NovelToon NovelToon
'SUAMI BUTA' Ku Yang Kaya Raya

'SUAMI BUTA' Ku Yang Kaya Raya

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:21k
Nilai: 5
Nama Author: Elprasco

"Dasar pria buta, dia cuma hidup dari sumbangan keluarga Wijaya!" cibir seorang wanita.

Sepertinya kehadiran Elang telah menjadi tontonan bagi mereka. Semua orang mengatainya sebagai pria tak berguna,

"Aku calon istri dari pria yang kalian bicarakan."

Entah naif atau bodoh, ucapan Nila berhasil menarik perhatian Elang.

Setelah kecelakaan 10 tahun lalu, pria itu kembali dari pengasingan panjang. Diam-diam bertingkah lemah demi membalaskan dendam,

Namun siapa sangka? Di tengah sandiwara dia justru bertemu seorang gadis liar yang membuat hidupnya berubah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elprasco, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mantan kekasih

Suara gemericik air terdengar, diputarnya sebuah gelas minuman dengan pelan. Tampak seorang pria tengah duduk menunggu dalam ruang VIP, 

"Kira-kira seperti apa manager yang akanku temui?" gumam Rangga penasaran,

Menatap singkat pintu yang masih tertutup. Dia sengaja memesan tempat demi menyenangkan klien,

"Apa DaungGroup sehebat itu?"

"Anda tidak boleh meremehkan mereka. Ingat, kalau anda di sini untuk mengajaknya kerja sama---Pak Lembang sendiri yang menyuruh anda,"

"Jadi bersikaplah sebaik mungkin, agar tidak memalukan keluarga Wijaya." tegur seorang pria yang berdiri di samping sofa.

Sepertinya dia bertugas mengawasi gerak gerik Rangga agar tidak menimbulkan masalah. Sebagai calon pewaris pria itu harus mampu bernegoisasi dan melakukan pertemuan bersama rekan bisnis,

"Cih, bacot! Cuma bawahan tapi berani mengomentariku! Kalau bukan ayah yang nyuruh, aku ga mungkin mau." gerutunya dalam hati, segera membuang muka.

Detik pun berlalu, penantian mereka berhenti saat pintu ruang tadi terbuka. 

"Hh?!" Betapa terkejutnya Rangga melihat kedatangan gadis yang tak pernah disangka.

Nila datang dengan pembawaan tenang, menghampiri keduanya. Nila sudah tahu kalau akan berhadapan dengan mantan kekasihnya, tentu saja ini sebuah tantangan yang mustahil dilewatkan.

"Aku pikir manager seperti apa yang akan aku temui---ternyata kamu," celetuk Rangga menyeringai licik,

"Ternyata kamu resign dan kabur untuk bekerja di sini...Padahal, kalau cuma jadi manager, aku juga bisa memasukkanmu ke perusahaan Wijaya." 

"Bukankah saya diundang ke sini buat membahas kerja sama? Lalu apa ini?"

"Saya ga mau meladeni obrolan ga penting. Lebih baik saya pergi," ketus Nila berekspresi datar,

Sahutannya membuat Rangga merasa geram. "Baru jadi manager aja sudah sombong!"

"Pak Rangga. Jangan bicara sembarangan!" seru asisten sigap memberi nasehat. Segera menghentikan ucapan atasannya sebelum melewati batas,

Dia tak menyangka kalau Rangga akan kehilangan kontrol semudah itu. Meski Nila adalah mantan kekasihnya, saat ini mereka berhadapan sebagai rekan bisnis,

"Diam! Jangan berteriak padaku." Rangga menoleh dengan wajah merah padam, 

"Aku tahu kamu melakukan semua ini untuk membalasku kan?" kembali menatap ke arah Nila,

"Apa maksudmu?" lugas Nila mengernyit bingung, belum memahami tuduhan yang baru saja didengar.

"Kamu sebenarnya terpaksa kan menikahi kakakku yang buta itu? Karena kamu ingin membuatku cemburu. Terus sekarang kamu juga sengaja karena ingin bertemu denganku, kan?" ungkapnya penuh percaya diri.

