*Tahap Revisi*
Karina terpaksa menikah dengan pria yang sama sekali tidak dia cintai, jangankan cinta mengenalnya pun tidak.
Namun, suatu hari ia dipertemukan dengan pria menyebalkan, dan ternyata dia adalah jodohnya. Parahnya lagi pria itu adalah Orang yang pernah melempar sampah dari balik mobilnya hingga mengenai kepala Karina.
Akankah Karina hidup bahagia setelah menikah dengan pria itu? Apalagi pria itu memiliki kekasih pilihannya, lalu bagaimana dengan nasib Karina selanjutnya 'setelah pernikahan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agus irawan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
[Author_pov] Bab 34 : Pesta pernikahan sahabat 02.
Karina Menutup Pintu kamar setelah selesai merias wajahnya, dia turun menyusul Adrian Untuk segera pergi ke Acara Resepsi pernikahan Rama & Aquila sahabat nya.
Langkah demi langkah kaki wanita cantik itu menuruni tangga, Sehingga tatapan nya terjatuh pada Lelaki Tampan yang menatap nya Tanpa berkedip.
"Mas Ayo kita berangkat" Ajak Karina kepada Adrian sang suami.
Adrian Menelan ludah ,melihat wajah cantik istrinya Hingga di gugup dibuatnya.
"Eh oh iya" jawab Adrian gugup. kemudian ia melangkahkan kakinya " Plakkk_Auwwwsakit" pekik Adrian sambil memegangi lututnya Yang terbentuk Kursi di depannya.
"Hati_hati mas, Mana yang sakitnya" ucap Karina sambil mengajak duduk Pada Adrian.
"Yang itu" Tunjuk tak beraturan Adrian dengan rengekan manjanya.
sementara Karina Memijit Kaki Adrian sambil menanya kan sebelah mana bagian yang sakit .
"Yang ini ...?
"Bukan yang itu, sebelahnya lagi...!
"Yang mana sih ?" tanya Karina lagi.
"Auwwwawww pelan-pelan Sayang" ucap Adrian.
Adrian terkekeh melihat Karina kebingungan, Mencari-cari bagian Yang sakit di kaki Suaminya.
"Hahaha salah siapa ngebuat aku gugup & Sakit" Gumam Adrian.
Karina yang sadar karena Adrian hanya mengerjainya, Akhirnya dia pun bangkit & mengumpat pura-pura marah pada Adrian.
"Tau lah Kamu mah, Rese ah Aku cape mijitnya" gerutu Karina sambil Berjalan.
setelah Karina ngambek Dan pergi Adrian segera menyusul istrinya, Karena takut ngambek padanya" Sayang bener ini yang sakit, coba pijit lagi" ucap Adrian sambil berpura-pura pincang.
"Ogah pijit aja sendiri," Ayo cepet Pestanya Rama segera dimulai loh satu jam lagi" jawab Karina dengan serius.
Adrian pun berhenti. sejenak karena mendengar Ucapan istrinya Yang terdengar serius. "Iya sayang Baiklah" Sahut Adrian yang berlari kecil membukakan Pintu untuk istri tercinta nya.
"Silahkan masuk , Nona cantik Yang baik hati." Goda Adrian terhadap Karina , Sambil cekikikan.
"Terimakasih Tuan muda yang Tampan, Nan Dingin , kaku Dan Arogan."Balas Karina sambil menyunggingkan senyum miringnya, & duduk di kursi samping kemudi.
Adrian terkekeh melihat istrinya Yang sedang ngambek karena keisengan nya,dia berlari kecil memasuki pintu kemudi & menstarter mobilnya. di dalam perjalanan Adrian terus merayu Karina Agar tidak Ngambek lagi padanya. "Sayang lihat aku dong" ucap Adrian Memohon.
Karina memalingkan Badannya membelakangi suaminya, Sambil melontarkan kata-kata nya. " Males ah mendingan aku Natap Jalan Raya, daripada lihatin kamu." ucap Karina sambil cemberut.
"Maafkan aku dong, Kalau di maafin aku janji loh. bakal nurutin apa yang kamu mau" Bujuk Adrian terhadap Karina istrinya.
Karina kembali menolak permintaan maaf sang suami, dengan melontarkan kata-kata ejaan. " O.G.A.H, ogah titik gak Pake koma, Aku ngambek se ngambek-ngambeknya, sama kamu".
Namun Karina berfikir lagi mengingat Adrian berkata mau menuruti semua keinginannya,.
"Hemm sekalian aja aku kerjain biar tau rasa" gumam Karina.
"Eh sayang , Aku mau ralat. Yakin kamu mau nurutin apa yang aku mau.
"Iya Yakin.
"serius" Ucap Karina.
