Lagi proses revisi ya gaes... Biar mata kaian nggak sakit bacanya😘😘😘😘
Nayla, seorang desainer berbakat harus rela berpisah dengan sang suami karena sebuah fitnah yang tidak dilakukannya.
Kisah cintanya diwarnai liku-liku mana kala setelah perceraiam dia dinyatakan hamil.
Mampukah Nayla menjalani hidupnya tanpa sang suami, Ikuti kisahnya dalan Haruskah Aku Merelakanmu by Rini sya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rini sya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bahagiaku itu kamu
drrtt..drtt...drtt
nayla membuka notif di hpnya..
dari rezza
rezza
"bun..daddy dah sampai hotel"
nayla
"ya"
rezza
"bunda belum selesai kerjanya"
nayla
"udah"
**rezza
"bun..besok daddy boleh dateng lagi ga"
nayla
"ga"
rezza
"why..daddy kan mau deket deket sama baby boyku bun"
nayla
"aku kerja"
rezza
"ya udah biar daddy yang jaga baby boy"
nayla
"mang kamu bisa"
rezza
"bisa bun..daddy janji bakal jagain sampai bunda pulang.mumpung daddy libur..ya bun..boleh ya..bunda cantik deh😘😘😘😘
nayla
"serah"
rezza
"besok daddy datang jam 6 pagi ya bun..bunda mau dibawain sarapan apa
nayla
pizza..spageti.hot dog.burger.pie susu bali.kebab.mi goreng huan.sate kambing.tongseng.ayam betutu.soto banjar.udang asam manis.cumi saos padang.
ga ada salah satu ga di bukain pintu
rezza
"bunda serius"
nayla
hemm
rezza
"bunda balas dendam ni sama daddy..daddy bawain salah satu ya bun..yang lain nyusul..kalo pas lagi jalan.."
nayla
"dih..siapa yang mau jalan sama kamu"
rezza
"katanya udah dimaafin..kok masih dijutekin sih bun"
nayla
suka suka sayalah..mulut mulut saya
rezza
"bunda..bener bener balas dendam ni sama daddy..itu kan kata kata daddy"
nayla
🤐
rezza
bun..daddy bahagia ketemu bunda lagi
nayla
😎
rezza
serius bun
nayla
sebenernya nayla mau jawab me too.
👺
rezza
"daddy ga bohong bun...*bahagiaku itu kamu sayang..i love u forever baby..kamu tak akan pernah tergantikan..sampai kapanpun..kamu tau pun..meninggalkanmu adalah kehancuranku..aku sampai harus minum obat penenang bun supaya bisa tidur..supaya bisa lupain kamu bun..tapi tetep aja..kamu selalu hadir di otak ku..bun kasih kesepatan daddy ya bun..kali ini aja bun..daddy janji daddy ga akan bikin bunda kecewa..daddy ga kan sakiti bunda lagi..ga galak lagi..ga kasarin bunda lagi..plisss bunda*"
nayla
bawa semua makanan itu besok pagi..
rezza
seriusan bunda**
nayla tak membalas pesan rezza lagi..tapi dia senyum senyum sendiri.siapa suruh nyakitin aku..itu belum seberapa..tunggu aja ntar..aku bakalan habisin duit kamu buat shooping..hahahahaha
kejam ga sih aku..dimana dia bakal.nyari tu makanan pagi pagi..ah bodo lah..biarin aja..
**hotel
rezza tak kehabisan akal...dia menyuruh asisten nya buat cari semua makanan yang nayla ingin kan...sebelum jam 6..kalo ga...dia ga dapat pintu
"boss...yang bener aja..pagi buta gitu.."
"membantah kamu...mau saya potong gaji kamu"
"ya jangan atuh bos.."
"lalu ada masalah"
"ga bos..sebelum jam 5 semua pasti ready"
"awas kamu kalo ga ada salah satu"
"ya bos..bos yang dihukum kenapa saya yang repot.."
"oo..berani ya..lihat aja"
"ampun bos..oke..laksanakan"
rangga juga bos menggerutu..ini udah tengah
malem juga bos.mau pesen dimana..
rangga mengerahkan orang suruhanya untuk mencari semua makanan itu..rangga sampai ga tidur..kepalanya terasa nyut nyutan..
"hah..seberat itukah mau dapet istri..hiihh"
rangga mengidik ngeri
tepat pukul 5 pagi rangga sudah menunggu rezza di lobi hotel..
"gimana"
"beres bos"
"sekarang dimana"
"sudah siap di mobil"
"kamu boleh tidur..kusut gitu kamu."
"cari nya susah bos..bukan ga ada..timing nya yang ga pas"
"oke..aku tranfer ntar bonus kamu..jam 9 pagi bangun..cek semua email untuk saya"
"bos..kapan siap ke bandara lagi..pihak sana nanyain terus"
"ga tau.."
