NovelToon NovelToon
Menjadi Selingkuhan Istriku

Menjadi Selingkuhan Istriku

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:406.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: KOHAPU

Perselingkuhan? Itulah yang dilakukan Liora, perselingkuhan yang tidak sengaja dilakukannya kala dipaksa meminum minuman keras. Seorang pemuda rupawan yang merenggut kesuciannya. Kesucian yang seharusnya dijaga untuk suaminya. Walaupun dirinya menikah hanya karena hutang budi.

Suami yang cacat, buruk rupa akibat kebakaran. Sang suami yang telah pergi meninggalkannya ke luar negeri untuk urusan bisnis, selama lima tahun.

Dirinya menangis terisak, merutuki kebodohannya yang menikmati malam dengan pria lain. Pemuda yang mengulurkan tangannya, tiba-tiba memeluknya dari belakang.

"Terimakasih," ucap sang pemuda, mengecup punggungnya. Namun wanita itu hanya menangis.

"Apa yang harus aku katakan pada suamiku saat dia pulang nanti?! Aku sudah memiliki suami! Dasar sialan!" umpatnya memukul sang pemuda.

Sang pemuda mengenyitkan keningnya, ini juga yang pertama baginya. Namun, meniduri istri sendiri memang terasa menyenangkan.

"Rahasiakan dari suamimu, jadikan aku simpananmu,"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ibu

Air shower membasahi tubuhnya. Wajahnya tersenyum, kejadian kemarin malam masih benar-benar diingatnya. Setiap detik, setiap detailnya, kala Liora mencengkeram erat kain sprei. Berciuman dengan tubuh yang menyatu sempurna.

"Aku sudah gila!" gumamnya mengacak-acak rambutnya sendiri.

Gila kerja? Mungkin itulah yang membuat dirinya terbuai melupakan segalanya. Melupakan tujuan awalnya ingin membahagiakan istrinya. Namun, kala dirinya menyadari segalanya untuk kembali, anak pingitan kepala desa itu kini telah diintai beberapa pria.

Warga negara asing yang wajahnya mirip dengan Louis, serta seseorang bernama Lim. Apa hati istrinya telah berubah? Sudah lima tahun dirinya pergi. Entahlah, tapi sekarang semuanya akan berubah, waktu penuh hanya untuk istrinya.

Pintu mulai terbuka, hanya memakai sehelai handuk yang menutupi bagian pinggang hingga lututnya. Liora menatapnya intens seperti ada yang salah.

Wanita yang berjalan mendekatinya perlahan."Ada tahi lalat di dekat luka bakar punggung Arga, dan satu lagi di pinggangnya," batinnya.

Tubuh Kira diamatinya, mungkin tahi lalat di punggung dapat menghilang karena terlalu dekat dengan luka bakar. Tapi di pinggang.

"Kamu sedang apa? Kamu ingin?" Kira mengenyitkan keningnya, mengedipkan sebelah matanya menggoda.

"Tidak!" ucap Liora cepat beringsut menjauh.

Hingga pemuda itu membuka handuk tanpa canggung sedikitpun. Hanya boxer yang menutupi tubuhnya saat ini. Tidak dapat melihat pinggangnya? Rasa penasaran Liora semakin menjadi-jadi.

"Kira, kamu bilang berjualan produk kesehatan?" tanyanya.

Kira mengangguk membenarkan."Aku menjual sandal, gelang dan kalung kesehatan. Berkeliling dari satu tempat ke tempat lainnya. Kenapa kamu mau beli?"

"Bagaimana kamu punya uang untuk membayar kamar hotel? Kenapa kita bisa ada disana dan melakukannya?" tanyanya hanya mengingat sepotong tentang kejadian tersebut.

Kira mengepalkan tangannya, berusaha tersenyum. Bagaimana cara dirinya harus menjawab?

"Aku sedang mabuk, atasanku merayakan ulang tahunku. Tiba-tiba kamu datang mengatakan aku adalah suamimu. Aku yang mabuk juga mengatakan kamu pacarku. Jadi atasanku membayarkan kamar hotel sebagai hadiah ulang tahun," dustanya, mengenakan pakaian yang disediakan pelayan.

"Kenapa?" tanya Kira lagi.