"Jujur saja, kamu ga perlu susah payah melakukan ini semua. Secepatnya aku akan menceraikan istriku, dan kita bisa kembali bersama..."

"Perasaanku masih sama. Bagaimana kalau kita melupakan semua yang terjadi di masa lalu, dan memulainya lagi?"

"Apa kamu ga waras?!" sontak Nila meninggikan suara,

Tubuhnya bangkit, melotot memandang kesal wajah yang tak tampak menyesal.

"Maaf, sepertinya pertemuan ini sudah tidak diperlukan lagi. Permisi!" berpamit, spontan Nila berbalik pergi meninggalkan ruang.

Baginya, berada di sana hanya akan membuang waktu, sebab Rangga takkan mudah untuk ditenangkan kalau egonya belum dituruti.

Dengan cepat Nila melangkah keluar dari restoran mewah yang terkenal di kota. Hendak melangkah pada mobil yang terparkir di seberang,

Tapi siapa sangka kalau Rangga akan mengejarnya sampai ke depan,

Tangannya ditarik paksa hingga Nila berhenti melangkah. Dia berbalik menatap pria yang tampak kesetanan,

"Kenapa kamu selalu lari dariku? Kita belum selesai bicara." ujar Rangga mengeratkan genggaman, terus mencengkram pergelangan Nila.

Gadis itu menggeliat kesakitan, berusaha melepaskan diri. "Ga ada lagi yang perlu dibicarakan. Kamu terus saja membahas hal yang ga penting!"

"Dengar, DaungGroup tidak akan bekerja sama dengan perusahaan Wijaya." tambahnya bersungguh-sungguh, memberi keputusan final atas hinaan yang didapat.

Tapi Rangga tak terlihat gusar, seakan tak peduli. "Baiklah, aku juga ga mengharapkan kerja sama ini."

"Aku cuma ingin kamu kembali bersamaku!" sahutnya lantang,

"Hubungan kita sudah lama berakhir. Sejak kamu mengkhianatiku, perasaanku sudah hilang. Kamu tidak berarti apa-apa buatku!" ucap Nila memberi jawaban,

Entah berapa kali dia menolak, semoga kali ini pria itu mendengar dan mau menyerah.

Sedangkan di sisi lain, tanpa disadari ada orang yang tengah menyaksikan perbincangan mereka dari kejauhan.

Istri Rangga yang kebetulan ingin berkunjung ke restoran tersebut, malah mendapati suaminya tengah bercekcok dengan gadis lain.

"Sialan!" umpat Dewi menggertakkan gigi,

Dia tahu kalau Rangga masih menyimpan perasaan pada mantan kekasihnya, insting membela dirinya aktif setelah melihat kebersamaan mereka.

"Apapun yang kulakukan sekarang, itu ga ada urusannya denganmu. Jadi berhenti mengoceh ga jelas!" tegas Nila memberi penekanan,

Mengambil kesempatan ketika Rangga lengah lalu menghempaskan cengkramannya.

PLAK! satu tamparan mendarat, tanpa tunggu lama Dewi menyusul hanya untuk menghakimi.

"Dasar cewek ga tahu malu! Padahal udah punya suami. Tapi masih aja kegatelan! Jangan bilang kamu mau merebut suamiku?" hardiknya dengan tatapan jijik.

Nila masih jelas merasakan panas pada pipi kirinya, bagaimana bisa gadis itu tiba-tiba datang mengamuk tanpa meminta penjelasan?

"Aku ga sudi merebut kembali sampah yang sudah kubuang." gumam Nila melirik tajam gadis yang berdiri di depannya.

Bagai laser panas menyorot, dia terus memandang sinis. "Suamimu lah yang terus mengangguku,"

"Jadi kusarankan, untuk terus mengawasinya. Kalau perlu pasang kalung di lehernya biar dia ga lari darimu!" seru Nila sambil melotot,

Tak sudi mebuang waktu, sigap berbalik pergi meninggalkan mereka.

Punggungnya semakin menjauh lalu menghilang dari pandangan, Rangga mematung dengan wajah penuh kesal.

