NovelToon NovelToon
SETELAH AKU PERGI

SETELAH AKU PERGI

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga / Persahabatan / Cinta setelah menikah / CEO / Mafia
Popularitas:11.1k
Nilai: 5
Nama Author: Bunaya

Meila Ayunda Aksara, mengambil keputusan besar dalam hidupnya. Dia membatalkan pernikahannya dengan tunangannya, Zayan Wijayakusuma. Dia tidak peduli jika keputusannya itu akan membuat nama baik keluarga Aksara rusak. Bagi Meila, keluarga itu sudah rusak sejak lama.

Sudah saatnya Meila membuka topeng keluarganya yang selalu memperlakukan dirinya dengan tidak adil. Selama ini, kedua orang tuanya dan kedua kakaknya menganggap Meila sebagai anak pembawa sial. Cacian dan makian menjadi makanan sehari-hari yang harus Meila terima.

Keputusan besar Meila itu justru membuatnya bertemu dengan Abyan Rayendra Hasan, pria yang siap memberikan Meila sebuah keluarga.

Bagaimana kehidupan Meila setelah dia meninggalkan keluarganya dan Zayan?

Bagaimana kehidupan Meila bersama Abyan?

Yuk simak kisahnya di Setelah Aku Pergi hanya di Novel Toon

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 Tergantung Meila

Meila masih belum puas memandangi wajah Abyan yang tidur dengan damai. Namun harus segera dia selesaikan untuk segera membersihkan diri. Tentu saja, karena Meila ingin membantu di dapur. Setelah hari pertama menikah Meila membuatkan kopi untuk Abyan, suaminya itu tidak ingin orang lain yang membuatkan kopi untuknya. Selain buatan Meila atau Abyan membuatnya sendiri.

Saat kakinya akan turun dari ranjang, tangan Meila ditahan oleh Abyan. "Mau ke mana?" tanya Abyan.

Meila menoleh pada suaminya. "Sayang, ka...mu, kamu...sudah bangun? Tanya Meila gugup.

"Sejak kapan?" Tanya Meila lagi. Malu dan terkejut juga dia, sudah ketahuan memandangi wajah suaminya yang ternyata pura-pura tidur. Akting Abyan sangat bagus, karena tidak terlihat seperti sedang pura-pura tidur.

Abyan tersenyum. "Sejak tanganmu mengusap wajahku," jawab Abyan.

"Aishhh." Meila menutupi wajahnya menggunakan kedua telapak tangannya.

Abyan terkekeh. Senang sekali dia bisa mengerjai istrinya ini. "Kenapa malu hemmm?" goda Abyan. Meila menggeleng dengan tangan yang masih menutupi wajahnya.

"Aku suka tanganmu yang lembut ini menyentuh kulit wajahku." Abyan menarik tangan Meila yang menutup wajahnya untuk dia kecup.

Meskipun mereka sudah beberapa kali melewati malam panjang, bagi Meila, berada didekat Abyan dengan posisi intim seperti ini masih saja membuat degup jantungnya bekerja keras.

"Selamat pagi Sayang," sapa Abyan setelah bangkit dari tidurnya, lalu duduk di samping Meila.

"Pagi Sayang," balas Meila.

"Kamu mau kemana?" Abyan mengulangi pertanyaannya yang belum dijawab oleh Meila.

"Aku mau mandi dan membantu di dapur," jawab Meila.

"Tidak perlu. Aku sudah buatkan kopi untuk kita. Dan Mariska sudah membuatkan roti bakar. Dina dan Tika juga sudah membuatkan sarapan untuk kita." Abyan mencoba menjelaskan.

Saat Meila kembali tidur setelah ibadah, Abyan keluar untuk menyiapkan semuanya dibantu Mariska dan dua pelayan khusus untuk Meila. Keduanya akan selalu ikut kemanapun Meila pergi.

"Sayang, hari ini Aku akan mengajak kamu ke desa sebelah," ucap Abyan lagi karena Meila hanya diam saja.

"Ke desa sebelah? Mau apa?" Tanya Meila penasaran.

"Aku ingin mengajak kamu mengunjungi bibi Ana."

"Bibi Ana?" ulang Meila untuk meyakinkan dia tidak salah dengar. Abyan menggangguk.

