NovelToon NovelToon
System Toko Sepuluh Ribu Alam

System Toko Sepuluh Ribu Alam

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Sistem / Ruang Ajaib
Popularitas:34.2k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Hao Qi hanyalah seorang mahasiswa yatim piatu miskin yang tercekik hutang rentenir dan selalu dipandang sebelah mata oleh orang-orang di sekitarnya.

Namun, nasibnya berubah drastis ketika ia tanpa sengaja mengaktifkan Sistem Toko Sepuluh Ribu Alam di ponsel bututnya. Melalui sistem rahasia ini, Hao Qi bisa menjual barang-barang murah sehari-hari seperti mi instan dan korek api gas ke berbagai dimensi lain dengan bayaran selangit berupa koin sistem, emas batangan, pil penempa tubuh, hingga teknik bela diri kuno.

Sambil menyembunyikan identitas dan kekuatan barunya, Hao Qi mulai melunasi hutangnya, menyadari keberadaan energi Qi di dunia modern, dan melangkah naik untuk menghancurkan para orang sombong yang dulu meremehkannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

"Wush!"

Satu langkah santai itu membawanya langsung berada tepat di depan wajah pria bertato ular tersebut, memangkas jarak empat meter seperti teleportasi.

"Hah!"

Pria itu terkesiap. Ia bahkan tidak sempat berkedip.

"Bugh!"

Sebuah tamparan keras mendarat di pipi kiri pria itu. Tidak ada energi Guntur, hanya tenaga fisik Manusia Super tingkat rendah murni.

"Plaak!"

"Argh!!"

Pria bertato ular itu berputar di udara sebelum terbanting ke lantai. Tiga giginya rontok dan darah segar mengalir dari sudut bibirnya. Matanya langsung berkunang-kunang.

"Brak."

Hao Qi menoleh ke arah dua preman terakhir yang masih berdiri. Senyum di wajahnya terlihat begitu polos.

"Jadi... apakah kalian akan memungut sampah botol itu sekarang, atau kalian mau tidur siang di dasar kolam bersama teman kalian?"

"K-kami akan memungutnya sekarang! Kami bersihkan sekarang, Tuan!"

Kedua preman itu melempar senjata mereka, berlutut, dan dengan panik memunguti pecahan kaca serta botol bir menggunakan tangan kosong. Mereka bahkan tidak peduli tangan mereka terluka. Setelah memasukkan semuanya ke dalam kantong plastik hitam, mereka memapah teman-teman mereka yang pingsan dan berlari terbirit-birit keluar dari gerbang vila tanpa berani menoleh ke belakang.

"Hahaha! Kerja bagus!"

Hao Qi tertawa renyah sambil melambaikan tangan ke arah mereka.

Ia kemudian berjalan memutar masuk ke dalam vila. Interiornya luas dan megah, meski perabotannya ditutupi kain putih yang berdebu. Tujuannya bukanlah lantai atas, melainkan ruang bawah tanah.

Ia menemukan sebuah pintu kayu tebal di dekat dapur. Setelah menuruni tangga batu yang melingkar, Hao Qi tiba di sebuah bekas gudang penyimpanan anggur bawah tanah yang sangat luas. Dindingnya terbuat dari batu bata merah tebal yang kedap suara dan suhu.

"Tempat ini sempurna."

Hao Qi berdiri di tengah ruangan bawah tanah yang dingin itu. Ia tidak perlu memindahkan barang dari truk secara manual. Di dalam ruangan tertutup ini, privasinya terjamin mutlak.

Waktu menunjukkan pukul delapan malam.

"Sistem, aku sudah siap. Bawa aku masuk ke Toko Sepuluh Ribu Alam."

"Perintah diterima. Menginisialisasi pemindahan Host."

"Swosh!"

Cahaya putih menelan tubuh Hao Qi. Pemandangan gudang bawah tanah yang gelap dan lembap itu seketika berubah menjadi toko kayu antik yang hangat dan wangi cendana.

Tubuh Hao Qi kembali berubah menjadi siluet cahaya putih. Ia berjalan menuju meja kasir kayunya. Otak supernya masih bekerja dengan sangat jernih dan tenang. Ia merasa sangat tidak sabar menantikan siapa pelanggan yang akan ia manipulasi malam ini.

"Ding!"

"Pemberitahuan Sistem: Sinyal transaksi ditemukan. Pelanggan berasal dari Alam Alkimia Tungku Surgawi. Memulai penarikan dimensi."

"Alam Alkimia? Tempat para pembuat pil kultivasi?" Hao Qi bergumam dengan nada tertarik.

