NovelToon NovelToon
Rebel Hearts

Rebel Hearts

Status: tamat
Genre:Berbaikan / Dikelilingi wanita cantik / Playboy / Anak Genius / Percintaan Konglomerat / Obsesi / Tamat
Popularitas:10.9k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

"Kau tahu apa masalahmu, Salena? Kau terlalu sibuk menjadi sempurna sampai lupa caranya menjadi manusia." — Zane Vance.
"Dan kau tahu apa masalahmu, Vance? Kau pikir dunia ini panggung sirkusmu hanya karena teman-teman bodohku memanggilmu Dewa. Dasar alay." — Salena Ashford

Zane Vance (21) pindah ke Islandia bukan untuk mencari musuh. Tapi saat di hari pertama dia sudah mendebat Salena Ashford—si putri konglomerat kampus yang kaku dan perfeksionis—perang dunia ketiga resmi dimulai.

Semua orang memuja Zane. Mereka memanggilnya "Dewa dari New York" karena pesonanya yang bad boy, dingin, dan Urakan Ganteng (ini kata teman Selena), kecuali Salena.
Namun, semakin keras Salena berusaha menendang Zane dari tahtanya, semakin ia terseret masuk ke dalam rahasia hidup cowok itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dibalik Berita Duka

Pagi itu, Mansion Ashford terasa seperti penjara bawah tanah yang beku. Aroma kopi dan roti panggang yang biasanya menenangkan kini tercium seperti bau besi yang mencekik. Zane dan Salena turun dari tangga dengan langkah yang berat.

Salena terus menekan perutnya, berusaha menghalau rasa mual yang kembali menyerang, sementara Zane menggenggam jemari gadis itu seolah ia sedang menggenggam seluruh dunianya.

Di ruang makan, Tuan Ashford duduk dengan wibawa yang tak tergoyahkan. Ia melipat koran paginya saat melihat mereka masuk. "Kalian terlambat sarapan," ucapnya dingin, matanya menatap tajam ke arah wajah Salena yang pucat. "Dan kau, Salena, kenapa kau terlihat sangat sakit?"

Zane tidak membiarkan Salena menjawab. Ia melepaskan genggaman tangannya, melangkah maju ke tengah ruangan, dan dalam satu gerakan yang membuat para pelayan terkesiap, Zane menjatuhkan kedua lututnya ke lantai marmer yang keras.

BRAK!

Suara lutut Zane yang menghantam lantai menggema di seluruh ruangan. Ia menundukkan kepalanya dalam-dalam di depan Tuan Ashford.

"Apa-apaan ini, Vance?" tanya Tuan Ashford, suaranya naik satu Okta karena terkejut sekaligus curiga.

"Tuan Ashford," suara Zane terdengar parau namun tegas. "Saya adalah seorang pendosa di hadapan Anda. Saya telah melanggar janji saya. Saya telah menyentuh putri Anda, menghormatinya dengan cara saya sendiri yang salah, dan sekarang... ada nyawa di dalam rahimnya yang merupakan darah daging saya."

Hening.

Keheningan yang menyiksa menyelimuti ruangan itu hingga detak jam dinding terdengar seperti dentuman meriam. Tuan Ashford berdiri perlahan, wajahnya memerah padam, tangannya gemetar karena amarah yang luar biasa. Ia berjalan mendekati Zane, siap untuk meledakkan amarahnya.

"Kau... kau berani merusak mahkota keluargaku?" desis Tuan Ashford.

Tepat saat Tuan Ashford mengangkat tangannya, entah untuk memukul atau menarik kerah baju Zane, ponsel di saku jaket Zane bergetar hebat tanpa henti. Zane tidak bergeming dari posisi berlututnya, namun getaran itu begitu konstan hingga Salena memberanikan diri mengambilnya dari saku Zane.

"Zane... ini dari pengacara keluargamu di New York," bisik Salena dengan suara gemetar. Ia melihat sebuah pesan singkat yang terpampang di layar.

Salena membaca pesan itu, dan seketika air matanya jatuh. "Zane... Nenekmu. Lady Eleanor... beliau baru saja meninggal dunia."

Dunia seolah berhenti berputar bagi Zane. Kepalanya mendongak, matanya yang biru kini dipenuhi air mata yang tak terbendung.

Neneknya adalah satu-satunya orang di dinasti Vance yang mencintainya dengan tulus, satu-satunya orang yang melindunginya dari kekejaman ayahnya sendiri. Kematian beliau bukan hanya berita duka, tapi tanda bahwa kekuasaan di New York kini sedang dalam masa transisi yang berdarah.

Zane masih berlutut, namun bahunya kini terguncang. Ia kehilangan pelindung terakhirnya di Manhattan tepat saat ia akan memulai hidup baru di Islandia.

Tuan Ashford tertegun. Amarah yang tadinya meledak-ledak tertahan di tenggorokannya. Melihat pria tangguh seperti Zane berlutut dengan penuh rasa bersalah sekaligus hancur karena berita duka, membuat sisi kemanusiaan penguasa Islandia itu terusik.

"Nenekku..." gumam Zane, suaranya pecah. "Beliau berjanji akan menungguku pulang membawa istri..."

Salena berlutut di samping Zane, memeluk pria itu dengan erat di depan ayahnya. "Papa, kumohon... jangan hukum dia sekarang. Dunianya baru saja runtuh."

Tuan Ashford menatap mereka berdua, putrinya yang hamil dan pewaris Vance yang sedang hancur. Ia menarik napas panjang, mengepalkan tangannya, lalu berbalik membelakangi mereka.

"Zane Sebastian Vance," ucap Tuan Ashford dengan nada yang berat. "Kematian nenekmu menyelamatkanmu dari kemarahanku pagi ini. Tapi dengarkan aku... kau harus kembali ke New York untuk mengurus pemakaman dan hak warismu. Dan kau akan membawa Salena bersamamu sebagai istrimu yang sah. Aku tidak akan membiarkan cucuku lahir tanpa nama Ashford dan Vance yang bersatu secara legal."

Zane mendongak, menatap punggung Tuan Ashford.

"Menikahlah besok pagi di kapel pribadi keluarga kami. Tanpa pesta, tanpa publikasi. Hanya sumpah," lanjut Tuan Ashford.

"Setelah itu, pergilah ke New York. Hadapi Phoenix, hadapi Kharel, dan ambil kembali apa yang menjadi hakmu. Lindungi putriku dengan kekuasaan yang ditinggalkan nenekmu."

Zane mencium tangan Salena, lalu menatap Tuan Ashford dengan rasa syukur yang mendalam. "Terima kasih, Tuan. Saya bersumpah... saya akan menebus semua kesalahan saya dengan nyawa saya sendiri."

🌷🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
falea sezi
Zane sebenarnya suka Karel. gk sih Thor
Anisa Muliana
padahal keluarga Vance berpengaruh di New York masak gk ada pembalasan utk si penabrak? kenapa rasanya kayak pasrah aja gtu..dan yg bergerak utk membalas malah Katiya..😌
Anisa Muliana
ditunggu update ceritanya thor..😁
Anisa Muliana
serius ceritanya seru thor😍 dan bikin deg"an bacanya Krn gk bisa nebak alurnya kyk gmna..
Anisa Muliana
sepertinya seru ceritanya thor😊
sakura
...
anggita
ikut dukung ng👍like sama iklan☝saja.
anggita
tato yg keren😚
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!