tentang seorang gadis yatim piatu yang di tinggal ibunya di asuh oleh ayahnya,setelah umur 18tahun ayahnya meninggal,dan di asuh oleh bude nya yang berusaha untuk menguasai hartanya,setelah menikah pun d hianati oleh suami yang di jodohkan budenya,bisakah Lhatifah mengambil lagi harta warisan peninggalan orang tua nya dan seperti apa pernikahan yang akan dijalani!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon umy chaeendar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
foto mama dan perempuan itu
''dek mas berangkat dulu ya''
''eh lif mama numpang donk,mama juga pengen lihat lihat restoran kamu''
''assalamualaikum''
''wallaikum'salam''
yang biasanya ku cium tangan,hari ini aku biarkan pergi tanpa ku salami,panik pasti jelas karena sebentar lagi akan ketahuan belangnya
***
ku langkah kan kaki ini dengan gontai
pernikahan yang baru semur jagung telah di hianati,haruskah aku mengalah atau aku pertahankan,ku buka kamar abbah ku baringkan tubuh ini air mata yang tadinya aku tahan lolos juga,sakit tak berluka,itulah yang telah aku rasakan,apa aku tak pantas bahagia,puas ku menangis ku langkah kan kaki keluar kamar untuk mengambil tas yang berada di kamar atas.
aku tidak boleh terus terusan meratapi nasib ini,biarlah berjalan apa yang di gariskan,aku harus bangkit,masih banyak yang harus aku urus,masih banyak orang orang yang membutuhkan tenaga dan fikiran ku.
ku sambar kunci mobil di atas nakas,dua hari lagi waktunya pembagian gaji karyawan kebun dan restoran.
ku laju kan mobil kekantor yang jadi induk restoran,setelah semua selesai ku telpon beberapa orang untuk mengawasi mama dan juga mas alif,biar aku tenang melakukan semua pekerjaan
karena hari ini mata kuliah ada dua jam mata pelajaran,yang kini masuk tiga kali dalam seminggu,aku gak boleh lemah,di dunia ini gak ada yang bisa di percaya kecuali orang yang betul tulus,tapi aku belum menemukan, sedangkan sodara aja bisa tega dengan masalah yang namanya uang.
****
tepat jam sebelas samapai dikampus,ku nikmati dan tetap fokus pada kuliah siang ini,tepat jam jam dua kuliah berakhir,kulajukan mobil ke arah restoran lagi,karna ada rapat dengan salah satu hotel untuk merekomendasikan masakan kami.
setelah memarkirkan mobil kulihat ada beberapa pesan masak.
ting...
''(terdapat tangkap layar,mama dan sesosok gadis modis sedang duduk di restoran) ''
''terus saja ikuti mereka,karena saya masih mau mitting''
''(baik neng) ''
ku pandangi foto mama dan perempuan itu,begitu akrab,sepertinya dia bukan gadis biasa,baiklah kalau kalian terang terangan mencari masalah akan aku ladeni apapun kemauan kalian,
jangan tanya gimana rasanya hati ini,sakit jelas,remuk tapi tak berdarah,kulangkahan kaki ini tanpa fokus badan terasa ringan,tanpa sengaja ku menubruk seseorang,gadis sederhana,sambil memegang berkas,entah itu apa.
''trimakasih ya''
''sama sama mbak''
''emang mbaknya mau ngapain disini?
''em... em... saya mau melamar kerjaan mbak,tapi kata karyawan di sini sudah penuh,''
''oh...,kenalkan saya Lhatifah pemilik restoran ini,boleh kamu tunggu di ruang tunggu,karena saya mau ada Mitting,nanti saya lihat surat lamaran mbaknya''
''makasih mbak,saya akan tunggu''
''baiklah saya pergi dulu,mungkin satu jaman,kalo bosan mbaknya bisa jalan jalan dulu''
''makasih mbak saya sangat butuh pekerjaan ini,saya tunggu di sini aja ya''
''baiklah,silakan duduk,saya permisi dulu,assalamu'alaikum''
''waalaikumsalam''
******
alhamdulillah kerja sama antara hotel xx dan restoran berjalan lancar,bergeges ku menuju ruang tunggu untuk menemui gadis yang menolongku tadi.
''assalamu'alaikum''
''walaikumsalam,alhamdulillah akhirnya mbak datang juga,kirain lupa,trimakasih mbak udah menjamu saya kayak pembeli aja''
''gak papa mbak,tadi saya lihat muka mbaknya pucet banget seperti gemetar,terus saat mbak nolong saya tadi perut Mbak bersuara''
''hehehehe... iya mbak,dari tadi pagi saya keliling mencari kerjaan,sedang rumah saya di kampung,ibu saya lagi sakit,adik adik saya masih kecil kecil butuh biaya,ayah saya pergi merantau tapi udah empat tahun tanpa kabar''.
''maaf mbak,udah jangan sedih lagi,mbak boleh saya lihat surat lamaran''
''silahkan mbak''. .
judule Mempertahankan rumah tangga