Berpikir jika kehadiran Dewi lah yang membuatnya kehilangan kesempatan.

"Mau apa kamu ke sini?!"

Gadis itu mengernyit, apa aneh kalau dia menghampiri suaminya sendiri? "Harusnya aku yang bertanya, kenapa kamu ada di sini?"

"Aku ada rapat untuk kerja sama dengan perusahaan lain. Tapi kamu sudah mengacaukannya,"

"Kerja sama? Omong kosong! Kamu cuma mau menggoda perempuan itu kan?!" tuduh Dewi meninggikan suara,

"Lagian apa sih bagusnya dia? Dia itu sudah jadi istri kakakmu."

"Ga usah ikut campur!" ketus Rangga membulatkan mata,

"Tapi aku istrimu! Kita sudah punya anak. Kamu sudah punya keluarga, ingat itu."

"Aku menikahimu karena dulu kamu mengancam ayahku. Jadi ga usah bawa-bawa keluarga segala." lugas Rangga terdengar malas,

Menepis tangan yang merangkul lengannya.

Tanpa ragu pergi meninggalkan Dewi sendiri, seakan tak ingin meladeni.

"Sial! Ini semua gara-gara perempuan itu!" Dewi mengumpat geram,

Merasa diabaikan dan tak lagi diperhatikan. Wajar Dewi merasa seperti itu, karena sebelumnya meski terlihat cuek Rangga masih mengakui keberadaan istrinya,

Tapi semua berubah semenjak kemunculan Nila di pesta keluarga Wijaya. Sikap Rangga semakin kasar dan sering melampiaskan amarah pada Dewi,

"Lihat saja! Aku akan membuatmu merasakan, bagaimana rasanya ditinggalkan---beraninya mengusik keluargaku,"

"Akanku buat kamu kehilangan segalanya!"

1
Lintang
bercerita tentang prahara rumah tangga sih ini/Drool/
Cntia
Ceritanya bikin betah pembaca, sajian alur yang berjalan cepat dan bahasa ringan yang mudah dipahami. Naik turun emosi membuat saya tidak sabar menunggu kelanjutan episode selanjutnya./Good//Heart/
Eka
julid amat sih neng/Awkward//Puke/
sutimh
lanjut thor😍
sutimh
cerita manis sekali/Drool/
jelita
seru nih nolak jodoh biasanya dapet pewaris tunggal🤣
Giska
dibuat ngakak sm tingkah pasutri 🤣
Giska
wkwkwk ngakak🤣elang kurang gercep
ᴹᴵᴹᴵ a ʙᴊɴ💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ: Nanggung tuh ciann deh tunggu ntar malem dijamin Nila gak bisa jalan🤣
total 1 replies
Giska
rekomendasi buat yang suka cerita rumah tangga. dari yg bodoamat berubah jd cinta/Kiss//Rose/
rindu
eak...akhirnya sadar juga😍
rindu
cerita ringan dan bikin nagih. crazy up thor/Drool/
ᴹᴵᴹᴵ a ʙᴊɴ💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Betul kata Herman kamu sendiri yang jejaskan semua supaya Nila bisa terima alesan kamu pura-pura buta untuk mengungkap kematian Orang tua juga kecurangan yang dilakukan pamanmu sendiri Elang sekarang semua udah terungkap kamu gak perlu khawatir lagi bisa melindungi Nila
Veline
Cerita nya keren Thor/Casual/ jangan lupa mampir novel " Masih Tentangmu di setiap detikku"
Iqlima Al Jazira
mantap elang👍
Iqlima Al Jazira
seru thor👍
Iqlima Al Jazira
🤣🤣🤣
Iqlima Al Jazira
GO.. go.. herman🤩
Iqlima Al Jazira
🤣🤣🤣
penulis hiatus
Ceritanya ga bertele-tele dan bikin geregetan, ga sabar nungguin lanjutannya/Tongue//Casual/
Elprasco
Alur cerita sengaja dibuat cepat, silahkan nikmati.
Jangan lupa tinggalkan komen ya/Pray//Kiss/
Komen kalian menambah semangat author dalam menulis, biar lebih sering updatenya. Hehe...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!