NovelToon NovelToon
TRANSMIGRASI KE ZAMAN KUNO

TRANSMIGRASI KE ZAMAN KUNO

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Reinkarnasi
Popularitas:40.3k
Nilai: 5
Nama Author: Hayu Nissa

Sherly, gadis yang tiba-tiba merasuki seorang tuan putri yang berani dan blak-blakan. tapi sayang, baru pertama kali bertransmigrasi, dia sudah mendapatkan hukuman.
namun Sherly tidak merasa sedih, dia justru menyambut hukuman itu dan mendapatkan sebuah ruang yang penuh dengan bahan makanan atau sembako. sehingga dia tidak perlu susah lagi untuk memikirkan kehidupannya di zaman ini.
lalu bagaimanakah kehidupan Sherly yang merasuki putri dari kekaisaran Orion, yang bernama arela Arilea itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hayu Nissa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. permaisuri sakit

Masih dilapangan. saat arela dan yang lainnya, kembali melakukan gerakan-gerakan senam setelah melakukan pemanasan kedua, kaisar kembali melongo dan terkagum-kagum melihat gerakan-gerakan yang begitu lancar dan seolah-olah tak pernah berpikir.

dia mendekat ke arah pengawalnya, dan kembali bertanya.

"ini gerakan apalagi Acer.? sepertinya mereka sedang menari. tapi gerakannya, seperti tidak sedang menari.." ucap kaisar dengan penuh keheranan.

kategori menari di kekaisaran ini, adalah cantik gerakan gemulai dan sangat seirama dengan musik yang begitu anggun, seperti memberikan ciri khas gadis yang cantik lemah lembut dan gemulai. tapi lihatlah ini, gerakan mereka begitu tegas, dan bahkan tak ada lembut-lembutnya sama sekali.

"ini baru namanya gerakan senam yang mulia. kalau lebih jelasnya lagi, hamba juga tidak mengerti. tetapi hamba pernah mencobanya, gerakan ini sangat tegas dan bisa membuat otot-otot kita menjadi lebih kokoh dan kuat." ucap Acer menjelaskan. bahkan dia langsung mempraktekkan gerakan-gerakan itu di depan kaisar.

ketiga pangeran yang mendengarnya dan melihat bagaimana pengawal Acer mempraktekkan gerakan tersebut hanya bisa melongo.

"bisa seperti itu..?" tanya mereka secara bersamaan. pengawal Acer yang tampak fokus mengikuti gerakan demi gerakan langsung tersadar, kalau di sampingnya ada kaisar dan para pangeran.

cepat-cepat dia membungkuk hormat, dia menyesal karena sempat terbuai dan tertarik melihat gerakan-gerakan itu.

"maafkan hamba yang mulia.. " ucapnya sambil merasa gugup. bahkan keringatnya mulai berjatuhan takut kaisar akan marah kepadanya.

"mm.. lupakan saja.." saat mereka sedang menonton, tiba-tiba seorang penasehat istana datang menemuinya.

"salam yang mulia kaisar.." mendengar itu kaisar langsung reflek memberikan peringatan.

"pelankan suaramu penasehat.." gumamnya. penasehat yang sedang panik itu langsung kembali membungkuk gugup.

"maafkan hamba yang mulia.."

"mmm... ada apa penasehat..? kenapa kamu terlihat tergesa-gesa seperti ini.?" tanyanya.

"mohon maafkan hamba yang mulia.. Saya ingin memberikan kabar, kalau yang mulia permaisuri sedang sakit." ucap penasehat itu yang langsung membuat ketiga pangeran tersebut langsung terkejut.

"APA!! IBUNDA SAKIT!!" seru mereka bertiga secara bersamaan.

"kalau begitu tunggu apalagi penasehat!! ayo pergi!!" kaisar juga tidak bisa berkata-kata, dia langsung mengikuti langkah kaki ketiga anaknya yang langsung ngacit meninggalkannya begitu saja.

"apa yang terjadi sebenarnya Acer..? bukankah tadi permaisuri baik-baik saja. bahkan dia masih terlihat sehat dan mampu melayani kebutuhanku." ucap kaisar saat memasuki kereta kudanya.

"hamba juga kurang tahu yang mulia.. "

kereta kuda pun langsung berjalan meninggalkan tempat itu. di mana lapangan itu masih terlihat ramai dan para pengunjung atau masyarakat yang masih penasaran dengan aktivitas dan kegiatan ini mulai datang satu persatu. walaupun nyatanya, kerumunan di lapangan tersebut sudah tidak terhindarkan lagi.

sementara kaisar tidak bisa berlama-lama untuk berada di sana, karena tentunya istrinya butuh dirinya.

********

Tap tap tap

"bagaimana kondisi permaisuri..?" kaisar datang dan langsung bertanya kepada tabib yang sedang memeriksa istrinya.

"salam yang mulia.." semua orang terlebih dahulu memberikan salam melihat kedatangan dirinya.

"kondisi permaisuri sudah jauh lebih baik yang mulia. namun permaisuri, harus beristirahat total. permaisuri kelelahan, dan sangat mudah kehilangan kesadaran." ucap sang tabib. mendengar itu kaisar mendengus dan mendekati istrinya yang masih terbaring di tempat tidur itu.

"nanti saya akan meresepkan obat untuk permaisuri yang mulia.." kaisar pun langsung menganggukkan kepalanya. kemudian tabib itu langsung pamit undur diri.

kepergian tabib pun langsung diantar oleh pengawal pribadi kaisar.

"bagaimana kondisimu.? apa yang kamu rasakan permaisuri..?"tanya kaisar.

"ibu..? ibu sakit tapi tidak ngomong sama kami..?" rengek Melvin sambil mendekati ibunya.

