"JANGAN GERAK!"
"Siapa!?"
"SHH!! Diam atau kita mati konyol!"
Pertemuan tidak sengaja Noah Christian dengan Billie Ashton di saat hidup kedua nya berada di ujung tanduk ternyata membuat Noah penasaran dan mencari identitas gadis yang membekap mulut nya di malam gelap itu.
Wajah nya tidak begitu terlihat, hanya suara parau dan tangan gemetar serta bau wangi yang membuat Noah tidak bisa melupakan nya. Dia terus mencari, keberadaan gadis yang sembrono dan misterius itu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratna Jumillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPS. 34. Ziva memakai obat terlarang.
Ke esokan harinya..
Billie sudah datang ke rumah keluarga Varlian, dia sudah berdiri di depan pintu dan menunggu Zico dan di depan nya ada Nova yang juga sedang berdiri di depan Billie. Nova menatap Billie dengan tatapan dingin dan penuh dengki, sedangkan Billie.. di kepala nya menyusun rencana.
'Kalo nggak ada orang di rumah, aku bisa masuk ke dalam dan cctv bisa aku hapus. Kapan kira - kira mereka sekeluarga pergi ninggalin rumah.' Batin Billie.
Saat Billie sedang memikirkan rencana nya, tiba - tiba Zico datang bersama dua pelayan rumah yang biasanya mengurusi Ziva, mereka datang dengan wajah panik.
"Nova!" Panggil Zico, Nova langsung terkesiap dan menatap Zico dengan senyum nya.
"Iya, pak. Ada yang bisa saya lakukan?" Tanya Nova, dia senang karena akhir nya Zico memanggil nya, sementara Billie masih mempertahankan wajah datar nya seperti biasa.
"Semalam Ziva kemana!?" Tanya Zico, entah kenapa wajah nya sangat serius.
''Non Ziva seperti biasanya ketemu sama temen - temen nya, pak." Jawab Nova, dia sedikit bingung melihat Zico yang begitu panik.
"Kenapa dia nggak bangun sampe sekarang!?" Tanya Zico, Nova panik.
"Hah, non Ziva kemarin baik - baik aja kok pak." Ucap Nova.
"Non Ziva ke bar mana?" Tanya Billie, Nova melirik Billie dan dengan ragu menjawab.
"D- Diamond, non Ziva semalam baru di sana." Ucap Nova.. Billie sedikit mengernyit karena bar itu terkenal dengan pengedar obat obatan terlarang nya.
"Pak, boleh saya liat keadaan non Ziva?" Tanya Billie dengan serius, melihat wajah Billie yang serius Zico akhir nya mengangguk dan mengijinkan Billie masuk kedalam.
Maya dan Bilson terkejut melihat Zico yang berjalan di depan Billie dnegan buru - buru, juga Nova yang ada di belakang Billie. Bilson dan Maya pun akhir nya ikut bangun dan naik ke atas ke lantai dua, dimana kamar Ziva berada, satu yang Billie sadari.. rumah itu mengalami banyak perubahan penataan ruang.
"Dia mengunci pintu nya sejak dia pulang." Ucap Zico pada Billie.
"Apa ada kunci cadangan nya?" Tanya Billie, Zico menoleh saat Maya sampai di sana.
"Ma, mana kunci cadangan kamar Ziva?" Tanya Zico, Maya dan Bilson kebingungan.
"Kenapa kalian rame - rame di sini? Memang nya Ziva kenapa?" Tanya Maya kebingungan .
"Dia nggak keluar kamar sama sekali, nggak jawab panggilanku dan pintu kamar nya di kunci." Ucap Zico, Maya dan Bilson terkejut.
Maya langsung pergi dari sana, dia pergi ke kamar nya dan tak lama dia kembali membawa kunci cadangan. Sekarang Billie tau, kunci - kunci di rumah itu Maya yang simpan, yang berarti ada di kamar Maya dan Bilson. Maya membuka pintu nya dan Zico langsung masuk kedalam dengan buru - buru..
Zico melihat Ziva tengkurap di ranjang sementara Billie.. tatapan nya tertuju pada benda yang ada di meja, itu adalah benda untuk para pemakai obat terlarang.
'Dia pecandu.' Batin Billie.
"Ziva!" Zico membangunkan Ziva dengan panik.
"Pak, non Ziva dalam pengaruh obat - obatan terlarang." Ucap Billie, semua orang terkejut.
"Sembarangan bicara kamu!!" Bentak Maya, Billie lalu menunjuk alat - alat yang di lihat nya pada mereka dan mereka semua makin terkejut.
"Ini adalah alat - alat untuk para pemakai, non Ziva memakai obat - obatan terlarang." Ucap Billie, Zico marah dan langsung mengguncang tubuh Ziva.
"Bangun!!" Bentak Zico tapi jelas Ziva masih teler.
'Wah, bisa jadi berita heboh ini.' Batin Billie, dia diam - diam memotret dengan kedipan matanya.
"Nyonya, sebaiknya panggil dokter." Ucap Billie, Maya panik dan ketakutan karena Ziva tidak bengun juga.
"Kenapa dia nggak bangun - bangun?" Tanya Bilson.
