NovelToon NovelToon
TERBUNGKUS Waktu RAHASIA Suamiku Season 2

TERBUNGKUS Waktu RAHASIA Suamiku Season 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Berondong / Balas Dendam / Berbaikan / Diam-Diam Cinta / Mengubah Takdir
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Dina Sen

Mandala, pemuda tampan berusia 24 tahun dari kampung di seberang kota, bekerja sebagai sopir pribadi di sebuah perumahan elit. Tanpa diketahui siapa pun, pekerjaannya bukan sekadar mencari nafkah melainkan jalan untuk menemukan jati dirinya.
Mandala menyimpan kebencian mendalam pada ayah kandung yang tak pernah ia kenal, pria yang ia yakini telah menghancurkan hidup ibunya hingga mengalami gangguan jiwa. Ketika ia ditugaskan mengantar Keyla, putri cantik seorang konglomerat, Mandala yakin takdir sedang memihak dendamnya. Keyla adalah anak dari pria yang ia sebut Ayah.
Cinta pun ia jadikan senjata. Mandala berniat membalas luka masa lalu dengan membuat Keyla jatuh cinta padanya. Namun seiring waktu, perasaan yang tumbuh tak lagi bisa dikendalikan, dan rencana balas dendam perlahan runtuh.
Saat Mandala hampir menuntut pertanggungjawaban, Kenyataan mengejutkan terungkap.

Bagaimana kebenaran tentang Mandala dan bagaimana kisah cintanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dina Sen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kekacauan dua hati

Erga kembali meneguk wine-nya hingga hampir habis.

Langkah pelan terdengar mendekat.

“Erga…” suara Citra lirih namun tegas.

Ia berdiri di ambang pintu, menatap putranya yang duduk membungkuk di sofa, rambut berantakan, rahang mengeras.

“Kamu nggak capek hidup begini?” tanyanya pelan.

Erga tersenyum miring tanpa menoleh. “Hidup gimana?”

“Marah sama semua orang. Termasuk sama diri kamu sendiri.”

Gelas kristal itu berhenti di udara sesaat, lalu kembali menyentuh bibirnya.

“Aku nggak butuh siapa-siapa,” gumam Erga.

Namun matanya justru menyiratkan sesuatu yang berbeda.

Luka.

Citra menatapnya lama, hatinya teriris. Ia tahu anaknya keras kepala. Tapi ia juga tahu… Erga tidak pernah benar-benar belajar bagaimana cara kehilangan.

Dan mungkin itulah masalahnya.

Ia menutup pintu pelan.

Beberapa menit kemudian, Citra berdiri di teras rumah, ia meminta sopir untuk mengantarnya ke Hotel Arifal yang berada di tepi pantai dekat kota.

Ia harus bertemu suaminya. malam itu juga.

...

Di hotel Arifal.

Citra melangkah menuju ruang pribadi suaminya. Mengetuk pintu hingga akhirnya Arifal menyuruhnya masuk.

"kenapa malam-malam kamu datang?" tanya Arifal setelah Citra di hadapannya.

Citra terdiam sejenak, ia melangkah menuju sofa di mana Arifal duduk di sana. Ia duduk di samping Arifal memberi jarak yang tak begitu jauh.

"Mas... Mau sampai kapan mas begini?" Citra menoleh padanya, "Erga tanpa mas... Semakin kacau."

Arifal bersandar di sofa, menyilangkan satu kakinya di atas lutut. "itu urusanmu... Bukankah Erga bukan anakku?"

Ucapannya menyayat hati, Citra menatap Arifal dengan bibir gemetar.

 "mas... Kenapa mas bicara seperti itu? aku... Aku akui, dulu pernah mengkhianati kamu... Tapi Erga anak kamu mas!" ucap Citra sedikit meninggi. "mas..."

"cukup! sekarang aku tanya sama kamu." Arifal menatap tajam wajah Citra, "Bagaimana dulu putra pertama kita hilang? Kemana baby sitter sialan itu pergi, Hah?! Kemana?!"

Citra membuang muka, ia merasa bersalah, dan mengakui bahwa dulu ia meninggalkan anak pertamanya bersama sang baby sitter dan parahnya ia meninggalkan hanya demi seorang pria, sebab menurutnya Arifal tak begitu mencintainya.

