NovelToon NovelToon
Rumah Yang Tak Lagi Utuh

Rumah Yang Tak Lagi Utuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Hamil di luar nikah / Cintapertama
Popularitas:24.9k
Nilai: 5
Nama Author: Aure Vale

Bagaimana rasanya ketika suami yang Aurel selalu banggakan karena cintanya yang begitu besar kepadanya tiba-tiba pulang membawa seoarang wanita yang sedang hamil dan mengatakan akan melangsungkan pernikahan dengannya? Apakah setelah ia dimadu rumah yang ia jaga akan tetap utuh?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aure Vale, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian Tiga Puluh Empat

Hari ini Aurel bersiap untuk sidang perceraian dengan Erven, karena mereka menikah secara agama dan negara mana perceraian mereka juga harus melalui persidangan negera, setelah melewati masa nifasnya, Erven langsung mengajukan gugatan perceraian kepada pihak pengadilan agama.

Bahkan beberapa hari terakhir, Erven yang memang ingin cerai secara resmi langsung membantunya membuatkan akte kelahiran si kembar, Aurel pun tidak keberatan, ia lebih senang jika perceraian ini tertera secara resmi, dan ia bersumpah kepada dirinya sendiri, tidak akan pernah menyesali keputusannya untuk pisah dengan Erven, dan ia pun bersumpah tidak akan pernah lagi terjerat pada pria seperti Erven. Aurel yakin setelah apa yang telah Erven lakukan kepadanya pasti akan ada karmanya, biarlah Aurel tenang dengan kehidupannya dengan si kembar dan biarlah yang Maha Kuasa menjatuhkan karma kepada Erven.

Sebelum ia pergi ke sidang pengadilan agama, ia harus tetap memperhatikan si kembar, ia akan pumping asi lebih dulu, agar si kembar ada stock untuk minum asinya, selagi Aurel masih menghasilkan asi, ia tidak akan membiarkan kembar minum susu formula apapun.

Setelah pumping asi, dan menyimpannya di dalam freezer, Aurel lekas mandi dan mempersiapkan diri untuk hadir pada sidang pertama ini. Tamada dan Tamara sengaja tidak ia bawa dan ia menitipkan anak-anaknya kepada ART di rumahnya.

"Sayang, mama pergi dulu ya, kamu sama bibi dulu di rumah, oke!"

Tamada dan Tamara yang sedang tertidur langsung terbangun dan menatap mama mereka dengan pandangan matanya yang masih polos belum ada dosa.

"Ya Allah, kok bangun hmm? Mama ganggu kalian ya? Bobo lagi, oke,"

Berakhir Aurel menidurkan keduanya dulu sebelum ia pergi, dalam hatinya ia sangat berharap jika anak-anaknya kelak akan mendapatkan sosok papa yang baik untuknya.

"Bibi, aku titip Tamada sama Tamara ya!"

"Baik, bu, InsyaAllah si kembar aman dengan kami, bu," jawab bi Ijah yang sedang merapikan ruang keluarga, Aurel memang sengaja membeli baby box lagi untuk si kembar agar ketika mereka tidak di dalam kamar, keduanya juga tetap bisa menikmati kasur di dalam ruangan selain kamar.

"Assalamu'alaikum,"

"Waalaikumsalam," balas bi Ijah sedikit menunduk sopan saat Aurel melewati mereka.

Aurel langsung menghampiri mobil milik Yasmin yang sudah terparkir di depan rumah, "maaf, sedikit telat, aku harus menidurkan si kembar dulu," ucap Aurel begitu duduk di kursi samping pengemudi.

"Tidak masalah, kita langsung berangkat, kan?" tanya Yasmin, Aurel menganggukkan kepalanya.

"Kamu sudah mempersiapkannya jawabanmu?" tanya Yasmin dengan mata fokus kepada jalanan.

Aurel mengangguk, ada rasa sedih di dalam hatinya, tapi ia merasa lebih senang, itu artinya sebentar lagi ia akan terbebas dari pria seperti Erven, tidak akan lagi ia jatuh cinta pada lelaki seperti Erven, baik di awal dan malah bencana di kemudian hari.

Sesampainya di depan gedung pengadilan agama, Yasmin menggenggam tangan Aurel yang sedikit dingin, mungkin karena gugup, ia juga akan membantu menjadi saksi agar sidang perceraian ini cepat selesai, bahkan ia meminta kepada mantan mertua Aurel sebagai saksi di persidangan nanti.

Aurel menatap Erven yang berwajah tenang, bahkan terkesan lebih senang, Aurel berjanji akan membayar semua rasa sakitnya kepada Erven, akan ia buat Erven menyesali perbuatannya.

Sidang pun dimulai, sang hakim menjelaskan perkara dan keduanya langsung diminta untuk masuk ke dalam ruangan mediasi.

Aurel diam, ia tidak menundukkan pandangannya, wajahnya tetap tegak, ia tidak akan terlihat seperti seorang wanita yang menyedihkan di hadapan Erven. Tidak akan pernah.

"Apa alasan Saudara mengajukan cerai talak?”tanya sang mediator menatap Erven.

Dengan santai Erven menjawab“Karena rumah tangga kami sudah tidak harmonis, sering terjadi perselisihan, dan saya merasa tidak mampu lagi menjalankan rumah tangga dengan baik.”