"Mas, kamu serius? Bibi Ana ada di desa sebelah? Dari mana kamu tahu?" Tanya Meila beruntun.

Setelah itu Meila sadar. Pertanyaannya yang terakhir tidak berguna. Suaminya orang yang punya kuasa. Bukan hal yang sulit untuk menemukan pelayan yang Meila cari keberadaanya selama ini.

Meila mencium pipi Abyan dan bergegas bangkit dari ranjang untuk segera ke kamar mandi. Baru saja Meila hendak melangkah, tangannya kembali ditahan oleh Abyan.

"Sayang, itu masih kurang. Yang satunya lagi belum." Abyan menunjuk pada satu pipinya yang belum dicium oleh Meila.

Dengan pelan, Meila mencium pipi Abyan kembali. Bukan hanya pipi, Meila mencium dahi, mata, hidung dan terakhir bibir Abyan.

Abyan menahan tengkuk Meila, dan melu mat bibir istrinya. Tangan Meila meraba dada bidang Abyan, membuat Abyan semakin terangsang. Baru saja tangan Abyan turun ke dadanya, dengan cepat ditahan Meila.

"Jangan sekarang Sayang. Aku ingin bertemu bibi Ana secepatnya," ucap Meila. Dia tertawa dan berlari kecil masuk ke kamar mandi.

Abyan menggeram, sedikit frustasi. Meila balas mengerjai dirinya. Dari tadi Abyan berusaha menahan dirinya, tapi Meila sengaja memancingnya. Sekarang, dia malah tidak bertanggung jawab sama sekali.

Meila yang sedang mandi kaget melihat Abyan yang sudah berdiri disampingnya. "Sayang, kamu harus tanggung jawab."

Dengan cepat Abyan menarik tubuh Meila dan menyudutkannya ke dinding. Meila tidak bisa lagi menolak. Mandi yang seharusnya hanya sepuluh menit, jadi bertambah dua puluh menit.

Di perusahaan Alamanda, opa Deni dan Mirza mengikuti langkah Brian menuju ruang kerja Erik. Sesampainya disana Erik menyambut mereka dengan bersalaman lalu mempersilakan duduk di sofa.

"Maaf Tuan Mirza, Tuan Deni. Apa yang bisa saya bantu?" tanya Erik pura-pura tidak mengerti.

Mirza menyerahkan map penawaran perusahaan Aksara pada Erik. "Kami sedang menjalankan beberapa proyek. Tapi perusahaan Wijaya membatalkan proyek tersebut secara sepihak. kedatangan kami, bermaksud mengajak perusahaan Alamanda untuk bekerja sama."

Erik tersenyum mendengar penjelasan Mirza. Setelah membaca sekilas penawaran yang diberikan perusahaan Aksara pada dia. Lalu Erik kembali meletakkan map tersebut diatas meja.

Melihat itu, Mirza kembali bicara, "Akan Saya pastikan, perusahaan Alamanda akan mendapatkan keuntungan yang memuaskan."

"Penawaran perusahaan Aksara sangat menarik. Sayang sekali, kami baru saja membuka proyek baru bersama HAS Company, dengan nilai yang sangat besar, triliunan."

Mendengar ucapan Erik, Deni dan Mirza langsung semangat. "Apa kami bisa mengambil proyek tersebut beberapa persen Tuan?" tanya Mirza.

"Bisa saja. Tapi proyek itu akan berada dibawa Meila. Dia yang akan menangani proyek tersebut."

"Seperti yang kalian ketahui, keluarga kami sudah resmi menjadikan Meila sebagai bagian dari keluarga Alamanda. Semua sudah dicatat dipencacatan pemerintah. Proyek tersebut sebagai hadiah dari kami."

Mirza dan opa Deni terdiam. Harapan mereka untuk mendapatkan proyek sangatlah kecil. Itu semua tergantung Meila.

"Baik Tuan Erik, kami akan mencoba memberikan penawaran terlebih dahulu."

"Silakan Tuan Mirza. Saya rasa adik saya mau menerimanya. Bukankah hubungan kalian cukup baik?"

