NovelToon NovelToon
Kembali Ke Umur 19 Tahun

Kembali Ke Umur 19 Tahun

Status: sedang berlangsung
Genre:Bullying dan Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:45.6k
Nilai: 5
Nama Author: To Raja

Jessica yang mati penuh penyesalan tiba-tiba kembali ke umur 19 tahun dengan membawa semua ingatannya di kehidupan yang telah ia lalui.

Kali ini, dia tidak akan ditindas lagi, dia akan bersinar dan mendapatkan kebahagiaannya sendiri.

"Bagaimana bisa Jessica tahu ada racun di minuman itu?"

"Jessica mendapat nilai sempurna? Bukankah dia selalu peringkat akhir?"

"Aku tidak akan membiarkan Jessica mengambil posisiku, lihat saja, aku akan memberinya pelajaran!"

"Heh! Mau menindasku? Tidak! Jessica kali ini bukan lawan yang sepadan untukmu! Jangan macam-macam kalau tidak mau menyesal!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon To Raja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. Pernikahan dilanjutkan

"Gila! Namanya benar-benar Jessica!"

"Apa?! Biar ku lihat!"

Asisten Nolan yang berdiri di depan menghalangi kini mengerutkan keningnya, ia berbalik menatap Nolan dan melihat Nolan menganggukkan kepalanya hingga tanpa basa-basi, asisten itu dengan cepat berjalan mendekati Dito dan segera, buk! Sebuah tinju mendarat di pipi Dito.

Dito tersungkur ke belakang, "Apa yang kau lakukan?! Beraninya kau memukul orang! Aku akan menuntut mu karena sudah menyerangku!" Teriak Dito berusaha berdiri.

"Lalu kau berani mengakui anak orang lain sebagai anakmu?! Kaulah yang akan ku seret ke penjara!" Bentak asisten Nolan.

"Beraninya!" Dito menggertakkan giginya dan menatap Jessica, "Jessica! Cepat katakan yang sebenarnya! Anak yang di kandungan mu itu adalah anakku!" Bentak Dito penuh amarah.

Kening Jessica mengerut, dia bahkan tidak pernah bertemu dengan pria ini, Jadi bagaimana bisa anak yang di kandungannya adalah anaknya?

"Tolong seseorang teleponkan polisi," ucap Jessica dengan tenang.

Asisten Nolan yang mendengarnya pun langsung mengeluarkan ponselnya, hendak menelepon polisi, tapi Dito menggapai ponsel itu dan segera melemparkannya ke tanah.

"Siapa yang berani mempolisikan aku ketika aku datang untuk anakku?! Dengar semuanya, aku tidak akan membiarkan pernikahan ini terjadi, anakku akan menjadi penerus keluarga kami, tidak boleh dimiliki orang lain!" Teriak Dito dengan sangat keras.

"Jessica!" Nyonya Sanjaya menggertakan giginya saat ia menatap Jessica dengan marah, "katakan dengan jelas, Siapa ayah dari anak yang kau kandung itu?!" Bentak Nyonya Sanjaya penuh amarah.

"Ibu, tentu saja anakku!" Ucap Nolan membuat Jessica menatap Nolan.

'Dia membelaku?' pikir Jessica tak percaya.

"Siapa yang tahu sebelum kita melakukan tes DNA? Hanya itu satu-satunya cara untuk mengetahui dengan jelas Siapa ayah dari anak yang ia kandung itu," ucap salah seorang perempuan.

"Benar sekali, lakukan tes DNA terlebih dahulu sebelum melanjutkan pernikahan ini!" Kata Nyonya Sanjaya lalu berbalik menatap ayah mertuanya, "ayah, kau juga setuju kan?" Tanya Nyonya Sanjaya.

Kakek Sanjaya yang dari tadi terkejut mengetahui cucu menantunya telah hamil kini akhirnya tersadar dari rasa terkejutnya, ia berdiri dan berjalan menghampiri Jessica dengan sebuah senyuman di wajahnya.