Mediator itu mengangguk-anggukkan kepalanya, lalu melanjutkan pertanyaan selanjutnya, "Sejak kapan terjadi masalah?”

"Kurang lebih sepuluh bulan terakhir, Yang Mulia.”

Mediator kembali bertanya lagi, “Apakah Saudara masih ingin rujuk?”

"Tidak, Yang Mulia. Saya sudah mempertimbangkan dengan matang dan tetap ingin bercerai.”

"Apakah sudah ada upaya damai dari keluarga?”

"Sudah ada, Yang Mulia, namun tidak berhasil, "

"Apakah Saudara yakin dengan keputusan ini?”

"Iya, Yang Mulia. Keputusan ini sudah saya pertimbangkan secara matang.”

Sang Mediator mencoba menasihati Erven untuk mempertimbangkan keputusannya untuk bercerai, namun Erven tetap pada keputusannya bercerai.

Sang Mediator beralih bertanya kepada Aurel sebagai pihak termohon, dengan lantangnya Aurel mengatakan jika memang benar rumah tangga mereka sudah tidak harmonis lagi, bahkan mereka sudah pisah rumah selama beberapa bulan itu, pihak memohon pun sudah tidak lagi menjalankan kewajibannya sebagai seorang suami.

Setelah keduanya tetap pada keputusannya bercerai, sang Mediator pun tidak bisa memaksa mereka untuk tetap rujuk, maka sidang percayakan dilanjutkan dia hari ke depan.

Tidak dapat dibohongi jika Aurel yang notabenya sebagai perempuan dan hal apapun menggunakan hati, ia merasa tersakiti dengan jawaban-jawaban Erven disaat mediasi tadi. Tapi kali ini ia tidak akan lagi menggunakan hati, apalagi kepada Erven yang memang sudah tidak memiliki hati.

"Bagaimana?" tanya Yasmin saat keduanya keluar dari dalam gedung pengadilan agama.

"Dua hari lagi sidang perceraian akan dilanjutkan," jawabnya singkat.

***

Aurel kembali mendatangi pengadilan agama untuk melanjutkan sidang perceraian, dua hari setelah mediasi, akan dilakukan sidang pemeriksaaan, Aurel kembali menjawab pertanyaan dengan konsisten. Lalu seminggu setelahnya, Aurel kembali harus datang dengan membawa para saksi, karena setelah sidang pemeriksaan, akan dilakukan sidang saksi, para saksi mengutarakan persaksian mereka terhadap rumah tangga dirinya dan Erven, setelah dirasa kesaksiannya cukup. Seminggu kemudian dilakukan sidang izin ikrar talak baru lah dua minggu setelahnya akan ada lagi sidang ikrar talak yang dimana Aurel hanya datang dan tidak mengatakan apapun, kecuali jika sang hakim bertanya, itupun Aurel menjawabnya sangat singkat.

Setelah hampir dua bulan menjalani sidang perceraian, akte perceraian pun keluar, Aurel dan Erven secara resmi tidak lagi memiliki hubungan suami istri.

1
Daplun Kiwil
rugi sendiri erven,, semangat thor
Soraya
lanjut
Dian Fitriana
update
Soraya
kaivan itu siapa banyak typo thor
Aurevale: makasih kak udah kasih tau, udah aku perbaiki lagi ya babnya
total 1 replies
Soraya
Erven bukannya sadar malah oleng otaknya
Cookies
lanjut
kalea rizuky
bkin ne jalang lumpuh donk trs kehilangan rahim biar kapok
kalea rizuky
kurang Thor karma nya buat erven ma jalangnya
Akbar Razaq
inilah hadiah dr Tuhan buat wanita baik dan sabar suami yg tulus dan tanggung jawab
Akbar Razaq
itu sih hukuman yg lebih menyakitkan buat ervel bukam.dr aurel tp karma itu dr.isyri ua senditi.
Daplun Kiwil
mantap up nya banyak,, 💪💪💪😍😍😍
Akbar Razaq
aku sangat gak terima klo erves g dapat karma setmpal buat mati mengenaskan thor 🤣😄
Akbar Razaq
dr awal ngreog tetus aku gregeten sama aurel tp selanjutnya puas Jihan dan suami laknatnya.mulai dapat karma smoga Jihan di segerqkan gilanya.
Akbar Razaq
🤣kasihan kamu rel.laki yg kamu cintai ternyata setega itu.
Akbar Razaq
anak samp bs hilang giman sih rel.jalan aja hampir ketubruk matamu mmg g tengok.kana kiri
Akbar Razaq
bagus😄😄 hantam terus aurel dg kata kata pedas biar hatinya terbuka.biar dia bs sadar
Akbar Razaq
ambil sj anak aurel.aku.pingin dia akan bereaksi spt apa.🤭 palingan.cuma langsung gila
Akbar Razaq
sudah tahu suami abai masih saja telpon sangat merendahkan diri sendiri kamu arel
Akbar Razaq
dan kami sangat mencintai suamiyg handal berbohong itu
Akbar Razaq
oho aurel sdh milai menggatal .tidak soapan ya karena dia berhak atas siami ya tp faktanya suami sdh g respek harusnya yg dia srndiri bertindak hargai dirisendirii dong jangan kayak pengemis cinta🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!