NovelToon NovelToon
MENIKAHI PASIEN KECIL KU

MENIKAHI PASIEN KECIL KU

Status: tamat
Genre:Dokter / CEO / Romantis / Tamat
Popularitas:40.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nurfazilah Cell

Aku tidak mau dirawat sama dokter itu pa ,"Isak tangis Sophia

gak ada alasan kamu tidak mau Sophia kamu butuh perawatan psikiater," ujar Wilson kepada Sophia

Gimana kelanjutannya ,akankah Sophia mau untuk dirawat , baca di novel, MENIKAHI PASIEN KECIL KU

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurfazilah Cell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34. Perjodohan

"Mau bilang apa Ma ,? Taya Melia dengan penasaran nya

"Mama mau menjodohkan Kamu dengan anak teman Mama ," ujar Valerie

"Apa ," ujar Melia terkejut

"Melia tidak mau ," ujar Melia

"Kenapa tidak mau , Mama sudah nentuin yang terbaik untuk Kamu ," ujar Valerie tetap pada pendiriannya

"Melia tidak mau Ma , dijodohkan, Melia bisa cariin pasang Melia sendiri tidak haya menjodohkan," ujar Melia

"Tidak ada penolakan pokok nya esok Kamu harus ikut Mama pergi bertemu Dia ," ujar Valerie

"Terserah Mama , Mama memang tidak pernah mendengar perkataan Melia hiks ," ujar Melia yang langsung berlari menuju kamar nya sembari menangis

"Ma , buat apa sih jodoh jodohin Melia," ujar Brayan yang kesal dengan tingkah Istri nya itu

"Papa tidak tau , Mama tetap akan menjodohkan putri Kita ," ujar Valerie

"Terserah Mama saja , Papa pusing mikirin ini ," ujar Brayan yang ikutan Pergi

Didalam Kamar Melia sedang duduk di lantai samping ranjang, sembari menangis tersedu sedu

"Mama jahat Melia tidak mau dijodohkan, Melia bisa pilih mana yang baik mana yang engak hiks hiks ," ujar Melia

Tiba saja pintu kamar pun tersebut , dan itu adalah Brayan, Iya pun berjalan menghampiri Putri nya kemudian Iya pun duduk kemudian mengelus rambut Melia

"Tenang saja Melia Papa akan menghentikan semua ini ," ujar Brayan

Melia pun menatap Papa nya dengan pilu

"Papa, hiks hiks Melia tidak mau dijodohkan Pa hiks , Melia bisa pilih pasangan sendiri Pa ," ujar Melia

"Papa tau sayang , tapi lihat Mama Kamu Dia tidak bisa di bilangin ," ujar Brayan

"Hiks hiks Melia tidak mau dijodohkan Pa ," ujar Melia yang langsung memeluk Papa nya

"Iya sayang Papa tau ," ujar Brayan yang membalas pelukan putri nya

Detik kemudian Melia pun melepaskan pelukannya

"Tenang saja nya sayang ," ujar Brayan

" Iya Pa ," ujar Melia

Disisi lain tepat dikediaman Dilan, Sophia pun sedang berada di dalam kamar ,iya sedang menunggu kedatangan Dilan

"Non Sophia tidur saja , tuan Dilan tadi bilang kalau Dia akan larut pulang nya ," ujar Herlin

"Tidak mau Sophia mau menunggu Kak Dilan pulang ," ujar Sophia dengan mata yang berkaca-kaca, sebenarnya Sophia sudah sangat mengantuk, tapi Dia takut untuk tidur , karena tidak ada Orang yang Iya kenal lama di mansion Ini

"Non Sophia tidar lah , kalau tidak Kami yang kenak marah sama tuan Dilan ," ujar Herlin

"Tidak mau hiks hiks, kalian pasti ingin menyakiti Sophia Hiks hiks ," ujar Sophia yang mengeluarkan air mata nya

"Tidak Non Sophia,Kami tidak akan menyakiti Non Sophia," ujar Herlin mencoba menenangkan Sophia

Herlin pun mengambil handphonenya kemudian ia pun menelpon Dilan

(_Halo tuan ," ujar Herlin

(_Hmm ," jawab Dilan

(_Tuan Non Sophia sedang menangis," ujar Herlin

(_Kenapa ,?Taya Dilan di sebrang telpon

(_Gak tau tuan , Non Sophia takut sama Kamu Dia tidak mau tidur ," ujar Herlin

(_Coba Kamu kasih handphone nya ke Sophia," ujar Dilan

(_Baik tuan ," ujar Herlin yang memberikan handphone tersebut kepada Sophia

(_Sayang kenapa manangis,?Taya Dilan

(_Kakak jahat hiks kenapa ninggalin Sophia hiks hiks Sophia takut ," ujar Sophia tersedu sedu