"apakah ibunda tidak apa-apa..? apakah ibunda butuh sesuatu..?" tanya pangeran Felix. sementara Andreas hanya mendekat saja kepada ibunya dengan tampang prihatinnya.

permaisuri Camelia tersenyum simpul melihat dan menyaksikan perhatian laki-laki yang tak lain adalah suami dan anak-anaknya.

"aku tidak apa-apa suamiku.. ibu tidak apa-apa nak.." jawabnya dengan suara yang pelan namun terkesan sangat lemah.

"bukankah ibu sedang ditemani oleh Putri Marisa..? lalu ke mana Putri Marisa Bu..?" tiba-tiba pangeran Andreas bertanya. pangeran Andreas tentu saja melihat, kalau ibunya pagi ini sedang berbincang hangat dengan Marissa sambil menikmati teh hangat yang tersaji. lalu di mana perempuan itu sekarang ?

"Marisa..? ibu bersama Marisa..?" tanya pangeran Melvin. terdengar Hela an nafas dari mulut sang permaisuri.

"ibu juga tidak tahu di mana dia. ketika ibu tersadar, dia tidak menemani ibu di sisi ibu. ibu seperti merasa semakin jauh darinya. ibu semakin tidak mengerti pola pikirannya..hah.." tuturnya sambil menghela nafas dan menghembuskannya dengan kasar.

semua orang langsung mengepalkan tangan. selama ini mereka masih belum melihat Marisa melakukan apapun, karena dia tahu semua aktivitasnya diawasi. sementara penyelidikan mereka sebelumnya, mereka mendapati kalau Marissa mencurigakan. tapi semua bukti-bukti pasti dari kejahatan Marissa, tentu saja masih belum ditemukan.

"perempuan itu.." gumam Melvin.

"ibu.. ibu kalau bisa jangan terlalu dekat dengan Marissa.." tutur Melvin dengan gamblangnya. mendengar itu ayah dan saudaranya yang lain langsung melotot ke arahnya. hal ini langsung membuat Melvin mengatupkan bibirnya.

"bu-bukan maksudku untuk menghalangi.. ibu kan sedang sakit sedang tidak enak badan.. jadi sebaiknya, ibu jangan terlalu menuruti Marissa.. kondisi fisik ibu dengan Marissa itu berbeda.." tutur Melvin yang tentu saja mencari alasan. semua orang langsung menghela nafas. setidaknya, Melvin tidak membongkar perbuatan Marissa di hadapan ibunya.

permaisuri Camelia memandangi suami dan anak-anaknya satu persatu.

"ibu ingat.. Marisa pernah mengatakan, kalau kalian semua seperti menjauhinya. bahkan sudah mulai tidak ada yang mengajaknya untuk pergi ke sana dan ke sini atau bermain. ada apa..? mengapa kalian menjauhi Marissa..?" tanya permaisuri Camelia, ketika mengingat apa yang dikatakan Marisa kepadanya.

semua orang mendengus lagi.

"aku sudah tidak sempat mengajaknya jalan-jalan lagi Bu.. aku banyak kerjaan, tugasku sebagai seorang pangeran juga sangat banyak. kalau aku masih harus berpatokan kepadanya dan mengurusi dirinya, bisa-bisa semua pekerjaanku tidak akan selesai." tutur Melvin dengan sedikit Ketus.

"iya Bu.. benar. aku juga sibuk, tugasku sebagai seorang pangeran tidak bisa berleha-leha. walaupun aku bukan pewaris kerajaan, tapi kakak butuh teman untuk membantunya membangun kerajaan ini di masa depan." sambung Andreas. pangeran Felix juga menganggukkan kepalanya.

kalau pangeran Felix, tanpa harus mengeluarkan statementnya pun, orang sudah dapat mengerti. dia yang merupakan pangeran mahkota, yang akan mewarisi kekaisaran ini tentu saja jauh lebih banyak kesibukannya ketimbang pangeran yang lain.

"sudahlah istriku.. anak-anak kita tentu banyak pekerjaan. mereka tidak harus berpatokan untuk memanjakan Marissa.. kita sudah merawat Marissa sejak kecil, dan sekarang, dia sudah dewasa. sebaiknya jangan terlalu memikirkan dia.."

permaisuri yang mendengar hal itu merasa tidak enak dalam hatinya. dan dia hanya bisa terdiam.

1
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Maria Lina
bisa gk sih thor double gtu 1 melulu ckk
Narti Narti
lanjut kak👍👍👍👍👍
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
hadir kak
Wahyuningsih
lanjut 💪💪💪💪💪💪💪 thor jgn ampe kendor kolor kli ya🙊🙊🙊
Silla Okta
lanjutkan Thor
Chika Aulia
jangan mau kembali arelia
Sribundanya Gifran
lanjut
@Mita🥰
marissa🤣🤣🤣🤣🤣
Maria Lina
bisa ditambah 2 bab thor tar ku ksh bintang n vote klo author kabulkn hehe
Yumi
😆😆😆😆😆😆😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅🤣🤣🤣🤣🤣
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut
Maria Lina
lgi thor jgn lama up nya ya
Cty Badria
lanjut ni beri poin/Rose//Rose//Rose/
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Maria Lina
ud baca cerita kayak gini.tpi tar nyesel n mau ngajak blk lgi anak nya..tpi aku suka cerita kaya gini balas demdam hehe..slm kenal thor
@Mita🥰
lanjut
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut
azka aldric Pratama
kenapa bingung buat hukum si putri pungut 😌😌😌 padahal udh ada bukti, terlalu menyepelekan musuh dlm selimut 🤨🤨🤨
Sribundanya Gifran
lanjut💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!