NovelToon NovelToon
Kembali Dengamu

Kembali Dengamu

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir
Popularitas:55.2k
Nilai: 5
Nama Author: KGDan

Seandainya waktu bisa diulang kembali.

Penyesalan Mark Theodor dalam hidupnya, adalah mengabaikan istrinya demi keluarga kandungnya, hingga istrinya meninggal saat hamil muda.

Di saat ia sudah menua dan sakit-sakitan, keluarga kandung yang sangat ia sanjung, tidak satupun menaruh rasa kasihan pada keadaannya.

Mark hanya bisa menangisi dirinya yang malang, sampai akhirnya ia menutup mata untuk selamanya.

Tapi, tiba-tiba ia membuka matanya, dan terbangun dari tidurnya.

Ia mendapati dirinya kembali ke tahun 1973, di saat usianya masih dua puluh delapan tahun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 34.

"Huekkk!!"

Tiba-tiba Ivana merasa mual, saat akan memakan daging ikan yang diberikan Mark ke dalam piringnya.

"Sayang, kamu kenapa?" tanya Mark terkejut, dan sontak berdiri dari duduknya.

"Ikannya bau amis, perutku jadi mual mencium baunya!" jawab Ivana.

Mark menyendok ikan yang ia letakkan ke piring Ivana, dan mencicipi rasa dan aroma ikan tersebut.

"Tidak bau!" katanya setelah mencicipi ikan tersebut.

"Ivana sepertinya hamil!" kata Rebecca melihat raut wajah Ivana, yang sepertinya ingin muntah lagi.

"Apa?!" mata Mark membulat menatap Ivana tidak percaya, "Benarkah?!"

"Tapi, lebih baik periksa ke klinik saja untuk memastikannya!" kata Rebecca merasa kurang yakin.

"Ayo, kita periksa!!" kata Mark.

Ia bergegas mengambil sepeda Berwyn.

"Ayo!"

"Hati-hati jalannya!" pesan Berwyn kepada Mark, saat Mark mulai mengayuh sepedanya membawa Ivana.

Mark tersenyum bahagia, akhirnya bayinya yang dulu tidak sempat lahir karena Ivana bunuh diri, sekarang akan dapat bertumbuh dengan baik dalam rahim Ivana.

Sesampainya di klinik, Mark tidak sabaran melihat Bidan memeriksa keadaan Ivana.

"Selamat, Tuan!" kata Bidan tersenyum pada Mark, "Istri anda hamil satu bulan!"

Raut wajah Mark seketika berbinar mendengar apa yang dikatakan Bidan, "Be.. benarkah?" tanyanya kurang yakin.

"Iya, benar! istri anda hamil satu bulan!" jawab Bidan menganggukkan kepalanya.

"Sayang, akhirnya bayi kita akan lahir dengan selamat!!" Mark nyaris tertawa senang memeluk Ivana.

Ivana yang juga senang merasa heran dengan perkataan Mark.

"Tentu saja bayi kita akan lahir setelah sembilan bulan tumbuh dalam perutku, kenapa kamu katakan akhirnya akan lahir dengan selamat?" tanya Ivana bingung.

Mata Mark berkedip, ia lupa karena saking gembiranya sampai bicara tentang masa lalu, yang merenggut nyawa Ivana dan bayi dalam kandungan Ivana.

"Oh, eh! i.. itu, maksudku semoga bayi kita sehat, dan kamu melahirkan dengan selamat!" jawab Mark meralat perkataannya.

Ivana tersenyum melihat raut wajah gugup Mark.

Ia tidak menyangka Mark memiliki sisi yang lucu, yang belum pernah ia lihat sebelumnya.

Ia merasa senang melihat Mark yang saat ini, bukan Mark yang sebelumnya suka membentak, dan memukulnya.

"Aku pikir sebelumnya kita sudah pernah memiliki seorang bayi!"

"He he he.. aku ini memang bodoh sekali, asal bicara karena terlalu gembira!" Mark tertawa malu sembari menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

"Ini vitamin untuk ibu hamil muda!" Bidan memberikan beberapa obat, yang sudah dikemas pada beberapa plastik steril.

Mark menerima obat yang diberikan Bidan.

"Kondisi ibu bayi sehat, anda berdua boleh melakukan hubungan seperti biasanya, jangan lupa untuk datang konsultasi, jika ada keluhan dengan ibu hamil!" kata Bidan menambahkan lagi penjelasan akan kondisi Ivana.

Wajah Ivana seketika memerah mendengar penjelasan Bidan, yang begitu berterus-terang tentang kebutuhan hubungan suami istri.

Sementara Mark, sudut bibirnya diam-diam menyunggingkan senyuman senang mendengar penjelasan Bidan.

He he he.. dengan mendengar langsung apa yang dikatakan Bidan, Ivanaku yang cantik, pasti tidak akan menolak, kalau malam hari aku minta jatah! bisik hati Mark.

"Baik, kami akan mendengarkan dengan apa yang anda katakan, Nyonya!" jawab Mark semakin tersenyum senang.

Wajah Ivana semakin merona mendengar perkataan Mark menjawab Bidan, yang ia duga pasti sesuai dengan harapan Mark.

Mark memegang dengan erat stang sepeda, saat Ivana akan duduk di boncengan sepeda.

"Sayang, aku senang sekali kita tidak lama lagi akan memiliki bayi, aku tidak perduli bayi yang lahir, bayi perempuan atau lelaki, aku suka ke dua-duanya!"