Mendengar ucapan terakhir Erik, seperti tamparan bagi Mirza. Dia sedikit menundukkan kepalanya karena malu. Mirza yakin, Erik sudah mengetahui apa yang terjadi antara Meila dengan keluarga Aksara.

"Kalau begitu, kami pamit terlebih dahulu."

Mirza dan opa Deni keluar dari perusahaan Alamanda. Meninggalkan gedung pencakar langit itu dengan pikiran masing-masing. Opa Dani berpikir mereka harus mendapatkan proyek tersebut. Sementara Mirza merasa tidak mungkin mendapatkan proyek tersebut. Karena Meila yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.

Mirza tidak menyangka, adiknya yang tidak bisa apa-apa itu. yang hanya mengandalkan hidup dari Zayan, dipercaya oleh dua keluarga besar memegang proyek yang nilainya triliunan. Atau dia yang tidak mengenal Meila sebenarnya.

Tentu saja Meila tidak mengenal adiknya dengan baik. Hana meminta dia dan Melisa untuk tidak peduli pada Meila. Entah apa alasan ibu mereka itu yang terlihat sangat membenci adik bungsunya.

"Kamu harus menemui Meila, Mirza. Minta sama dia proyek itu. Dengan begitu, perusahaan Aksara akan selamat."

Mirza menoleh pada kakeknya itu. Dia cukup kesal dengan pria tua yang ada di sampingnya ini. Opa Deni yang mengajaknya untuk bertemu Erik, tapi pria tua itu hanya diam saja selama Mirza melobi Erik.

"Kalau Opa menginginkan proyek itu, Opa atau papa saja yang datang menemui Meila. Jangan meminta Aku."

"Kamu berani mebantah Opa!"

"Terserah Opa mau bilang apa. Aku tidak akan mendatangi Meila, mengemis kebaikan padanya."

Mirza melajukan kendaraannya. Setelah apa yang mereka lakukan pada Meila, apa pantas mereka mendesak Meila untuk memberikan beberapa persen proyek tersebut.

"Semua ini karena Melisa. Dia seharusnya tidak memprovokasi Zayan!"

Mirza geram, perusahaan Aksara seperti ini karena adiknya itu. Jika tidak terobsesi pada Zayan, semua akan baik-baik saja. Dan Meila dipastikan masih bersama mereka. Aksara tidak akan mengalami hal seperti ini. Hidup mereka akan baik-baik saja. Namun sayang, semua sudah tidak bisa diulang.

"Aku rasa, papa juga tidak akan menemui Meila. Ingat, kita sudah mendapatkan uang kompensasi sudah merawat Meila selama ini. Papa juga sudah menandatangani perjanjian tidak akan menganggu kehidupan Meila lagi. Aku tidak ingin kita semakin hancur, Opa."

Setibanya di rumah sakit, apa yang Mirza sampaikan ditentang oleh keluarganya. Terutama sang nenek. Sementara Beni Aksara, belum juga sadarkan diri sejak pertama kali dia pingsan.

Meninggalkan keluarga Aksara yang sedang kacau. Meila yang jadi pembicaraan mereka, kini berada dalam perjalanan menuju desa Mulya.

Pemandangan desa Mulya tidak terlalu jauh berbeda dengan desa Karang, Mungkin karena mereka berada di wilayah yang sama. Meila membuka jendela, merasakan kesegaran udara desa. Hati sangat bahagia, karena akan bertemu bibi Ana. Satu-satunya orang yang sayang padanya selama dia berada di kediaman Aksara.

Memasuki desa, Meila melihat kehidupan warga desa Mulya seperti penduduk desa pada umumnya. Yang Meila tidak tahu, sebenarnya mereka orang-orang yang setia dengan dengan keluarga Danunevra, keluarga kakeknya. Mereka orang-orang yang sudah terlatih, sebagai pertahanan terakhir keluarga Danunevra untuk melawan Jimmy.

Narendra sudah berada di desa Mulya sejak kemarin. Seperti janjinya pada Abyan dan Feri, dia ingin melihat pertemuan kedua keponakannya. Dua orang yang tidak dia ketahui keberadaanya selama ini, karena mereka hidup terpisah.