(_Tadi Sophia tidur, terus Kakak masih banyak kerjaan gak bisa bawa Kamu sayang ," jawab Dilan

"Hiks hiks Sophia gak bisa tidur Kakak cepat pulang hiks hiks ," ujar Sophia

(_Yaudah kakak pulang sekarang hmmm ," ujar Dilan

(_Cepat nya Kak hiks ," ujar , Sophia

(_Iya sayang , tapi Kamu tidur dulu nya Kakak segera pulang ini ,"ujar Dilan

(_Iya ," jawab Sophia

Setelah itu panggilan pun berakhir

Sophia pun mengembalikan handphone tersebut kepada Herlin

"Makasih nya Kak Herlin," ujar Sophia

"Sama sama Non Sophia," ujar Herlin

Sophia pun merebahkan tubuhnya kemudian Iya pun memeluk boneka beruang kesayangan nya itu kemudian memejamkan matanya

Herlin pun menyelimuti tubuh mungil Sophia kemudian duduk di tepi ranjang memastikan Non kecil nya Itu benar benar tidur

"Non Sophia lucu banget, bisa bisa merubah sifat tuan yang dingin menjadi perhatian gitu ," batin Herlin di dalam hatinya

tidak lama kemudian Sophia pun tertidur pulas , Herlin pun keluar dari dalam kamar Sophia dan melihat Dilan yang sedang berjalan mendekat kearah kamar Sophia juga

"Gimana Dia sudah tidur ,? Taya Dilan

"Sudah tuan ," jawab Herlin

"Hmmm ," ujar Dilan yang berlalu masuk kedalam Kamar gadis kecil nya itu

Dilan pun menaruh paper bag yang berisi dua boneka lucu itu diatas nangkas samping ranjang , kemudian Iya pun duduk di tepi ranjang Sembari mengelus rambut Sophia

"Maafin Kakak nya sayang , hari pertama Kita dirumah Aku sudah meninggal kan Mu ,"ujar Dilan yang kemudian mencium kening Sophia, yang membuat gadis kecil itu membalikkan badannya kemudian memeluk Dilan

Dilan pun tersenyum melihat tingkah Sophia yang lucu

"Sophia mau es krim," ujar Sophia mengigau

"Kepengen banget nya Kamu sampai terbawa mimpi," ujar Dilan yang berkali-kali mencium kening dan pipi bulat Sophia

Dilan pun melepaskan pelukannya dengan pelan kemudian Iya pun berlalu keluar dari dalam kamar Sophia ,bisa saja diri nya tidur disitu ,tapi Iya begitu gerah ingin mandi

Dilan pun masuk kedalam kamar nya kemudian Iya pun berjalan masuk kedalam kamar mandi untuk menyegarkan tubuh nya

Setelah beberapa menit kemudian Dilan pun keluar dari dalam kamar mandi, kemudian berjalan menuju walk in closet untuk memakai piyama tidur nya , setelah selesai Iya pun berjalan manuju ranjang kemudian Iya pun naik dan langsung merebahkan tubuh nya tidak lama kemudian Iya pun tertidur pulas

Keesokan harinya, di pagi hari yang begitu cerah Dilan sudah rapi dengan pakaian kantor nya ,Iya pun keluar dari dalam kamar dan berjalan menuju lift untuk turun kebawah

Sampai nya di dapan lift Dilan pun masuk ,lift turun menuju lantai satu , sampai nya disana pintu lift pun terbuka, Dilan pun keluar dan berjalan menuju maja makan untuk sarapan pagi

"Sophia mana ,? Taya Dilan yang kemudian duduk

"Masih tidur tuan sebentar,biar saya bangunkan dulu ," ujar Herlin

"Tidak perlu, biarkan saja Dia tidur," ujar Dilan

"Oh baik tuan ," ujar Herlin

Tidak lama kemudian, terlihat Sophia yang baru saja keluar dari lift bersama dengan pelayan wanita

"Kakakkkkkk ," teriak Sophia yang mendekat kepada Dilan

Sophia pun duduk di pangkuan Dilan dan melilitkan tangan nya di leher Dilan

"Kenapa teriak teriak Hmm ,? Taya Dilan

"Kakak jahat hiks hiks ," ujar Sophia yang mengeluarkan air mata

"Kenapa sayang Hmm ," ujar Dilan

"Kakak kenapa ninggalin Sophia," ujar Sophia

"Kakak sudah bilang malam tadi , yaudah hari ini Sophia mau ikut Kakak kekantor," ujar Dilan yang mengelap air mata Sophia dengan tisu

Sophia pun haya menganggukkan kepalanya saja

"Yaudah, makan dulu ," ujar Dilan

Sophia pun turun dari pangkuan Dilan Kemudian duduk di kursi satu nya lagi , sembari memakan sarapannya

Bersambung.

