NovelToon NovelToon
Sistem Kultivasi Untuk Psikopat

Sistem Kultivasi Untuk Psikopat

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi Timur / Reinkarnasi / Sistem / Kelahiran kembali menjadi kuat / Psikopat
Popularitas:11.7k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Ye Fan adalah seorang psikopat yang menjadikan orang-orang jahat sebagai target eksekusinya. Ia menikmati perburuan tersebut tanpa rasa bersalah.

Sebelum kematiannya, Ye Fan menghabiskan waktu dengan sebuah game kultivasi yang menurutnya sangat menarik, karena di dalamnya ia bisa memburu dan membunuh para penjahat tanpa batas.

Namun, hidupnya berakhir ketika ia tewas ditembak polisi. Saat membuka mata kembali, Ye Fan mendapati dirinya telah bereinkarnasi ke dalam dunia kultivasi—dunia yang persis seperti game yang pernah ia mainkan, tempat hasrat lamanya kini dapat terwujud sepenuhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15: Penghakiman Sang Malaikat Maut (Bagian 2)

​[Menghitung Mundur: 02:59... 02:58...]

​Hujan darah menyirami pelataran sekte. Ribuan bilah pedang hitam yang dipanggil Ye Fan melesat dengan presisi mematikan, menembus dada para murid yang selama ini merasa tinggi karena kekuatan mereka. Tanah marmer yang putih kini berubah menjadi merah pekat, mengeluarkan uap panas dari esensi kehidupan yang terenggut paksa.

​"Iblis! Kau bukan manusia, kau iblis!" teriak Tetua Agung Sekte Pedang Patah, yang kini berusaha sekuat tenaga menahan tekanan gravitasi dengan pedang pusakanya.

​Ye Fan menoleh perlahan. Rambut putihnya berkibar ditiup angin kematian. "Iblis? Bukankah kalian yang menciptakan iblis dengan keserakahan kalian? Aku hanyalah cermin dari apa yang kalian tanam selama ini."

​Dengan satu langkah di udara, Ye Fan muncul tepat di depan Tetua Agung. Kecepatannya melampaui logika.

​"Ranah Penyatuan Roh milikmu... terasa seperti sampah di depanku." desis Ye Fan.

​Ia mencengkeram wajah Tetua Agung dengan tangan kirinya. Seketika, esensi kultivasi sang Tetua mulai tersedot masuk ke dalam tubuh Ye Fan, memberikan sensasi dingin yang menyegarkan di tengah panasnya pertempuran.

​"Mati," ucap Ye Fan singkat.

​BOOM!

​Kepala Tetua Agung meledak menjadi debu energi sebelum jasadnya yang layu terserap habis ke dalam Inventori. Tidak ada ampun, tidak ada kesempatan untuk membela diri.

​[DING! Esensi Tetua Agung Terserap!]

[Status Permanen: Ranah Kultivasi Asli Host Meningkat ke Arus Qi Level 5 secara instan!]

​Ye Fan tidak berhenti. Ia mengalihkan pandangannya ke arah paviliun utama tempat Pemimpin Sekte, Master Pedang Han, mencoba melarikan diri menggunakan teknik rahasia.

​"Mau lari ke mana, Mangsa Utama?"

​Ye Fan mengulurkan tangan kanannya ke arah langit. Awan hitam berputar, membentuk pusaran raksasa yang tampak seperti lubang hitam. "Domain Kematian: Tarikan Hampa!"

​Master Pedang Han, yang sudah berada di ranah Manifestasi Roh, tiba-tiba merasa tubuhnya ditarik ke belakang oleh kekuatan yang tak terlihat. Ia berteriak histeris saat tubuhnya terbang mundur menuju telapak tangan Ye Fan.

​"Ampun! Aku akan memberimu sekte ini! Aku akan menjadi budakmu!" teriak Master Han dengan wajah penuh air mata dan ingus.

​Ye Fan menatapnya dengan jijik. "Aku tidak butuh budak pengecut sepertimu. Aku butuh kematianmu untuk menyempurnakan lidahku."

​Ye Fan menghujamkan telapak tangannya ke dada Master Han. Suara tulang rusuk yang hancur bergema di seluruh area yang kini mulai sunyi karena hampir semua orang 'bertanda merah' telah tewas.

​[Menghitung Mundur: 00:30... 00:29...]

​Waktu hampir habis. Ye Fan melirik ke arah kubah pelindung Xiao Mei. Di sana, gadis itu bersimpuh, menutup matanya dan berdoa dengan bibir yang gemetar. Ia tidak melihat kengerian di luar, namun ia bisa merasakan kehadiran Ye Fan.

​Ye Fan melakukan sapuan terakhir. Tangannya terangkat, dan ribuan mayat yang bertebaran di lapangan terhisap masuk ke dalam Inventori sekaligus. Area sekte yang tadinya penuh dengan jasad kini bersih secara ajaib, hanya menyisakan noda darah yang mulai meresap ke dalam tanah.

​[00:05... 00:04...]

​Aura putih di rambut Ye Fan mulai memudar. Sayap energi hitam di punggungnya menghilang. Tubuhnya perlahan turun ke tanah, mendarat tepat di depan Xiao Mei saat hitungan mencapai angka nol.

​[DING! Durasi Manifestasi Jiwa Sejati Selesai]

[Kondisi Host: Kelelahan Mental Ekstrem, Namun Ranah Asli Menetap di Arus Qi Level 8!]

​Ye Fan terhuyung sejenak, namun ia berhasil menahan diri. Ia menatap ke sekeliling. Dari ribuan orang, kini hanya tersisa sekitar dua puluh orang yang berlutut di pojok lapangan—mereka adalah para pelayan rendahan dan beberapa murid baru yang masih memiliki nurani.

​"Bangunlah." suara Ye Fan kini terdengar sangat manusiawi, lidahnya telah pulih sepenuhnya (100%) berkat penyerapan esensi Master Sekte tadi.

​Kubah pelindung di sekitar Xiao Mei menghilang. Gadis itu perlahan membuka matanya dan melihat Ye Fan berdiri di depannya. Sekte yang tadinya megah kini hancur berantakan dan sunyi senyap.

​"Ye... Ye Fan? Apakah... ini sudah berakhir?" tanya Xiao Mei dengan suara bergetar.

​Ye Fan tersenyum tipis—sebuah senyum yang kali ini tidak tampak seperti psikopat, melainkan seperti pria yang baru saja menyelesaikan tugas berat. Ia menarik Xiao Mei ke dalam pelukannya.

​"Ya. Sekte Pedang Patah sudah tidak ada lagi. Mulai hari ini... kita bebas."

1
Rizky Fathur
cepat bantai tianchang dengan cara paling kejam Thor
Rizky Fathur
cepat buat mcnya selamat Thor bikin Mcnya Ambil jiwanya Tetua itu bantai keluarganya Tetua itu dengan cara paling kejam Thor bikin Tetua itu memohon ampunan jangan libatkan keluarganya bikin mcnya tidak perduli Thor bantai keluarganya Tetua itu dengan cara paling kejam Thor
Akira
hahaha main sekte-sekte 🤣 seru nihh
Ofu Madu
👍👍👍
Agen One: Makk kasih
total 1 replies
Agen One
Yang suka mc bantai-bantai pasti cocok. Gak naif ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!