Amyra wanita muda berusia 21 Tahun, yang terpaksa menikah dengan seorang pria bernama Denny. setelah setahun pernikahan, tak ada kebahagiaan yang didadapatknya.
Suaminya sibuk membahagiakan pelakor, sedangkan Ia harus menanggung derita. ikuti kelanjutan kisahnya ya.
Mampukan ia bertahan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Harapan Yang Tersia
Kini usia Najma sudah memasuki 1 tahun. Ia sudah bisa diajak untuk berkerja. Amyra membawa banyak mainan dan perlengkapan untuk baby Najma di laundry, agar Ia tidak bosan.
Hari ini begitu banyak jasa laundry yang harus dikerjakan oleh Amyra dan Timnya. Amyra melakukan semuanya untuk masa depan Najma dan sebuah impian untuk membelikan kado istimewah untuk hari ulang tahun Denny yang belum kesampaian.
Najma tidak begitu rewel. Terkadang Ana juga membantu menjaganya, sehingga membuat Najma merasa betah ikut ibunya bekerja.
Entah apa yang membuat Denny tidak melarang Amyra untuk tetap bekerja. Mungkin Ia merasa jika Amyra tetap bekerja, maka tidak akan merepotkannya dalam hal financial.
Esok adalah hari ulang tahun Denny. Amyra berencana akan pergi ke Mall untuk membelikan kado impiannya. Setelah menyelesaikan semua pekerjaannya, Amyra dan karyawan lainnya hendak pulang kerumah.
Amyra menutup pintu Toko. Ia menggendong Amyra dibagian depan. Ia memesan taksi online untuk sampai ke Mall.
Najma masih terlihat anteng, tanpa rewel sedikitpun. Sesampainya di Mall, Amyra
menuju toko tempat Ia melihat sesuatu yang diimpikannya. Sebuah arloji yang sangat mewah. Ia merasa jika Denny mengenakannya, maka akan terlihat sangat tampan.
Entahlah.. Mungkin Denny terlihat abai padanya. Namun Ia juga suaminya. Maka Amyra telah menjatuhkan cinta dan kesetiaan pada Denny.
Amyra memasuki Mall dengan perasaan yang sangat berdebar. Ia berharap jika kado yang diberikan olehnya dapat memberikan harapan terhadap hubungan mereka yang terlalu kaku dan dingin.
Amyra telah berada didepan sebuah toko arloji. Ia melihat-lihat model arloji yang pernah dilihatnya waktu itu. Setelah memutuskan untuk membeli salah satunya, Amyra bertanya akan harga arloji tersebut kepada pelayan toko.
"berapa harga arloji yang ini kak..?" tanya Amyra penuh debaran.
"kalau merk yang ini harganya paling termurah kakak, sekisaran 8 jutaan. Tapi kalau mau yang biasa saja juga ada, harga dibawah 50 ribu juga ada.." pelayan toko menjelaskan.
namum hati Amyra sudah jatuh pada arloji tersebut. Saya mau yang ini saja kak.. Apakah tidak kurang harganya? Atau diskon gitu? Saya mau buat kado untuk ulang tahun suami saya besok." ungkap Amyra berharap.
Pelayan toko tersenyum. Lalu Ia menatap ramah. " bentar ya kak.. Kita tanyakan si Bos dulu." ucap pelayan toko, sembari menelefon Bosnya.
Setelah beberapa menit berbicara, akhirnya Pelayan toko itu menyudahi pembicaraanya. "kak..kata si Bos cuma bisa turun dikit saja. Karena ini juga terbatas barangnya." ungkap pelayan toko.
Amyra berfikir sejenak. Ia sangat menginginkan arloji itu. "berapa kurangnya.?" tanya Amyra penasaran.
"sekitar 200 ribu saja kak. Jika kakak berminat, maka akan kami buatkan notanya." Pelayan toko itu tersenyum ramah.
"baiklah.. Buatkan notanya." ucap Amyra meyakini keinginannya.
Pelayan toko itu membuatkan nota pembeliannya, lalu menyerahkan kotak arloji tersebut.
Amyra mengekuarkan isi dompetnya, lalu menghitung jumlah uang untuk membayar arloji itu. Amyra telah menghabiskan sebagian tabungannya. Namun Ia tak merasa menyesalinya.
Setelah membayarnya, Amyra keluar dari toko dan menenteng paperbag dari toko tersebut.
Perasaannya sangat senang sekali hari ini, karena impiannya membeli arloji itu terwujud sudah. Sebelumnya Ia telah menunggu cukup lama, dan sudah terlewat setahun yang lalu.
Amyra menarik nafasnya dengan berat, lalu menghelanya. Ia berjalan seakan dunianya penuh bunga dan pelangi. Namun semuanya hanya sesaat. Saat Ia mendengar suara seorang laki-laki yang sangat Ia kenal, sedang berbicara kepada seorang SPG.
Amyra menjadi penasaran, dimana Ia melihat seorang Pria yang mirip dengan Hanif bersama seorang wanita yang memiliki lekuk tubuh aduhai sedang membeli sebuah mobil sport mewah yang dipajangkan didalam Mall tersebut. Mobil itu diberi pita yang cantik. Semua orang bertepuk tangan atas peristiwa itu. Dimana sang Pria memberikannya senagai hadiah ulang tahun kepada wanita itu.