Mark naik ke atas sepeda setelah Ivana duduk dengan baik di boncengan, lalu meraih tangan Ivana untuk memeluk pinggangnya.

"Rangkul yang erat, kamu tidak boleh terguncang sedikit saja, nanti bayi kita terkejut dan tidak bertumbuh dengan baik!"

Setelah Ivana merangkul pinggangnya dengan erat, Mark pun mengayuh sepeda dengan wajah yang bahagia.

"Ayo, nak! kita pulang!!" katanya sembari mengayuh sepeda.

Sementara itu dikediaman Theodor.

Frank Theodor kembali memukul permukaan meja dengan kencang.

Brak!!

"Cepat pikirkan, bagaimana caranya untuk membebaskan Mama kalian dari kantor Polisi!!"

"Pa, a.. aku tidak bohong! sedikit pun tidak punya uang tabungan!" jawab Marley.

"Iya, sama! kami berdua juga tidak punya uang tabungan, Pa!" jawab Agatha.

Huh! aku tidak akan mau memberikan tabungan ku, untuk membebaskan mertua kejam seperti si Melina itu! suatu saat, dia pasti akan jahat padaku! jadi, aku sudah bersiap-siap meninggalkan Mario, kalau dia mulai mengusikku! bisik Agatha dalam hati, sembari diam-diam menyunggingkan senyuman sinis.

Brak!!

"Benar-benar tidak berguna satu pun kalian ini! Agatha, minta tolong pada orang tuamu! pinjam dulu uang mereka sepuluh ribu rupiah, nanti aku cicil membayarnya dari hasil jualan di pasar!!" kata Frank pada Agatha.

Hah?! apa?! tidak! aku tidak akan mau meminjam uang dari orang tuaku! Huh! nanti kalian tidak akan ganti sama sekali! bisik hati Agatha dengan perasaan tidak suka.

"Pa, bagaimana kalau kita periksa di kamar? Mama mungkin punya uang menyimpan, dari pada kita meminjam uang, ya kan??"

Frank sesaat berpikir, dan ia merasa apa yang dikatakan Agatha, ada benarnya juga.

"Iya, Pa!" kata Marley membenarkan apa yang dikatakan Agatha.

"Iya, Pa!" Mario juga ikut mendukung apa yang dikatakan Agatha.

"Baiklah! Ayo kita periksa di kamar!!" kata Frank, akhirnya setuju apa yang dikatakan Mario.

Mereka berempat masuk ke dalam kamar Frank, lalu mulai memeriksa tempat tersembunyi.

Dalam lemari pakaian, Frank mencari ditiap sudut.

Sedangkan Mario di bagian tempat tidur, dan Marley di bagian setiap sudut kamar, yang kemungkinan adanya tempat penyimpanan.

"Ini!!" kata Agatha dengan kencang.

Ia mengambil sebuah kotak kaleng, bekas tempat biscuit dari laci bawah tempat tidur.

Frank, Mario dan Marley menghambur ke arah Agatha.

Agatha memberikan kaleng tersebut pada Frank, dan tangan Frank dengan cepat menerima kaleng berbentuk kotak itu.

Tangan Frank pun kemudian, dengan cepat membuka tutup kaleng, dan matanya seketika membulat melihat isi kaleng.

"Bagus Melina! ternyata kamu selama ini berpura-pura tidak punya uang, kalau aku minta menambah modal berdagang di pasar!!" kata Frank dengan nada penuh emosi.

Mata Mario dan Marley juga tidak kalah terkejutnya, sama seperti Frank membulat dengan sempurna.

Uang yang begitu banyak, yang mereka perkiraan mungkin ada sekitar lima puluh ribu rupiah.

Tangan Frank gemetar mengambil uang tersebut, "Ayo ke kantor Polisi!!" katanya kemudian, setelah mengambil semua uang dari dalam bekas kaleng biskuit tersebut.

Mereka pun bergegas ke kantor Polisi.

Sementara di kantor Polisi, dalam sel tahanan sementara, Melina dan Alice tiada henti membuat drama yang menyedihkan.

Dengan nada yang terdengar sangat kasihan, mencoba memprovokasi Polisi, agar petugas berwajib itu merasa kasihan pada mereka berdua.

Bersambung...........

1
Cindy
lanjut
~~Kenzi Alexio Dadelio~~
lnjt kkkk
Suherni 123
laa,,, gak kena sangsi enak bener

akhirnya up juga ya Thor,, sehat selalu ya
~~Kenzi Alexio Dadelio~~
lnjt kkk
zahrahaifa
udeh ... gitu doang thor .... hukumannye cuman gitu aje.... dibikin gembel dong baru seru
Cindy
lanjut
Arieee
bagus, 👍👍👍👍👍👍👍👍
Suherni 123
lanjut
~~Kenzi Alexio Dadelio~~
lnjt kkkk
~~Kenzi Alexio Dadelio~~
lnjt kkk
Suherni 123
wadaw... merinding disko nih😄

rasain Daniela
~~Kenzi Alexio Dadelio~~
lnjt kkk
Cindy
lanjut
Suherni 123
mendung mendung syahdu dikasih ah ih uh oh😅
rofik
masih ada teka tekinya?
Suherni 123
udah keterlaluan tuh Daniela kasih pelajaran atuh Mark tuman
zahrahaifa
masa cuma ditabok doang si jalang nye.... minimal dibikin cacat lah ato ga lumpuh permanen... ga seru
~~Kenzi Alexio Dadelio~~
lnjt kkk
Suherni 123
kapan hidup bahagia nya Mark
Cindy
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!