"Tidak apa-apa hanya saja kebetulan yang terlalu banyak, dan suara yang mirip. Apa kamu Arga?" tanya Liora untuk yang kesekian kalinya.

"Sudah aku bilang, aku bukan Arga," Kira berusaha tersenyum.

"Baguslah, jika kamu bukan Arga. Karena jika kamu si dangkal, aku akan menamparmu, menendang tulang keringmu, terakhir menyeretmu ke pengadilan." Senyuman terlihat dari bibir Liora, menunggu reaksi pemuda di hadapannya.

Pemuda yang merasa ngilu di tulang keringnya, kebas di pipinya, bahkan dapat membayangkan hakim mengetuk palu pertanda semua sudah berakhir. Berusaha tersenyum? Hanya itulah yang dapat dilakukannya.

"Aku benar-benar Kira, mungkin kamu terlalu banyak berimajinasi karena merindukan suamimu," jawabnya berusaha tenang.

"Aku tidak merindukannya. Aku membencinya, tidak mempercayaiku padahal aku istrinya. Menyuruhku menunggunya tanpa kepastian, dia bahkan memberikan buku tabungan dan kartu ATM padaku. Aku sudah menyindirnya sebelum berangkat mengatakan aku tidak bekerja tapi digaji. Dia tidak mengerti sama sekali, apa dia manusia? Dia bahkan tidak tergoda saat aku sentuh! Apa aku kurang cantik? Aku tau dia menjalani operasi untuk menggoda para wanita di luar negeri. Sudah menemukan yang lebih cantik dari istrinya, makanya malas pulang hanya untuk mengurus perceraian!" Komat-kamit bebek itu mengomel mencurahkan semua isi hatinya.

"Bukan begitu, mungkin saja---" Kata-kata, Kira yang ingin membela dirinya disela.

"Mungkin apa? Suami temanku di kampung yang berangkat menjadi TKI di Jepang sudah pulang 2 tahun lalu. Meskipun hanya menjadi buruh pemetik semangka dan melon di Jepang. Tapi dia ingat untuk menyisihkan uang untuk pulang. Sedangkan suamiku, jangankan membeli tiket, perusahaan penerbangan saja bisa dibeli olehnya. Tapi tidak ingat pulang menjenguk istrinya. Tau begitu untuk apa menikah dan kabur dari rumah tinggal bersamaku di ruko. Dengan tegas mengatakan akan menikahiku. Tapi pada akhirnya hanya mengikatku dengan status tidak jelas di KTP." Benar-benar bebek, jika sudah mulai bersuara akan sulit menghentikannya.

Kira terdiam masih berusaha keras tersenyum, akhirnya dirinya mengerti tentang sindiran istrinya sebelum keberangkatannya. Bagaimana jika ditinggalkan 5 tahun tanpa kepercayaan? Hati manusia mirip dengan bisnis? Itu tidak terlihat lagi hari ini. Mulut itu terus mengomel.

Berbeda dengan lima tahun yang lalu, Liora berusaha keras untuk menggodanya melakukan malam pertama mereka. Kala memasuki kamar pengantin? Di kolam renang? Namun dirinya menahan diri hanya untuk membuktikan kesetiaan istrinya.

"Tidur!" Kira yang telah berpakaian lengkap, menarik Liora. Membuat wanita itu berbaring kemudian memeluknya.

"Aku tidak mau, tidur---" Liora hendak bangkit, namun Kira menahannya.

"Tidur! Dasar cerewet!" geramnya penuh rasa bersalah. Menghukum istrinya sendiri atas kesalahan yang dilakukan Lisa.

Hingga Kira terlelap Liora sama sekali tidak tidur. Perlahan menyingkirkan lengan Kira yang menahan pergerakannya.

Celana pendek karet yang dipakai pemuda itu diturunkan olehnya. Terakhir menelan ludahnya berkali-kali kala harus menurunkan sedikit bagian dari boxer tersebut.

"Aku sudah pernah melihatnya, aku sudah pernah melihatnya..." gumamnya menyakinkan dirinya sendiri.

Dan benar saja Liora menghela napas berkali-kali, bukan karena melihat benda yang menerobos keperawanannya. Namun, menatap tahilalat yang ada di pinggang Kira.