Amyra yang penasaran, mencoba ikut dalam acara tersebut. Ia menyeruak diantara kerumunan pengunjung Mall.
saat melihat apa yang ada dihadapannya, Amyra merasakan tak percaya. Ia terperangah dengan hati hancur bagaikan serpihan-serpihan yang tak terperih. Dimana didepan matanya, Amyra melihat Denny menghadiahkan mobil mewah kepada Seorang wanita selingkuhannya sebagai hadiah ulang tahun si wanita.
Amyra mengatupkan kedua tangannya tepat mulutnya. air mata jatuh membasahi pipinya. Bibirnya bergetar menahan sakit.
Sesat kemudian, Najma berseru kepada Denny. "Papaa.." suara Baby Najma seketika mengalihkan perhatian pengunjung yang hadir. Mereka menatap Baby Najma yang berseru dan kegirangan, dengan berlonjak-lonjak dalam gendongan Amyra karena ingin meminta digendong oleh papanya.
Suasana yang tadinya bahagia dan penuh takjub, kini berubah hening. Panggilan Najma dan tetesan air mata Amyra, sudah dapat menjawab semuanya. Para pengunjung yang sebagian emak-emak langsung menyorakin pasangan itu.
"huuuuh..ternyata pelakor." teriak mereka yang ditujukan kepada Rania. lalu mereka membubarkan diri.
Denny menatap gugup kepada Amyra. Entah perasaan apa yang membuatnya begitu gugup. Bukankah selama ini Ia melakukannya dengan cara aman.
Namun hari ini Ia merasa sial, karena sudah tertangkap basah. Meskipun tidak mencintai Amyra, namun Ia juga tidak ingin menceraikannya.
Karena baginya selama ini Amyra sudah menjadi istri yang baik. Namun Ia juga tak bisa melepaskan Rania begitu saja. Denny berada pada titik dilema.
Amyra beranjak pergi meninggalkan Mall. Kini hatinya benar-benar sakit. Selama ini, sikap cuek Denny padanya masih dapat Ia tolerir, namun perselingkuhannya dan bermain api dibelakangnya membuatnya merasa terpukul dan menyisakan goresan luka yang begitu mendalam.
-------*****------
Amyra telah sampai diapertemen. Ia bergegas masuk dan mengemasi semua barang-barang miliknya. Ia meninggalkan kotak arloji diatas ranjang.
dengan ucapan 'happy birthday my Honey. Terimakasih sudah memberikan luka dihati ini. Kini aku menyadari, jika tak pernah ada aku dihatimu'
'Good bye'
Amyra telah selesai mengemasi barangnya. Ia telah meminta taksi online yang mengantarnya tadi untuk menunggu. Sopir itu membantu Amyra membawa semua barang-barangnya.
Saat akan melangkah pergi, Ia melihat sebuah kaos oblong milik Denny yang belum sempat dilaundrynya. Ia menyambarnya dan memasukkannya kedalam tas sandangnya.
itu semua untuk berjaga-jaga jika nanti Najma rewel karena rindu pada ayahnya.
Lalu Ia pergi meninggalkan Apertemen, dengan membawa sejuta luka yang sangat mendalam.
Amyra mematikan ponselnya. Ia tidak lagi ingin mengingat semua hal tentang Denny. Hatinya kini sudah rapuh. Hanya sisa air mata yang terus mengalir membasahi kedua pipinya.
Najma yang kini terlelap didalam dekapan ibunya, sedang bermimpi indah tentang keluarganya.
"kita kemana Mbak..?" tanya pengemudi Taksi tersebut.
"kekampung nenek saya, dikota daerah B. Dan buruan ya pak.." ucap Amyra kepada pengemudi itu.
Amyra masih meratapi nasibnya. Namun Najma adalah kekuatan baginya. Ia harus tetap hidup, demi untuk sang buah hatinya. Ada sejuta harapan yang disematkan kepada gadis kecil yang kini terlelap didekapnnya.
"kita kerumah nenek buyutmu sayang, disana masih ada orang yang siap memberikan kasih sayangnya untuk kita." Amyra mengecup ujung kepala Najma, dengan sebuah harapan besar.
gadis kecil itu tersenyum dalam tidurnya. Ia seperti ikut merasakan apa yang kini dirasakan oleh ibunya. Ia ingin menjadi pelipur lara bagi ibunya.
Denny bkal menyesal telah bgitu dlm mnyakiti hatimu myra.
Dia nya polos bngt lg😭😭, inget tuan kmu bkal nyesel nyia-nyiain belian sperti Amyra, mungkin disaat Amyra pergi meninggalkanmu kmu baru sadar klo kmu mulai menyukai nya.
Mau liat seberapa kuat Amyra bertahan ya.
Amyra kasiannn bngt ya, iya sih nikah paksa krena bls budi, tp gak gitu juga kli kasih uang 100 rb buat seminggu mn cukup tuan pelit. 😭😢
happy ending
jangan nguntip², nanti ketauan, jd + runyam
jangan² mai n myra melahirkan barengan dan di rumah sakit yg sama
dan juga bantu zain n mai, thor