Ada rasa bahagia yang membuncah di diri Narendra, untuk menyambut pertemuan kedua keponakannya itu. Narendra bersyukur Meila dan Arbie masih bisa bertemu. Tidak seperti dirinya dan Laura, yang terus terpisah tanpa tahu kabar masing-masing. Sekalinya bertemu salah satu dari mereka sudah tiada.

Melihat kendaraan SUV masuk ke wilayah desa Mulya, Narendra segera bersiap untuk menyambut kedatangan Meila dan Abyan.

Sebentar lagi, keturunan keluarga Danunevra yang tersisa akan bertemu dan bersatu. Setelah ini, mereka akan merebut kembali apa yang jadi milik mereka, yang kini dikuasa Jimmy.

1
Noey Aprilia
Orng ga tau malu mh emng ky gt....
udh nyktin,tp msih ngemis....
pdhl udh d ksih kmpensasi,jdga brhak gnggu meila lg....
Al Fatih
Penasaran kelanjutannya gimana🤔
Ternyata masih banyak rahasia dari asal usul keluarganya Melia...
Muft Smoker
suka banget cerita km kak ,,
dsni qta bisa belajar keserakkahan tdk akan bisa membuat kebahagian lebih lama bersama qta ,, tp kehancuran lah yg tiap detik mendekati qta ,,
lanjut kak ,,
penasaran sama kelanjutan ny,,
Ais
merinding aku baca novelmu thor penuh intrik kekuasaan keserakahaan dan balas dendam yg luar biasa matang dipersiapkan sm narendra klo boleh nebak berarti beni dan barra ini saudara kembar ya thor makanya barra bs melahirkan anak kembar sepasang ngak sabar membaca pertemuan meila dan arbie jg bibi ana smoga mereka bs merebut kembali apa yg seharusnya menjadi hak keluarga danunevra yg diambil scr paksa sm saudara tiri kakeknya meila dr pihak ibunya
Noey Aprilia
Hhhhhmmmm......mkin seru....
ga sbr nunggu meila ktmu sm bbi ana dn kmbaran'nya,dia pst bhgia bgt....trs ga sbr jg nunggu pra benalu jd gmbel.....
Muft Smoker
makiin kesini makiin menarik kak cerita ny ,,
dtggu next episode ny yx kak
☺️☺️☺️
Muft Smoker
waah baguuuus ,,
licik di balas licik ,,
ayoo melisa dari sekarang belajar jdi gembel yuuuk ,,
jgn mau ny hidup enk truus ,,
km bukan keluarga aksara ternyata🤭🤭l🤭🤭/Smug//Smug//Smug/ ,,
Muft Smoker
pov Pak beni : KEJUTAAAAAAAAAN!!!!!

Selamat menikmatiii ibu Hana ,, ank yg km bangga2kan ternyata bukan ank km ,, 🤭🤭🤭/Chuckle//Chuckle//Chuckle//Sly//Sly/
Dew666
👍👍👍👍👍
Noey Aprilia
Mantapppp.....
dfnisi kta adalh do'a.....pura2 bngkrut,eeehhhhh....bnrn bngkrut.....
siap2 jd gmbel kl ttp ga mau tobat....
Al Fatih
semakin seru.....
Dew666
🌹🌹🌹🌹🌹
Noey Aprilia
Akhrnyaaaa......
puas bgt sm fkta yg trungkap....
Zayan kl mau nysel,silakan aja sih..tp ga guna....trs kl mau mrebut meila,mkir sribu kali sblm mkin hncur....
Muft Smoker
hai kak aq mampir ksni ,,
Dew666
🏆👄💜
Allea
napa ga up tiap hari sih ka
Noey Aprilia
K dpan'nya siap2 jntungan....scra bnyak msuh yg mnyerang,enth dr phak yg mna.....meila jgn lmah y...abs ni km hrus bnr2 brltih buat jg drimu sndri.....
Noey Aprilia
ga sbar nunggu biang keroknya hncur...tp d mlai dr para kacungnya dlu,abs tu bru bosnya....
Noey Aprilia
Bagoosss......
yg lcik,d bls lcik....pdhl udh tau kl dia cma ank pngut,msih ga tau diri meebut mlik orng lain....cckkk....
Al Fatih
Pengen liat kehancuran Melisa😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!