NovelToon NovelToon
Ustadz, I’M In Love

Ustadz, I’M In Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Romansa / Tamat
Popularitas:6k
Nilai: 5
Nama Author: Rina Casper

di bawah umur di larang membaca.

Rina adalah definisi dari "anak muda zaman now"—ekspresif, jahil, dan sedikit re-og. Baginya, dunia sosial adalah tempat bermain untuk menggoda siapa saja, termasuk seorang pria misterius di aplikasi HelloTalk yang ia panggil dengan sebutan "Mas Arab". Rina mengira ia sedang memegang kendali, sampai akhirnya takdir membawanya bertemu langsung dengan sosok tersebut.
​Ternyata, "Mas Arab" adalah Rohman, seorang Ustadz muda yang kaku, alim, namun memiliki tingkat kesabaran setebal kamus bahasa Arab. Pertemuan pertama mereka langsung meledak dengan kekonyolan Rina yang mencoba mengetes iman sang Ustadz.
​Namun, Rina salah besar. Di balik sikap tenangnya, Rohman adalah tipe pria "sat-set" yang tidak suka membuang waktu. Saat Rina terus-menerus menguji batasan kesabarannya, Rohman justru membalas dengan sebuah langkah skakmat: Mempercepat akad nikah sore itu juga!
​Kini, Rina terjebak dalam status sebagai istri sah. Niat

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rina Casper, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 34

Kecupan Rohman yang tadinya hanya ingin membungkam protes Rina, justru berubah menjadi undangan bagi gejolak yang lebih dalam. Rina merasa dunianya seolah berputar. Sentuhan bibir suaminya yang lembut namun menuntut itu mengirimkan sengatan listrik yang menjalar ke seluruh tubuhnya, berkumpul di satu titik yang membuatnya merasa sangat... aneh.

​Dalam hati, Rina meracau tak karuan, 'Aduh, gawat! Ini saraf-saraf gue kenapa pada konslet semua sih? Mana bagian bawah malah kerasa aneh, keda-kedut lagi gara-gara di-cipok ustadz Arab ini! Iman gue beneran di ujung tanduk kalau begini terus!'

​Rina segera menarik wajahnya menjauh, meskipun napasnya sudah memburu dan pipinya kini semerah tomat matang. Ia menatap Rohman dengan mata yang sedikit berkaca-kaca—bukan karena sedih, tapi karena kewalahan menahan sensasi yang mengalir di tubuhnya.

​"Mas... Mas, kita keluar saja ya? Maksudnya balik ke rumah depan!" seru Rina dengan nada panik yang dibuat-buat, padahal tangannya masih mencengkeram lengan Rohman dengan erat. "Aku merinding di sini, Mas nyeremin soalnya! Auranya kayak ada singa lapar yang mau nerjang aku!"

​Rohman hanya menaikkan satu alisnya, menikmati kepanikan istrinya yang sangat menggemaskan. "Merinding karena takut, atau merinding karena... suka, Rina?"

​"Iiiihh! Jangan mulai deh!" Rina mencoba bangkit dari kursi kayu, namun kakinya yang lemas justru membuatnya kembali terduduk. "Kalau kita di sini terus, yang ada entar kita kebablasan! Kalau aku hamil di luar nikah gimana?! Eh... maksudnya..."

​Rina terdiam, lalu menepuk jidatnya sendiri dengan sangat keras. "Astagfirullah! Aku lupa kalau kita sudah nikah sah! Duh, otak gue beneran ketinggalan di dapur tadi!"

​Rohman tidak bisa lagi menahan tawanya. Ia tertawa terbahak-bahak melihat kepolosan sekaligus kekonyolan istrinya. "Hamil di luar nikah bagaimana, Sayang? Kita ini sudah halal, sudah sah di depan saksi, di depan Tuhan, dan sekarang di depan orang tua kita. Tidak ada istilah 'di luar nikah' lagi untuk kita."

​"Ya... ya pokoknya jangan rayu aku ya, Mas! Pliss!" Rina menangkupkan kedua tangannya di depan dada, memohon dengan wajah paling melas. "Mas itu kalau sudah mode serius begini, gantengnya nambah sepuluh kali lipat.

Masalahnya, pertahanan aku itu setipis tisu dibagi dua! Aku gampang banget dirayu, apalagi sama Mas Arab yang suaranya rendah begini... aduh, malah makin kedat-kedut ini hati aku," batin Rina sambil membuang muka, tak berani menatap mata Rohman yang penuh binar geli.

​Rohman kembali mendekat, kali ini ia berbisik sangat dekat di telinga Rina, hingga hembusan napasnya membuat Rina bergidik hebat.

​"Kalau kamu gampang dirayu, berarti Mas tidak perlu usaha keras, kan? Cukup dengan begini..." Rohman menyelipkan jemarinya di sela-sela jemari Rina, menggenggamnya dengan penuh perasaan. "...Mas pastikan, hari pertama kita di rumah baru nanti, tidak akan ada waktu untukmu memikirkan ide jahil lagi. Mas akan membuatmu sibuk mencintai suamimu ini."

​Rina merasakan sensasi butterfly in my stomach yang luar biasa. Ia benar-benar merasa kalah telak. Singa betina yang biasanya liar itu, kini benar-benar tunduk di bawah pesona tenang sang Ustadz.

​"Mas... kita balik ke depan ya? Takut Abah sama Umi nyariin," gumam Rina lirih, mencoba mencari alasan logis.

​"Baiklah, kita kembali ke depan," Rohman berdiri dan kembali menggendong Rina. "Tapi ingat satu hal, Rina. Setelah urusan dengan orang tua selesai, dan tamu sudah pulang... Mas akan menagih janji 'unboxing' itu dengan bunga yang berlipat-lipat."

​Rina hanya bisa pasrah, menyembunyikan wajahnya di balik pundak Rohman sambil membatin, 'Mampus gue! Kali ini ustadz gue beneran mode predator. Siap-siap aja besok jalan ngangkang gara-gara kena hukum beneran!'

1
Putri Lauren
lanjuttt thor KLO bisa double
Putri Lauren
lanjut thor
Moza Tri Utami: lanjut dong thorr
total 2 replies
Putri Lauren
mantap
Putri Lauren
aku suka Thor lanjuttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!