NovelToon NovelToon
Call Me Wiway

Call Me Wiway

Status: tamat
Genre:Horor / Romantis / Komedi / Balas Dendam / Cinta Beda Dunia / Hantu / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:497.9k
Nilai: 5
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

Bagaimana jadinya jika sesosok hantu jatuh cinta pada manusia. Wiway seorang hantu patah hati yang diselingkuhi pasangannya jatuh hati dengan seorang playboy.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 35. Sogokan

"Fatimah," Dewi begitu terkejut melihat sosok Wiway di hadapannya.

Dewi, dunia ini memang sempit, bagaimana bisa aku bertemu lagi dengannya di sini dan Berlin aku tak menyangka dia putri Mas Galih dan Dewi.

Melihat Wiway ada di sana benar-benar membuat Dewi shock dan hampir saja pingsan beruntung Aby segera menarik tubuhnya.

"Apa anda baik-baik saja ?" tanya Aby memberikan segelas teh hangat untuknya

"Alhamdulillah Mas," jawabnya parau

Wiway hanya memperhatikan mereka dari kejauhan.

"Jadi apa maksud kedatangan ibu menemui ku?" tanya Aby lirih

"Oh itu, karena aku ingin meminta bantuan Mas untuk memberikan perlindungan kepada putriku agar tidak di ganggu oleh mahluk gaib,"

"Oh begitu, baiklah tunggu sebentar

Aku akan membuatkan jimat untuknya."

"Ada lagi yang ingin ku tanyakan Mas," ucap Dewi

"Katakan saja,"

"Maaf kalau boleh tahu siapa gadis itu?" ucapnya seraya menunjuk Wiway

"Oh dia, mamanya Wiway dia bekerja sebagai asisten ku disini?"

"Apa dia seorang dukun juga?" tanya Dewi lagi

"Bisa dibilang begitu, hanya saja dia masih banyak belajar karena masih pemula,"

"Syukurlah, aku kira dia itu...." Dewi tak melanjutkan ucapannya ketika Wiway menghampiri mereka

"Apa dia mirip seseorang yang kau kenal?" tanya Aby lagi

"Benar, tapi dia sudah lama meninggal jadi tidak mungkin kan orang yang sudah mati hidup lagi,"

"Benar,"

"Apa yang bisa aku bantu Mas?" tanya Wiway

"Bawakan perlengkapan kerjaku kemari,"

"Baik," Wiway segera pergi dan tidak lama kembali membawa tas kerja Aby

"Kalau boleh tahu setan apa yang menganggu putri anda?" tanya Aby

"Kata Berlin dia sosok hantu wanita, dan aku tidak tahu alasannya kenapa hantu itu menerornya," sahut Dewi

"Tidak ada api tanpa ada asap, sebaiknya kau ceritakan dulu apa yang membuatmu sampai di teror hantu, agar aku bisa lebih mudah menyelesaikan permasalahan kalian," tutur Aby

Berlin hanya diam sembari menatap Wiway yang masih berdiri di depannya.

*******

"Bagaimana kerjamu hari ini?" tanya Ezza

"Tidak banyak pasien jadi sedikit santai," jawab Berlin

"Btw kita mo langsung pulang atau jalan-jalan dulu?"

"Kita nikmati jalan-jalan dulu sambil sayang-sayangan, soalnya kalau di rumahkan kita gak bisa mesra-mesraan karena ada Tante Neneng," sahut Wiway

"Ok sayang," jawab Ezza kemudian menggandeng lengannya

"Sayang aku laper, kita cari makan dulu yuk,"

"Kamu mau makan apa?" tanya Ezza

"Sate,"

"Satenya 100 tusuk bang," goda Ezza membuat Wiway terkekeh mendengarnya

"Ih kamu usil," sahut Wiway

"Tapi suka kan?"

"Suka, sukaaaa banget banget banget sama ayank Ezza," jawab Wiway

"Dasar alay,"

Keduanya kemudian berhenti di depan penjual sate Madura.

