NovelToon NovelToon
RUMAH PENGGERGAJIAN

RUMAH PENGGERGAJIAN

Status: tamat
Genre:Misteri / Horor / Eksplorasi-misteri dan gaib / Rumahhantu / Roh Supernatural / Mata Batin / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Mbak Bashi

Novel ini sebuah novel kisah nyata tentang petugas yang bekerja di sebuah sawmill atau penggergajian kayu pada kisaran tahun 1997an yang letaknya di tengah hutan di daerah jawa timur

Dimana rumah tinggal petugas itu ternyata menyimpan misteri yang menakutkan, tetapi karena dia membutuhkan uang untuk biaya nikah sehingga dia tidak gentar meskipun menghadapi berbagai gangguan disana.

Kisah yang cukup mengerikan ini dikisahkan sendiri oleh mantan petugas itu kepada penulis yang merupakan masih saudara jauhnya.

Tidak ada jalan keluar, tidak ada solusi selain menghadapi gangguan yang hampir tiap malam selalu mendatanginya. Tidak ada penyelesaian selain keluar dari tempat itu.

Tetapi ada sesuatu yang membuat petugas itu enggan keluar dari sana, dan memilih bertahan disana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mbak Bashi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. UNTUNG AKU MASIH HIDUP

“A..ada apa ya pak, saya hanya numpang tidur hingga subuh saja pak” aku terbangun dengan kaget sambil mengucek ucek mataku

“Namamu siapa nak, ayo pergi dari sini nak, ikut saya sekarang juga nak” kata salah satu bapak-bapak yang berbicara kepadaku

“Eh maaf pak, kalau saya berbuat salah pak, eh saya akan pergi dari sini kalau memang tidak boleh tidur disini pak. Tapi tadi malam saya sudah izin dengan penjaga malam nya pak”

“Astagfirullahaladzim…kamu bicara dengan laki-laki yang memakai sarung diselempangkan di bahu?, ya udah nak, sekarang ikut kami dulu ke masjid sana”

“Nanti akan saya ceritakan apa yang sedang terjadi dengan kamu nak. Ini sudah hampir masuk waktu subuh, lebih baik ikut kami dulu ke masjid nak”

Aku terus terang masih bingung apa yang sedang dibicarakan oleh bapak-bapak ini. Kalau memang tidak boleh menginap disini ya sudah ndak papa.

Memang disini keadaanya gelap, tapi masak sih dengan adanya aku disini mengganggu penjaga pos ini?

Kurapikan pakaian ku, kemudian aku turun dari tempat tempat yang menyerupai meja yang panjang, tapi ketika aku sedang bergerak tiba-tiba aku menyenggol sesuatu.

“Aduhh apa ini, kok ada orang naruh barang disini pak, tadi ndak ada lho pak”

Setelah kusentuh benda yang ada di sebelahku ternyata benda itu terbuat dari besi licin dan berwarna keperak perakan, panjang benda itu sepanjang tempatku tidur.

Kupegang sekilas benda itu mirip dengan tandu, aku ndak habis pikir, kenapa ada orang yang dengan sengaja manaruh tandu disini ketika aku sedang tidur.

“Ayo nak, kita pergi dari sini secepatnya, dan jangan pernah kesini lagi ya nak”

“Eh sebentar pak, saya hidupkan motor saya dulu pak”

“Jangan…..jangan hidupkan motor disini nak, nanti saja kalau agak jauh baru hidupkan motornya”

“Lebih baik dituntun dulu saja motornya nak, dan jangan lupa untuk beristighfar selama perjalanan keluar dari sini.

Sebenarnya ada apa, kenapa bapak-bapak berpakaian pakaian koko dan bersarung ini selalu berkata yang aneh, seolah olah mereka berdua mengusirku dari pos kamling tadi.

Setelah beberapa belas meter jalan, dan setelah mulai terlihat lampu jalan yang ada di sekitar rumah desa, dan mulai  terlihat beberapa orang berpakaian rapi menuju ke masjid.

“Namamu siapa nak, dan kamu berasal dari mana”

“Nama saya Agus pak, saya  tinggal di rumah penggergajian tengah hutan”

sebuah pertanyaan mudah tetapi sulit untuk menjawabnya karena aku disini akibat kemalaman dari rumah Tina

“Saya kebetulan kemalaman setelah dari desa seberang sungai pak, eh kemudian saya tidak berani pulang ke rumah, jadi saya menginap di pos satpam itu”

“Tadi saya sudah  minta izin dengan yang jaga kok pak”

Aku terpaksa berbohong demi keselamatanku dan demi Tina juga agar tidak selalu dicap sebagai perempuan yang suka memasukan laki-laki ke dalam rumahnya.

“Oh  begitu. coba nak Agus perhatikan lagi dengan menyalakan motor dan arahkan lampu motor ke sana” kata laki-laki yang terlihat tua

Aku starter motor tua ini dan kemudian aku sorotkan lampu motor ke arah tadi  aku menginap.

Sebuah pemakaman umum yang gelap terlihat dari tempatku berdiri. aku terpaku di tempatku berdiri. kenapa aku dari pemakaman umum itu.