"Sudah kubilang, kalian harus datang bertiga, ternyata benar kalian datang bertiga! Ha ha ha... Sungguh luar biasa, kalau begitu beberapa bulan lagi anggota keluarga Sanjaya akan Bertambah! Bagus! Bagus! Aku akan memiliki seorang cicit!" Ucap kakek Sanjaya tampak sangat bahagia.

"Ayah!" Nyonya Sanjaya menatap ayah mertuanya dengan rasa tak percayanya.

"Diam!" Kakek Sanjaya membentak balik, lalu menatap semua orang, "Siapa yang berani meragukan calon cicitku?! Cepat tunjukkan wajah kalian!" Kata kakek Sanjaya mata mengawasi semua orang.

Tidak ada yang berani berbicara, seketika tempat itu menjadi hening, tetapi Dito yang ada di sana pun memperhatikan sekitarnya dan kemudian berkata, "anak itu anakku, bagaimana bisa menjadi cicitmu?!"

"Kau! Seret pria tidak tahu diri itu ke kantor polisi! Aku ingin lihat seberapa besar nyalinya mencari gara-gara dengan keluarga Sanjaya!" Perintah kakek Sanjaya membuat beberapa pengawal segera mendekat.

Dito merasa terancam, "jangan berani berani menyentuh ku, jika tidak, berita ini akan tersebar, keluarga Sanjaya mengakui anak orang lain sebagai anak mereka!" Tegas Dito.

"Pria ini sungguh bersikeras, tidakkah Nolan harus mempertimbangkan anak di kandungan Jessica? Bagaimana jika anak itu memang bukan anaknya?"

"Bener sekali, seharusnya pernikahan ini ditunda saja dulu, melakukan tes DNA terlebih dahulu adalah pilihan yang bijak."

"Kalau aku di posisinya, aku tidak akan melanjutkan pernikahan ini," orang-orang mulai berbicara, mereka semua tidak percaya Nolan yang selalu waspada akan begitu mempercayai perempuan bernama Jessica itu.

"Benar!" Dito menganggukkan kepalanya, "daripada terus berdebat, mari tunggu anak itu lahir baru melakukan tes DNA! Jika dia memang bukan anakku, aku siap dipenjara bahkan sampai dipotong kedua tanganku, tapi jika dia anakku, maka keluarga Sanjaya harus memberikan ganti rugi atas apa yang terjadi hari ini!" Tegas Dito.

"Astaga, dia benar-benar berani, sampai mempertaruhkan kedua tangannya untuk dipotong. Jangan-jangan anak itu benar-benar anaknya?"

"Gila! Tidak ada yang berani melawan keluarga Sanjaya, tapi pria ini benar-benar melakukannya. Apa jangan jangan anak itu memang anaknya?"

"Ayah," Nyonya sanjaya kembali mendekati ayah mertuanya, "mari pertimbangkan pernikahan ini, keluarga kita akan begitu malu jika sampai anak itu memang bukan anaknya Nolan. Lagipula menunggu beberapa bulan lagi untuk melangsungkan pernikahan tidak ada bedanya dengan melakukannya hari ini, mari kita waspada," kata nyonya Sanjaya memohon pada sang ayah mertua.

Dia sudah begitu malu karena status menantunya yang sangat rendahan, sekarang ada tambahan rumor lagi. Mau ditaruh dimana wajahnya sekarang?

Tetapi kakek Sanjaya dengan tegas berkata, "apalagi yang kalian tunggu?! Cepat seret dia ke penjara!"

Nyonya Sanjaya tahu bahwa ayah mertuanya tidak bisa lagi dibujuk, jadi dia menatap suaminya yang sedari tadi diam, "Apa kau bodoh? Cepat katakan sesuatu, pernikahan ini tidak boleh dilanjutkan begitu saja tanpa mengetahui anak yang dikandung Jessica itu anaknya siapa!"

"Hah," Tuan Sanjaya menghela nafas, "percaya pada Nolan," ucap Tuan Sanjaya membuat Nyonya Sanjaya duduk dengan lesu.

Kenapa semua orang bisa begitu percaya pada Jessica?

"Anakku! Lepaskan aku! Itu anakku, aku tidak bisa membiarkan pernikahan ini terjadi! Lepas!!!" Dito meronta-ronta saat ia diseret pergi menjauh.