Ruangan itu hening, hanya suara debur ombak samar terdengar dari balik jendela besar.

Citra menunduk. Jari-jarinya saling meremas di atas pangkuan.

“Aku salah…” suaranya lirih. “Aku egois waktu itu. Aku merasa kamu nggak pernah benar-benar mencintaiku. Aku merasa sendirian… dan bodohnya aku mencari pelarian.”

Arifal tertawa pendek, tanpa humor.

Arifal berdiri, berjalan ke arah jendela. Punggungnya tegang.

“Dan karena pelarian itu, anak kita hilang.” Suaranya berat, tertahan. “Putra pertama kita, Cit. Bayi yang bahkan belum sempat memanggilku Ayah.”

Air mata Citra jatuh.

“Aku sudah bilang… aku nggak tahu babysitter itu akan pergi! Aku nggak tahu dia akan membawa anak kita!”

“Tapi kamu pergi malam itu,” potong Arifal tajam. “Kamu pilih pria lain daripada anakmu sendiri. Dan Erga...”

Kalimat itu menggantung, menghantam lebih keras dari tamparan.

Citra menangis tanpa suara.

“Aku menyesal setiap hari, Mas. Setiap hari…” bisiknya. “Tapi Erga bukan salah siapa-siapa. Dia anak kamu. Darah kamu.”

Arifal memejamkan mata.

“Erga…” gumamnya pelan. “Erga selalu mengingatkanku pada kesalahanmu...”

Citra terdiam.

“Kamu pikir aku nggak tahu dia semakin liar karena merasa tidak pernah cukup?” lanjut Arifal lirih. “Dia marah. Sama dunia. Sama aku. Sama dirinya sendiri.”

Citra mengangkat wajahnya perlahan. “Kalau Mas terus menjauh… dia akan benar-benar hilang.”

Arifal tak menjawab.

***

Pagi di rumah sakit.

Cahaya matahari menembus tirai tipis.

Mandala membuka mata perlahan. Tubuhnya masih lemas, tapi rasa nyeri tidak setajam semalam.

Hal pertama yang ia lihat… Keyla.

Gadis itu tertidur di kursi samping ranjang, kepalanya bersandar di tepi kasur, tangan masih menggenggam jemarinya.

Mandala terdiam.

Ia tak menyangka Keyla benar-benar tidak pulang.

Beberapa detik kemudian, Keyla bergerak pelan. Matanya terbuka, sedikit sembab. Saat menyadari Mandala sudah bangun, ia langsung duduk tegak.

“Kamu udah bangun?” suaranya serak.

Mandala mengangguk pelan. “Kamu… di sini semalaman?”

Keyla hanya menghela napas kecil, lalu berdiri. “Aku ke toilet sebentar.”

Ia berjalan cepat, seolah tak ingin Mandala melihat wajahnya yang masih menyimpan sisa tangis.

Mandala menatap langit-langit kamar.

Hatinya terasa berat… dan hangat sekaligus.

Tak lama, Keyla keluar dari toilet, wajahnya sudah lebih segar meski matanya masih sedikit merah.

Mandala berdeham pelan. “Key.”

“Iya?”

“Kamu pulang aja. Aku nggak apa-apa. Nanti orang rumah kamu pasti tanya-tanya.”

Keyla mengernyit. “Tanya apa?”

“Ya… kamu nggak pulang. Walaupun Papa dan Mama kamu lagi di luar negeri, tetap aja. Pasti pembantu, sopir… pada ngomong.”

Mandala menunduk. “Aku nggak mau kamu jadi bahan omongan cuma karena aku.”

Keyla menatapnya beberapa detik.

Lalu tiba-tiba tersenyum kecil.

“Kamu kira aku nggak mikir sejauh itu?”

Mandala mengangkat alis.

“Aku sudah bilang ke orang rumah kalau aku nginep di rumah teman,” ucap Keyla santai. “Dan aku juga bilang kamu pulang ke rumah orang tua kamu.”

Mandala terdiam.

“Kamu… bohong?”

Keyla mengangkat bahu. “Setengah.”

“Key…” Mandala menatapnya, dengan wajah lemah namun mencoba kuat. “Aku cuma nggak mau mereka tahu kamu di rumah sakit. jangan katakan pada mereka bahkan siapapun, kalau aku sakit, Key."

“Kenapa, Mandala?"