“Eh pak, eh tadi berarti saya tidur di pos penjagaan pemakaman umum?”

Aku berusaha membuat logika bahwa aku memang tadi ada di pos penjagaan

“Tidak nak Agus, kamu tadi tidur di meja untuk memandikan jenazah, dan sebelahmu adalah keranda jenazah yang ada di sebuah tempat yang memang mirip dengan pos penjagaan”

“Untungnya kami tadi lihat motor ini terparkir disitu nak, jadi kami yakin kalau ada orang asing yang sedang tidur di sana” kata bapak satunya lagi

Aku hanya bisa diam, jelas aku terperanjat dengan keadaan yang barusan kualami. Kenapa aku bisa ada di tempat penyimpanan keranda mayat dan meja untuk memandikan jenazah.

Lalu yang semalam yang kuajak bicara untuk izin tidur di sana itu siapa?

“Lha terus yang mengijinkan saya untuk tidur disana itu siapa pak, orangnya mirip dengan penjaga malam pak, dengan sarung yang diselempangkan di pundaknya”

“Hehehe itu penjaga disana nak namanya lek Jarwo, konon dia orang dari desa sebelah yang meninggal di situ karena penyakit jantung setelah berjalan kaki dari desa ke sini”

“Ya sudah nak, ayo kita sholat subuh berjamaah, ini sudah waktunya adzan tiba”

“Eh saya akan sholat di rumah saja pak kebetulan tubuh saya masih kotor saya belum ganti baju”

aku mencari alasan yang tepat agar aku bisa ke rumah Tina  sesuai dengan keinginan dia

“Ya sudah nak, hati-hati di jalan ya, dan jangan lupa  untuk berdzikir selama perjalanan nak”

“Inggih pak, monggo pak”

kupacu motorku menuju ke rumah Tina yang agak jauh dari sini, karena memang ini jalur menuju ke kota kecil yang ada di dekat sana

Kulewati jalur yang menuju ke hutan, kemudian kulewati tempat berjualan mas Samsol, setelah itu ada belokan dan ku pelankan laju motor setelah wartel Tina sudah terlihat di depan.

Pagar dia pun ternyata sudah terbuka sedikit, menandakan Tina sudah bangun dan mungkin dia sedang menungguku.

Ketika kumatikan motorku ternyata mbak Tina keluar dari dalam rumah. Dia tersenyum kepadaku.

Aku merasa sebagai seorang suami yang pulang jaga malam dan disambut oleh istri tercinta, Istri tercinta yang sekarang memakai semacam hem yang kedodoran hingga di sebatas paha.

Hem lengan panjang yang mungkin ukurannya kegedean, tetapi kenapa bagian bawahnya tidak memakai apapun, duh gusti cobaan apa lagi ini hihihihi.

“Assalamualaikum suamiku, ayo mandi dulu kemudian kita sholat berjamaah lagi” Tina berkata demikian seolah olah sedang menyambut suaminya

“Waalaikumsalam mbak Tina, iya mbak,  kok malah kebalik salamnya mbak?”

“Iya mbak, saya harus mandi dulu mbak, karena badan saya bau jalan raya heheh”

Aku sengaja tidak mau cerita dulu tentang kejadian dimana aku tidur hingga dibangunkan oleh dua orang yang akan menuju ke masjid

“Ayo masuk, Tina udah siapkan pakaian bersih mas, mungkin ukuranya sama dengan mas Agus, itu pakaian baru mas, dan tidak pernah dipakai oleh suami Tina”

Tina memberikan aku sebuah kemeja lengan panjang yang bagus dan kelihatan mahal karena  masih ada label merk yang belum dilepas.

Dia juga memberiku sebuah celana panjang bekas yang masih bagus, dan semua itu kelihatannya cocok dengan ukuranku.

“Ini cocok kok mbak, saya mandi dulu ya mbak, mbak Tina tunggu saja di ruang tamu”

“Tina itut mas… itut mandi mas…” katanya sambil tersenyum

“Eeeh belum muhrim, ndak boleh mbak Tina hehehe,  bisa bahaya kalau ada di kamar mandi berdua hihihi”

Aku masuk dan langsung menuju ke kamar mandi untuk mandi bersih dan sekalian keramas untuk buang sial setelah semalaman aku tidur di atas meja untuk memandikan jenazah.

Untungnya mbak Tina berbaik Hati menyediakan pakaian baru, jadi pakaian lama bisa kubuang saja.

Ketika aku masuk ke kamar mandi, dan mulai melepas baju, ternyata di tempat untuk menaruh baju itu ada sebuah pakaian dalam mbak Tina yang bekas pakai.

Kelihatannya dia lupa menaruh jeroan itu ke tempat pakaian kotor dan sekarang masih tergantung di dinding kamar mandi.

Bau wangi wangi khas wewangian perempuan berhamburan di hidungku. Seketika kelaki lakianku timbul ketika melihat dan mencium aroma tubuh mbak Tina yang menempel di pakaian dalam itu.

Jeroan berwarna pink itu ndak bau kechut sama sekali , hanya wangi wangi khas yang menggoda imanku saja yang tercium.