"Satenya dua porsi ya bang," ucap Ezza kemudian duduk menghampiri Wiway

"Apa tidak ada tukang sate lain di sekitar sini?" tanya Wiway

"Tidak ada sayang, cuma ini satu-satunya. Memangnya kenapa?" tanya Ezza

"Gak papa hanya saja aku tidak suka aura mistis di tempat ini," bisik Wiway

"Oh begitu, dahlah jangan dipikirin, lagipula kau ini kan hantu jadi jadi jangan takut," sahut Ezza lirih

"Silakan dinikmati satenya," ucap sang penjual sate ramah

Wiway langsung melotot ketika melihat sosok anak kecil mendekati meja makannya dan berusaha menyentuh makanannya.

"Pergi dari sini atau gue habisi Lo!" hardiknya membuat Ezza langsung menoleh kearahnya.

"Hehehehe ada Wewe Gombel cantik," jawab si tuyul tersenyum padanya.

"Ada apa sih yank?" tanya Ezza penasaran

"Ada iklan bentar, tunggu di sini dulu," Wiway segera bergegas meninggalkan tenda itu sembari menjewer telinga tuyul itu.

"Dengar ya tuyul jelek, kau boleh mengacak-acak makanan orang lain tapi tidak dengan makananku," ujar Wiway lirih

"Baik onty Wewe, btw tuyul haus boleh ***** gak?" tanyanya sembari menatapnya tajam

"Gundul mu, ***** sono sama mbok mu!" hardiknya sembari menjitak kepala mahluk itu.

"Onty Wewe galak, katanya penyayang anak kecil tapi buktinya kau merundung ku, hiks, hiks," ucapnya sembari mengusap air matanya

"Dasar lebay!" sahut Wiway kemudian meninggalkannya.

Tidak lama seorang lelaki paruh baya memasuki tenda sate itu, membuat si Tuyul segera pergi meninggalkan tempat itu.

"Eh Aki, tumben mampir kemari?" sapa kang sate sumringah

"Kebetulan aku lewat sini jadi sekalian mampir, btw gimana jualannya?" jawab lelaki itu balik bertanya

"Alhamdulillah berkat bantuan Aki warung sate saya yang dulu sepi sekarang jadi ramai," jawabnya sumringah

"Syukurlah kalau begitu, aku senang mendengarnya."

"Karena sudah mampu kemari, silakan Aki masuk dulu dan cicipi sate buatan saya,"

"Tentu saja, kebetulan aku juga lagi laper," jawab lelaki itu kemudian segera masuk dan mencari tempat duduk yang kosong.

Lelaki itu menatap sekelilingnya mengamati satu persatu pengunjung kedai itu.

"Ramai juga kedainya, tidak sia-sia penglaris yang ku berikan padanya," ucapnya lirih

Lelaki itu tersenyum simpul ketika melihat Wiway yang sedang asyik menyantap makanannya.

"Pelan-pelan saja sayang makanya, jadi belepotan gini kan," ucap Ezza kemudian membersihan bibir gadis itu yang penuh dengan kecap.

"Hmmm, bahkan ada Wewe Gombel juga di sini. Tapi bagaimana lelaki itu bisa bersamanya dan sepertinya dia sangat menyayanginya. Apa mereka sepasang kekasih. Menarik sekali," ucapnya lirih

"Aku akan menangkap mahluk itu dan menjadikannya sebagai peliharaan ku. Aku pasti akan mendapatkan uang banyak jika menjualnya dengan harga tinggi kepada para penggila pesugihan,"

"Yeay akhirnya kenyang juga!"

"Iyalah kenyang, udah habis lima porsi gitu awas aja kalau masih minta nambah!" celetuk Ezza

"Jangan malu ya punya pacar hobinya makan kaya aku ya,"

"Gak malu kok ayang, malah aku seneng kok kamu tuh gak jaim, apa adanya," sahut Ezza

"Makasih sayangnya akuh, jadi makin lope-lope deh,"

Keduanya kemudian bergegas meninggalkan kedai sate menuju ke rumah.

Lelaki itu diam-diam mengikuti Wiway dari kejauhan.

"Onty Wewe!"

Wiway menghentikan langkahnya dan menoleh kearah suara yang memanggilnya.

"Ada apa Wi, kenapa berhenti?" tanya Ezza

"Bentar ada iklan dulu," sahut Wiway

"Kenapa tuyul?" tanyanya menghampiri mahluk itu.

"Hati-hati ada dukun jahat yang mengikuti mu," bisik mahluk astral itu kemudian segera menghilang.

