NovelToon NovelToon
Derita Istri Pengganti

Derita Istri Pengganti

Status: tamat
Genre:Romantis / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:25.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Ina Ambarini (Mrs.IA)

Sebuah rasa, yang mungkin tidak seharusnya ada.
Kenapa? karena aku sadar tidak ada yang bisa memaksa cinta hadir kepada siapa, dan harus seperti apa.




Menikah adalah impian setiap orang. Aku selalu memimpikan menjadi pengantin wanita yang sangat bahagia.



Bagaimana perasaan kalian jika harus menikah, karena keadaan yang memaksa.






Ok, penasaran bagaimana kelanjutannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ina Ambarini (Mrs.IA), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34.Adil bukan?

Al sebenarnya tidak ingin merusak hubungan persahabatannya dengan Gibran apa lagi hanya karena wanita, tapi Al juga tidak bisa membohongi perasaannya.

Sejak awal pertemuannya dengan Kirei tempo hari, ia sudah merasa tertarik pada Kirei.

Perasaan Al kacau, terlebih saat ia tahu bahwa wanita yang ia sukai adalah istri dari sahabatnya.

Semangat Al untuk mengejar Kirei mulai kembali, ketika ia tahu bahwa Gibran tidak mencintai Kirei sama sekali.

"Sejak kapan kau menyukainya?" pertanyaan Gibran sontak memecahkan keheningan diantara dia dan Al.

"Sejak pertama kali bertemu dengannya, aku sudah tertarik."

"Kenapa Gib? Apa kau tidak suka kalau aku menyukai temanmu?" tanya Al.

"Tapi dia istriku!" sahut Gibran.

"Tapi kau tidak pernah menganggap dia istrimu! Bahkan kau tidak mencintainya sama sekali!" tutur Al dengan penuh penekanan.

"Tapi tetap saja dia itu istriku, Al !" Gibran kekeuh dengan jawabannya.

"Jangan bilang, kau mulai menyukai Kirei?" Al menyipitkan matanya, ia tahu persis watak sahabatnya itu.

"Aku, aku tidak tahu!" jawab Al ragu.

"Bagaimana dengan Kayla?" Al menegaskan kalimatnya.

Gibran terdiam, ia benar-benar berada dalam keadaan yang rumit.

Satu sisi hatinya masih terikat pada Kayla, sisi lain ia juga tidak rela kalau Al mendekati istrinya.

Gibran benar-benar kehilangan akal, ia tidak mengerti dengan perasaannya saat ini.

"Aku memang masih mencintai Kayla, dan aku juga masih ingin mencari keberadaannya!" tukas Gibran.

"Yasudah, kau mencari Kayla, dan aku mengejar Kirei! Adil bukan?" sahut Al dengan tegas.

"Terserah kau saja!" Gibran pasrah, saat ini ia tidak bisa berpikir jernih.

Al yang menyadari bahwa saat ini Gibran tengah diambang keraguan, namun ia tak mengurungkan niatnya untuk tetap mendapatkan hati Kirei.

Tanpa mereka sadari, ada sepasang mata yang sedari tadi mendengar percakapan mereka. Kirei terkejut saat mendengar pertanyaan Al, ia tidak tahu harus bersikap seperti apa pada Al.

Berbeda dengan ucapan Gibran, Kirei sudah tahu betul perasaan Gibran padanya, jadi Kirei tidak terlalu memikirkan perkataan suaminya.

"Kalian sudah selesai bicaranya?"tanya Kirei seolah tidak tahu apa-apa.

"Hem" jawab Gibran acuh.

"Rein, kau lapar? ayo, cari tempat makan di dekat sini!" ajak Al.

"Boleh, tapi aku ajak Novi juga yah?"sahut Kirei.

"kau mau ikut, Gib?"tanya Al.

"Hem"sahut Gibran dengan malas.

Kini mereka berjalan beriringan menuju sebuah Resto sekitaran Danau, Kirei berjalan bersebelahan dengan Al, sedangkan Gibran dengan Novi.

"Gaenak banget sih suasananya,"gumam Novi.

****

Di Resto mereka memesan meja lesehan yang cukup untuk lima orang, mereka kini duduk berhadapan.

Kirei membolak-balik buku menu yang ada di depannya, sama halnya dengan yang lain.

"Aku, mau pesan ini saja!"kata Novi.

Kirei melirik pada gambar makanan yang Novi pilih, ia berniat untuk memesan makanan yang sama dengan sahabatnya,"aku juga sama deh."

Al melambaikan tangannya pada pelayan Resto dan segera memberikan catatan yang berisi pesanan mereka.

"Kamu capek?"tanya Al dan Gibran pada Kirei.

Kirei menatap keduanya, ia menghela nafasnya pelan,"tidak!"

"Kalian kompak sekali,"seru Novi.

Kirei memutarkan bola matanya, ia mengerutkan bibirnya seolah tidak nyaman berada dalam situasi seperti ini.

Tapi tak bisa Kirei pungkiri, ia merasakan kenyamanan saat bersama Al yang belum ia dapatkan dari Gibran.

"Apa salah, kalau aku merasa nyaman dengan Al?"batin Kirei.

Hay semua, maaf aku up siang.

soalnya kerjaan didunia nyata belum beres 😁

oh iya buat yg minta visual para tokoh, kayanya aku belum bisa deh.

takutnya kalau aku yang nentuin nanti ga pada sesuai sama bayangan kalian gimana?

aku gamau bikin kalian kecewa lagipula kalau up up gambar nanti review nya lama bisa sampe 2 hari kayanya.

jadi bayangkan sesuka hati kalian aja yah 😁

1
Shifa Burhan
happy ending ❌
sad ending ❌
aneh ending ✔️
kalea rizuky
males peran utama meninggal di gantian lainnya feel gk dapet thor
Asmu'ah Mu'ah
Luar biasa
Titi Ati
apa kembaran kirei
Titi Ati
mending kirei sm sl al aja thpr
Emi Emiemi
yah mewek lagi aku 😭😭😭
Emi Emiemi
sedih Bae aing mah😭😭😭😭
Emi Emiemi
lah sia Gibran emisi aing😡😁
Emi Emiemi
hewa kulamah Kasi Gibran 😡🥴
Emi Emiemi
,😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Emi Emiemi
seru seru aku suka aku suka😁
Emi Emiemi
aku suka kata"mu Al☺️
Emi Emiemi
nyesek banget kata"mu Gibran 🥺
Emi Emiemi
makin seru ni....
Emi Emiemi
lanjut ka...
Emi Emiemi
kenapa aku klo nulis rangdu dangdut aja yah❓😅🤭
Emi Emiemi
dangdut rangdu apa kmu sudah berbuah😅🤭 maaf ya Thor canda dikit🙏
Emi Emiemi
apa s dangdut kka nya kirei yah😁🤔
leni kusumajaya
novel yang menguras air mata
Afiqah Herni
puas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!