"Wush!"

Gumpalan cahaya di tengah toko perlahan meredup, membentuk sosok seorang pria tua berambut putih acak-acakan. Pria itu mengenakan jubah alkemis berwarna perak yang ujung-ujungnya tampak hangus terbakar. Wajahnya dipenuhi noda jelaga hitam, dan napasnya terengah-engah.

"Brak!"

Pria tua itu menggebrak paha kirinya yang terlihat melepuh akibat panas.

"Sialan! Gagal lagi! Sudah kucoba lima puluh kali, tapi Api Yang dan Yin selalu bertabrakan sebelum pilnya terbentuk!" umpat pria tua itu dengan suara serak.

Hao Qi memasang senyum ramah dari balik meja kasir. Otaknya langsung memproses setiap detail fisik pria tua itu. Jelaga hitam, bau logam terbakar, luka melepuh, dan kata-kata 'Api Yang dan Yin'.

"Selamat datang di Toko Sepuluh Ribu Alam, Tuan Alkemis. Nama saya Pemilik Toko. Anda sepertinya sedang mengalami masalah besar dengan tungku Anda," sapa Hao Qi tenang.

Pria tua itu tersentak dan mendongak. Ia menatap ruangan kayu antik itu, lalu menatap sosok siluet cahaya Hao Qi. Berbeda dengan pelanggan sebelumnya yang ketakutan, pria ini hanya mendengus kasar.

"Cih."

"Ruang Dimensi Khusus? Hebat juga sihirmu ini. Aku adalah Grandmaster Gu dari Lembah Pil Surgawi. Aku tidak peduli siapa kau. Kalau kau punya Artefak Pengendali Angin Murni yang tidak mengandung fluktuasi Qi sama sekali, maka keluarkan sekarang! Kalau tidak, kembalikan aku ke ruang pemurnianku!"

Grandmaster Gu berbicara dengan nada sombong dan sangat tidak sabar.

"Angin murni tanpa fluktuasi Qi?" Hao Qi menyipitkan matanya. Otak analitisnya langsung memahami situasinya. "Ah, Anda mencoba menyeimbangkan dua api yang berlawanan. Jika Anda menggunakan angin berenergi Qi, fluktuasinya akan merusak keseimbangan elemen pil Anda dan membuatnya meledak. Anda butuh angin yang stabil, konsisten, dan sepenuhnya mekanis."

Grandmaster Gu terbelalak. Wajahnya yang arogan seketika memucat karena terkejut.

"B-bagaimana kau tahu rincian teknik rahasia Lembah Pil Surgawi?! Siapa kau sebenarnya?!"

"Hahaha! Saya hanyalah seorang pedagang yang kebetulan berpengetahuan luas,"

Hao Qi tertawa santai.

"Anda beruntung, Grandmaster Gu. Saya kebetulan memiliki persis apa yang Anda cari. Sebuah Artefak Pemanggil Angin yang murni digerakkan oleh elemen logam dan petir kering dari duniaku, tanpa menggunakan setetes pun Qi!"

1
Dell AliNka
lah pake beli vila kok masih sisa 5 jt
Hadi Hadi
sikat
Pecinta Gratisan
mantap💞 thor
Pecinta Gratisan
bantai thor
Pecinta Gratisan
mantap thor⚡🔨 cerita nya💞
Riyanganz
👍👍
Riyanganz
ceritanya menarik,semoga aja kedepannya ga monoton ceritanya
Orimura Ichika
nggak bisa nabung 🗿
Orimura Ichika: penasaran Thor sama lanjutannya🤭
total 2 replies
Gege
lucuan versi bogelnya jiuer ...🤣🤣
Aoooo: cute sekali /Drool/
total 1 replies
Aisyah Suyuti
good
Sebut Saja Chikal
yaah nunggu lg 😅
Hadi Hadi
up up up up up 😍😍😍
Gege
mantabbb...selalu apik dan epic updetannya
Orimura Ichika
oke juga
Manusia Biasa
nah itu berarti bakal ada kemungkinan perkembangan plot ke orang dunia lain, apa mc dapat Heroine dari dunia lain kayaknya lucu wkwk😂
Manusia Biasa
wkwkw nama saya adalah pemilik toko😭😭
Manusia Biasa
dan kalian gak tahu yang dihadapi itu MC🗿
Manusia Biasa
Menarik kak. karya ini punya potensi sih, semangat terus nulisnya
Manusia Biasa
itu senter mbak😂
Manusia Biasa
kalau ini dari dunia Isekai pasti🗿
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!