"Iya serius sayang" Adrian Meyakinkan Istrinya. Kalau dia tidak main-main dengan ucapannya.
Kemudian Karina menciumi pipi, suaminya.
"Cup...cup..cup...Aku maafin kamu, Tapi sehabis pulang Dari Nikahan nya Rama, Kita ke Toko Tas favorit aku ya. Aku mau beli tas, eh tunggu sepatu juga kayaknya, baju nya juga deh sekalian" ucap Karina dengan puas.
Sementara Adrian Hanya bisa mengernyitkan dahi, mengingat baru kali ini melihat tingkah sang istri seperti ini. Adrian hanya menggeleng-geleng kepala.
"Haaa emang enak, Aku kerjain. Lagian sok sok_an, Mau nurutin kemauan aku" Gumam Karina dengan tersenyum penuh kemenangan.
Namun Adrian juga tidak ada sedikitpun, Rasa kecewa karena telah mengiyakan permintaan Istrinya" Oke baiklah sayang, Aku akan turutin semua keinginan kamu, kalau perlu aku beli sama Tokonya juga" sahut Adrian sambil mencium Bibir yang dibalut lipstik itu.
"Ikhhh kamu ini. Dasar mesum" umpat Karina sambil memukul tangan Adrian.
"Tiiiiit " Duk Duk" Adrian terkejut saat dia dan istrinya hampir kecelakaan, beruntung Adrian tidak kehilangan kendali dalam menyetir.
"Sayang kamu ini, Hampir saja kita mengalami kecelakaan, Jangan gitu lagi ya" Tegas Adrian Datar, Dan Dingin.
"Ma-Maaf" Ucap Karina antara gugup & Takut, melihat Adrian yang tengah bersikap serius.
Aksi diam-diam an, selama dalam perjalanan pun akhirnya terjadi, Karina gelisah karena Takut Adrian marah padanya. sementara Adrian Merasa bersalah karena Reflek telah membentak Karina istrinya.
"Maafkan Aku sayang, Bukan maksud ku membentak kamu" Gumam Adrian.
* * *
Adrian & Karina kini Tiba di gedung tempat pesta pernikahan Rama & Aquila.
Aksi saling mendiamkan pun terus berlanjut.
Saat Adrian berusaha Menggandeng tangan Istrinya, Tiba tiba saja suara yang sangat Familiar memanggil Namanya & Adrian pun menoleh ke sumber suara itu.
"Adrian,....." Teriak Sherly dari kejauhan & Memeluk Adrian.
Sementara Karina menatap Nanar,Mata nya tertuju pada keberadaan Sherly & Adrian yang kini sedang berpelukan. Wajahnya memerah hatinya sangat kecewa pada Adrian karena diam saja dipeluk oleh mantan pacarnya.
"Ekhemmm" Karina berdehem mendekati Adrian & Sherly sambil memegang Gelas berisi air putih.
"Hay sher, Apa kabar?" Tanya Karina sambil menatap Tajam pada Adrian.
Sementara Sherly sangat gugup dibuat salah tingkah oleh Karina, Karena kedatangan yang secara tiba-tiba." Tenang Sherly ,kamu harus bersikap biasa saja," gumam Sherly sambil menarik nafas dalam-dalam.
"o hey Rin, Kabarku baik. Kabar kamu gimana? Tanya Sherly,iya berusaha membuang Rasa gugupnya.
"Kabar aku , kebetulan baik-baik saja Sher. Ayo kita duduk ke sebelah sana" Ajak Karina pada sherly.
"Eh iya ayo, Dri gw pinjem istri lho ya" ucap Sherly Yang berusaha bersikap baik.
"Ya silahkan" ucap Adrian Datar.
Kemudian Adrian pun bergabung dengan teman-teman Masa kuliahnya, karena pernikahan Rama dan Quilla terlihat seperti ajang Reonian Karena Hampir semua tamu adalah Alumni Kampus mereka.
"Hai Dri apa kabar" ucap salah satu teman Adrian Yang bernama DEVANO.
"aduh sohib gw, Apa kabar Brother" sapa Adrian terhadap DEVANO, Namun matanya terus tertuju pada wanita cantik yang kini telah menjadi istrinya.
"Gimana kelanjutan hubungan lho dengan Sherly" sontak saja Adrian terkejut, setelah mendengar perkataan Yang dilontarkan oleh DEVANO.
"Gimana apa nya, gw sama dia sudah berakhir. Kalau lho mau silahkan Ambil saja" kekeh Adrian dengan Datar.
"Gw mau sama istri lho, lepaskan dia untuk ku Dri. lagian lho gak cinta kan sama dia" Ucap DEVANO dengan serius.