Keyla mendekat, berdiri tepat di samping ranjangnya.

“Karena ini bukan urusan orang lain,” jawabnya pelan.

Keyla mengangguk, tersenyum. Meski jelas di wajahnya menghawatirkan Mandala.

"oh iya, terus... Kalau aku kuliah, kamu sama siapa Manda? Apa aku... lebih baik hubungi orang tua angkatmu?"

"tidak usah, aku sendiri tidak apa-apa." jawab Mandala cepat.

Keyla duduk di samping ranjang tidur Mandala, ia menyentuh tangan Mandala membuat Mandala reflek menoleh.

Keyla menatapnya memberi ketenangan. "kalau nggak... Nanti aku siang kesini deh, toh hari ini hanya membuat tugas yang kemarin di minta dosen."

"Key..." Mandala menoleh menatapnya, suaranya rendah, "kamu nggak perlu repot begini? Aku takut... Kamu kecewa nantinya."

Keyla terdiam.

Ia masih duduk di samping ranjang, tangannya menggenggam tangan Mandala dengan lembut.

“Kecewa karena apa?” tanyanya pelan.

Mandala menatap ke arah lain. “Karena… mungkin aku nggak sebaik yang kamu kira.”

Hening.

Monitor jantung berbunyi pelan.

Keyla tersenyum tipis. “Sudah, kamu tidak perlu pikirkan itu. Aku menyukai kamu bukan karena sempurna... Tapi karena kamu selalu menjadi pelindung."

Nandala terdiam.

"em... Ngomong-ngomong sudah dulu ya, aku pulang dulu... Nanti aku balik lagi kesini, siang." Keyla mengusap punggung tangan Mandala. "kamu... Cepet sembuh,"

Mandala tersenyum mengangguk. "terimakasih Key."

Keyla bangkit lalu melangkah dua langkah.

“Argh...”

Mandala mengerang pelan, tangannya refleks mencengkeram seprai.

1
Sharah ArpenLovers Khan
Waduhhh akhirnya Mandala kerja di hotel yang pemiliknya Arifal wahhh pst ortu Mandala bangga sama Mandala apalagi Keyla . Duhhh Mandala ajak Keyla ketemuan? mau ngapain yaw??

penasaran... di tunggu updatenya Author kesayangan kuuu tetap semangat Sayyy quuu 🥰🤗💪
Sharah ArpenLovers Khan
Wahh Bayuuuu qm salah, Erga bukan org baik... biarkan Keyla menikmati hidup nya.
duhh Mandala mau magang di hotel milik Arifal? pst Mandala bisa lbh sukses dari Erga 🐱
Sharah ArpenLovers Khan
Duhhh Bu Citra bertemu dg Bu Heni? tuhhh bnr Mandala sepertinya emng Radit anaknya Arifal yg di tukar Bu Heni. sementara Erga anaknya Alira 😡😡😡
duhhh Keyla curhat dg Mandala...
Mandala blm sadar klo dia mencintai Keyla 🐱🐱
duhhh Keyla mau nya Mandala kerja di hotel Arifal 🐱🐱
penasaran lanjut nya

di tunggu updatenya ya Author kesayangan kuuu tetap semangat Sayyy quu🤗🥰💪
Sharah ArpenLovers Khan
Duhhhh bener kata Bu Heni jgn sampai Mandala nyesal 🥲
duhhh Bayu jadi marah sama Keyla karena Keyla lebih pilih Mandala. tapi bnr kata Keyla bahwa Erga bukan org baik...

di tunggu updatenya ya Author kesayangan kuuu tetap semangat Sayyy quuuu🤗🥰💪🐱
Sharah ArpenLovers Khan
Duhh Mandala mau bikin Keyla makin penasaran 🐱
lahhh Erga tiba-tiba minta maaf tapi Keyla gk percaya. jgn di percaya si Erga 😡😡😡 Erga sama kyak Alira... 😡😡
ciieee Keyla suruh Bi Minah antar Sop buat Mandala🐱🐱