"Br*ngsek!" gumamnya menatap ke arah suaminya yang tidur dengan tenang, tersenyum-senyum sendiri. Entah apa yang dimimpikannya.

*

Intan menyipitkan matanya menatap ke arah leher menantunya yang putih bersih tanpa noda. Seperti iklan sabun cuci piring yang selalu dibelinya.

"Kamu gagal?" tanya Intan hanya dengan menggerakkan bibirnya, tanpa mengeluarkan suara.

Putranya hanya tertunduk, menghela napas berkali-kali bagaikan orang sembelit.

"Aku hanya menginap sehari saja, Louis akan merindukanku jadi---" Kata-kata Liora terhenti.

Mata semua orang teralih pada seorang pengawal yang menunduk memberi hormat."Tuan, ada tamu," ucapnya berlari dengan napas terengah-engah.

Suara beberapa mobil terdengar. Kairan, Intan, Kira dan Liora segera beranjak bangkit. Berjalan menuju ruang tamu.

Seorang pria memasuki pintu utama, memakai kacamata hitam. Diikuti beberapa pengawal, dengan tubuh tegap earphone terpasang di telinga mereka. Tubuh pria itu tertutup kemeja yang digulung sesiku, seorang anak berada dalam gendongannya. Anak dengan mata memerah bagaikan usai menangis.

"Ibu!" teriaknya turun dari gendongan David. Memeluk tubuh Liora erat.

"Louis sayang, kenapa menangis? Anak laki-laki tidak boleh menangis." Ucapnya menghapus air mata putranya.

"Ibu kenapa tidak pulang? Ada kakak-kakak yang mengatakan dia adalah pengasuh. Tapi paman David sudah mengusirnya," ucapnya polos, kembali mendekap tubuh ibunya.

Hal yang sebenarnya terjadi? Pengasuh yang dikirimkan Kairan tengah terbaring di rumah sakit setelah dicekik dan dilempar ke jalanan oleh David.

Sedangkan Winata mengantar sang pengasuh di rumah sakit. Pria paruh baya yang menghela napas berkali-kali, menatap kelakuan tetangganya yang tersenyum mengatakan akan mengantar Louis pada Liora.

Membiarkan putranya dijaga pengasuh? Jangan mimpi segalanya yang terbaik harus dimiliki putranya, termasuk kasih sayang seorang ibu.

"Liora, ayo pulang!" ucapnya.

Namun Kira menghentikannya."Louis bisa tinggal disini dengan kami."

1
Hani Ekawati
Dari awal baca novel ini banyak bengek bikin ketawa 🤣🤣🤣
Hani Ekawati
Calon mantu mu masih polos Bu, belum tau jagung saos mayonaise🤭
Hani Ekawati
😂😂😂😂😂😂😂😂
Hani Ekawati
Wkwkwkwkwk....ampun bikin bengek 🤣🤣🤣
DG s
🤣🤣🤣🤣
DG s
seru dan lucu
Dewiazizah
mantab thorrr🤩🤩🤩
mimief
❤️❤️❤️❤️
mimief
idiiih....cuman dikasih intipan Luis
ada novel nya lagi ga ?
mimief
perasaan aku udah baca semua karyamu Thor
kyk ini belum deh...ok
otw abis ini
mimief
wah... beneran nyari ribut
mimief
ya elah Thor..
ga ada analogi lagi yg lebih absurd dr ini kah🤣🤣🤦
mimief
terlihat baik baik aja bukan berarti kami baik baik aja😭😭
mimief
ya... mengsugestikan diri sendiri ga pa pa donk
nama cita cita 🤣
kan ga semua bisa terwujud
mimief
bayangin..gimana muka julid nya dia🤣🤣
mimief
lah...katanya mafia
senior di kalangan bawah
baru diajak main gituan ,tepar
cemeeen🤣🤣🤣
mimief
ya...ya
🤣🤣🤣
mimief
fix ini..jodohlah mereka
mimief
wkwkkw
salah tangkep
ga enak amet nasibnya juan
mimief
inilah..yg namanya pelakor ngimpi mau naik kasta
jadi ceritanya mau playing victim
eh.... ternyata oh ternyata
ga semua impian jadi nyata bukan?
namanya cita cita🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!