"kena denda atuh bos"
"kamu urus aja..oke aku jalan..jam 9 bangun..paham"
"laksanakan"
tepat pukul 6 pagi rezza sudah ada didepan rumah nayla..
hah..jam 6 dia bener bener dateng..
rezza menenteng beberapa paper bag..nayla ingin sekali tertawa
rezza meletakan semua barang bawaanya di meja makan.
"bun..baby boy ku belum bangun"
"belum.."
"bun..bikin apa.."
"Mpasi"
"apa itu"
"makanan pendamping asi buat vano"
"daddy juga mau dimasakin sama bunda"
"buat apa..kamu kan udah bawa makanan sendiri kan"
"kan itu buat bunda"
"siapa bilang..aku suruh kamu bawa buat kamu makan sendiri..katanya mau jaga vano seharian"
mampus...batin rezza
rezza berkacak pinggang dan memegang kening nya..dalam hati nayla tertawa puas..di ambilnya hape..dicek nya semua barang bawaan rezza..karena jujur aja dia ga ingat apa yg sudah dia pesan.
"bagus..semua lengkap.."
nayla membuatkan teh untuk rezza dan menyiapkan kebab untuk nya dan hot dog untuk rezza
"sarapan dulu..sebelum perang"kata nayla
"bun..kejam amat kata katanya"
"sendiri kan yang nawarin diri buat jaga vano seharian"kata nayla cuex
selesai sarapan nayla masuk kamar..rezza mengikutinya
nayla menyiapkan perlengkapan baby vano..
memberi tahu rezza apa apa yg harus dilakukan..
"ntar jam makan siang aku balik"
"siap bunda sayang"
"bund..daddy boleh ga naik keranjang bunda..daddy mau peluk baby boy"
"ga..ntar kamu ikutan bobo..duduk aja"
"mau peluk bun..kalo ga peluk bunda aja deh"
kata rezza sambil merentangkan tangan..
"macem macem aku gigit kamu"
rezza memanyunkan bibirnya..
kayak cewek aja batin nay..rezza tak menghiraukan larangan nay dia merbahkan tubuhnya ke ranjang nay dan menciumi purtranya..rezza mencium bau kringat nayla lewat bantalnya..bau harum yang dia rindukan..bau harum yang mampu membuatnya tenang..
"doain daddy ya dek..supaya bisa buat bundamu jatuh cinta lagi sama daddy"
rezza akan melakukan apa saja untuk merebut hati mantan istrinya itu..
selang berapa lama vano bangun..vano tersenyum melihat daddy.lalu menggapai leher daddynya..mereka berpelukan lama
"kamu kangen daddy ya nak"
rezza mencium pipi gembul putranya..
nayla masuk ke kamar
"morning sayang"
vano langsung bangun dan mendekati bundanya yg duduk disisi ranjang..
"mas keluar dulu gi..vano mau mimik susu"
"daddy mau lihat"
"ih keluar kataku"
"iya bunda gitu aja marah.."
rezza keluar..vano mulai menikmati sarapan paginya..
30 menit kemudian nayla membawa vano keluar kamar..udah rapi harum juga vanonya..
"hemmm..udah harum ya baby boy nya daddy.."
art datang...nayla memberi pesan sama artnya
"mbak..tlg hari ini jangan pulang sebelum aku datang ya..kalo bapak mau makan kamu angatin makanan dimeja itu..kamu tanya dia mau apa..baru mbak angeti ya..bantuin juga kalo misalnya bapak minta tolong"
"baik bu"
"oia..adeku ada dikamarnya..kayaknya dia libur sholat makanya belum bangun..bilang sama dia pesawatnya jam 11..kalo jam 8 dia belum bangun ketok aja pintunya..mbak ingetin yaa"
"baik bu"
"itu makanan banyak banget mbak..kalo mbak laper makan aja.."
"baik bu"
"ini gaji kamu bulan ini..terus di belakang ada kardus itu kamu bawa pulang ya..sama beras juga..naik ojeng aja..berat soalnya"
"baik bu..maksih banyak"
setelah memeberi pesan sama artnya..nayla siap siap ke butik..
"mas aku jalan dulu..jadwal vano makan sama mimik susu tanya mbak nya ya..kalo perlu apa apa..bilang mbak nya juga.."
"okey"
"sayang..jangan nakal sama daddy ya..bunda siang pulang..okey"
"mau aku antar nay"
"ga usah..aku bw sendiri aja"
nayla melangkah keluar rumah..dimobil dia ketawa tawa...
selamat menikmati bosku..hahahahaha
**habis ini kita lihat keseruan rezza jadi baby sitter seharinya vano ya gaes"
**bersambung***
suka dg alurnya dan gak ngebosenin..
selalu ngikutin karyamu thorr...
lanjut cerita lain dari karyamu kak Thor,.msh bertahap bacanya