Luna yang melihat itu pun mengerutkan keningnya, 'kakek Sanjaya dan Nolan benar-benar tegas mengakui anak dalam kandungan Jessica, bahkan mereka tidak percaya pada hasil USG yang dibawa oleh pria itu,' gerutu Luna dalam hati, merasa sia-sia sudah membuang-buang waktu mengurus kedatangan Dito ke tempat ini.

"Semuanya tenang, kita akan melanjutkan pernikahan ini," kata kakek Sanjaya sembari melangkah kembali ke tempat duduknya.

Nyonya Sanjaya duduk dengan wajah masamnya, benar-benar tak terima pernikahan ini dilanjutkan begitu saja.

"Gila! Pernikahannya benar-benar dilanjutkan, kalau nanti anak itu lahir dan ternyata bukan anaknya Nolan, maka..."

"Ssst... Bukankah itu lebih menarik? Mari kita tunggu beberapa bulan lagi untuk melihat kelanjutan drama ini."

"Benar sekali, lihat Nyonya Sanjaya, Baru kali ini aku melihat ekspresinya itu."

"Dia memang tidak bisa berbuat apa-apa jika ayah mertuanya sudah memutuskannya, pada akhirnya kita akan melihat apakah kali ini keluarga utama Sanjaya beruntung atau sedang buntung."

Jessica menghela nafas panjang saat pernikahan kembali dilanjutkan, 'kakek selalu begitu, dia sangat mempercayai aku, tapi hari ini Nolan juga... Apa benar aku bisa mengubah takdir hidupku?' ucap Jessica dalam hati , jantungnya terus berdegup kencang menatap Nolan.

Nolan memakaikan cincin di jari manis Jessica lalu menyerahkan kotak cincinnya pada Jessica.

Jessica mengambil cincin yang tersisa dan dengan sedikit gemetar ia memasangkan cincin itu ke jari manis Nolan.

'Tuhan, biarkan aku hidup bahagia di kehidupan ini,' kata Jessica dalam hati.

"Kedua pengantin di silahkan berciuman," kata pembawa acara.

Nolan menarik tubuh Jessica mendekat ke arahnya, lalu mendaratkan ciuman lembut di bibir Jessica.

Cup!

Jantung Jessica terus berdegup kencang, tak bisa menahan air matanya mengalir di sudut matanya, 'mulai hari ini aku tidak akan membiarkan siapapun mengambil kebahagiaanku,' pikir Jessica dalam hati lalu membalas pelukan sang suami dan membiarkan dirinya tenggelam dalam rasa haru nya.

Hari ini adalah hari pertama ia dan calon anaknya mendapat perlindungan dari kakek dan Nolan.

Perasaan itu membuatnya semakin percaya bahwa di kehidupan ini dia bisa hidup bahagia.

'Aku akan menenggelamkan diriku dalam kebahagiaan ini sampai batas waktunya,' pikir Jessica dalam hati.

1
Anne Soraya
lanjut
Mei Mey
semangat thor,, sedikit sekali thor biasanya doble up . .
Silla Okta
lanjutkan Thor
Tatiek Faruq
lanjutt author, semangat💪💪💪
army julianto
thor😭😭😭😭😭
Dew666
🪸🪸🪸🪸🪸
Tatiek Faruq
semangat author ditunggu upnya💪
army julianto
kak kenapa nggak update??😭
Anne Soraya
lanjut
Tatiek Faruq
sehat selalu author, semangatttt
Tatiek Faruq
haduhh, banyak banget musuhnya jessica
army julianto
Thor updatenya bnyak" dong aku suka bnget cerita jdi pemasangan bab selanjutnya kek gantung bnget 😭tetep semangat thor💪💪😍
Anne Soraya
lanjut
Dew666
💎💎💎💎💎
Anne Soraya
lanjut
Dew666
❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹
army julianto
terima kasih Thor, lekas sembuh💪
Yuen
Haduh Si Jesicca ni hidupnya sial bgt dikelilingi sampah semua
Yuen
Si Nolan banyak bgt disukai sampah
Yuen
teman sampah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!