di tunggu updatenya ya Author kesayangan kuuu tetap semangat Sayyy quuu💪🤗🥰 penasaran dg cerita nya🤗🤗
Sharah ArpenLovers Khan: Sama-sama Sayyy🐱
total 2 replies
Sharah ArpenLovers Khan
Sudah gagal ginjal Mandala msh saja balas dendam 🥲
duhhh Keyla blg ke Ayahnya gmn Erga tapi Ayahnya gk percaya🥲🥲
Sharah ArpenLovers Khan
Jangan² emng Mandala anaknya Arifal...
duhh anak pertama Arifal dan Citra hilang di bawa Babysitter 🥲🥲
Sharah ArpenLovers Khan
Kasihan Mandala gara² si Erga Stresss. Erga Stress kyak Alira 😡😡😡
penasaran dg lanjut nya di tunggu updatenya ya Author kesayangan kuuu tetap semangat Sayyy quu 🥰🤗💪
Sharah ArpenLovers Khan
Erga makin stress kyak Alira 😡😡😡
jgn² Erga anaknya Alira, Mandala anaknya Arifal.
greget bacanya Sayyy pengen tak palu 😄😄😄😡😡😡
Wanita Aries
curiga erga bkn anaknya arifal
Wanita Aries
hadeh makin menggila si erga.

jd sbnrnya mandala ini ank siapa ya 🤔 kok membagongkan. yg gila itu brrti bkn ibu mandala. asli puyeng
Dina Sen: udahlah kita mumet bersama 🤣
total 1 replies
Sharah ArpenLovers Khan
Duhhh Keyla ajak Mandala makan di kantin 😁😁
duhh Erga gangguin Keyla dan Mandala mulu dasar stress Erga 😡😡
duhhh jantung nya berdebar² gk tuh yaa kan dan Mandala pun gombal ma Keyla 😁😁
dahhh lah Author nya pun senyum² sambil nulis 😁😁😁
di tunggu updatenya Author kesayangan kuuuu tetap semangat Sayyy quuu🥰💪🐱🤗
Sharah ArpenLovers Khan: Yaa dong Sayyy tau lah 😄😄😄
total 2 replies
Sharah ArpenLovers Khan
Duhhh Mandala meskipun menjaga jarak dg Keyla selalu memikirkan Keyla. jgn² Mandala jatuh cinta dg Keyla 😁😁
kenapa tuhhh Erga paksa Keyla bersama nya dahh mulai stress Erga. jgn² Erga anak si Alira soalnya stress nya sama 😡😡
Sharah ArpenLovers Khan: Habis Erga dan Alira sama stress nya jadi keinget 😄😄
total 2 replies
Sharah ArpenLovers Khan
Kereeen Semangat terus Sayyy quuu lanjut kan Karya mu 🤗🤗
Sharah ArpenLovers Khan: Sama² Sayyy🥰🤗
total 2 replies
Sharah ArpenLovers Khan
Duhhhh Keyla dan Pak Ringgo keasyikan ngobrol tentang Mandala 😁😁
Duhh Mandala dekati Keyla buat balas dendam, kira² Mandala bakal dgr nasehat Bu Heni yaaa???
Sharah ArpenLovers Khan
Duhhhh Erga ternyata anak Arifal..
tapi apa iya Erga anaknya Arifal dan Citra? terus klo bukan Erga anak siapa??
duhhh Mandala bawa Keyla ke rumah nya... 😔😔
Wanita Aries
masih bngung knp heni buat mandala benci bayu. masih bngung sih mandala anknya bayu apa arifal ya
Wanita Aries: arifal sih thor kyknya
total 2 replies
Wanita Aries
hadeh erga cm menang status sosial aj, gk sadar diri. keyla jg lemah bgt jd cewe😪
Sharah ArpenLovers Khan
Duhhh lagi² Keyla dan Mandala lihat Erga dg wanita lain...
emng stres si Erga, dia yg selingkuh, tapi merasa tersakiti seolah-olah jadi korban.
ciieee Keyla merangkul tangan Mandala, panas tuhh Erga marah² gk jelas padahal dia yg selingkuh😡😡

di tunggu updatenya Author kesayangan kuuu tetap semangat Sayyy quu🤗🥰💪🐱
Sharah ArpenLovers Khan
Ciieee Keyla curhat ke Mandala Ehmmm jgn² ntar lagi ada cinta di antara mereka🐱😆

di tunggu updatenya ya Author kesayangan kuuu tetap semangat Sayyy quu🥰🤗💪
Sharah ArpenLovers Khan: okeyy Sayy 🐱
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!