Wiway kemudian menoleh ke belakang memastikan ucapan sang tuyul, namun ia tak melihat siapapun di sana.

"Pasti hanya omong kosong doang, dasar tuyul!"

"Ada apa sih dari tadi ngomong sendirian mulu?" tanya Ezza penasaran

"Tadi ada tuyul yang kasih tau kalau ada orang jahat yang sedang mengintai ku,"

"Oh begitu, mungkin dia benar juga Wi. sebaiknya kamu hati-hati, tidak ada salahnya juga waspada karena bagaimanapun juga memang banyak kan yang mengincar mu terutama dukun ilmu hitam dan mahluk gaib lain yang lebih kuat darimu," sahut Ezza

"Darimana kau tahu?" tanya Wiway

"Aby yang kasih tahu aku,"

"Oh begitu rupanya,"

*********

Setibanya di rumah keduanya langsung disambut oleh Neneng yang sudah menunggunya di depan pintu masuk,

"Sudah malam, cepat masuk kamar kalian masing-masing. Aku tidak mau mendengar anak kecil memanggil ku nenek sebelum aku menikah. Itu sangat menyakitkan bagiku jadi tolong jaga perasaan ku," ucap wanita itu gusar

"Iya Bi, lagian siapa juga yang mau buru-buru nikah. Aku masih ingin bebas Bi, Sans aja," sahut Ezza

"Syukurlah kalau begitu, tapi meskipun begitu tetap saja kalian dilarang mesra-mesraan di depanku. Tolong hargai aku,"

"Berapa Tante," sahut Wiway

"Gak usah mahal-mahal Wi, satu Ferarri rasanya sudah cukup itu Wi," sahut Neneng

"Ya salam, itusih ngerampok namanya Bi," sahut Ezza

"Hihihi, canda Za," sahut Neneng sambil tertawa

"Jual saja ini kalau Tante mau beli Ferrari, aku yakin itu lebih dari cukup untuk membeli lima Ferarri," ucap Wiway memberikan sebuah paku emas pada Neneng

"Kalau emasnya hanya segini gak cukup Wi untuk membeli Ferarri,"

"Ya sudah simpan saja Tan, nanti Wiway tambahin lagi kalau aku dah punya duit."

"Ok dear thank you," jawab Neneng begitu girang

"Kalau gitu Boleh kan malam ini Wiway tidur di kamar Ezza?" tanya Wiway membuat mereka langsung tercengang mendengarnya.

1
Rey_chi
hampir semua novel thor aku baca..dan semua nya bikin ngakan olus bengek thor..aku samoe pake 2 akun baca semua judul novel outhor..love² sekebon toge thor
Haickoka
ye....babang lingga is coming
FiaNasa
kok sudah tamat padahal critanya ngegantung,,apakah itu wiway beneran ya🤔🤔
FiaNasa
ujian bara bikin kepala atas bawah cenat cenut 🤣🤣🤣
FiaNasa
ini yg aq rindukan,walaupun darurat nyawa dah diujung tombak,,masih bisa²nya mereka ngebanyol bikin ngakak,, 🤣🤣 dasar trio somplak dr dulu masih aja sama 🤣🤣🤣
FiaNasa
ah si barra ada² saja,,🤣
FiaNasa
dr sekian bab baru komen nih,,makasih ya author udah mengobati kerinduanku sama mereka,barra,,Rangga,,Gilang,,pokoknya lope lope deh😊😊😊🤭
FiaNasa
ya elaaahhh....asisten Mak Erot lagi🤣🤣🤣
adesri
semangat kk makin seru ceritanya
adesri
bagus kak aku suka setiap karyamu
Shella Saelani
😅😅🙈
istrinya_kimseokjin
wahhh ada lingga nih..
Nur Azizah
oke keren ini
Furi Wijayanti Wijayanti
lah itu wiway bukan
Aqiyu
bisa jadi matinya karena disengaja sama mertua lucknut
Aqiyu
ya ampun Fatiman mantan asustant nya mak Erot😁
Aqiyu
wow.....
Lubna Aysha
gak mau nerima tp jg gak mau nglepas hahaha egoiss babang eza mah ih
Lubna Aysha
sedihnyaa... :(
Lubna Aysha
ih eza pedes bngt ngomngnya, kasian wiway
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!