JANGAN DIBACA!!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shanum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kisah Nyata 34
STOP PLAGIAT, HARGAI KERJA KERAS SAYA JUGA KELUARGA SAYA SELAKU PEMILIK KISAH.
Setelah puas mencoba semua wahana, Aulia dan Rena memilih untuk duduk sebentar sembari menunggu tidak terlalu terik agar Aulia dan Dimas bisa berenang.
"Capek?" tanya Dimas yang baru kembali membeli air mineral untuknya, Rena dan Auli.
"Lumayan mas pegel kaki Aku," jawab Rena sambil memijat kakinya.
"Nanti di rumah Aku pijat ya?" tawar Dimas menyeringai dengan genitnya.
"Hmm kode ya, Mas?" balas Rena bertanya, memahami arti senyuman suaminya.
Mendengar perkataan Rena, Dimas hanya tersenyum sambil menaikkan kedua bahu lalu duduk di samping Aulia.
"Papi," panggil Auli manja.
"Hmm," jawab Dimas sambil meminum air mineral di botol.
"Auli mau es krim," Rengek Aulia menarik lengan baju papinya.
"Cuacanya panas Auli, engga boleh!" tekan Dimas melarang putrinya yang langsung memasang wajah sebal dengan melipat tangan di depan dada.
"Engga apa, Mas. Aku juga mau," seru Rena tersenyum manja membuat Dimas terbelalak heran menatap istrinya sendiri.
"Haduh, mami sama anak sama aja!" gerutu Dimas pelan.
"Lolipop juga?" tanya Dimas menggoda istrinya.
"Mau, Papi!" jawab Rena dan Auli bersamaan membuat Dimas semakin heran dan menarik napas dalam menggelengkan kepalanya lalu beranjak dari duduk untuk membeli es krim,
Rena menatap suaminya dengan ekspresi heran pun tersenyum dan menaikkan bahu, lalu mengangkat tangan dan ber high five bersama putrinya. Marasa senang juga puas karena Dimas mau menuruti keinginan mereka berdua membeli es krim.
Setelah beberapa menit pergi, Dimas kembali menghampiri Rena dan Auli dan memberikan es krim yang ia bawa untuk mereka.
"Terima kasih, Papi.." seru Aulia langsung membuka es krim sudah diraih dari tangan papinya..
"Terima kasih ya, Mas." Timpal Rena yang dengan cepat membuka es krim di tangannya dan langsung memakan dengan menjilat sedikit demi sedikit.
"Jangan gitu dong, ngilu lihatnya!" protes Dimas melihat Rena menjilat es krim tampak menikmati.
"Pikiran mas yang kotor," ucap Rena berhenti menjilat es krim dan memakannya langsung dengan mulut..
Dimas menatap Rena yang asik menikmati es krim tersenyum geli karena tingkah Rena benar benar mirip dengan Auli,a begitu juga ekspresi mereka ketika memakan es krim. Mungkin jika orang tidak mengetahui akan mengira jika Rena adalah kakak Aulia dengan tingkah dan pakaian yang sama.
Menyadari tatapan Dimas yang berdiri di hadapannya menutupi sinar matahari agar tak mengenai dirinya juga Aulia, Rena mulai bertanya pada suami yang rela punggung ya terkena panas demi membuat teduh dirinya juga sang putri tercinta.
"Mas mau?" tanya Rena dengan menyodorkan es krim di tangannya ke arah Dimas.
"Mau!" jawab Dimas cepat, membungkukkan tubuhnya mengarah ke Rena dengan tangan kanan menutup mata Aulia, lalu mengecup bibir istrinya singkat membuat perempuan duduk di kursi itu sangat terkejut diiringi protes bocah kecil disamping mencoba melepaskan telapak tangan papinya.
"Papi, gelap!" protes Aulia melepas paksa tangan Dimas.
Anak kecil, protes mulu kamu nih!" kata Dimas mencubit pipi Aulia dan mulai berdiri menatap istri masih saja memasang wajah terkejut tegang.
"Ren, napas!" goda Dimas melihat istrinya seperti seseorang menahan napas karena terkejut.
Rena yang tersadar langsung memukul pelan perut suami di hadapannya, namun malah ersenyum lebar seraya menatap dirinya.
"Mas, genit banget sih kamu?! banyak orang juga!" protes Rena yang membuat Dimas membungkukkan tubuhnya kembali dan berbisik di telinga istrinya.
"Lebih manis kaya gitu sayang," ucap Dimas lembut, membuat Rena langsung mengusap telinganya geli karena napas sengaja ia arahkan di telinga oleh suaminya.
"Kamu tuh, Mas!" protes Rena dengan wajah merah padam, tampak gemas Dimas melihatnya.
Msh puyeng dg Ceritanya dan tingkah Mc nya
Yg ada makan ATI.. Ujung2nya anakmu yg jd korban..
Baper bngt aq thor