Waduh bisa-bisa aku ngochok lagi ini hihihihi, pakaian dalam itu benar-benar menggodaku  untuk melakukan kegiatan ngochok ku hihihi.

Hmmm bau pakaian dalam ini benar-benar nikmat, dan ternyata begini ya bau wangi tubuh mbak Tina itu, duuh benar benar menggoda imanku

Tapi jangan ah, aku mandi saja dan cepat- cepat melakukan sholat subuh kemudian sarapan dan kemudian balik ke rumah.

Kupakai pakaian dan celana panjang pemberian mbak Tina, kemudian aku keluar dari kamar mandi , setelah aku mandi bersih dan keramas juga.

Ternyata mbak Tina sudah menungguku di depan kamar mandi dengan tersenyum.

“Aduuuh cakepnya mas Agus”

Mbak Tina memelukku erat-erat… tapi aku merasakan ada yang lain ketika dia memelukku

“Eh maaf mbak Tina.. mbak Tina gak pakai pakaian dalam ya?”

Segera kulepas pelukanku karena rasa empuk dan kenyal yang kurasakan di dadaku itu membuat aku makin berghairah

“Iya mas, ini Tina mau ke kamar mandi, mau ambil daleman Tina mas, sekalian Tina mau wudhu dulu mas”

“Lho kan di kamar mbak Tina juga ada kamar mandinya”

“Iya ada mas, tapi kan Tina menaruhnya disitu, bukan di kamar mandi dalam mas”

Juangkreeeeek!... rasane guede nemen payu dara Tina, sampek kaget aku tadi dipeluk tanpa pake jeroan sama Tina

Waduuuh bener-bener nek dadi bojone Tina pasti tiap hari keramas terus iki, wih ngueri bener Tina iki. Tapi tadi untunge ndak jadi ngochok aku, hehehe ternyata jeroane Tina itu mau dipakek lagi hihihi

Aku menunggu hingga Tina memanggilku masuk ke kamarnya setelah dia selesai berwudhu, aku ndak mau lancang dengan masuk ke kamarnya sebelum dia memanggilku

“Mas Agus, yuk masuk ke kamar mas, udah Tina siapin semua”

“Iya mbak”

Nah itu baru panggilan resmi untuk masuk ke kamar

Seperti semalam, Tina sudah siap dengan mukenanya dan dia sudah berdiri di sajadahnya. Di depan dia sudah ada sajadah yang semalam kupakai dan sebuah kopiah juga.

Untuk yang kedua kalinya aku menjadi Imam Sholat bagi Tina, untuk sah atau tidaknya ya ndak tau , pokoknya aku berbuat kebaikan untuk dia.

Setelah sholat selesai, aku keluar kamar, sementar itu Tina menuju kebagian ruang makan rumahnya, dan sesuai janjinya dia menyediakan sarapan  untuk aku.

“Ayo mas, sarapan dulu mas, nanti setelah sarapan mas Agus bisa pergi kerja dengan tenang mas” kata suara lembut yang ada di ruangan belakang rumah

Satu piring nasi goreng lengkap dengan telur mata sapi dan kerupuk udang sudah tersedia di depanku, segelas kopi dan segelas air putih juga sudah ada di depanku.

Benar-benar istri idaman kalok kayak gini hihihi, Body muontok sesuai seleraku, Sholat sudah mulai dengan aku sebagai imam, makanannya juga lumayan enak.

Pelayanan kepada ku benar-benar tulus seperti istri sendiri hihihih, tapi aku belum nyoba pelayanan di tempat tidur heheh, tapi aku yakin pelayananya pasti jos gandos!

1
Euiskomalawati
ceritanya terlalu lebay gak jelas
Hasan Basri
cerita nya kok nguber Thor..jangan terlalu sinetron lah ,gamblang ,elegan supaya mudah dimengerti..singkat padat dan puas begitu..daripada panjang ,mutar2..dan jenuh
Wahyu ningsing
Jane lho Thor rumah penggergajian Kii aman OPO ora nggo dua sejoli kui...kadang diwarah aman, ternyata Sik diuber penjahat ...kok membangongkan
Anggun Gayatri
heheeh min sy stop baca.
muter2 bosen
Minartie
alangkah bagusnya kalau dinuat cerita bari
Minartie
maaf sebenarnya ceritanya sangat bagus tapi sepertinya dipaksakan ngak ada habisnya....berbelit belit muter muter
Minartie
Terlalu rumit
Minartie
Sipp lanjut mbak👍👍👍🐴
Minartie
TERLALU BERBELIT BELIT
Minartie
kunyuk apa udah ketangkep
Minartie
mas Agus nyasar kali ???
Minartie
cerita menarik puolll
Minartie
mas Agus mas Agus kok ngilani .....
Minartie
sapa itu gus....kok ceroboh kamu...
Minartie
makasih
Minartie
bagua banget
Mirnawati
/Drool/
Anton Tony
Luar biasa
ᴊʀ ⍣⃝☠️​
knp g Agustus sj sekalian🤭
Siti Ma'rofah
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!