"Plakkk" satu bogem mentah menghantam pipi seorang DEVANO. sohib sekaligus saingan nya dalam mengejar cinta Sherlly pada masanya.
"Gw ingetin sekali lagi, Jangan pernah berani menyentuh Apapun itu yang sudah jadi milikku" Wajah Adrian terlihat Dingin menatap Tajam pada DEVANO.
"santai Bro, Bukan nya lho gak cinta kan sama istri lho." seringai DEVANO. dan Terdengar keributan hingga Memancing perhatian setiap tamu undangan yang datang.
Karina segera menghampiri untuk melerai perkelahian Adrian & DEVANO."Adrian cukup ! Jangan buat keributan disini kasihan Rama sama Quilla" Karina sambil menarik lengan suaminya.
sementara Adrian emosinya terus meledak & kembali beralih Meraih Dagu DEVANO" Kalau bukan karena istriku yang melerai, sudah Habis lho" tegas Adrian sambil merekatkan giginya & berlalu pergi.
"Sudah Adrian " Ucap Karina yang terlihat khawatir Akan kemarahan suaminya.
"Iya sayang, Maafkan aku ya." Adrian memohon.
"Maaf untuk apa...!" timpal Karina.
"Maaf untuk hal Yang tadi pagi ya" seru Adrian.
"Aku sudah memaafkan, kamu sayang. lagian itu semua salah ku" Balas Karina sambil menyesap Darah dari bibir Adrian memakai tisu.
"Awww" pelan-pelan dong sayang"
"ini juga sudah pelan-pelan. lagian kamu kenapa sih Sampe berantem kaya tadi. kaya anak kecil aja kamu ini"
Sherly terlihat cemburu Dari Raut wajahnya yang tidak suka karena Adrian dengan Karina semakin mesra.
"Kalau saja aku tidak sedang berpura-pura, sudah aku labrak dia." gumam Sherly.
Kemudian DEVANO menghampiri Sherly"Kamu Yakin akan berdiam seperti ini terus, sementara Karina semakin menempel pada Adrian" ucap DEVANO Yang semakin memanas-manasi Sherly.
"Diam kamu, Aku gak butuh omong kosong dari mulutmu" umpat Sherly Terhadap DEVANO sambil berjalan menatap Nanar pada Adrian yang sedang di obati Karina.
* * *
Sementara Rama & Aquila yang kini sedang duduk di kursi pelaminan. mereka berdua saling melempar senyum satu sama lain. pada semua tamu undangan.
"Lihat tuh Adrian dan Karina, mereka semakin mesra ya Ram" celoteh Aquila pada Rama yang kini menyandang gelar pak suami.
"Iya... Kaya kita Sekarang ini, Mesra banget. Gak nyangka yah kita juga bisa sampai seperti ini, Apalagi nanti malam kan" Kekeh Rama sambil membayangkan ,kelucuan Yang akan terjadi di malam pertama.
"Malam apa hayo, Kamu ih. mulai mesum ya sekarang"
"Ya gak papa dong kan mesum nya sama kamu" sahut Rama Yang terdengar candaannya oleh kedua orang tuanya.
"Ekhemmm" Ryan eks ayahnya Rama terbatuk mendengar Anak dan menantunya, membahas malam pertama.
sementara Wajah quila memerah menahan malu,karena obrolan konyolnya Terdengar oleh Ayah mertuanya, Dia hanya bisa menelan salivanya.
"Rama jangan ngomongin itu terus, Aku malu tuh papa denger kita" ucap Quilla dengan Nada pelan.
Tak berapa lama Icha & ayu pun datang bersama, Mereka terlihat akur namun pada dasarnya, mereka saling bersitegang.
"Ayu sangat marah ketika melihat sosok Sherly, Begitu juga dengan Icha Seakan iya ingin muntah Melihat wajah Sherly.
"Ternyata Kamu datang juga kesini" Bisik Icha pada Sherly sambil berjalan pelan.
Namun bukan Sherly namanya kalau tidak pandai bersandiwara,Dia tetap berpura-pura baik kepada Icha" Tante ngomong apa sih, Aku sudah berubah kok. Aku sangat seneng melihat Tante ada disini . timpal Sherly dengan seramah mungkin.
"Tapi saya tidak senang melihat kamu disini Dasar ular" Ucap Icha geram.
"Tante beneran aku ini sangat mendukung loh, Adrian dan karina, terlihat mesra seperti ini" Balas Sherly sambil menahan Emosinya.
Kemudian ayu pun menghampiri Sherly,Yang sedang menuangkan Just ke gelas dan menaburkan sejenis serbuk entah Racun atau apa.
To be a Continue...
💕💕💕💕💕💕
🌹🌹💐💐💕💕