadi Yatim piatu..😭😭😭😭,Semoga Alana Tabah,Dan jadi gadis yg Tangguh ya Thor..Kok awal bab udah dibikin nyesek aja thor..🥹🥹🥹
Redha
Luar biasa
Surati
bagus
briella (ig: ribkaabll)
lnjt dongg Thor,,seru bgtt
Isnaya faniati
Thor baca part ini sedih banget
Tuti Hayuningtyas
lanjuuuuut tetus thoooopppppr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!