"Dia dalam pengaruh obat, pak. Akan butuh waktu buat sadar, saran saya segera panggil dokter atau bawa ke rumah sakit." Ucap Billie.
"Nggak bisa! Bisa heboh nanti media." Ucap Maya.
"Ma! Nyawa Ziva dalam bahaya. Yang penting Ziva di tolong dulu, kita bisa urus itu nanti." Ucap Bilson.
'Ternyata ada masanya laki - laki ini khawatir sama anak nya, jadi memang karena aku lahir dari perut wanita yang nggak dia cintai, makanya dia bilang aku anak haram.' Batin Billie, dia tersenyum sinis sekilas.
"Cepat Zico, gendong adikmu." Ucap Bilson, Zico mengangguk dan langsung menggendong Ziva.
______________________
Billie sedang berada di depan ruang rawat di rumah sakit, tak lama Zico keluar.
"Non Ziva sudah sadar, pak?" Tanya Billie, setidak nya dia harus basa - basi untuk mendapat informasi.
"Sudah. Kamu kok bisa tau dia memakai obat terlarang?" Tanya Zico, Billie tersenyum.
"Pak, di dunia saya hal seperti itu udah nggak mengagetkan. Sekarang pertanyaan nya, kenapa non Ziva bisa ada di bar itu, saya tau bar itu." Ucap Billie.
Zico terdiam, ya.. dia dan Billie dari dunia yang berbeda. Zico mungkin kejam tapi dunia Billie lebih kejam, Billie sudah memiliki banyak pengalaman.
"Saya akan selidiki." Ucap Billie akhir nya, karena Zico hanya diam.
"Kalo kamu berurusan sama mereka, apa kamu akan dalam bahaya?" Tanya Zico, Billie terkekeh.
"Tugas nya pembunuh bayaran tentu menghadapi bahaya, pak. Jangan khawatir, jam terbang saya tinggi." Ucap Billie sambil terkekeh, Zico terus menatap Billie entah kenapa.
"Kalo begitu saya pamit dulu, saya tidak bisa ikut pak Zico ke kantor." Ucap Billie, Zico mengangguk.
Billie pergi dari sana. Bukan tanpa alasan dia mau menyelidiki bar itu. Kebetulan dia memang sedang mencari bos dari bar itu atau lebih bagus lagi jika dia bertemu dengan bandar nya, Billie memiliki dendam lama dengan mereka.
3 tahun yang lalu.. Valo kehilangan sodara kembar nya, yang tidak berkecimpung dengan dunia gelap. Vano namanya, dia adik kembar Valo yang Valo hidupi tapi malah terjerumus di bar itu dan mati mengenaskan.
"Halo, Valo. Gue dapat pergerakan David." Ucap Billie, ketika dia sudah masuk kedalam mobil.
"Bos! Serius!!?" Valo di seberang sana bangun dari duduk nya dengan terkejut.
"Hm, adiknya Zico nge fly dari bar Diamond. Gue menuju kesana, kita ketemu di sana." Ucap Billie, dia menyalakan mesin.
"Oke - oke! Makasih bos!!" Valo langsung bergegas juga.
Billie pun pergi dari rumah sakit tanpa tahu sebenar nya Zico mengejar nya, dia di lobby. Zico sampai terengah - engah karena Billie begitu cepat, apalagi dia pakai masker jadi nafas nya makin terengah - engah.
"Dia lebih semangat ngurus kasus dari pada ikut aku ke kantor, gadis ini benar - benar." Gumam Zico.
Sementara Billie, dia lebih dulu pulang ke apartemen nya, dia tidak akan menggunakan mobil milik keluarga Varlian karena posisi nya bisa di lacak. Billie sampai dan dia dengan buru - buru pergi ke mobil nya sendiri, dan sangat kebetulan.. Noah melihat itu, dia melihat Billie menuju ke mobil di paling ujung yang dekat dengan pintu keluar.
"Billie, dia pakai mobil siapa?" Gumam Noah, lalu Noah melihat Billie melesat pergi dengan buru - buru dengan mobil tadi.
Noah juga langsung lari ke mobil nya dan dengan kecepatan tinggi juga dia keluar dari basement apartemen itu, tapi tentu dia tidak melihat Billie, mobil yang Billie naiki tadi sudah hilang.
"Aargh!" Noah memukul setir nya. Noah mengeluarkan hp nya dan menghubungi seseorang.
"Lima menit! Tolong cari posisi Billie sekarang, dia pakai McLaren hitam, baru keluar dari apartemen." Ucap Noah dengan panik.
"Dan tolong cari tau, apa Billie punya unit lain di apartemen tempatku tinggal atau tidak." Ucap Noah lagi dan panggilan di akhiri.
Noah berdiam di mobil sambil menunggu hasil dari anak buah nya, dia khawatir melihat Billie yang berlari sepanik itu dan pergi menggunakan mobil mewah yang dia tidak tahu. Pas lima menit akhir nya anak buah Noah menelepon Noah.
"Bos, cctv menangkap mobil hitam non Billie, dia ada di jalan xx dalam kecepatan tinggi." Ucap anak buah nya. Noah lalu juga tancap gas dan pergi dari sana..
BERSAMBUNG!!
kaya 5 rebu beli kerupuk
ampunn kelakuan horang kayahh
😅