Ani Alexa gadis 17 tahun yang terpaksa menikah dengan pria pilihan kedua orang tuanya.
Menikah dengan pria yang mesterius, Sombong, Angkuh, membuat dirinya harus terjerat dalam pernikahan ini.
Dendam yang menggebu dalam dirinya terhadap kedua orang tuannya yang sudah memperlakukan dirinya bagaikan anak terbuang.
Silahkan baca di story " Mendadak Nikah Sama CEO"
follow instragram @tikaputri.yesi
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tika Putri yesi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Khawatir
Keesokan harinya ANI bangun terlebih dahulu untuk membersihkan diri ,untuk segera melaksankan sholat subuh. klek.. ia keluar dari kamar mandi dengan pakian yang lengkap lalu berjalan untuk mengambil perlengkapan sholatnya dan melaksanakan sholatnya. 10 menit kemudian ia selesai melaksanakan Sholat, ia segera beranjak keluar dari kamar pergi kedapur untuk memasak sarapan hari ini se belum dirinya berangkat ke sekolah hari ini. Sekarang dirinya sudah berkutat dengan alat masak serta bahan yang akan ia masak hari ini.
30 menit kemudian semua sudah siap di hidangkan ia segera kembali naik ke kamar untuk mengganti seragam sekolahnya, sampai dikamar ternyata Suaminya masih tertidur pulas ,Ani tidak mau membangunkan Suaminya ia bergegas menggunakan seragam sekolahnya , terus ia mengambil tas dan turun ke bawah.Sampai di meja makan ia segera sarapan .
Sekarang dia sudah berangkat di jemput kakak Rendy Kamu dan makan Ani? tanya Rendy.
sudah kakak, aku makan di rumah tadi pagi! ujar Ani. Akhirnya mereka sampai juga disekolah. Tentu semua orang melihat mereka sudah terbiasa untuk berangkat bersama, mereka sudah hampir melihat dua pria, dan di tambah dengan Distan kakak kandung Ani yang always everytime, everywhere untuk Ani.
Mereka masuk ke dalam sekolah itu dengan langkah santai bagaikan model yang terpopuler , sebab para murid banyak yang histeris melihat ketampanan para pria pria bak pengawal Ani setiap hari disamping Ani .
Bagaimana selamanya sayang , apa dia tidak marah padamu? tanya Dirga. Sontak membuat muka Ani merah dan malu mengingat suaminya tadi malam . kenapa dengan wajah kamu kok merah gitu? kamu sakit sayang, ujar Distan. Dengan cepat Ani menggelengkan kepalanya gak kok kakak, ani gak papa. Aldo yang mengerti kenapa wajah Ani merah begitu, semakin menggoda Ani. Cie yang semalam dapat apa ni?ucap Aldo sambil menaik turunkan bola matanya.
Wajah Ani semakin merah dan ia pergi meninggalkan ke tiga kakaknya itu,ha....ha... tawa mereka melihat Ani yang lagi ngambek. Mereka pun masuk kelokal masing-masing.
Sampai di kelas Ani mau mengambil ponselnya di dalam saku dan tidak ada, ia baru ingat jika dirinya tidak membawah ponsel.
Sedangkan di rumah Dirga baru bangun dari tidurnya sudah tak menemukan sang istrinya di dalam kamar tersebut, ia bangun dan membersihkan diri setelah selesai ia keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang lengkap. Ia masih menyusul istrinya ke bawah tapi ternyata ia tidak menemukan istrinya , ia menghubungi ponsel istrinya tak di jawab sama sekali. Dirga jadi khawtir ke mana istrinya itu, lalu ia kembali ke kamar untuk mengambil kunci mobil miliknya. Saat ia mengambil kunci mobil tak sengaja ia melihat Ponsel istrinya pantas dia tak menjawab panggilan darinya.
Lalu ia merogohkan saku menghubungi kakak iparnya itu. Tut.. tut... telpon diangkat Distan. Apa istriku ada disekolah/tanya Dirga.
apa.. dia tidak di sekolah, lalu kemana kah dia ?tanya nya pada Distan.
Aku akan menyusul dia sekarang juga ! putus sambungan Dirga sepihak.
Siapa yang nelpon?tanya Aldo pada Distan.
Suami Ani, jadi gue kerjain dia!gue bilang kalau Ani pergi ke London tadi pagi,ujar Distan.
Aldo hanya mengangguk sekalian ia mau tahu seberapa cintanya Dirga pada adiknya itu.
Saat ini dirga sudah tiba divbandara saat ini ia sangat kacau sekali kepalanya sedikit pusing ia belum sarapan pagi dan ia panik jika Ani kenapa kenapa.
Tring..tring... bunyi dering ponsel disaku nya ia segera mengakat telpon itu dari nomor tidak ia kenal Selamat pagi mas, ini Ani,kata Ani di sebarang sana.
Kenapa kamu pergi tinggalin aku?tanya Dirga dengan suara bergetar.
Aku gak pergi kemana- mana mas aku hanya pergi ke sekolah dan aku lupa ngabarin mas , ponsel ku tinggal mas!ujar Ani.
Tapi kata kakak kamu , kamu pergi ke London jadi aku khawatir dan mau nyusul kamu sekarang aku sudah di bandara.
ha.. ha.. mas kamu di kerjain sama bang Distan.