Jangan lupa di like untuk karya ku, dan jangan lupa di komen juga, author mau juga dapat saran dari kalian oke bay 🥰👍

1
resia
thor typo ya " ya bukan nya "
di kata " ma pa kami duluan nya "
" kita periksa ke dokter besok nya " 🙏
Nurfazilah Cell: Perlahan akan saya perbaiki 👍
total 2 replies
resia
si baby sengaja mnt elus biar ortu nya makin dkt
resia
monoton cerita jika karakter shopia disini sprti anak msh sklh n labil he he he pdh dia kan sdh punya suami n kuliah hrs nya di buat agak dewasa jgn dikit dikit nangis ini hanya sekedar saran saja ya thor tpi kmbli lgi ke thor yg punya cerita
Nurfazilah Cell: terimakasih atas saran nya 👍
total 1 replies
resia
heran sama arlan kata suka sma melia hrs nya brtnggg jwb dlu br pergi n melia hrs tau kelakuan viandra kamu slh benci sm arlan mskpn tndkn nya slh tpi dia juga di jebak
Nurfazilah Cell: terimakasih sudah membaca bab baru 👍
total 1 replies
resia
kasih balasan yg setimpal tuk arjuna n lisa
Nurfazilah Cell: Siap , terimakasih sudah membaca bab baru ku
total 1 replies
resia
wah wah para curut mau cari mati ini sdh brni culik istri nya dilan, pasti suruhan si arjuna dan lisa itu.
thank up nya thor
Nurfazilah Cell: Tepat sekali, terimakasih sudah membaca bab baru nya
total 1 replies
resia
semangat up thor n makin bgs ketikan nya gak ada typo lagi
Nurfazilah Cell: terimakasih, untuk pembaca saya akan berusaha untuk memperbaiki apa yang kurang 🥰
total 1 replies
resia
thank u up nya thor
oya melia sam arlan aja, lebih di cintai drpd sdh psti jdi prioritas dln nya arlan
Nurfazilah Cell: terimakasih sudah membaca bab baru nya 👍
total 1 replies
resia
nah kn ktm lgi klo nnti ketiga kali ktm brrti berjodoh arlan n melia
Nurfazilah Cell: 🥰 terimakasih sudah terus membaca setiap bab baru nya
total 1 replies
resia
wah apa kah itu cln jdh nya melia thor ?
mhn maaf ya thor typo ya les oooo ? shr ya sprti ini thor
(" let's goooooo" )
resia
ini di awal rancu kalimat nya " hati hati nya sayang kakak duluan "
( hati hati ya sayang kakak duluan )
resia: ya thor semangat berkarya nya
total 2 replies
resia
di tunggu next part ny thor
Nurfazilah Cell: baik 👍
total 1 replies
resia
mampir lah di sini he he he
Nurfazilah Cell: thank you ,resia 👍
total 1 replies
resia
bagus cerita nya hnya sdkt saran buat karakter shopia nya jgn trllu kekanakan
resia: sama sama
total 2 replies
Pelangi Senja
memangku, bukan mamaku,
Putrinya bukan putria.
🌀 SãñõõR 💞
hai aku mampir ya... untuk saran dalam novel tak ada singkat cerita ... jadi fokus pada karakter utama dan deskripsikan kejadian yg menjadi konflik awal sebab cerita tersebut..tetap semangt y 🥰
Nurfazilah Cell: makasih atas saran nya 👍
total 1 replies
Jenny
ha ha ha
kasihan banget loe dikacangin sama Dilan.
Habibah Habibah
Gila, cerita ini kualitasnya pernahan deh! 👌🏻
Nurfazilah Cell: makasih kak, dah mau baca dan dukung karya receh author. terus dukung ya kak.
total 1 replies
Ken ZO
Mantap banget ceritanya, thor! Bener-bener bikin gue terhanyut!
Nurfazilah Cell: makasih kak, dah mau baca dan dukung karya receh author. terus dukung ya kak.
total 1 replies
Melanie
Nggak bisa move on.
Nurfazilah Cell: makasih kak, dah mau baca dan dukung karya receh author. terus dukung ya kak.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!